The first 200 lines.
Perlu yang hangat, Nyonya?
Tidak. Terima kasih. Minta cek-nya saja.
Aku segera...
segera kembali.
Hei, kau tak apa-apa?
Hei, Phoebe, ada apa?
Aku tidak tahu.
Aku...
Aku merasa pusing, seolah... aku tak bisa...
- Hei. Hei. - Nona, kau demam.
- Oh, Phoebe! - Ada dokter di sini?!
- Tolong panggil ambulans! - Phoebe?
Kepalaku... berdenging...
Tolong, aku tak bisa... ada yang salah...
Sepertinya dia terkena semacam reaksi virus.
Ambulans sedang ke sini.
Kita harus menghubungi CDC sekarang juga.
Kau tak bisa menahanku di sini.
Ya, kami baik-baik saja.
Ada lagi.
Ada yang bisa jelaskan apa yang terjadi sebenarnya?
Tuan-tuan, aku Dr. Marcus Joffey.
Penyidik CDC.
Tempat ini dikarantina.
Kami harus memeriksa siapa yang butuh perawatan segera.
Indonesian Subtitle by: mk7
Sudah kuamankan.
Ini busa getah atau poliuretan?
Dia masuk ke rumahku.
Aku bangun tengah malam,
dia duduk di ujung ranjangku.
Reddington punya bakat untuk dramatis.
Dia mengancam akan membunuhku.
Jika kau mengungkap hubungannya dengan FBI.
Jadi, jangan.
Kami memberitahumu semua ini agar kau percaya.
Reddington hanya ingin kau membantuku menemukan pembunuh suamiku.
Itu yang dia katakan.
Meski dia tampak lebih tertarik
pada di mana aku membeli matrasku.
Kau bilang kau punya cara untuk memancing pembunuhnya keluar,
siapa namanya... Damascus.
Kami tidak tahu nama aslinya,
hanya bahwa dia seorang polisi yang melindungi pengedar narkoba
dari Sindikat Nash.
Aku bagian dari Satgas Lintas Agen
yang berusaha menangkap mereka.
Setiap kali kami mendapat petunjuk,
Damascus memberitahu mereka, dan kami tak mendapat apa-apa.
Artinya, siapa pun pembunuh Tom
punya jalur masuk di kesatuannya.
Jadi, pada pertemuanku berikutnya,
aku akan memberitahu mereka
bahwa ada pengadu di organisasi.
Seseorang di dalam sindikat yang bisa mengenali Damascus.
Bobby Navarro,
mantan pengedar sindikat yang hilang.
Kita beritahu mereka di mana dan kapan aku akan bertemu Navarro
dan bahwa dia akan mengenali Damascus.
Dan siapa pun yang muncul untuk mencegah hal itu terjadi,
antara dia Damascus
atau orang yang bisa membawa kita kepadanya.
Detektif Singleton, aku yakin kau akan setuju,
polisi jahat adalah musuh terburuk bagi polisi baik.
Tapi tetap saja, sulit untuk menangkap teman sendiri.
Dan berbahaya.
Kuhargai tekadmu.
Agen Keen, hubungi Reddington.
Bujuk dia agar, ke depannya,
dia harus menjauh dari matras detektif.
Maaf, aku keluar.
Ya. Dari penjara. Berkat aku.
Dan sebagai ganti kebebasan itu,
kau berhutang padaku seorang Earl Fagen yang asli dan tulen,
sang neraka kabel-listrik-entah- bagaimana-bisa-konslet.
Lalu kau bisa keluar.
Tidak. Kalau begitu aku masuk.
Maksudku, lalu aku kembali masuk.
Kau melambaikan minuman bersoda di depan seorang pecandu.
Kalau begitu, silakan hirup.
Ini bukan negosiasi.
Ini penugasan.
Aku punya bisnis yang menjadi beban.
Aku ingin kau membakarnya habis.
Critter Cabin. Ada di buku.
Kalian datang. Aku punya kasus.
Dan aku punya permintaan. Bersikap lunaklah pada Singleton.
- Dia di pihak kita. - Untuk sekarang...
Karena dia takut jika tidak begitu.
Aku melihat, percakapan di sisi ranjang
cukup efektif dan menggembirakan.
Dia dan aku punya rencana.
Jika berhasil, ini akan mengungkap identitas pembunuh Tom.
Lalu apa?
Jika ternyata polisi,
lalu kau mau apa?
Membiarkan sistem kekeluargaan menangani anggota mereka sendiri?
Membiarkan dia punya pengacara? Diadili?
