The first 200 lines.
"Pelangi setelah Hujan"
Senang melihatmu. - Senang melihatmu.
"Senang melihatmu"
Itu bagus. Aku suka bagaimana kamu antusias.
Mari lakukan ini bersama.
Kenapa kalian tidak lakukan? - Kami akan melakukannya.
Lakukan denganku. - Satu, dua, tiga.
Ya! - Ya! Bagus.
Sebenarnya, anggota baru hari ini
adalah temannya Henry,
putraku.
"Temannya Henry"
Sebenarnya, aku pernah bertemu dia sebelumnya.
Kamu sudah bertemu semua anggota pria
secara pribadi.
Dia temanku. - Ya.
Dia tampan. - Dia tampan.
Dia jangkung. - Dia jangkung.
Dia bugar. - Dia bugar.
Dia juga juru masak yang baik. - Dia juga juru masak yang baik.
Dia seorang koki. - Koki Choi Hyun Seok?
"Koki Choi Hyun Seok?"
Dia sudah menikah.
Itu benar. - Dia juga punya anak perempuan.
Berhubung dia temanmu, perkenalkan sendiri dia.
Semuanya.
"Semuanya." - Temanku.
Koki - Baik.
Austin Kang!
Silakan keluar!
Selamat datang.
"Tampan"
"Keterampilan memasak yang halus"
"Seorang koki berbakat peraih juara dua"
"Di sebuah kompetisi memasak"
"Koki Austin Kang"
Selamat datang. - Masuklah.
Selamat datang di Klub Pelangi. - Taruh kakimu di sini.
"Dia hampir melompat melewati kereta"
Selamat datang.
"Kereta dengan musik mewah"
Selamat datang.
"Seremoni sambutan jalan gaya kepiting"
"Menari"
Bukankah aku berat?
Mari turunkan dia.
Mari lempar ini. - Mikrofonnya rusak.
Selamat datang. - Tunggu.
"Menggeram"
Kamu seolah memukulku. - Tidak, itu jatuh.
Di mana aku harus...
Jangan bertengkar.
"Pendatang baru itu tidak tahu harus apa"
Senang bertemu denganmu. - Ada apa denganmu?
Halo. - Halo.
Silakan perkenalkan dirimu sekali lagi kepada pemirsa.
Halo. Aku Austin Kang.
Aku Koki Austin Kang.
Aku sudah tinggal sendirian selama enam tahun sekarang.
Baik. - Tepuk tangan.
"Memiringkan kepalanya"
Sebenarnya, kita sudah pernah melihat dia
di videonya Henry.
"Dia teman dekat Henry yang pernah mengunjungi rumah Henry"
Bagaimana perasaanmu berada di sini langsung?
Jangan bicara kepadanya.
Kenapa tidak?
Karena saat dia bicara...
Silakan. - Apa itu membuat frustrasi?
Tidak, bicaralah. - Dia baik-baik saja.
Bagaimana perasaanmu berada di sini langsung?
Lihat. - Menyenangkan.
Lihat? Inilah yang terjadi.
Apa? Itu bagus dan rapi.
Bisa uraikan? - Uraikanlah.
Beri tahu kami perasaanmu. - Sekarang?
Aku agak gugup sekarang.
Namun, ini acara nomor satu
di MBC.
Itu... - MBC?
"Dia merasa gugup"
Hal lain. Itu dipotong.
"Apa dua sahabat itu akan baik-baik saja?"
"Austin Power".
"Sekarang pukul 4 pagi saat semua orang terlelap"
"Satu orang sedang tidur sesuai dugaan"
Sebenarnya, aku juga belum pernah melihat ini.
Dia pindah baru-baru ini. Ini kali pertamaku melihat rumahnya.
Sudah berapa lama kamu tinggal di rumah itu?
Itu sudah hampir
empat bulan. Enak bulan?
Enak bulan? - Enak bulan?
Enak bulan? - Apa itu enak bulan?
Enam bulan. - Enam bulan.
Enam bulan. - Itu sudah enam bulan.
Sudah berapa lama sejak kamu pindah ke Korea?
Sekarang sudah hampir enam tahun. - Enam tahun. Begitu rupanya.
Tapi aku tidak sempat belajar bahasa Korea.
Di Korea aku mulai bekerja di dapur.
