The first 200 lines.
Credit DramaFever
Pengadilan Pusat Distrik Seoul, Juli 2005
Apa ini? Aku tidak meminta semua dokumen ini.
- Nyonya Jung yang meninggalkan itu semua. - Aku tidak membutuhkan semua ini.
Seorang pria di posisi sepertimu membutuhkan hadiah pernikahan setidaknya lima juta dolar...
apartemen menengah di Daechi, dan sedah mewah.
Jadi dia ingin kau memikirkan tentang itu.
Panggil dia dan bilang, Aku sudah punya rumah, mobil...
dan seorang pacar. Katakan padanya kalau dia melakukan ini lagi
Aku akan menangkapnya dengan hukum keadilan.
Hei,Tae Woong. Aku bisa bicara sekarang.
Tidak, aku tidak mau pergi.
Apa yang harus kulakukan? Guruku menanyakan, aku tidak dapat menolak.
Anak perempuannya ingin bertemu denganmu.
Kedengaran seperti kencan buta untukku.
Tidak, tentu saja tidak. Berikanlah dia beberapa nasihat.
Seperinya dia tidak akan dipanggil lagi untuk wawancara kedua.
Hanya dia satu-satunya putri guruku. Ini sebuah permintaan yang tulus.
Aku tidak dapat menolak. Siapa tahu, mungkin saja dia menjadi takdirmu.
Aku sudah punya pacar.
Jangan berbohong padaku. Aku tidak percaya padamu.
Aku tahu kau tidak menyukai semua ini. Jadi temui saja dia untuk satu kali makan malam.
Mengerti? Aku akan kirim SMS tempat dan waktunya.
Semoga berhasil!
Aku tidak dapat menemukannya.
Apa kau yakin? Apa kau benar meninggalkannya di sini?
Ya, aku menginggalkannya di sana.
Benarkah? Apa menurutmu aku dapat memakannya?
Jangan khawatir, kau akan baik-baik saja.
Aku menemukannya! Kapan kau meninggalkannya di sini?
Jangan sampai ketahuan. Makanlah diam-diam. Itu hanya sop! Oke?
Baiklah, aku mengerti.
Tuan Yoon?
Kemana dia pergi?
Dia sudah boleh makan hari ini.
Halo? Ya, Shi Won.
Dia menyadarinya lebih cepat dari pada yang kukira.
Dia cukup lamban.
Benarkah?
Itu bagus.
Aku sudah bilang padamu kalau Yoon Jae menyukaimu.
Dia bilang kau gadis yang tercantik di dunia ini.
Itu tidak masuk akal sama sekali.
Bukankah sudah delapan tahun sejak ciuman pertama kalian?
Seseorang meneleponku. Aku akan bicara denganmu nanti.
Seoul, 2000
Shi Won bilang dia dapat tiket. Ayo bertemu di Stasiun Seoul nanti.
Aku tidak dapat pergi. Aku harus belajar untuk tes besok.
Busan, 2002
Semuanya!
Semuanya! Semoga semuanya menjadi milioner!
Aku harap dia akan memberikan uangnya pertama kali kepada kita.
Apakah itu buruk? Apa kau sudah minum obat?
Baik. Aku mengerti.
Kau seharusnya tetap pergi ke rumah sakit.
Mengerti?
Yoon Jae keracunan makanan.
Dia mengirimi kita bunga anyelir dan uang saku pada Hari Orang Tua.
Yoon Jae tidak bisa datang.
Seoul, 2004
Pilihlah yang paling mahal sebelum aku tak lagi punya uang.
Aku akan membelikanmu sebuah laptop yang bagus.
Kau bisa saja membelinya di Internet.
Who shops at the department store these days?
Akan lebih mahal disana.
Aku ingin makan malam dengan Shi Won setelah membeli Laptop.
Sudah lama sekali kita bertiga tidak makan malam bersama.
Dima tempat parkirnya?
Tunggu, Tae Woong.
Teleponku tertinggal di kantor.
