Release info

사이코지만괜찮아-It's-Okay-to-Not-Be-Okay E04 WEB-DL NF
A Commentary by ANANG2196

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
Published on: 2020-07-02
Downloads: 32
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Sub bY NETFLIX

Resynced == ANANG KASWANDI ==

KAMPANYE PEMILIHAN KWON MAN-SU

Masyarakat Kota Seongjin!

Jangan pilih nomor satu, Kwon Man-Su!

Dia munafik dan suka mendiskriminasi!

Meledak!

Lihatlah aku, lihatlah

Lihatlah aku

Dia bersenang-senang.

Bukan begitu?

Haruskah aku

bermain denganmu?

Haruskah?

Seorang pemuda berusia 20an muncul tanpa busana dan membuat onar

di Alun-Alun Seongjin, tempat diadakannya kampanye pemilihan.

Setelah diselidiki, pemuda tersebut ternyata

putra kedua Anggota Dewan Kwon Man-su.

Hal tersebut akan menjadi pukulan

untuk pemilihan umum minggu depan.

PUTRA KEDUA KWON MAN-SU

Dikurung karena membuat masalah.

Kekerasan terhadap anak! Pelanggaran HAM!

Kandidat Kwon Man-su harus mundur!

- Mundur! - Segera setelah insiden tersebut,

publik menyerukan agar Kandidat Kwon

- mengundurkan diri secara sukarela. - Dia bisa kehilangan jabatannya.

- Penting memiliki keutuhan rumah tangga. - Bagaimana Penulis Ko?

- Ayah kejam seperti dia - Dia yang memulai.

- apa bisa mengurus keluarga orang lain - Entahlah. Bagaimana?

dan mengurus negara ini?

Kandidat Kwon harus mengundurkan diri!

BAB 4 KISAH HIDUP ZOMBI

Lihatlah aku

- Ambil mikrofonnya! - Kandidat nomor satu

TIGA JAM LALU

- Cepat! - Astaga.

- Lihat dia. - Astaga.

Mau bermain apa?

Mau ke mana? Katanya mau bermain?

Kapan aku katakan itu?

Kau mengidap mitomania?

Ucapanku tadi...

Aku hanya bicara sendiri.

Puji aku karena berbuat baik.

- Untuk apa? - Penculikan.

Kau tidak menghentikan, tapi membiarkan.

Itu karena perbuatanku benar.

Bukan begitu?

Kenapa tak dihentikan?

Mana bisa kuhentikan

saat dia tampil bagus?

Permisi!

Siapa kalian? Apa staf rumah sakit?

Bukan. Aku seorang penulis. Dia tuas pengamanku.

Jika kejadian buruk sampai menimpa Anggota Dewan Kwon...

Lantas apa?

Persiapkan diri kalian.

Astaga. Begitu? Menakutkan.

- Aku takut. Bagaimana ini? - Kau...

Jaga tanganmu.

Kalian telah melakukan kesalahan besar!

Bersiaplah!

Kenapa terus menggertak? Dasar bajingan.

Gang-tae, Gi-do mencarimu.

Kau sudah bekerja keras.

Diam di sini.

Ayo.

Terima kasih sudah membantu kami meskipun kalian sedang sibuk.

Gang-tae.

Keinginanku terwujud semua.

Ini hari terindah di hidupku.

Jadi, jangan marahi dia karena membawaku kemari.

Ya?

- Ibu, tenanglah. - Astaga.

- Ibu. - Dia sudah aman.

Permisi, salah satu anggota keluarga harus ikut kami ke RSJ.

Kau sudah gila?

Kenapa kami harus pergi ke RSJ?

Kalian pergilah temani ayah kalian.

Ibu.

Ibu!

Gi-do.

Ibu. Aku sudah membaik...

Apa kau sudah lega setelah mempermalukan keluarga kita di depan umum?

Setelah mempermalukan ayahmu yang paling kau benci,

kau merasa puas?

Ibu, aku hanya...

Kenapa kau harus lahir dari perutku

dengan penuh kekurangan dan dilecehkan?

Kenapa kau selalu bertingkah

dan menghancurkan hatiku?

Kenapa kau tidak diam saja?

