The first 200 lines.
Legenda Fei
Episode 31
Saat di dalam tadi, semua ucapanmu sangat kotor.
Aku sudah lama mau bertemu kau, si berengsek dari Gunung Sixiang.
Aku bawa mereka keluar dulu. Aku segera kembali.
Baik.
Ikut aku!
Jalan.
Cari mati!
Ketua Zhuque.
Kau kira bisa kabur jika lewat belakang?
Aku... Aku tadi sudah jelaskan semua yang semestinya.
Tak bohong sedikit pun.
Menjelaskan kau abaikan keluarga, tak tahu terima kasih,...
...dan membalas budi dengan dendam?
Jika Kakakku masih hidup, kau... Sikapmu ini sangat tak terhormat!
Tutup mulut kotormu!
Huo Liantao, sekarang kau sungguh sudah hebat.
Sudah berani memanggilku Mu Xiaoqiao.
Kuberi tahu kau.
Dalam semua tindakanku, tak pernah ada kata "hormat".
Apalagi, Kakakmu sudah meninggal.
Meski sekarang dia masih hidup dan berdiri di depanku,...
...siapa yang mampu menghentikanku membunuhmu?!
Kau!
Ketua Zhuque.
Aku sudah bantu kau membunuh dia.
Tak perlu berterima kasih.
Cukup berikan capnya padaku!
Ketua Zhuque.
Kudengar Jurus Baijie bisa menurunkan kesehatan dengan cepat.
Semakin bertambah usiamu, kesehatanmu akan semakin buruk.
Ketua Zhuque harus jaga kesehatan.
Apalagi, aku, kau dan Ketua Tetua Huo tak saling dendam.
Untuk apa berkelahi mempertaruhkan nyawa?
Dasar orang hina.
Cap Shendu milik Keluarga Huo.
Cepat atau lambat, akan kuambil kembali.
Lapor!
Pimpinan ke-4.
Pangeran ke-3 ditolong seseorang.
Pangeran dungu ini bisa kabur dari tanganku?
Aku malah ingin lihat ahli seperti apa yang membantunya.
Kudengar Pangeran ke-3 memanggilnya Kakak Angkat.
Chen Zichen memanggilnya Kakak Angkat?
Pangeran Kecil, ternyata itu kau.
Tak disangka kali ini, masih bisa bertemu putra kenalan lama.
Tolong!
Pangeran.
Cepat pergi!
Jangan pergi!
Berhenti!
Jangan kejar lagi. Pangeran lebih penting.
Ayo!
Kak Pendekar.
Kakak Angkat.
Bukankah kusuruh kau pergi? Kenapa kau kembali lagi?
Hutan ini terlalu rumit.
Kami sudah berkeliling, entah kenapa kembali kemari lagi.
Sekarang dengarkan aku.
Larilah mengikuti orang berbaju pelayan Keluarga Huo.
Mereka ke mana, kau ikuti saja.
Tak bisa. Tempat ini sangat kacau.
Mana bisa kutinggalkan kau dan Kakak Angkat di sini?
Pangeran.
Pangeran harus menjauhi bahaya.
Apa bahaya tadi masih belum cukup?
Belum.
Sekarang bagaimana?
Tak bisa pikir lama lagi.
Dia sendirian juga sangat bahaya.
Kita antar dia keluar dulu.
Baik.
Seluruh tempat di Kediaman Huo Liantao ini aneh.
Kita keluar dulu.
Di mana Ding Kui?
Di dalam.
Mereka datang.
Kau menamai dirimu Meimei. *artinya sial
Menulis lagu berjudul "Suara Gagak Musim Dingin".
Sepertinya kau dan gagak memang punya kesamaan. *gagak lambang sial
Benar juga.
Kini kita sedang dalam situasi tak bisa menghindari musuh.
Kau mau melakukan apa?
-Kau... -Aku tahu.
Tak boleh berkelahi dan gunakan tenaga dalam.
Namun, A-Fei, selama hidup,...
...ada beberapa hal yang harus kuatasi sendiri.
Na... Namun, kuncinya sudah tak ada.
Aku punya solusi.
Cucu Kekaisaran.
Kalian berdua sedang bisik-bisik apa di sini?
Sudah keracunan tanaman Lopseed, masih bisa hidup hingga kini.
Nasibmu sungguh baik.
Ternyata kalian gila cinta.
Tak rela mati.
Karena Pejabat Chu tahu jelas,...
...maka kau pasti tahu hari ini, salah satu dari kita akan mati.
Ucapanmu yakin sekali.
Kakak Angkat!
Pangeran.
