Release info

All My Friends Are Dead 2020 1080p WEBRip x264 AAC5 1
A Commentary by ziko771
wefozo.co { Netflix release } durasi 1:36:44 cocok buat webrip YTS.MX 720p/1080p

Tags

webrip
web
x264
BRip
1080
Published on: 2021-03-12
Downloads: 31
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

NETFLIX MEMPERSEMBAHKAN

1 JANUARI

Halo.

Kubiarkan terbuka.

Halo.

Selamat Tahun Baru.

- Siapa namamu tadi? - Grzegorz.

Dąbrowski Grzegorz.

- Detektif junior. - Bagaimana?

Siap memulai pekerjaan pertamamu yang sesungguhnya?

Ya, Inspektur.

Bau sekali di sini.

Kau akan terbiasa.

Ya, perutku hanya agak lemah dan…

- Kiamat. Ini salahku. - Permisi.

Semua temanku tewas. Kenapa?

Ada apa di sini?

Maaf, aku hanya…

Aku hanya… Perutku mual dan…

Terima kasih, Inspektur.

Aku sudah mendingan.

Astaga.

Inspektur…

Tisu itu dari sakumu, 'kan?

Ya, 'kan?

Inspektur…

Pak, kita baru saja menghancurkan bukti penting.

Kita harus melaporkan ini.

Astaga.

Apa yang sebenarnya terjadi, Pak?

Dalam istilah yang bisa kau pahami…

Epic fail.

Apa?

Lupakan saja.

Pertama, di mana orang tua saat pembantaian ini?

Merayakan Natal di pegunungan Tatra.

Natal di pegunungan.

Tumben.

Mereka mendaki, sementara nyawa mereka tamat di sini.

- Paham, 'kan? - Kau melawak?

Tidak, Inspektur. Maaf.

Di mana mereka sekarang?

Di rumah sakit.

Sang ibu mengalami syok psikogenik saat mereka sampai di rumah.

Dia sedang dirawat. Sang ayah juga. Di bawah pengaruh obat bius.

Dia mau bunuh diri.

Dia tak bisa memaafkan dirinya karena menyimpan pistol di rumah.

Apa pistolnya resmi?

Ya. Dia kolektor amatir.

Sangat tertarik dengan senjata.

Paranoia.

Oh, dari mana asalmu?

Cantik, bukan?

Ya.

Bagaimana menurutmu?

Istriku pasti sangat menyukai ini.

Ayo.

Jadi, kedua orang tua ada di rumah sakit,

putri mereka di sel khusus pemabuk…

- Khusus anak-anak. - Ya. Putra mereka?

Marek.

- Ini Marek? - Ini Marek.

Marek sendirian.

Seperti Kevin. Kecuali pestanya sepi.

Apa kataku soal melawak tadi?

Jangan diulangi.

Catat itu. Itu aturan nomor dua.

Sepertinya karena ada muntahan di mulutnya,

pria ini mati tersedak muntahnya sendiri.

Cara mati yang mengerikan.

Kau mungkin sudah tahu rekanku sebelumnya tewas.

Bagaimana menurutmu, Inspektur?

Berdasarkan semua petunjuk…

bisa kusimpulkan dalam satu kalimat.

Ada yang tak beres.

- Boleh dimulai? - Ya.

Ayo.

Tolong potret.

Aku selalu berfoto dengan rekan baru.

ALL MY FRIENDS ARE DEAD

SEHARI SEBELUMNYA…

- Kau bersemangat? - Ya.

Akhirnya aku bertemu teman-temanmu.

Ya, Marek dan yang lainnya.

Asyik.

Ada masalah?

Semuanya baik. Aku kurang tidur semalam.

Si putri tidurku ini.

- Cari kamar sana! - Oliwia.

Hai, Cantik.

- Kenapa kau di sini? - Kau kira bisa sembunyi dariku?

Ibu meneleponku.

Dia kegirangan putranya pulang saat Natal.

Tahu ceramahnya soal putrinya?

Apa katanya?

Begitulah, tentang bahaya bercinta sembarangan, PMS, dan lainnya.

Topik makan malam Natal yang seru.

Juga bahaya jadi pencandu.

- Kau bilang apa? - Semuanya benar.

Halo.

Kok ada dia? Dia tak diundang.

Awas kau!

Kau pasti Andżelika.

Dia sering membicarakanmu, aku sampai tahu ukuran bramu.

Itu aku, 34B.

Boleh juga. Dia lucu juga.

- Hai, Kawan. - Hai.

Aturannya, boleh ke mana pun selain ke atas. Itu aturan orang tuaku.

