Release info

현재는-아름다워-It's-Beautiful-Now-E49-NEXT
A Commentary by Anangkaswandi

Tags

other
Published on: 2022-09-29
Downloads: 26
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Tolong ranjang di kanan.

Pak, bisa mendengarku?

Ayo pindahkan dia.

Jeonghu?

Sudah berapa lama kau di sini?

Sudah cukup lama.

Seharusnya kau menelepon.

Aku membuatmu menunggu, ya?

Aku ingin menunggu.

Karena selama itu,

aku hanya akan memikirkanmu.

Apa terjadi sesuatu?

Ini terlalu berat.

Ini terlalu menyakitkan.

Tak terbayangkan ibuku sakit seperti ini.

Keluarga kami juga terkejut.

Terutama Kakek.

Yang membuat Kakek bertahan adalah

fakta bahwa dia bisa menerima transplantasi.

Hei, Hyeonjae.

Kau di mana? Di rumah?

Tidak. Kenapa kau bertanya?

Ibu tidak menjawab teleponnya, Ayah juga.

Itu membuatku khawatir.

Semuanya baik-baik saja saat aku pergi tadi.

Aku akan mencoba menelepon Ibu lagi.

Tentu.

Astaga.

Ini Sujae.

Hei, Sujae.

Tunggu. Teleponlah keluargamu dahulu.

Benar.

Dia akan membaik setelah diinfus.

Terima kasih.

Minho!

Astaga, kau di sini.

Apa?

Bagaimana keadaannya?

Dia sedang beristirahat.

Setelah mendengar

Jinheon dan Jeonghu bukan donor yang cocok,

dia mengalami syok.

Di mana dia?

Ayah.

Ayah, tolong jangan menangis.

Ayah hanya akan membuatku menangis juga.

Ayah mengatakan itu kepadaku, ingat?

Jadi, tolong jangan menangis.

Kapan Kakek akan kembali?

Saat infus sudah habis

dan setelah hasil tesnya keluar.

Aku kasihan kepadanya.

Butuh 50 tahun untuk menemukan putrinya.

Apa dia akan baik-baik saja?

Dia mungkin akan baik-baik saja.

Sakitnya tidak parah hingga harus operasi,

dan dokter belum meresepkan apa pun

selain obat untuk tekanan darah

dan hiperlipidemia.

Mirae, ini sulit, bukan?

Kau tidak perlu bertanya.

Dia bahkan harus mengkhawatirkan bayi.

Aku bertahan.

Ini pasti hal tersulit bagi ibuku.

Aku akan mendonorkan leverku.

Kenapa tidak bisa hanya karena terlalu tua?

Inilah alasanku tidak memberi tahu Ayah.

Jika Ayah sakit, itu akan lebih menyulitkanku.

Itukah yang Ayah inginkan?

Astaga. Kau sudah pulang.

Bagaimana keadaannya?

Kenapa Ibu belum tidur?

Bagaimana mungkin aku bisa tidur?

Kenapa dia pingsan?

Dia tahu kami bukan donor yang cocok untuk Ibu.

Astaga.

Ibu, aku akan ke kamarku.

Ya, tentu saja.

Aku tidak percaya hari ini datang.

Putriku memasakkanku makanan.

Kakek, di sini.

Biar aku saja.

Benar. / - Ini dia.

Maaf aku mengejutkan kalian.

Tidak apa-apa, Kakek.

Ayah, tidurlah dengan nyenyak malam ini.

Benar. Tidurlah, Kakek.

Baiklah.

Kenapa kalian di sini padahal sedang hamil?

Kalian seharusnya beristirahat di rumah.

Bagaimana bisa kami diam saja?

Dia benar, Ibu.

Kau pasti mengkhawatirkan ibumu. Maaf.

Ya.

Kau harus pulang dan beristirahat.

Ayah. / - Ayah.

Kenapa sendirian? Di mana anak-anak?

Mereka harus bicara.

Bukankah aku harus melakukan tes kecocokan?

Sujae, kau baik sekali.

Kenapa kau ingin mendonorkan levermu?

Aku hanya merasa

tidak boleh diam saja seperti ini.

Jadi, jika cocok, kita bisa menjadi donor?

