The first 181 lines.
Pemandangan yang tidak asing ini membuatku menitikkan air mata.
Mengagumkan!
Ternyata di Dunia Batu yang primitif begini terdapat desa seindah ini.
Lautan, gunung, dan desa ini, aku menginginkan semuanya!
Siapa yang akan memberikannya kepadamu? Desa ini milik kami!
Selamat datang kembali! Senku, Chrome!
Sepertinya, orang-orang ini sama seperti Chrome dan Kohaku,
bukan berasal dari abad ke-21.
Benar. Mereka ini keturunan orang-orang yang terbebas dari cahaya pembatuan
dan telah menetap di sini selama ribuan tahun.
Mereka ini kaum yang sangat langka.
Begitu rupanya. Kalau begitu, setelah itu...
Omong-omong,
cairan kebangkitan itu diciptakan oleh Senku.
Kalau begitu, bagaimana Senku bisa bangkit dari pembatuan?
Dia juga tidak tahu.
Sepertinya, dia tidak pernah tertidur
dan terus menghitung
sampai akhirnya meneteskan asam nitrat.
Selesai!
Senku!
Senku, ayo kita bermain!
Baiklah.
Ryusui.
Kemarilah, akan kuperlihatkan Desa Ishigami kepadamu.
Saat itu, demi bertarung dengan divisi terkuat,
Senku merekrut rekan-rekannya di desa ini.
Setelah itu Kerajaan Sains pun didirikan.
Apakah sekarang kita akan menyelamatkan divisi musuh kita dahulu?
Benar.
Oleh karena itu, Senku ingin pergi ke sumber cahaya.
Letaknya di permukaan bumi.
Itu berarti, ini akan menjadi permulaan bagi kita
untuk membangun kembali peradaban manusia, bukan?
Kalau begitu, yang kalian butuhkan adalah
seorang kapten yang dapat mengemudikan kapal.
Memang benar. Apa pun yang terjadi, kalian tetap butuh kekuatanku.
Bukankah begitu?
Sejak kapan kau berada di sana?
Hei, kalian!
Berhentilah berbual! Cepat, bantu aku!
Yang benar saja.
Jika terus bermalas-malasan, kapalnya akan segera jadi.
Hebat sekali.
Kapal yang dirancang dengan sangat kompleks oleh Senku ini
perlahan-lahan mulai terlihat bentuknya.
Memikirkan akan pergi keluar negeri, membuatku sangat bersemangat.
Pergi ke Amerika Selatan.
Saat berada di abad ke-21, aku juga belum pernah pergi ke tempat sejauh itu.
Menuju ke dunia baru yang asing!
Semuanya, bersemangatlah!
Aku pasti tidak akan pergi.
Ginro, kau ini benar-benar payah.
Sebelum kapal raksasa ini jadi, semua pembicaraan ini tak ada gunanya.
Wah! Jangan sampai kita dikalahkan tim Senku yang mencari bahan bakar.
Senku dan lainnya, bahkan terbang ke langit demi keberhasilan semua ini!
Senku, mohon bantuanmu untuk mengendalikan balon udara ini.
Untunglah, semuanya berjalan dengan lancar.
Padahal, kita hampir saja mati dalam perjalanan.
Baiklah. Selanjutnya, kita bisa menyerang dari langit dan daratan sekaligus.
Carilah dari atas hingga ke bawah
sampai kita mendapatkan minyak bumi, bahan bakar terbaik.
Permukaan bumi atau ke mana pun juga, semuanya terserah kita.
Sanggupkah kau melakukannya, Kapten yang Hebat?
Kepada siapa kau bertanya?
Aku mampu membawa kalian ke mana pun.
Baik ke cahaya pembatuan, maupun menuju masa depan kaum manusia,
semuanya berada dalam genggaman tanganku!
Dunia Batu yang baru ini,
aku menginginkan semuanya!
Terima kasih untuk sambutan dari para wanita cantik!
Menyebalkan. Katanya, kita ini wanita cantik.
Gawat! Apa yang harus kulakukan? Hidangan kali ini sangat mewah!
Tentu saja, ini adalah jamuan untuk menyambut Ryusui
dan merayakan kemenangan serta kepulangan Senku ke Desa Ishigami.