Ini kamar mandi. Pestanya di ruang tamu,

ada dapur, miras, dan makanan.

Filip! Bisa potret kami?

Boleh.

Dia Filip. Fotografer pesta kita.

Baru keluar dari rehab.

Seharusnya kau rahasiakan.

Aku sudah bilang.

Langkah pertama pemulihan adalah mengakui masalahmu.

Dia luar biasa, 'kan? Tak ada duanya. Marek sialan.

Filip sedang berjuang melawan kecanduan narkoba,

tapi orangnya asyik.

Mungkin dia agak sensitif atau dramatis, tapi…

Begitulah, kecil dan tak berbahaya.

Dan kedua bintang itu?

Anastazja dan Jordan.

Dulu mereka bahagia bersama, tapi kini sudah berkurang.

Anastazja ingin memperdalam spiritual, Jordan ingin seperti Taco Hemingway.

Kau janji menemaniku malam ini, 'kan? Kau tahu ini penting bagiku.

- Jangan sekarang, Sayang. - Kapan?

Bisa beri aku kelonggaran?

Aku sedang fokus pada hal penting dan kau menggangguku.

Nanti kita berduaan.

Jordan!

Jacques. Dia orang Prancis.

Dia penganut Mormon.

Penganut Mormon?

Dua misionaris datang kemarin, kukira mereka saksi Yahwe,

lalu kubentak, seperti kebiasaan orang lain.

Ternyata meraka mau mengembalikan dompetku yang hilang.

Paham, 'kan? Jika Tuhan memang ada, Dia sungguh menjagaku.

Sebagai terima kasihku, agar tak kena karma, kuundang mereka.

Hanya dia yang datang. Dia kurang mahir berbahasa Polandia, tapi dia asyik.

Lemparan apa itu?

Lihat ini.

Ini Robert dan Rafal.

Seperti Bolek dan Lolek, mereka berusaha menonjol,

tapi akhirnya cuma bisa onani dengan foto ibu orang lain.

Seperti di film.

Dengan bakat mereka, pelacur murah saja pasti tak mau.

Yang ini ceritanya beda lagi.

Dariusz sang don juan.

Dia selalu dikelilingi cewek cantik.

Kalian kakak beradik, ya?

Ya!

Astral bersaudari.

Dia sudah berpengalaman menaklukkan cewek sejak TK.

Semua pahlawan super punya asal-usul, 'kan?

Di balik kekuatan besar, ada tanggung jawab besar.

Hei! Berengsek! Kau asyik bersama para pelacur ini?

Hei!

- Diam, Jalang! - Renia.

- Damai. - Hei, tenanglah.

- Siapa pelacur ini? - Apa-apaan kau? Kenapa di sini?

Kau bilang kita istirahat dulu.

Ya, istirahat.

Bukan berarti kau bisa meniduri pelacur pertama yang kau lihat.

Memang itu artinya. Pelacur apa?

- Mereka asyik dan cantik. - Hei.

Sayang, katamu kita berdua serasi.

- Kita serasi. - Tidak, Pinky, paham?

Kita bercinta sekali dan kau menelepon dan mengikutiku dua bulan.

- Tiga bulan! - Benar.

- Hei! - Kawan, apa-apaan kau?

Kubiarkan kau mengencingiku!

Ya ampun, semua orang begitu sekarang.

- Apa? - Sama seperti berciuman.

- Tak ada yang boleh mengencingiku. - Aku juga.

Sudahlah, hentikan, dia… Ini konyol.

Dah.

Tidak!

Pinky, tenanglah. Dengar, dasar sinting.

Kita putus, oke? Selesai, bubar, kelar, apa lagi? Tamat.

Pahami itu. Itu pintu, pergilah, dan biarkan aku bebas.

Asal kau tahu, semoga kau tersedak dan mati!

Hei, Daro!

Hentikan, jangan tertawakan itu. Kau mengundang aura buruk.

Ayo, pestanya sudah mulai.

Aku tak akan pernah mengencingimu.

Aku tahu.

Kalian manis sekali, Romeo dan Juliet.

Baiklah, selamat bersenang-senang dan berpesta.

Semua cowok sama saja!

- Kau benar-benar suka? - Siapa?

- Kalungnya. - Ya.

- Berarti kau tak suka. - Aku suka, sungguh.

Gloria, kuitansinya masih ada. Bisa ditukar.

Pawel, kalungnya bagus, serius. Santai saja.

Kau datang juga.

- Halo, Marek. - Halo, Kawan.

Hai, ini Gloria, dan ini Marek.

Aku Gloria.

More Indonesian subtitles for All My Friends Are Dead

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left