The first 200 lines.
Di lihat dari hasil CT scan anda,
tidak di ragukan lagi kalau anda terkena Alzheimer.
Pada akhirnya
Ayah tidak akan mengenali diri sendiri.
Ayah akan melupakan semuanya?
Seiring dengan berkembangnya penyakit,
Bukan hanya lupa dimana menyimpan barang, Ayah juga akan melupakan banyak hal.
Aku ingin menjadi Dokter yang luar hebat
dan menyembuhkan penyakit ayah.
- Eh Ayah. - Hm?
Apa mimpi ayah?
Mimpiku?
Iya.
Mimpiku
melihat Miu tumbuh besar dan bahagia setiap saat.
Itu saja?
- Ya, itu saja... - Apa ayah
tidak punya cita-cita yang ingin kau lakukan untuk dirimu sendiri?
Memang kenapa?
Soalnya ayah selalu melakukan semuanya Miu
Jadi Miu ingin membalasnya juga.
Kalau ayah punya mimpi, Miu ingin membantu mewujudkannya.
Tiba-tiba begini.
Hmmm. Kalau begitu pikirkanlah.
Baiklah.
- Batasnya sampai hari ini ya. - Hari ini?
Benar.
Ketua paniti perencana festival?
Tahun ini seharusnya Takashi, yang tukang daging itu
tapi dia tiba-tiba terkena usus buntu, jadi aku menggantikannya.
Jangan bilang kalau kau menerimanya?
Kita harus membantu satu sama lain kan?
Apa kau pikir orang yang sedang di rawat bisa jadi ketua panitia festival?
Bukankah Bazar tahun ini ayah yang bertanggung jawab ?
- Lalu? - Tolak tugas sebagai ketua perencana festival.
Lelaki itu tidak akan menjilat ludahnya sendiri!
Ayah pikir bisa menangani keduanya, bazar dan
dan izin stan sekaligus?
Ada apa?
- Tidak ada. - Semuanya akan baik-baik saja
Akaen akan membantuku. - Eh?
Dia tidak bisa. Akane sudah punya tugas membantu Bazar
Tunggu sebentar. Apa yang kalian bicarakan?
- Festival tahun ini. - Ayah ingin kau menjadi
tangan kanan sekaligus asisten ayah sebagai ketua panitia perencana festival.
Jangan putuskan seenaknya dong!
Tunggu dulu, Kenapa tidak ada yang memberitahuku soal ini?
Tentu saja kami tidak perlu meminta izinmu dulu.
Itu benar. Lagipula kau kan bagian dari komunitas inil.
Eh?
Selamat pagi.
Ada apa ini?
Terus bagaiamana?
Sacho jadi ketua panitia dan Bu Chieko
yang bertanggung jawab soal bazzar.
Terus Akane?
Kelihatannya Akane jadi harus membantu keduanya.
- Wah, berat tuh. - Tenang saja.
Toh Nakamura Industri selalu bertugas
menjaga stan Yakisoba tiap tahunnya.
Ada perbedaan besar antara menjaga satu stan Yakisoba
dan menjalankan seluruh bazzar.
Ya kan, Kei-san?
Ada apa?
Akio,
apa kau punya mimpi?
Mimipi?
Mimpiku adalah memenangkan pacuan kuda dan berlibur ke Hawaii.
- Hawaii keren tuh. - Oh kau pernah kesana?
Tentu saja belum. Aku hanya melihatnya di TV.
Kau bicara seolah pernah pergi ke sana.
Maaf. Jadi ada apa dengan mimpi?
Hm?
Tidak kok.
Saya minta maaf atas penundaan jawaban saya.
Saya sangat tertarik untuk
bergabung dengan poryek Penelitian Alzheimer
mulai bulan depan.
Kalau diizinkan, Saya juga ingin meminta waktu
untuk mengkonfirmasi mengenai diikut sertakannya pasien saya.
Begitu ya.
Itu ya.
Ayah, Makan malam sudah siap.
Miu,
Sudah ayah putuskan.
Mimpi ayah adalah
pergi berlibur bersama Miu.
- Berlibur? - Benar.
Ada sesuatu yang harus ayah tunjukkan padamu.
Sesuatu yang ingin ayah tunjukkan padaku?
Apa Miu bisa memebantu mengabulkannya?
Tentu.
Apa? Berlibur, kalian berdua?
Benar. Kalau boleh, aku ingin melakukannya 3 hari di akhir pekan ini
- Hanya kalian berdia? - Benar.
Festivalnya hari senin lho.
Benar. Aku tidak akan bisa membantu memeprsiapkannya
karena kami akan berangkat hari Jumat dan kembali hari minggu.
Kalau begitu, aku akan menyerahkan
stan yakisoba pada Kei-san seperti biasanya? - Tentu.
Yakisoba buatan Kei-san memang enak.
Yakisoba dan yang lainnya buka masalah,
tapi, apa kalian akan baik-baik saja?
