Release info

미운 우리 새끼 My Ugly Duckling Episode 117
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT Version. Special Host : Park Ju Mi. Special Cast : Im Won Hee

Tags

other
Published on: 2018-12-17
Downloads: 11
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Dia gugup"

Aku biasanya tidak gugup.

"Dialah Park Ju Mi yang terlihat sangat muda"

"Berdiri"

Halo, Bu.

Senang bertemu denganmu.

- Halo. - Astaga.

- Kamu sangat cantik. - Halo, Bu.

Kami sudah lama tidak melihatmu, Ju Mi.

Benar.

- Kamu cantik. - Hai.

Yang Guifei telah kembali.

- Yang Guifei? - Yang Guifei.

- Dia secantik Yang Guifei. - Yang Guifei?

- Astaga. - Silakan duduk.

Kamu sudah menikah, bukan?

- Aku? - Dia punya dua putra.

- Ya. - Aku sudah menikah selama 18 tahun.

- Apa? Delapan tahun? - Astaga.

- Sudah 18 tahun. - Sudah 18 tahun.

Kapan kamu menikah?

Ibu muda masih terlihat seperti wanita lajang.

Ya. Dia terlihat seperti wanita lajang.

Kamu terlihat seperti

- berumur 32 atau 33 tahun. - Sekitar 35 tahun.

- Kalau begitu... - Umurku 47 tahun.

- Astaga. - Astaga.

Kedua putraku berumur 17

- dan 12 tahun. - Benarkah?

Mereka sudah SMA dan SD.

Begitu rupanya. Siapa yang menyangka?

- Benar. - Dia punya dua putra.

- Tidak ada yang menyangka. - Dia sudah lama menikah.

Saat kali pertama dia bertemu suaminya,

Jang Hoon menemani mereka.

Benarkah?

- Apa yang dia lakukan? - Artis

yang paling kukenal dekat di Korea adalah Ju Mi.

- Benar. - Itu karena

dia menikah dengan teman baikku.

Dia adalah istri teman baikku.

Dia adalah istri teman baik Jang Hoon.

Mereka sangat dekat.

Ketika Jang Hoon memanggil seseorang dengan sebutan "kakak"...

Itu aneh, bukan?

- Aku... - Dia terlihat lebih muda.

Aku selalu menganggapnya sebagai adik.

Jadi, dia terlihat menggemaskan.

- Adik yang menggemaskan. - Benar.

Dia seperti anak kecil.

Aku masih merasa dia adalah anak kecil.

Aku masih merasa aneh ketika melihatnya membawakan acara TV.

- Kamu sudah lama mengenalnya. - Benar.

Ini juga hal yang aneh bagiku.

Aku sudah mengenalnya sejak masih menjadi atlet muda.

Terasa aneh untuk duduk di sampingnya

- dan membawakan acara ini. - Membawakan acara ini.

- Benar. - Ini aneh.

Aku benar-benar...

Aku pernah sakit hati olehnya.

Ketika masih muda, dia mengatakan hal yang menyakiti perasaanku.

Jika itu terjadi sekarang, aku tidak akan terpengaruh.

Ketika masih muda,

aku mudah tersinggung.

Diriku sangat tertutup pada saat itu.

Dia hanya bercanda.

Tapi itu benar-benar

- melukai perasaanku. - Benarkah?

Benarkah? Aku bahkan tidak ingat acara yang kubintangi.

Itu acara ragam. Mungkin "Good Friends".

Itu acara ragam pada hari Minggu pagi.

Kurasa kita syuting di Hongdae.

Pada saat itu, aku belum memiliki manajer.

Kami syuting acara ragam.

Aku menunggu di mobilku karena sudah jam makan siang.

Belum ada mobil van atau SUV pada saat itu.

Aku duduk di kursi depan. Kakiku mudah pegal.

Jadi, aku mengangkat kaki, duduk bersila,

dan menutupinya dengan jaket atau handuk.

Dari luar mobil... Jendela mobil tidak memakai kaca film.

Aku sedang duduk bersila,

tapi dari luar pasti terlihat kakiku terbuka lebar.

Setelah makan siang, dia dan yang lain melewati mobilku.

Dia bilang, "Astaga, kenapa seorang wanita duduk mengangkang?"

Ada sekelompok pria yang melihat ketika melewatiku.

- Itu sangat menyakiti perasaanku. - Apakah

pada saat syuting acara ragam "Good Friends"?

Kamu pasti salah orang.

Itu pasti antara Park Soo Hong atau Nam Hee Suk.

Itu pasti antara Park Soo Hong atau Nam Hee Suk.

- Tidak. - Kenapa Soo Hong?

Aku mengenal putraku.

Dia tampil di "Good Friends".

- Benar. - Aku tidak pernah tampil di sana.

Ya.

Aku hanya tampil di "Animal Farm"

- pada hari Minggu. - Tidak mungkin.

Silakan kirim pesan untuk Hee Suk.

Aku tidak pernah tampil di "Good Friends".