Kita menantunya.

Setahuku,

hanya keluarga dan kerabat yang bisa mendonor.

Menantu bisa melakukan itu,

tapi tidak mudah meloloskan dokumennya.

Jadi, itu tidak akan semudah kedengarannya.

Jadi, itu tidak mustahil.

Kurasa

kita semua mungkin harus dites.

Kalian tidak perlu. Aku sudah mengikuti tesnya.

Kau sudah menjalani tes kecocokan?

Aku sedang menunggu hasil.

Aku menantunya. Aku keluarganya.

Apa yang kau dan adikmu bicarakan?

Begini. Sujae bertanya

apakah dia harus menjalani tes kecocokan.

Sujae? Jadi, dia akan dites?

Tidak, Hyeonjae sudah melakukannya.

Dia bilang kami tidak perlu melakukannya.

"Kami tidak perlu melakukannya"?

Apa kau akan mengikuti tes?

Maksudku...

Aku hanya berpikir

mungkin aku harus dites

jika dia tidak bisa menemukan donor.

Tidak boleh.

Bagaimana jika kau dites dan ternyata cocok?

Mereka akan membencimu jika kau tak mendonor.

Aku tidak bilang akan mendonorkan leverku.

Itulah yang kupikirkan.

Tubuhmu bukan hanya milikmu lagi.

Bagaimana denganku dan Bodoh Junior kita?

Aku tahu Mirae dan Bibi Jungeun

akan kecewa mendengar ini.

Tapi pendonornya harus menjalani operasi.

Haejun. / - Mungkin aku berlebihan sekarang.

Tapi tak bisa kubayangkan hidupku tanpamu.

Aku tidak ingin kau melakukan hal berbahaya.

Ada apa?

Aromanya sedikit menggangguku.

Astaga.

Baiklah. Kukira semuanya berjalan terlalu mudah.

Aku senang setidaknya kau berselera makan.

Seharusnya kau di rumah. Kau pasti lelah.

Kakekmu adalah kakekku juga.

Bagaimana bisa aku tidak pergi?

Kau benar. Dia kakekmu.

Bagaimana keadaan Ibu?

Di permukaan, semua tentangnya terlihat sama.

Tapi kurasa kondisinya memburuk setiap hari.

Ayah tinggal di rumah

untuk merawatnya sekarang.

Jadi, kondisinya tidak akan memburuk.

Dia akan sehat sampai menjalani transplantasi.

Jangan khawatir.

Bagaimana dia bisa menerima transplantasi?

Aku sedang menunggu hasilnya.

Jika cocok, aku akan segera dioperasi.

Maafkan aku.

Aku kasihan padamu.

Hasilnya belum keluar.

Kau bisa menyimpannya sampai hasilnya keluar.

Ayo tidur saja. / - Baiklah.

Kemarilah.

Berbaringlah. / - Baiklah.

Ibu masih bersih-bersih?

Aku sudah selesai.

Astaga, aku sangat terganggu.

Ibu, jangan terlalu khawatir.

Hyeonjae sudah menjalani tes.

Jika ternyata cocok,

Bibi akan menjalani transplantasi.

Apa maksudmu?

Hyeonjae mengikuti tes kecocokan?

Itulah yang kudengar.

Ibu mengkhawatirkan Bibi Jungeun.

Jadi, aku mengatakan ini agar Ibu tenang.

Kenapa dia membuat keputusan itu sendiri?

Hei.

Kenapa kau masih di sini?

Aku baru mendengar hal yang tidak masuk akal.

Ada apa?

Hyeonjae mengikuti tes kecocokan.

Kenapa dia melakukan itu?

Aku juga akan dites

jika mereka tidak bisa menemukan kecocokan.

Kenapa kalian melakukan itu? Jangan konyol!

Meski aku sakit, tak kubiarkan

kalian menyumbangkan organ padaku.

Aku tidak mau anak-anakku yang berharga

merusak kesehatan mereka.

Sayang, katakan sesuatu.

Kau ingin Hyeonjae mendonorkan levernya?

Dia baru saja menjalani tes.

Dia mungkin tidak cocok.

Tak perlu khawatir sebelum ada hasilnya.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left