The first 200 lines.
Translate by: "O o m"
Resync by: "J A M E S O N S H"
From: PT Bina San Prima M A N A D O
Ada sebuah hotel di depan.
- Kita mendarat sekarang. Bagaimana perasaanmu ? - Baik.
- kamu tidur seperti bayi. - aku memang masih bayi.
- Halo. - Halo, tuan
- Assalamualaikum - Selamat datang di Hotel Timboctou. - Tuan dan nyonya Dolan.
- Oke , aku akan langsung saja, Kasih Suite Royale kepada Anda. - Suite Royal padaKu
- Apakah kau punya sesuatu yang lebih besar dari ini? Terima kasih. - Nikmatilah.
- Ada apa, Mike? - Hai, Scott. Maafkan aku.
Tapi pengangguran lebih tinggi dari yang diharapkan.
Ada juga beberapa perubahan data bulan lalu.
Apa yang dilakukan Tokoh Eropa pagi ini, dan China malam ini?
Sampai angka pengangguran tenang, dan saat pasar naik.
Catatan kami baik, tapi kita sudah dekat dengan perbatasan.
Nick buang setengah obligasi pemerintah. Tunggu sebentar.
- Mau kemana kamu? - Merokok.
- Kau bilang tidak merokok lagi setelah jam 10 - Kau bilang tidak ada telepon di tempat tidur.
- Aku hanya menjawab panggilan kantor. - Itu pilihanmu bukan aku.
Ayolah, Tay. Itu pekerjaanku. Kalau tidak bagaimana kita membayar cincin itu?
Benarkah? Kau tahu? Ambil kembali cincin sialan ini.
Jangan begitu. Ini bulan madu kita.
Aku ingin sesuatu di mulutmu. Jika tidak kamu, maka dari yg lain.
Jangan pergi.
Lanjutkan.
- Kau basah. - Dan kau babi.
- Dimana Scotty? - Dia dengan ponsel sialannya.
Dengarkan!!!
Kita keluar jam 7 Ketika mengatakan kepada Scott. jam 7, dia mempercayainya. Ya, itu pagi sekali.
Dia ingin melihat benteng tua. Perjalanan memakan waktu dua jam.
Ini petanya. Ada jalan yang mengarah ke sana.
Jadi, ketika kamu melihat kami mengendarai mobil, ikuti saja disisi kami
dan lakukan apa yg harus kamu lakukan.
- Bagaimana jika dia tidak menerima? - Aku bersikeras. Aku kenal dia.
Ia orangnya pemarah. Dia akan membicarakan denganmu.
Dan kemudian kau melakukannya. Oke?
NCC memanggil konferensi itu.
Sekarang dengarkan.
Ini pemancar GPS sebagai tindakan pencegahan.
Jangan sampai hilang, dan biarkan terus hidup.
Apa kau yakin ingin melakukan ini? Benar-benar aman?
Karena setelah malam ini tidak ada jalan untuk kembali.
- Kita datang sudah sejauh ini. - Ya, kita.
Dan aku ingin menyelesaikan, Apa yang ku mulai
- Apa yang kamu lakukan? - Aku perlu meluruskan kakiku.
Cobalah untuk mendengar. Bisa kau mendengarnya?
- Aku tidak bisa mendengar apa-apa. - Tepatnya. Bukan suara.
ku suka kehampaan. Ini sangat bebas.
Rasanya seperti aku bisa mengembalikan apa yg telah kuhilangkan.
- Apa itu? - Kejelasan.
Ini belum terlambat.
- Apa kau menangis? - Bisakah kita pergi, Scotty?
- Aku siap untuk pergi. - Apa yang salah?
Katakan sekarang. Apakah kau tahu apa yang aku ingin lakukan?
- Aku ingin bercinta denganmu. - Nggak ah! tempatnya panas dan jorok.
- Mari kita kembali ke hotel. - Gila kamu.
Kita pulang kembali dan tinggal di kamar sepanjang hari
- Dan minum sampanye dan makan kaviar, yang kita sukai.