Soo Hong dan Hee Suk tampil di acara itu.

- Kalau begitu, kamu salah orang. - Soo Hong

- Itu bukan Soo Hong. - tidak pernah melakukan itu.

- Apa? Kisahnya tentang Dong Yeob - Kenapa?

- ternyata benar. - Tentu saja itu benar.

- Kita... - Mereka hebat.

Kru kita langsung mencari dan menemukannya.

Kejadiannya pada tanggal 17 September, 1995.

Mereka tampil di "TV Kingdom".

"'TV Kingdom', 17 September, 1995"

"Bukti yang tidak terelakkan"

Ju Mi.

- Kita tampil bersama. - Lihat?

Bukankah Yoon Jeong Su juga tampil di acara itu?

Salahkan Yoon Jeong Su karena ingatannya kabur.

- Kru yang hebat. - Mereka luar biasa.

Bagaimana bisa mereka menemukannya dengan sangat cepat?

Inilah alasan aku dan para kru tidak berhubungan dekat.

"Perjalanan Indah Jjanderella"

- "Jjanderella." - "Jjanderella."

"Perjalanan Indah".

"Won Hee meninggalkan rumah dengan berpakaian rapi"

Itu Won Hee.

"Pukul 8 pagi"

Dia mau ke mana pada pukul 8 pagi?

Itu mobil manajernya.

"Mobil manajernya menunggu Won Hee sejak pagi"

- Hai. - Hai.

Hai.

"Artis Won Hee naik mobil manajernya"

Bukan dia yang menyetir.

Aku belum pernah melihatnya. Tidak kusangka dia punya manajer.

Kita tidak tahu dia punya manajer.

Tentu saja dia pergi bekerja bersama manajernya.

Aku baru sekarang tahu dia punya manajer.

Dia sederhana.

"Artis Im Won Hee sedang bekerja keras"

"Menyeruput"

"Artis Won Hee memulai harinya dengan kopi Americano"

- Dia seperti artis hari ini. - Benar.

- Dia pasti mau pergi bekerja. - Dia terlihat berkarisma.

"Wajahnya bengkak"

Kondisiku harus bagus.

Untuk semua syuting.

- Wajahku tidak bengkak, bukan? - Ya.

Aku seharusnya memakai masker wajah.

Apa kamu melakukan sesuatu kemarin? Seperti ke tempat pijat?

Tidak. Aku tidak tahu.

Kuharap wajahku tidak terlihat bengkak.

Dia mengkhawatirkan wajahnya.

Apa dia akan syuting drama?

"Kita belum pernah melihat Won Hee seperti ini"

"Dia menelepon seseorang"

- Halo? - Ini aku.

Aku sedang dalam perjalanan.

- Aku baru pergi dari rumah. - Itu ibunya.

- Apa kamu dalam perjalanan? - Aku mau bekerja.

Apa Ibu mau sesuatu? Makanan?

Tidak.

Ibu bilang mau iga sapi.

- Pekan lalu... - Iga sapi?

"Tiba-tiba membahas iga sapi?"

Ajak Ibu pergi ketika waktumu luang.

Aku sedang dalam perjalanan untuk syuting iklan.

"Aku dalam perjalanan untuk syuting iklan"

Astaga, iklan?

Dia mendapatkan banyak tawaran kerja, bukan?

Aku sering melihatnya akhir-akhir ini.

- Dia sering muncul di TV. - Dia tadi bilang iga sapi.

- Itu bagus. - "Iga sapi."

Itu biasanya hanya disebut iga.

Jarang yang bilang iga sapi.

- Mungkin dia sering makan iga lain. - Begitu rupanya.

Dia bilang itu karena ada iga lain.

Dia pasti putra yang baik.

- Dia sangat baik. - Ketika mendapatkan tawaran iklan,

dia menelepon ibunya untuk membelikannya iga sapi.

- Dia putra yang sangat baik. - Dia putra yang sangat baik.

Karena Won Hee mendapatkan tawaran iklan,

- aku turut bahagia untuknya. - Begitu juga aku.

Aku sedang dalam perjalanan

- untuk syuting iklan. - Benarkah?

Ya, doakan aku.

- Ya, jangan gugup. - Baiklah.

- Santai saja. - Baiklah.

"Iga sapi."

"Ibu, aku bisa membelikanmu iga sapi"

"Bangga"

Ibuku bilang dia mau iga sapi.

Aku juga mau iga sapi.

- Kamu juga mau? - Ya.

- Di sana? - Ya.

- Ayo. Aku juga mau. - Ya.

"Won Hee kembali menelepon"

- Ya? - Aktor Jung, ini aku.

- Apa kamu sibuk? - Itu Aktor Jung Seok Yong.

- Apa waktumu luang sekarang? - Aku luang hari ini.

Kamu juga ada hari libur?

Aku biasanya tidak tertarik untuk mencoba makanan, tapi tergoda

- setelah melihatnya makan keju. - Dia menikmatinya.

- Keju Imsil? - Ya.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left