The Green Prince

The Green Prince

Download Indonesian Subtitle

Release info

The Green Prince 2014
A Commentary by headhead

Tags

other
Published on: 2016-11-24
Downloads: 30
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

di Tahun 1993 Perdana Menteri Yitzhak Rabin dan Pemimpin Palestina Yasser Arafat mencapai kesepakatan dalam sejarah, menciptakan kedamaian diantara mereka. Dua tahun kemudian Rabin dibunuh,memicu ekstremisme di kedua sisi. Menanggapi hal tersebut, Israel meningkatkan aktivitasnya lewat Shin Bet (Agen Sekuriti Internal)

GΟNEN BEN YITZHAK : Rabin dibunuh .

Aku kaget demikian juga yang lain.

Aku merasa bahwa aku perlu melakukan sesuatu untuk negaraku.

Saat aku bergabung dengan Shin Bet,

Ayahku mengatakan, "Dengar, ini adalah organisasi gelap. jangan lakukan. jangan kau kesana."

Hamas, Gerakan Perlawanan Islam Palestina meningkatkan taktik kekerasan untuk merusak proses perdamaian. Sayap Militer Rahasia mereka menargetkan Militer Israel dan Sipil

MΟSAB ΗASSAN YΟUSEF : Tujuaannya adalah untuk membunuh bangsa Israel.

Kami memiliki hak untuk membuat sisi lain

merasakan sakit yang kami rasakan.

Kupikir ini adalah kesempatan menjadi seorang pahlawan,

seorang mujahidin, berjuang demi bangsa.

Tapi Allah punya rencana yang lain untukku.

GΟNEN : Merekrut adalah sebuah seni

seni yang sangat sulit.

Persoalan utamanya adalah untuk mengerti

siapakah orang yang duduk di depanmu.

Kamu perlu mengerti sudut pandangnya,

kamu harus mengerti Latar belakangnya.

siapa keluarganya?

apa yang terjadi dengannya?

Kau mencoba untuk menemukan apa yang mereka butuhkan.

Dan saat kamu mengetahuinya.

kau tahu bagaimana untuk bermain dengannya.

dan saat kau menangani seorang sumber (agen),

Kau membuat dia melakukan hal-hal yang dia tak ingin lakukan/kerjakan.

untuk keuntungannmu sendiri, bukan!,

ini menguntungkan bagi pemerintah.

kau melakukanya dengan menemukan titik lemahnya,

dan mempergunakan mereka.

Saat pertama kali aku mendengar tentang The Green Prince

saat aku dalam pelatihan.

adalah sebuah rahasia besar,

tapi kami telah diberitahukan ada rekrutan baru.

Namanya adalah The Green Prince.

dia dianggap sangat berbahaya.

Di hari pertama, menanganinya,

adalah hari pertama dimana adalah akhir dari karirku.

MΟSAB : bekerjasama dengan Israel

adalah hal yang paling memalukan di negaraku.

Jika seseorang memperkosa ibunya, itu sangat memalukan,

tapi jika dia bekerjasama dengan Israel,

adalah lebih memalukan lagi.

Ayahku mengabdikan seluruh hidupnya

untuk kepentingan Islam,

berpikir bahwa filsafat dan ideologi Islam

akan memecahkan masalah kemanusiaan.

Aku belajar untuk mengerti

betapa pentingnya ayahku di hari pertama.

orang-orang biasa bepergian/melakukan perjalanan

dari setiap bagian dari negara

untuk mendengarkan pidato jumatnya

di Mesjid Ramallah.

melihat orang ini, dengan statusnya

adalah untuk melayani orang-orang,

hidup sederhana.

Menolong orang miskin.

tidak mengambil keuntungan dari kedudukannya.

Itu mengajari saya banyak.

( MAN CHANTING CALL TO PRAYER )

Aku selalu bangga sangat bangga padanya.

Aku melihatnya sebagai contoh yang paling tinggi.

Jika ada Tuhan

yang bisa kulihat saat itu,

dan otoritas tertinggi dalam hidupku, itu adalah ayahku.

( HASSAN YOUSEF ANNOUNCING IN ARABIC OVER LOUDSPEAKER )

Ayahku ingin aku selalu bersamanya

kemana saja dia pergi.

dia berpikir bahwa inilah bagaimana dia membentuk saya

versi masa depannya dia untukku.

sebagai yang tertua dari lima bersaudara

dan 3 saudara perempuan,

banyak kali aku mengganti popok mereka,

masak untuk mereka, merawat mereka,

menjadi baby sitter untuk mereka saat ibu keluar

dan ayahku ada dalam penjara.

Aku mengingat biasanya dua dari mereka,

yang paling bungsu biasa memanggilku Papa.

dan tak bisa dipungkiri kami memiliki hubungan yang kuat

diantara kami, dimana. . .

adalah hal yang tak mungkin, untuk dipisahkan.

ikatan saudara seperti itu tak mungkin diputuskan.

Hamas bukan hanya pergerakan bagi kami,

itu adalah bisnis keluarga.

itu adalah identitas kami.

itu adalah segalanya.

ayahku mengorbankan dan membaktikan

dirinya untuk hal itu.

( CRΟWD CHANTING PRAYER IN RESPΟNSE TΟ MAN'S CALL )

Dia menghabiskan 16 tahunnya

di penjara Israel, bahkan lebih.

ayahku bersama kami.

dia sedang makan malam.