- Bagaimana dengan benteng tua? - Aku tidak peduli.
Tidak, Aku tahu betapa berartinya bagimu itu
Kau dan aku besok. Besok.
- Bagaimana kalau besok tidak pernah datang? - Pasti. Kemarilah.
Besok. Oke, besok. Tidak ada lagi air mata.
Ayo kita pergi.
Selalu ada hari esok.
- Ini bukan jalannya. - Aku bosan
- Dua jalan bertemu sekitar 65 km jauhnya. - 65 km dengan ini?
Lihatlah peta. Ada beberapa wadi tua dan tambang kuarsa, aku ingin melihat.
- Sangat berdebu, Scott. - Aku tidak menyukainya.
Kau akan baik-baik saja. Kita menjelajah yg belum diketahui.
Ini bukan tentang tujuan, tapi ini adalah perjalanan.
Ya Tuhan, Scott. Pelan sedikit. Kau bertingkah seperti anak kecil.
Maafkan aku, Sayang.
- Apa yang salah? - Aku agak gak enak badan.
- Kau seperti tidak bersemangat. - Aku hanya diam. Apa itu adalah kejahatan?
- Aku tahu perubahan perasaanmu. - Kau selalu mengatakan itu berulang-ulang terus.
- Apa kau pikir aku tidak mendengarmu, kau kira aku bodoh? - Tidak
- Tetapi orang mengharap jawaban. - Mengapa semuanya jadi masalah?
Aku tidak ingin berdebat. Ini bulan madu kita. Tenang.
Mari kita menikmatinya. Disekitar ini bermil-mil tidak ada apa-apa. Sangat indah.
Aku melihat dia sebelumnya.
Mobil pertama berjumpa lebih sejam lalu. Harus ada cara yang lebih.
Dia mengemudi lebih cepat dari kita.
- Apa kita mau balapan? - Ya.
- Kupikir dia butuh bantuan. - Bantuan? di tengah gurun?
Sial! Persetan!
- Perlahan. - Tidak, Mungkin dia memiliki senjata.
- Dimana dia? - Aku tidak tahu.
- Ada berapa orang di dalam mobil? - Aku tidak bisa melihat.
Apa kau sudah gila?
- Apa cuma segitu? - Ayolah!
Dia kembali! - Kau membuatku takut!
Ayolah, kau bajingan.
- Perlahan. - Sialan kau!
- Hentikan mobil? - Dia sendirian.
Berhenti!
Sial!
Apa kau baik-baik saja? Tay? Apa ada yg patah?
Astaga. Aku bilang kau harusnya perlahan.
Bahuku... Bergeser.
Dengar, itu bukan salahku. Dia akan membunuh kita.
Kita harus menyepakati apa yang terjadi.
Kau bikin orang-orang sampai begituan, Scott. Lihat, ada darah di mana-mana.
- Dengarkan. - Jangan sentuh aku!
Tolong Aku!!!
Tolong Aku!!!
Tolong Aku! Bantulah aku?
Hei, kau baik-baik saja?
- Apakah dia mati? - Dia meninggal.
- Bisa kau bahasa Inggris? - Aku berbicara bahasa Arab.
Tolong Aku! Bantulah aku?
Tenang. Berikan anak itu. Berikan aku anak itu dulu.
Oke. Dengar, beri aku anakmu.
Oke. Tidak, tidak, tidak.
Oke. Oh tidak. Oke.
Taylor! Kemarilah!
Bantu dia. Kau mengerti apa yg kukatakan?
Apa kau mengerti bahasa Inggris? Bantu aku buka pintunya.
- Bisa bergerak? Hati-hati. - Ya, aku mendengarmu.
- Bantu tarik pintu! Tarik! - Tarik, tarik. Ayolah.
Oke, Bisa kau gerakkan kakimu? Persetan.
Oke.
- Oke. - Ayub.
Ayah. Tunggu, kami akan mengeluarkanmu.
Berdiri di sana.
Sial. Oke.
Minggir.
Ayolah, sialan!