Aku sudah membuat rencana perjalanan dengan detail
soal tempat dan juga informasi yang bisa di hubungi.
Miu mohon, izinkan kami pergi bersama.
Aku mengerti keinginan mereka, tapi
Apa benar ini ide yang bagus. - benar,
bagaimana kalau terjadi sesuatu saat mereka di luar. - Benar.
Tapi kalau kita lihat dari pandangan Kei-san...
Huh? Pandangan Kei-san?
Tidakkah kalian pikir
kalau Kei-san ingin membuat
beberapa kenangan indah antara dia dan Miu?
Ah~
Benar juga.
Hakone? Iya.
- Yang ingin ayah tunjukkan ada di sana? - Benar.
Apa sih yang ingin ayah perlihatkan?
Soal itu
Miu akan melihatnya sendiri kalau sudah sampai.
Beritahu sekarang saja.
Sekarang tidur.
Malam.
Malam.
Kalau begitu begini saja, Kei-san dan aku yang menjaga stan Yakisoba, dan Akio kau yang menjaga
stan tembak dan arumanis.
Tunggu dulu. Kenapa 2 orang menjaga satu stan
sementara aku harus menjaga dua sendriran?
Mau bagaimana lagi. Kita kekurangan orang.
Kalau begitu, bagaimana kalau Aku yang membantu Kei-san di stan yakisoba
dan Mune-san yang menjaga stan tembak dan arumanis?
Apa kau bilang? Aku membutuhkanmu membantu bazzar juga.
Kalau begitu bagaimana kalau aku menjaga stan yakisoba dan membantu kalian bergantian?
Tidak perlu; Kei-san kan ahlinya Yakisoba.
Benar tapi, kalau begini,
tidak akan ada yang beres. - Tunggu,
Biar kubantu menyimpulkan percakapan barusan.
Akio, tidak boleh komplain, jaga stan tembak dan arumanis.
- Satu orang tidak mungkin jaga dua stan. - Kei-san,
tdaik akan bisa melakukannya sendirian. - Lalu Mune-san,
tolong anda yang bantu. - Aku akan membantu Kei-san.
Oke, Baiklah!
Sambil menjadi ketua, Aku juga akan membantu Kaei-san.
- Bagaimana? - Setidaknya aku bisa menjaga
stan Yakisoba sendirian. - Kei-san tidak usah ikut repot.
Aku sudah menyimpulkannya. - Kalau saja kau tidak ribut
kita pasti sudah selesai dari tai. - Dasar kau...
- Apa masalanya ini? - Apa maksudmu?
Oh Dokter.
Ada apa?
- Amerika? - Benar.
Sebeanrnya sudah lama aku mendapat undangan
untuk bergabung dengan tim penelitian obat baru
dan sudah kuputskan untuk menerima tawaran tersebut.
Obat baru untuk…?
Obat untuk Penyakit Alzheimer.
Ada sebuah tim di Amerika yang bekerja membuat obat untuk menyembuhkannya,
tentu saja aku tahu kalau hal itu tidak mudah,
Tapi aku ingin mencobanya.
Begitu.
Oleh karena itu selama satu bulan ini...
Aku sudah melatih seorang junior yang bisa merawat andau
jadi anda tidak perlu kuatir.
Anda datang jauh-jauh hanya untuk memberitahu saya hal ini?
Sebenarnya,
Aku juga penasaran
bagaimana anda dan Miu bisa tinggal bersama dengan yang lain.
Sejujurnya, Saat mendengar kalau ada orang-orang yang tidak mempunyai hubungan keluarga mau merawat anda
Saya sedikit terkejut.
Tapi setelah datang kemari, Saya bisa mengerti.
Orang-orang di Nakamura Industri
sudah seperti keluarga.
Dan juga sebenarnya,
Kakaku mempunyai penyakit yang sama dengan anda.
Saat aku melihat semuanya barusan,
Aku berpikir
sungguh luar biasa seandainya keluargaku juga bisa mensuport
kakaku seperti kalian.
Alasanku berangkat ke Amerika adalah untuk berusaha keras menyelamatkan
orang seperti anda yang juga bekerja keras.
Seandaninya kami berhasil menemukan obat baru, Kinoshita-san adalah orang yang pertama kali akan kuhubungi.
Terima kasih dokter.
Maaf.
Ini dari ibuku.
Secangkir teh.
Tidak usah repot-repot, saya juga sudah mau permisi.
Ayahku bilang kalau anda punya waktu,
bagaimana kalau kita makan malam bersama?
Terima kasih atas tawarannya.
Tolong sampaikan terima kasihku pada semua.
Dokter,
Berjuanglah.
Aku berharap semoga mereka bisa membuat obat baru
Semoga saja.
Yang bisa kulakukan sekarang
hanyalah berusaha sebaik mungkin.
Iya.
Pemandangan dari sini. Tidak buruk.
Kau tahu, merokok itu di larang lho?
No comments yet. Be the first to leave one.