- ( KNOCKING ON DOOR ) - Seseorang mengetuk pintu.

mereka datang, mereka membawanya di depan kami,

dan mereka berjanji akan membawa dia kembali

lima menit kemudian.

Aku pergi keluar.

menunggunya berjam-jam

dan mereka tidak membawa dia kembali.

dia kembali setelah satu tahun 6 bulan.

dia kembali di sore hari

6 jam kemudian dia ditangkap lagi.

aku benci pasukan Israel

dan siapa saja yang memakai seragam Israel

karena kejadian itu.

Ayahku tak mengajarkanku untuk membenci,

tapi aku berumur 17 tahun dan tidak tahu bagaimana merasakan hal yang demikian.

Sepupu saya Ibrahim selalu mengatakan

bahwa dia memiliki akses kepada orang-orang yang memiliki senjata,

dan saat aku berkeinginan untuk membelinya,

aku meminta bantuannya.

di tengah Gunung,

mereka menyimpan senjata itu dalam sebuah tas.

senjata itu disemprotkan lada hitam

agar tidak tercium oleh anjing pelacak

di pos pemeriksaan.

aku meletakkan senjataku dalam pintu mobil.

saat kami kembali, kami melewati pos pemeriksaan,

dan mereka menghentikan kami.

mereka memeriksa identitas kami

mereka mencari di bagasi mobil.

sangat menakutkan

dan moment yang paling berbahaya untukku,

aku masih remaja.

dan pada akhirnya, kami  kami tiba di Ramallah

melewati beberapa pos pemeriksaan.

dalam benakku yang terpikir adalah balas dendam.

GΟNEN : karena dia adalah anak dari Hassan Yousef,

Mosab berada dalam pengawasan dari Shin Bet.

Dia adalah target yang sangat penting bagi kami dengan 2 alasan.

pertama, untuk memastikan dia tidak melakukan kesalahan,

kedua, karena kami ingin merekrut orang seperti dia.

MΟSAB : saat aku berkunjung ke Ibuku,

dia mengatakan pasukan Israel

datang disini (dirumah kami).

Dia bilang, "apakah kamu melakukan sesuatu?"

Ku bilang, aku tidak melakukan apa-apa.

tentu saja, aku tak ingin mengatakan apa yang kulakukan.

( ISRAELI SOLDIERS SPEAKING HEBREW OVER RADIO )

saat aku meninggalkan rumah,

aku melihat tentara Israel

keluar dari semak-semak,

mengarahkan senjata tepat diwajahku.

mereka menarikku keluar, saat aku melawan,

aku mulai menerima pukulan dari mereka.

menit berikutnya kita mulai jalan,

aku menerima pukulan yang keras dari gagang senjata. . .

- ( STRIKES BLOW WITH RIFLE ) - ...tepat di kepalaku.

aku mendengar orang-orang berteriak.

berteriak dalam kesakitan.

aku mendengar musik yang amat keras.

untuk berjalan kesana kamu dibuat panik.

beginilah situasi menakutkan itu.

Mosab berumur 17 tahun saat dia ditangkap.

dan ini adalah penahanannya yang pertama.

Dia tidak pernah diinterogasi,

dan tidak tahu apa yang terjadi

lebih buruk dari apapun juga.

Ketakutan harus dibuat luar biasa.

Berpikir, "apa yang terjadi?"

"apa yang akan kukatakan?"

"apakah aku akan berdusta?"

"apakah mereka akan memukulku?"

"apa itu penyiksaan?"

MΟSAB : seorang petugas datang.

dia bertanya, "siapa yang memberimu perintah untuk membeli senjata?

siapa yang memberimu senjata?"

aku coba menunjukkan bahwa aku tidak takut,

tapi dalam hatiku aku benar-benar ketakutan .

dia memliki "senyum yang manis" di wajahnya

yang mengatakan bahwa "kami tahu."

dan dia bilang, "ayahmu ada disini,

dan dia adalah orang yang keras apakah kamu orang yang keras?

kamu ingin menjadi orang yang keras atau kamu ingin bicara?"

dan aku ingin seperti, "saya tidak punya apa-apa untuk dikatakan."

dan dia mulai tertawa.

dia berkata, "Mοsab. . ."

"selamat datang di rumah pembantaian."

pada mulanya, tidak ada istirahat ataupun tidur,

tidak tidur sepanjang malam, bahkan sepanjang hari.

kamu hanya duduk selama 24 jam selamanya.

merasa seperti, perasaan yang kau miliki,

bahwa ini takkan berakhir.

setengah dari tubuhku Serasa mati rasa

dan setengahnya lagi terasa amat sakit,

malam demi malam dan demi malam lagi

kamu mulai merasa kehilangan bahwa ini adalah kenyataan.

aku mulai lupa bagaimana rupaku.

saya tidak bisa berpikir dengan baik.

saya sangat merindukan ibu,

aku terus memikirkannya,

kau tahu, bagaimana dia menangani situasi.

biasanya , saat ayah ditangkap

aku berada diluar, disampingnya,

menolongnya dengan tanggung jawab,

dan segalanya, berbagi dengannya,

dan sekarang aku disini, untuk pertama kali,

di suatu tempat yang kupikir/kuharap

bahwa dia tidak sedikitpun berpikir bahwa aku ada disini.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left