The Ferry Man Manjusaka

The Ferry Man Manjusaka (灵魂摆渡·黄泉)

Download Indonesian Subtitle

Release info

The Ferry Man Manjusaka (2018)
A Commentary by RADIKAL62
iQiyi Retail. NO-SUB: https://uptobox.com/90ng5be2lvy9 ID-SUB: https://uptobox.com/tmjc1avkyff2

Tags

other
Published on: 2020-12-08
Downloads: 25
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Setelah mengalami kematian, roh akan melewati sebuah jalan pulang.

Terbentang sepanjang 800 Li, tiada bunga maupun daun yang tumbuh.

Hanya terhampar pasir kuning, tampak penuh kegersangan.

Tempat itu dikenal dengan Alam Gersang Kuning.

Di sana ada siluman,

yang dikenal sebagai Keluarga Mengpo.

Berwujud wanita, sangat cerdik dan penuh siasat.

Penampilannya cantik dan menggoda, gemar memakan hantu, dan pandai membuat sup.

Sup Mengpo, terbuat dari 8 jenis air mata.

Butuh waktu yang panjang untuk memasaknya,

Wanginya bisa menembus sampai ke langit.

Roh yang meminumnya, akan kehilangan ingatan masa lalu.

Namaku Sanqi,

seorang Mengpo.

Hari itu angin di Alam Gersang Kuning bertiup sangat kencang,

terus bertiup sepanjang hari.

Langit mulai menjadi gelap,

Biksu itu datang ke Pondok Mengpo.

Aku masih ingat,

dia bernama Wuming (tanpa nama).

The Ferry Man

Dia membawa sekuntum bunga untukku.

Itu adalah sekuntum bunga yang pertama di Alam Gersang Kuning.

The Netherworld

Waktu itu,

aku baru berumur 300 tahun,

masih sangat muda.

Aku sungguh tidak sanggup menangis.

Aku Qi Yang, seorang kesatria yang berdiri tegak di antara langit dan bumi.

Kalau ingin nyawaku, ambil saja.

Kalau ingin air mataku,

sama sekali tidak ada.

Sanqi,

mana supnya?

Baik.

Sup yang bagus.

Sup Mengpo dibuat dari 8 macam air mata.

Seberapa banyak pahit dan getir,

haruslah dimasak dengan api secara perlahan.

Lenyapkan rasa pahit dan getirnya, sisakan rasa manis dan harumnya.

Demikianlah dimasak hingga seumur hidup,

jadilah sepanci sup yang bagus.

Kehidupan pun juga demikian.

Sup Mengpo begitu manis dan lezat.

Setelah aku meminumnya hingga habis,

aku bisa segera bereinkarnasi.

Tunggu dulu.

Kau tidak memberikan air mata untukku.

Ada barang apa di dalam peti mati yang kau bawa kemari,

segeralah keluarkan.

Aku hanya seorang prajurit, tidak memiliki apa-apa.

Di tubuhku juga tidak ada benda apa pun.

Apa itu yang ada di dadamu?

Aku hanya punya tusuk konde itu, tidak bisa kuberikan.

Di Alam Baka ada Buku Yin dan Yang.

Buku Yin berisi tentang kelahiran, kematian dan panjangnya usia,

yaitu takdir.

Sedangkan milikku ini

adalah Buku Yang.

Berisi pahala dan dosa manusia selama seumur hidupnya.

Awalnya untaian bambu ini tidak ada huruf,

dalam waktu singkat bisa menjadi buku.

Di sini tercatat,

di medan perang, kau telah membunuh 37 orang.

Aku digaji oleh kemiliteran, bagaimana mungkin mengabaikan nyawa manusia?

7 tahun lalu kau mundur dari militer dan pulang kampung bercocok tanam,

lalu kenapa kau membunuh sebuah keluarga di desa tetangga?

Jumlahnya lebih dari 10 orang.

Kau melakukan pembunuhan dengan kejam, juga membakar rumah orang,

lalu melarikan diri kemari, kan?

Tusuk konde kepala phoenix ini adalah barang milik nenek dari keluarga itu.

Tusuk konde itu

adalah milikku.

Sebelum pergi berperang, aku menjual seekor sapi,

lalu aku meminta seorang ahli emas untuk membuat tusuk konde itu

untuk kuberikan kepada A Feng.

Kalau begitu A Feng adalah nenek dari keluarga itu.

A Feng …

Dia bilang

ketika aku pulang,

dia akan menikah denganku.

Tetapi dia tidak menunggumu.

7 tahun lalu, A Feng sekeluarga telah tewas,

lalu menuju ke Alam Baka dan melaporkan perbuatanmu.

Kau tidak bisa bereinkarnasi lagi,

dan kau harus menerima siksaan di penjara penempaan yang tidak berujung di sini.

Lebih baik

aku

makan saja dirimu.

Makanlah lebih cepat.

Sejak lahir kau sudah bodoh, dan tidak cantik,

juga tidak bisa tumbuh besar.

Aku dengar para Pengawal Hantu berkata,

dulu ketika Mengpo masih ada banyak, masing-masing dari mereka

terlahir dari hawa roh yang ada di langit dan bumi.