Ambil saja besok.
Aku sedang menunggu telepon penting.
Bolehkah aku mengambilnya? Aku akan memanggil taksi.
Apa kau tidak apa-apa? Hujan turun!
Aku tidak apa-apa. Aku akan lari.
Jika aku terlambat, makanlah tanpa aku. Aku akan meneleponmu.
Joon Hee, dimana kau?
Baiklah.
Apakah macet? Dia pasti lapar.
Tae Woong, dia mungkin saja tidak datang.
Ayo pesan saja sekarang dan makan. Dia mungkin tidak akan datang.
Apa kalian berdua bertengkar?
Ya, bertengkar hebat.
Episode 15 Saat kau mencintai seseorang
Tidakkah kau pikir itu sedikit kasar? Kau pikir penyiaran adalah sebuah lelucon?
Bagaimana bisa hari ini kau bilang pada kami bahwa kau tidak bisa melakukannya?
Ini tidak masuk akal.
The high school seniors are here. Kau mau aku dipecat?
Kau seharusnya bilang tadi malam.
Lalu kami dapat mencari orang lain.
Kau tidak dapat melakukan ini pada kita. Ini luar biasa.
Apa?
Bagaimana bisa aku melakukannya?
Kenapa aku harus mengajar untuk anak SMA senior?
Apa yang harus aku katakan pada mereka tentang pekerjaan menulis skenario bodoh ini?
Kau... Aku akan membongkar kelakuanmu pada wartawan.
Apa? Perusahaan sosial? Kau bercanda.
Bahkan kau tidak bisa menepati janjimu.
Hentikan. Tolong hentikan.
Aku akan menuduhmu. I won't take it lying down.
Kau tahu berapa banyak pengikut yang aku punya di Cyland?
Kau akan mati!
Aku sendiri yang akan menguburmu! Apa kau mengerti?
Jangan menyumpah, kau orang tak tahu malu!
Haruskah aku mengumumkan jumpa pers?
Kita harus fokus menyelesaikan ini dulu.
Para senior sudah ada disini. Kita tidak bisa membiarkan mereka pulang.
Kau tahu seseorang yang bisa menggantikannya?
Orang yang dekat denganmu, yang bisa kesini sekarang.
Nona Jung dari ruang berita. Bukankah kalian dekat?
Dia adalah direktur berita wanita pertama. Dia pasti baik dalam hal ini.
Dia tidak memiliki pasang surut dalam hidupnya.
Dia terlahir dalam keluarga kaya, lalu belajar di sekolah bergengsi dan mendapat perkerjaan yang bagus.
Cerita hidupnya tidak akan menyentuh hati anak-anak.
Lalu siapa? Kau tahu seseorang?
Jangan pernah berpikir kalau presiden fans club-mu.
Aku sudah meneleponmu berkali-kali.
Ketika kau diterima dengan nilai tertinggi saat ujian.
Apa kau ingat aku?
Sepertinya aku melihat catatan Anda, tapi aku harus mengikuti peraturan. Maafkan aku.
Tidak sama sekali. Jangan khawatir.
Kami bahkan mendapat tambahan waktu sepuluh menit berkat Anda.
Santai saja dan bersenang-senanglah mengajar. Aku akan mengurus editannya.
Terima kasih.
Apa kau benar-benar datang kesini karena Shi Won yang meminta?
Ya. Dimana kamar mandinya?
Keluar lalu belok kiri.
Dia benar-benar disini. Pertamanya aku tidak yakin.
Dia lebih tampan dari yang kukira. Haruskah aku mencoba memukulnya?
Akan aku coba.
Apa, apa kau berganti pakaian?
Ini kesempatanku. Aku akan merayunya dalam waktu sepuluh menit. Ayo bertaruh.
Aku sudah selesai melatih para siswa jadi kau bisa mulai merekamnya.
Wow, para siswa akan kehilangan pikiran mereka hari ini. Apakah tidak apa-apa?
Tidak masalah. Kita tida akan merekam wajahnya.