Pangeran.
Cucu Kekaisaran.
Bukan.
Pangeran.
Keluarga Chen merebut kekuasan Keluarga Xiao.
Kau malah mengabdi pada Pangeran keluarga lain.
Benar-benar sangat dungu!
Bagaimana dengan Pejabat Chu?
Kau mengkhianati Ayahku, membunuh Pamanku.
Berkhianat demi kemewahan.
Apa hidupmu baik selama di Desa Di Sha beberapa tahun ini?
Karena Pejabat Chu sudah tahu aku siapa,...
...maka hari ini kita lunasi saja semua dendam dulu dan kini.
Baiklah.
Katanya Tapak Tuiyun sangat indah dan lemah lembut.
Menurutku, itu hanya jurus orang dungu.
Gurumu salah paham padamu, mengajarimu jurus seorang wanita.
Kenapa?
Hari ini, kau mau bertarung denganku...
...menggunakan jurus lembut dan tenaga dalam pinjaman itu?!
Pangeran, jangan gegabah.
A-Fei.
Giliranmu.
Teknik pedang yang bagus.
Menarik.
Siapa kau?
Sebutkan namamu.
Aku hanya orang biasa, tak perlu disebutkan.
Sudah terbuka?
Sudah terbuka.
Ketemu.
Nona Zhou, sudah ketemu.
Kenapa kau masih ada di sini? Cepat pergi!
Zichen.
Pinjam pedang.
Pangeran.
Pulang dan belajar baik-baik.
Kelak, jangan buang waktu bertindak sembarangan.
Kakak Angkat.
-Cepat pergi! Tarik dia pergi! -Ayo!
Aku tak mau!
-Ayo cepat. -Kakak Angkat.
-Kakak Angkat! -Ayo, Pangeran!
Lepaskan aku!
Nona Zhou!
-Tuan Muda! -Kakak Angkat!
Ayo pergi.
Cepat jalan, Tuan Muda!
Cucu Kekaisaran, kau berani sekali.
Kenapa tak bawa Nona ini pergi juga?
Aku tak bisa mengaturnya, dia juga tak akan mau pergi.
Pejabat Chu.
Karena kau bersikeras tak mau pergi, maka tetaplah di sini.
Baiklah.
Akan kutemani Pangeran bermain lagi.
Pangeran.
Pangeran, kau tenang saja.
Ada Nona Zhou di sana.
Tuan Muda Xie pasti akan baik-baik saja.
Apa yang mengantar kita tadi itu Nona Zhou Fei?
Benar.
Wajahnya saat mengayunkan pedang sungguh sangat cantik.
Pangeran, sebaiknya kita segera pergi.
Pangeran, ayo pergi.
Tuan Muda, ayo cepat.
Ayo, Tuan Muda.
Hari ini kugunakan tenaga dalamku untuk bertukar nyawa denganmu!
Pejabat Chu, tinggalkanlah nyawamu!
Meski Tapak Tuiyun seperti jurus wanita,...
...tapi ternyata memang luar biasa.
Jika tak ada pertarungan akademi, pertarungan kita hari ini...
...termasuk pertarungan yang layak ditonton dalam 20 tahun ini.
Namun, sayangnya, masih ada tanaman Lopseed di tubuhmu.
Beberapa waktu lalu,...
...kau sudah pernah gunakan jurusmu sekali di Klan-48.
Racun ini mengikuti kekuatan tenaga dalam yang kau gunakan...
...dan perlahan akan semakin ganas.
Selanjutnya, sendimu akan kaku, nadimu tersumbat.
Lalu, akan...
Ini semua berkat Lianshen.
Jika tidak, hari ini aku pasti takkan bisa mengalahkan Cucu Kekaisaran!
Kau berani membuatnya gunakan tenaga dalam.
Hari ini, takkan kubiarkan kau pergi hidup-hidup!
Kau siapa?
Aku satu-satunya penerus Lembah Obat Besar.
Aku Ying Hecong!
Dulu, Lianshen pengkhianat Lembah Obat Besar...
...bergabung dengan Di Sha.
Akibatnya, kau dan Shen Tianshu melenyapkan Lembah Obat Besar.
Akhirnya, hari ini aku bisa balas dendam!
Namun, ini juga berkat kalian.
Jika kalian tak menyudutkannya hingga begini,...
...aku juga takkan bisa membalasnya semudah ini.
Ying Hecong, kau...
A-Fei.
Xie Yun.
Jangan ke sana.
Asap hutan darinya beracun.
Ini disebut Ninglu, sejenis racun ular.
No comments yet. Be the first to leave one.