Semuanya sangat cantik dan anggun seperti ibu.

Katanya aku ini dipungut oleh Ibu.

Sembarangan.

Siapa yang di belakang bicara omong kosong itu?

Biar ibu menggigit kepalanya hingga putus.

Ibu jangan marah.

Wajah ibu sangat menawan,

aku sangat senang melihatnya.

Sedangkan wajahku, aku melihatnya saja sudah benci.

Kita Keluarga Mengpo memiliki 7 gumpalan roh.

Ini salah Ibu, karena telah kehilangan salah satu gumpalan dan menjadi dirimu.

Hanya tersisa 6 gumpalan roh.

Kau pun menjadi seperti ini.

Tetapi Mengpo ….

Aku bilang hantu hari ini semuanya sudah diantar pergi.

Aku adalah Wuming.

Aku datang ke Alam Gersang Kuning

untuk menanyakan suatu hal kepada Mengpo.

Aku lihat wajahmu cukup tampan, tetapi kau pernah tergoda oleh wanita.

Sekarang tidak perlu banyak bicara lagi.

Hantu hari ini sangat banyak, aku pun sudah lelah,

ingin beristirahat lebih awal.

Di dunia manusia tidak ada semangkuk sup yang seperti diriku,

apakah kau mau mencicipinya?

Ternyata begini caranya meminum Sup Mengpo.

Kau janganlah tidak paham dengan maksud baikku.

Jika aku menemukan kau telah melakukan perbuatan jahat,

maka aku terpaksa harus mencicipimu.

Huh!

Ternyata kau adalah orang hidup.

Ini adalah tanah kematian, dalam 300 tahun tidak ada orang hidup yang kemari.

Bagaimana kau bisa tiba di sini?

Aku sudah tahu.

Hari ini adalah Hari Hedan

yang hanya ada setiap 300 tahun sekali.

Hari ini kekuatan Yin dan Yang saling berlawanan,

di Alam Gersang Kuning pasti akan bertiup angin kencang.

Orang hidup bisa mengikuti angin memasuki Alam Gersang Kuning.

Untuk apa kau datang ke sini?

Hanya lewat. Setelah melewati Alam Gersang Kuning, aku akan menuju Alam Baka.

Aku menuju ke Alam Baka

untuk menemui Raja Alam Baka.

Kau tidak akan bisa melewati Alam Gersang Kuning,

dan tidak akan bisa menuju ke Alam Baka.

Raja Alam Baka telah mengambil barangku.

Aku harus memintanya kembali.

Pelatihan dirimu tidaklah mudah.

Jika kau maju selangkah lagi, tidak ada lagi jalan untuk kembali.

Setelah meminum supku, kau bisa mundur ke kehidupan lampau.

Pergilah ke tempat asalmu.

Aku ingin bertemu Raja Alam Baka,

kau harus membantuku.

Apa imbalannya?

Mengpo adalah penguasa di Alam Gersang Kuning.

Jika kau membantuku,

terimalah sedikit ketulusan hati dari Wuming ini.

Itu adalah benih bunga.

Aku pernah dengar, sepanjang 800 Li di Alam Gersang Kuning tidak ada bunga dan daun.

Jadi aku membawa benih bunga itu ke sini.

Bunga ini bukanlah benda biasa.

Itu adalah benih bakung lelabah.

Bunga itu bisa hidup jika ditanam di Alam Gersang Kuning.

Bunga?

Alam Gersang Kuning tidaklah kekurangan bunga apa pun.

Hal yang paling kubenci adalah orang hidup datang ke Alam Gersang Kuning.

Hantu yang tadi sungguh tidak enak dimakan.

Lebih baik aku makan dirimu saja.

Kau akan mendapat ketenangan.

Aku juga akan mendapat ketenangan.

Tadi aku bilang ada suatu hal yang ingin kutanyakan,

tetapi masih belum kutanyakan.

Apakah Mengpo

bisa mati?

Ini tidak akan bisa membunuhku.

Dasar kau, Biksu,

aku akan membelah badanmu menjadi 10.000 bagian.

Ibu!

Jangan ke sini!

Ibu!

Di dunia ini,

hanya darah Arahat yang dapat membunuh Mengpo.

Ternyata kau sudah melatih diri sampai di tingkatan itu.

Kesalahanku terhadapmu ini,

akan kubayar di kehidupan mendatang.

Sanqi.

Ibu.

Kelak kau menjadi satu-satunya Mengpo di Alam Gersang Kuning.

Kau harus cepat bertumbuh besar.

Setelah mati,

Ibu akan bereinkarnasi.

Meskipun bisa terbebaskan, ini adalah takdir.

Kau jangan salahkan Biksu ini,

apalagi membencinya.

Baik.

Kau harus tertawa,

jangan menangis.

Dengan begitu,

barulah manusia di dunia tidak akan menganggapmu kasihan, dan tidak akan menindasmu.

Sebelum aku mati,

aku tetap ingin bertanya,

apa sebenarnya yang telah diambil oleh A Cha dari dirimu?

Kecapiku.

Apa kau tahu,

ketika memasuki Alam Baka,

hasil pelatihan dirimu selama sepanjang hidup akan lenyap?

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left