Django

Django

Download Indonesian Subtitle

Release info

Django (2017) [Django Reinhardt] - Indonesian subtitle
A Commentary by dadha58
Cerita kehidupan gitaris Django Reinhardt.

Tags

other
Published on: 2018-07-16
Downloads: 37
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Dia belum datang.

Dia membuatku senewen.

Mari kita mulai tanpa dia.

Seperti di Charleroi.

Diam.

Di Paris, mereka menginginkan Django.

Django, apa yang kau lakukan? Kau harus tampil!

Apa yang sedang kau lakukan? orang-orang menunggumu.

Lihatlah apa yang Aku dapatkan.

Pernahkah kau melihat yang seperti ini?

Ikan Lele.

Ayo cepatlah!

Aku terburu-buru.

Tidak.

kau bisa yakin...

Aku akan memasaknya untukmu. kau akan lihat.

Mereka cantik kan?

Ikan lele tidak cantik.

Jangan bicara buruk tentang kumismu.

Mobil Mr. Django sedang dalam perjalanan.

- Hei, tenang saja... - Ayolah!

Nah ini dia, kita terlambat.

Pakai setelanmu.

Kau, masih tepat waktu. Dua ikan.

- Luar biasa. - Keluar.

Aku akan memasaknya. Dengan sedikit salsa.

- Charles! - Ya?

Ambilkan aku minum?

Kenakan pakaian saudaramu.

Ya, ayo.

Jauhkan gelas itu!

Sudah waktunya bagimu untuk tampil.

Oh, Mama.

Maaf atas keterlambatannya, kami mengalami kendala teknis.

Para hadirin semua,

kami tampilkan,

Django Reinhardt and

the Quintet du Hot Club de France.

Selamat menikmati.

Hentikan, Kau mencekikku. Kau menyakitiku!

- Kau gemuk. - Hentikan!

- Ayo ke panggung! - Tak apa-apa.

- Kau memperkosaku! - Siap.

Ayo pergi!

Baiklah, semuanya.

Ini. Sudah disetel.

Kuharap begitu.

Jean "Django" Reinhardt

adalah salah satu gitaris terhebat sepanjang masa.

Seorang gipsi yang memainkan musik hitam Amerika.

Kisah pada saat Paris dikuasai oleh Jerman.

Dia hanya memakai dua jari tangan kirinya.

Selamat malam nyonya.

- Apakah Anda mau tempat? - Tidak terima kasih.

Dilarang Dansa.

Anakmu terlihat hebat malam ini.

Dia bisa lebih baik. Tetapi honornya lebih mahal.

Sekarang Lu Plume akan menggelitik telinga kalian.

Mama.

Ini berjalan sangat baik, anakku.

Selamat malam, Nyonya Negros.

- Selamat, Django. - Terima kasih.

Anda membuat teater membara malam ini.

Anda seorang jenius.

Anda kenal Kapten Effmann?

Beliau yang mengatur tur di Jerman yang kita bicarakan.

Kami memiliki perjanjian kedutaan.

- Selamat malam, Tuan Effmann. - Selamat malam.

Selamat.

Itu adalah pertunjukan yang sangat "terdiversifikasi".

Senang sekali.

Ya, tapi Anda masih perlu...

memiliki sedikit disiplin.

Di sini, di Paris, Anda dapat melakukan apa yang Anda inginkan.

karena itu adalah rumah bordil tentara kita.

Di Jerman semuanya berbeda.

Anda harus sedikit menyesuaikan diri.

Tidak ada lagi musik orang kulit hitam.

Bouncy Rhythms, Breaks, Blues...

Orang-orang menari di ruang tamu, tidak di dalam gedung.

Anda mengerti?

Louise?

Sedang apa kau di sini? Kukenalkan kau dengan seseorang.

- Werner Effmann. - Nona.

Letnan Dietrich von Schultz,

Beliau bekerja di Deutsche Gramophone.

- Dia adalah Dr. Jazz kami. Dia kenal semua orang. - Aku tahu siapa Anda.

Anda rekaman musik dengan Grappelli.

Ah iya, itu benar.

"Anda siapa, Nona?" - Maaf.

Louise De Klerk, "Ratu malam Montparnasse".

Apa yang Kau ketahui tentang malam-malamku?

Aku harus meninggalkan kalian.

Gunakan ini untuk persiapan perjalanan Anda.

Baca instruksi kami.