Para juri membebaskan polisi bahkan saat mereka melihat video
yang menunjukkan polisi itu menembak korban tak bersalah.
Menurutmu juri akan lebih percaya kepadamu daripada kepadanya?
Ingatanmu?
Ingatan dari seseorang
yang menderita gegar otak hebat,
yang koma selama 10 bulan...
Kenapa kau berkata begitu?
Karena kau dan aku sama-sama tahu
ini takkan berakhir di ruang pengadilan.
Tapi di jalan.
Aku ingin kau siap untuk itu.
Soal kasus ini...
Satu-satunya kasus yang aku tertarik untuk menggarapnya
adalah pembunuhan Tom.
Nah, sayangnya, ini kasus mendesak.
Ada wabah virus akut
di Kota New York,
dan aku khawatir itu bukan kejadian alam.
Sembilan bulan lalu, Reddington didekati
oleh Jumbal Mazi Okoro,
pedagang pasar gelap Afrika Selatan
yang ingin mengamankan bahan virus langka
untuk kliennya.
Okoro meminta patogen
dengan "kemampuan tular maksimum."
Reddington tak menerima tawaran itu
dengan alasan masalah etika.
Lihat itu...
Tapi berdasarkan insiden pagi ini,
Reddington percaya, klien ini mungkin bertanggung jawab
atas serangan di New York itu.
Agen Mojtabai.
Ada yang lucu?
Apa? Oh.
Uh, tidak.
Uh, maaf, aku hanya... memperhatikan Agen Keen.
Rasanya, uh... senang kau kembali.
- Meski dengan tugas terbatas. - Terima kasih, Aram.
Apa yang membuat Reddington mengira ini berhubungan?
Okoro saat itu ingin mendapatkan patogen jenis yang sama.
Bentuk kimia organik
yang berkonsentrasi tinggi dan murni.
- Reddington bisa mengenali klien ini? - Tidak.
Dan begitu juga Okoro, yang terbunuh bulan November.
Tapi berdasarkan insiden pagi ini,
Reddington percaya, calon kliennya
mungkin aktif di tanah AS.
Akan kuberitahu HHS dan Keamanan.
Ressler, Navabi, koordinasi dengan petugas di lapangan
dan lihat apa CDC
sudah mengungkap sesuatu yang mendukung ini.
Lab membenarkan ini patogen virus.
Kemungkinan jenis udara dan cepat bereplikasi.
Saat kami tiba, sudah ada 26 kasus positif.
Para pelanggan, responden pertama.
Dalam 6 jam terakhir, jumlahnya naik tiga kali lipat.
- Bagaimana dengan karantinamu? - Tiga blok persegi.
NYPD menahan 12 lagi.
Bagaimana kau tahu ini serangan sengaja?
Info dari sumber rahasia.
Uh, menurutmu ini mungkin virus yang sengaja dirancang?
Aku hanya tahu semua yang rekanku katakan padamu di telpon.
Soal wanita itu...
Ini. Dengan buku catatan.
Entah bagaimana dia menyelinap pergi
sebelum kami mendeteksi yang terinfeksi.
Mungkin ini salah,
tapi di manapun dia, dia tidak di sini sekarang.
Bisa kau putar ulang di situ?
Itu kotak hisap.
Kami menduga itu mungkin berisi
semacam bahan anti virus.
Sepertinya kita punya tersangka.
Aram, aku akan mengirim rekaman CCTV padamu.
Kami ingin kau mengenalinya segera.
Katakan pada sumber rahasiamu
jika dia tahu hal yang lain,
dia harus memberitahu kami,
karena akan ada korban jiwa
dalam sejam ini.
Kita baru saja mendapat kabar dari NYPD
menanggapi telpon di RS New York.
Itu tempat mereka merawat yang terinfeksi?
Ya, tapi mungkin ada lagi...
Wabah... yang lain.
Mereka menemukan semacam alat biologi.
Itu tidak masuk akal.
Kenapa dia berusaha menginfeksi mereka lagi?
Mereka sudah sakit.
Uh, kau takkan percaya ini,
tapi menurutku ini bukan virus.
Kenapa, lalu apa itu?
PROTOKOL PENGOBATAN
Ini obatnya...
16 orang dalam kondisi serius.
- Tujuh kritis. - Katakan sekali lagi...
kenapa mereka tidak diberi penawar itu?
CDC ingin mengujinya dulu.
Kenapa tidak pada korban?
Hal lebih buruk apa yang bisa terjadi?
- Mereka toh sekarat. - Kita sudah yakin itu memang dia.
No comments yet. Be the first to leave one.