- Ayo! Bantu aku! - Dia sudah hampir mati.
- Dia sekarat. - Lakukan sesuatu.
- Apakah dia masih hidup? - Aku tidak tahu !
Ada apa denganmu? Aku tidak bisa membantunya.
- Aku tidak bisa membantunya. - Kau tidak boleh pergi begitu saja.
- Apakah dia bergerak? - Tidak kupikir dia sudah mati.
Aku akan mengeluarkanmu , Ayub.
Dia masih hidup.
Dia tersangkut
- Woi! Dia masih hidup. Maaf. - Apa perlu dibantu?
Ya. kau mengerti? Maaf. Ya, ya, ya. Dia tersangkut di sini.
Sial.
- Tunggu, aku akan membantumu. - Satu, dua, tiga.
Sial.
- Sial! - Jangan! Scott.
- Apa yang kau lakukan? - Jatuh cinta.
- Tay, Lihat ini - Apa ?
Jam Tiffany mirip dengan yg kau berikan padaku, tapi aku punya emas.
Waktu New York. Telat 5 jam. New York!
Orang-orang mati dan kau masih bertanya dia dari mana datang jam tangannya?
Apa yang kamu lakukan? Ada apa denganmu?
- Gps ! Gps. - Gps ?
- Mungkin dia tidak ingin tersesat? - Tidak, ini pelacak.
Dia mengikuti kita.
Sial!
- Apa yang kau pikirkan Tay? - Kupikir kau sudah gila.
Kau pikir aku gila?
Panasnya.
- Terbakar! - Oh tidak!
Mundur! Kembali!
- Ada apa denganmu? Bantu kami! - Itu terbakar!
Berikan air-mu!!!
Air. Lebih banyak air. Pergilah.
- Tidak, kita membutuhkan air. - Ayolah!
Air! Apa yang kamu lakukan? Bantu kami!
Bantu kami!
Tidak!
Sial.
Sial.
Bisakah kalian melihat itu? Sepertinya ada orang disana?
Halo?
Bahasa Inggris? Inggris?
Apakah bayi baik-baik saja?
Bayi-nya baik-baik saja?
Dia sedikit demam, tetapi darahnya bagus.
- Siapa kau ? - Salam. Nama saya Saleh.
- Apa yang kau lakukan di sini? - Sepeda motorku mogok.
Aku mencari bus. Apa yang terjadi di sini?
Kami kecelakaan, dan mereka berhenti untuk membantu kami.
Lalu datang pengemudi gila dari Amerika kemari, membunuh dua orang di sana.
Dia yang telah meninggal. Dia terjebak didalamnya.
Aku nggak ngerti apa yg dia katakan, tapi ini bukan salahku.
Dia mencoba membunuhku dan istriku.
Kami melarikan diri dan menabrak lereng. Itu kecelakaan.
Tentu saja, katanya, itu hanyalah kecelakaan.
- Berapa jauh desamu dari sini? - Lima jam.
- Kita bisa berjalan kesana. - Lima jam dengan sepeda motor.
- Dengan apa kau kemari? - Dengan sepeda motor.
- Dimana itu? Bisakah kau mencari bantuan? - Rusak sama seperti disini.
- Apakah dia mati? - Masih ada denyut.
- Dia mencoba mengejar kami. - Mengapa dia melakukannya?
- Aku tidak tahu tunggu saja dia sadar. - Jika dia sadar.
Tolong gendong dia?
- Siapa didalam mobil yang terbakar itu? - Dia teman baikku. Ayub.
Mobilnya terbakar, dan dia mengambil pipa itu dan membunuhnya.
Dia terbakar hidup-hidup. Aku membunuhnya agar dia tak menderita.
Goyangkan. Seperti ini.
Lukanya tidak banyak, tapi mungkin dia gegar otak dan perdarahan.
Terima kasih.
- Apa disini ada sinyal? - Tidak.
- Seseorang mungkin bisa melihat asap. - Lupakan saja.ini gurun tidak ada seorangpun.
No comments yet. Be the first to leave one.