Kenapa kau terus membawa masalah

dan membuat keributan, dasar bodoh!

Kenapa?

Tamparan ibuku perih sekali.

Ibu bahkan tak peduli denganku.

Dia hanya memperhatikan saduara-saudaraku.

Setelah ditampar, aku bisa merasakannya.

Gang-tae.

Ibuku tak membenciku.

Dia sangat menyayangiku.

Bagaimana bisa tahu?

Orang yang kena pukul bisa merasakannya.

Anehnya, saat dipukul dengan penuh kasih sayang,

kau tidak merasa kesal sedikit pun.

Moon Gang-tae!

Kenapa begitu? Kenapa Sang-tae pulang sendiri?

Seharusnya kau menjaganya!

Apa yang kau lakukan saat dia dipukuli?

Kau boleh belajar bela diri untuk menjaga kakakmu.

Kenapa kau membiarkannya dipukuli?

Kenapa?

Astaga. Hujannya deras sekali.

Jangan sampai pilek. Kau tak apa-apa?

Suamiku.

Aku takkan mati muda sepertimu.

Umurku akan panjang.

Aku ingin melihat Sang-tae hidup tua sampai meninggal.

Keesokan harinya, aku akan mati mengikuti Sang-tae.

Ibu?

Astaga. Anakku terbangun?

- Gang-tae. - Ya?

Kau harus terus menjaga kakakmu hingga ajal menjemput.

Ibu akan membesarkannya.

Kau hanya perlu melindungi dan menjaganya.

Mengerti?

Itu sebabnya

ibu melahirkanmu.

RUMAH SAKIT JIWA OK

Kita harus pergi juga.

Ju-ri.

- Kita pergi. - Pergi bermain?

Kita ke rumah sakit.

Jangan mengebut.

Ju-ri. Pergi saja tanpaku.

Aku akan naik mobil itu.

Kenapa?

Aku merasa...

dia tak boleh menyetir sendiri.

Jika kau tak naik mobilku,

aku berniat untuk menculikmu.

Apa itu hobimu?

Kau pasti iri melihat si Burung Kecil bersenang-senang.

"Aku juga ingin bersenang-senang begitu."

Tertulis jelas di raut wajahmu.

Saat siap, katakan saja.

Aku akan menculikmu dan membuatmu menikmati hidup.

Pasti luar biasa.

Lupakan saja.

Baiklah. Saat kau terlihat ingin melarikan diri,

aku akan melarikan diri bersamamu.

Lihat saja nanti.

Sial.

Aku paling benci serpihan bunga kecil yang berjatuhan seperti ini.

Aku suka magnolia.

Seluruh kelopaknya gugur sekaligus tanpa ragu.

Itulah yang kusuka.

Kau selalu punya cara membandingkan sesuatu.

Perbandingan yang indah, bukan?

Ya. Bunga magnolia cocok denganmu.

Kau suka bunga apa?

Aku tak suka bunga.

Aku benci musim semi.

Kenapa?

Karena aku harus pindah lagi.

Apa?

Pak Lee.

Ya. Bagaimana?

Larangan penjualan buku Kisah Hidup Zombi

telah disetujui, Pak.

Begitu.

Berarti kita hanya perlu mengembalikan semuanya?

Ya.

Menurutmu lucu?

Kau bisa tertawa?

Perusahaan terancam bangkrut dan kau bisa tertawa?

Lalu apa aku harus menangis?

Tidak.

Kau keluar saja.

Cepat tulis surat pengunduran diri dan pergi.

Akhirnya

aku menemukan sepatu merahku.

RIWAYAT HIDUP GANG-TAE

Pak Lee. Kau mau minum kopi?

Mau ke mana?

Urusan bisnis!

Hati-hati di jalan.

Hore!

Aku mengajakmu makan. Kenapa malah ke sini?

Cepat makan. Aku harus kerja.

- Mau kubelikan nasi kepal? - Tidak perlu.

Ya?

Tunggu sebentar.

Makanlah.

Sial, dia bahkan tak beli kimchi.

Dia benar-benar pelit.

Tak masalah miskin, tapi jangan pelit.

Kenapa meneleponku?

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left