Jika ada yang perlu sesuatu, tanyakan pada Lieutenant Kuhn.

Mohon pamit ..

Aku akan mengantar Anda keluar.

Montparnasse, the golden twenties.

Louis Armstrong, La Coupole...

Apa kabar dia, si tua Grappelli?

Dia di London selama 3 tahun, mencintai cuacanya.

Aku tetap di Pigalle.

Permisi...

Lalu?

Dia adalah seorang seniman, kau tahu bagaimana...

Aku kenal dia, Aku akan berbicara dengannya.

Jangan meremehkanku.

Mengapa kau ingin membawanya ke sana?

Banyak bintang datang ke Jerman.

Orang Prancis di sana membutuhkan hiburan.

Bahkan Edith Piaf ikut ke sana.

Mereka bukan gipsi.

Kau seperti kopi, bolak-balik, lalu kadang...

Aku dulu di Belgia. Aku rindu Paris.

Perlahan Aku merindukan Belgia.

Buat konser yang hebat ini.

- Ayolah! - Ayolah!

- Ayolah! - Untukmu, Django!

Coba dengarkan.

Dengarkan ini.

Ini surat instruksi dari Effmann.

Bagian irama swing disebut swing

tidak melebihi 20% dari repertoar.

20%!

Lalu kita mainkan apa?

Kita mainkan waltz.

Kaulah yang mengatur langkahnya.

Dan ini masih ada lagi ....

Mengetuk kaki saat bermain solo...

Mengetuk-ngetukkan kaki saat solo dilarang keras.

Itu provokasi.

Jika kalian tidak mengikuti tur ini, kita akan mengalami masalah.

Semua instrumen non-Arya,

seperti Cowbell ...

- Aku tidak bercanda. dengarkan. "Dia bilang tidak, Charles.

Liburan di ...

Tunggu, ada satu untukmu...

Kubacakan sekarang.

Double bass harus dimainkan dengan busur

dalam musik jazz.

Baca ini: "Cowbell untuk..."

La Plume, Kemarikan, Aku ingin melihatnya.

Oh ya, ini benar-benar...

sangat menarik.

Charlie.

Berhenti bercanda...

Aku serius.

Aku lelah, ingin tidur.

Ayolah, Charles.

- Selamat malam. - Selamat malam.

Di belakang kiri.

Selamat malam.

- Selamat malam, Lucas. - Django.

Kau sudah menikah?

Belum.

Dan kau?

Apa kau bahagia?

Aku tidak punya apa pun untuk dikeluhkan.

Teman Jerman-mu sedang menghamparkan karpet merah buatmu,

untuk terlibat dengan hal-hal yang tidak jelas...

Perang ini bukan milikku.

Itu bukan perang gipsi. Kami tidak pernah berperang.

Sesederhana seperti itu, bukan?

Aku seorang musisi. Itulah yang terbaik yang Aku kerjakan.

Aku tak perduli siapa yang akan

datang untuk menontonku,

Itu bukan masalahku.

Apakah itu ditujukan buatku?

Karena tidak ada lagi jazz Amerika, Aku menjadi Raja Swing.

Aku memberikan apa yang orang-orang inginkan.

Monyet diberi pakaian bermain di sirkus, tak ada musik.

Kau pikir begitu?

Mungkin. Tapi publik suka dan Aku menafkahi keluargAku.

Apakah keheningan di malam hari di Paris tak terdengar seperti musik lain?

Django.

kau harus melihatnya. Mereka tertawa terpingkal-pingkal.

- Ayo kita lihat. - Baru saja mulai.

Siapa badut ini?

Itu Hitler.

Apa?

- Kumis konyol. - Kumis Nazi.

Sama seperti milikmu.

Itu alarm!

Naguire, chord.

- Tidak apa-apa. - Kau kumpul bersama mereka.

- Aku kesana, Django. - Bawa Joko.

Ayo. Ayo.

Lu Plume! Mama!

Cepat. Alarm berbunyi, kita harus pergi.

Mama!

Kita akan pergi ke kereta bawah tanah. Mama harus bangun.

Alarm berdering, akan ada pembom pesawat.

Aku tidak takut dengan bom.

Percepat. Ayo pergi.

Mam, ini berbahaya.

Ayo pergi! kau tak perlu sepatu. Ayo bertelanjang kaki.

Tenang, tidak apa-apa.

Ayo ayo.

Lihat, Django...

Django subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left