Sebagian besar dari mereka berbicara bahasa Inggris kepadaku.
Semua koki
belajar memasak di luar negeri.
Contohnya, Australia... - Kamu juga koki Prancis.
Halo. Semoga harimu menyenangkan.
Apa itu?
Apa itu? - Itu alarmku.
Alarmmu bicara bahasa Inggris? - Alarm pagiku.
"Meraba-raba"
Bukankah itu dini hari?
Ya, itu pukul 4 pagi.
Aku harus bangun untuk pergi ke pasar.
Dia bangun pagi setiap hari dan pergi ke pasar.
Restoranku tutup sekitar pukul 1 pagi,
lalu aku beristirahat.
Dan aku bangun pukul 4 pagi. - Tunggu.
Jadi kamu hanya tidur tiga jam. - Kamu hanya tidur tiga jam?
Ya, jadi setelah kembali dari pasar,
aku kembali tidur lagi.
Setelah kamu kembali? - Ya.
"Paginya dimulai lebih awal daripada orang lain"
"Mengerang"
"Terhuyung"
Ada apa di sini?
Aku tinggal di studio sekarang.
Aku terus berpindah-pindah.
Aku pernah tinggal di apartemen
dan basemen sebelumnya.
Ketika aku pertama menjadi koki,
koki
tidak dibayar banyak. - Benar.
Kamu tahu betapa sulitnya itu.
Kamu tahu... - Itu...
Itu benar-benar sulit.
Apa Henry banyak membantumu? - Ya.
Dia membantuku pindahan. - Sungguh?
Kadang perapiannya membeku.
Aku langsung, "Apa boleh tidur di rumahmu?"
Dia biasa tidur di rumahku. - Dia sahabat sejati.
Sekarang setelah menemukan sebuah studio yang bagus,
aku ingin membuatnya seperti rumah.
"Gaya dekorasi rumah Austin"
Meja merah itu memberikan rasa Eropa.
Rasa Eropa? - Ya.
"Itu sangat simpel"
Hanya bagian itu terlihat Eropa. Itu mengingatkanku pada Paris.
Aku ingin memberi dinding yang dicat
suasana artistik. - Artistik?
Dia sangat suka suasana itu.
Itu yang kamu maksudkan.
Aku setiap hari di restoran, jadi...
Itu bagus. - Sungguh?
Dan rumput
seperti gaya Bohemian. - Bohemian?
Aku ingin membuat rasa itu.
"Terkulai"
Dia punya gayanya sendiri. - Itu tidak buruk.
Dia selalu berusaha keras membuatnya terlihat mewah.
"Eropa, artistik"
Jika kamu mencampurkan banyak macam di Korea,
kami menyebutnya campur aduk. - Campur aduk?
"Itu tampak agak kampungan"
Itu tampak kampungan?
Itu terlalu jujur.
Apa itu tampak kampungan?
Aku menyukainya.
Apa itu kampungan?
Sial. - Tunggu.
Tidak.
Dia tidak mengumpat. - Aku tidak mengumpat.
Tadi dia bilang, "Koki."
"Sial." - Sial bukan umpatan.
Ya, sial.
"Dia duduk di depan mejanya di awal pagi"
"Mengerang"
"Aku harus melakukan pekerjaan yang harus kulakukan"
Kelihatannya seolah
dia akan berubah menjadi Superman. - Clark Kent.
"Memo tidak dikenal di layar"
Itu resepku.
Aku terus mengerjakannya.
Dia membawa buku catatan itu ke mana-mana.
"Dia menuliskan sesuatu dengan serius"
Satu kakap putih. - Kakap putih.
Kerang manila. - Kerang manila.
Udang.
Hari ini, aku harus membeli bahan untuk hidangan boga bahari.
Aku akan mencicipinya setelah membuat hidangan.
Itu agak sulit.
Dari siapa kamu belajar bahasa? - Tapi aku masih muda. Tidak apa.
Kenapa bicaramu kasar?
Aku mempelajarinya dari Joon Park.
Joon Park?
Kamu belajar dari seorang yang tangguh.
Apa lagi yang kubutuhkan?
"Dia sedang mengerjakan resep baru"
Simping.
Sim... Simring.
Simping?
"Simpring." - Simpring?
Iga? - Itu simping.
No comments yet. Be the first to leave one.