Aku tidak peduli. Aku punya tujuan.
Tujuan macam apa? Apa kau ingin membuat berita utama untuk sesuatu yang segar?
Dia berencana merayu Tuan Yoon dengan pakaiannya ini.
Dia datang. Mari kita lihat bagaimana pintarnya dirimu.
Lihat saja, dia akan jatuh cinta padaku dalam sepuluh menit.
Tuan Yoon, ini pembawa acara untuk acara kita hari ini.
- Aku Yi Sol Ji. - Senang bertemu denganmu.
Satu jam saja cukup, kan? Lalu setelah itu aku akan menerima pertanyaan.
Ya, kau bisa melakukannya. Sebenarnya, para siswa mungkin lebih memilih begitu.
Apa perlu kujelaskan sesuatu? Ini pertama kalinya kau tampil di televisi, kan?
Apa kau mau minum kopi di ruang tunggu?
Aku tidak suka kopi. Dan kau tidak perlu khawatir.
Aku tidak mungkin menjadi kakakku, tapi aku bisa mengatasinya sendiri.
Apa kau akan ada di depan? Aku akan melihatmu ketika aku bicara.
Bagaimana kalian bisa saling mengenal? Aku penasaran bagaimana dia bisa memintamu datang?
Saudara? Teman sekolah?
- Kami berteman sejak kecil. - Aku pacarnya.
- Bukan, bukan begitu. - Aku pacarnya Shi Won.
Karena itu aku menunda pemeriksaan pengadilan dan datang kesini.
Aku tidak tertarik dengan para siswa. Mereka punya kehidupan mereka sendiri.
Aku cukup sibuk dengan hidupku.
Apakah itu noda spidol di wajahmu?
Ayo keluar. Ayo bicara disana. Permisi.
Cepat!
- Tidak akan hilang. - Diam!
Itu pasti benar!
Apakah dia lebih baik dari pada aku? Aku marah sekali.
Mau kemana kau?
Aku mau ganti baju. Sangat tidak nyaman.
- Mereka benar-benar berkencan. - Itu luar biasa!
Apa kau membawa temanmu lagi?
Kenapa? Apa kau mau kabur?
Ketika aku berpikir betapa memalukannya aku hari itu...
Setiap orang punya titik kelemahan.
Apa kau mau aku baik terhadap semua gadis?
Tidak, aku hanya ingin kau bersikap normal.
Aku tidak bisa melakukannya. Menyerahlah.
Aku tidak bisa melakukannya selain itu.
Film kita akan segera mulai. Ayo.
Aku harus pergi ke kamar mandi. Kau duluan saja.
- Hak Chan! - Ibu!
Senang bertemu denganmu di jalan. Apa yang kau lakukan disini?
Kau dari mana?
Dari rumahnya Ji Young.
Hak Chan! Kapan film kita?
Sudah mau mulai.
Siapa ini?
Dia pacarku.
Ini pacarku, Mo Yoo Jung.
Sapalah ibuku.
- Halo. - Hai. Kau cantik.
Mengapa ada buah Asia Tenggara untuk upacara ritual leluhur? Pisang?
Hati-hati, hati-hati.
Kenapa kau membuat daging sebanyak ini?
Ayahku akan meninggal lagi karena memakan semua makanan ini.
Dia makan sangat baik ketika dia masih hidup.
Dia harus makan sebanyak ini supaya dia dapat menahannya sampai satu tahun lagi.
Kau hanya tinggal selama satu tahun bersama mertuamu.
Bagaimana kau bisa mengenalnya dengan baik?
Aku ingin tinggal dengan mereka selama dua puluh, tiga puluh tahun lagi.
Aku tidak menyangka kalau dia akan meninggalkan kita secepat itu.
Aku seharusnya tinggal dengan seseorang seperti dia selamanya.
Dia tinggi dan murah hati.
Dan dia orang yang berhati hangat.
Aku menikah denganmu karena dia.
No comments yet. Be the first to leave one.