Jasper, Turquoise,
apa kalian berdua sudah melindungi para orang tua di sini?
Tidak ada pertarungan di sini.
Jika ada beruang yang datang, dagingnya bisa disantap.
Beberapa bulan belakangan, kami hanya makan ikan.
Senku,
berapa lama kita akan menetap di desa ini?
Entahlah.
Hingga saat kita menemukan minyak bumi, mungkin sekitar satu atau dua tahun.
Akan kutemukan minyak itu di langit! Begitu juga dengan bahan makanan!
Aku pasti akan mendapatkannya!
Tekadnya sungguh mengagumkan.
Akhir-akhir ini, aku baru menyadari
bahwa ketamakan itu tidak selalu buruk.
Wah, aku sangat berterima kasih.
Kalau begitu, bekerjalah dengan giat, Tuan Pilot!
Aku benar-benar terbang di langit!
Jangan terus berteriak kegirangan seperti seorang bocah, Singa Betina.
Cepatlah bekerja.
Aku tidak berteriak kegirangan!
Selain itu, aku bukan singa betina! Sudah lama kau tidak memanggilku begitu!
Benar sekali. Sekarang, kami ini mengandalkan penglihatanmu, Kohaku.
Jika tidak, aku juga ingin terus naik.
Tugas tim eksplorasi daratan juga sangat penting.
Apakah minyak bumi yang sedang kita cari
bisa segera ditemukan dari atas langit?
Kemungkinannya memang ada.
Hanya saja, mengandalkan keberuntungan bukanlah cara kerja sains.
Kita akan terus mengontak tim daratan dengan telepon seluler
sambil melakukan survei topografi
dan mendekati tujuan akhir kita, ladang minyak Sagara!
Kita memakai mata sendiri
untuk menggambar peta dunia baru.
Mungkinkah hutan itu...?
Apakah itu desa makanan?
Itu hutan pohon cemara.
Kuserahkan kepada ahli materi.
Aku juga tahu cara untuk melewati hutan itu.
Itu adalah harta karun bahan bangunan.
Pikirkan seperti saat menggambar peta gim
dan terus mengisi lokasi harta karun.
Rasanya makin menarik.
Juga, berdiskusi dengan Chrome untuk menemukan tambangnya.
Boleh juga.
Lumayan, memang lumayan...
Namun, yang kubilang itu desa makanan.
Apa itu?
Ada yang bergerak.
Apakah itu sekawanan hewan liar?
Firasat seorang pelaut itu sangat akurat.
Sudah ketemu.
Di sekitar sini, kita menemukan seekor hewan yang terpisah
dari kawanannya yaitu kawanan kambing hutan liar.
Maaf.
Tidak masalah kalau kau mau menyebutku munafik.
Namun, aku akan berterima kasih dan memakanmu tanpa bersisa.
Ini...
Ini pertama kalinya kulihat peta selengkap ini.
Informasi yang didapatkan dari langit sungguh hebat, bukan?
Asalkan bisa membuat peta makanan,
mulai hari ini kalian tidak perlu makan ikan lagi setiap saat...
Sains sungguh hebat.
Dengan adanya ini, mulai sekarang tidak akan ada lagi yang mati kelaparan.
Sudah lama sejak terjadinya kondisi tidak bisa menangkap ikan.
Jangan dibicarakan lagi. Jika membicarakan topik ini saat makan, sangatlah berat.
Orang yang masih bertahan hidup di Desa Ishigami...
Alasan populasinya tidak bertambah adalah
karena masalah pangan, bukan?
Sebelum aku lahir, desa ini lebih besar dari sekarang.
Namun, banyak orang yang meninggal akibat gagal panen tahun itu.
Kudengar, keluarga Takoizu semuanya...
Kalau cuma tergantung pada hasil buruan, pasti akan menemukan limitnya.
Kalau ingin mendapatkan banyak makanan, maka harus bertani.
Bahkan, ada yang mengira
kalau itu rencana tanaman untuk mengubah manusia menjadi budak.
Bukankah tujuan manusia itu untuk menambah populasi?
Bukankah makhluk hidup itu ada karena ingin memperbanyak jumlahnya?
Hanya dewa yang tahu.
Namun, itu tidak penting.
Aku hanya tidak ingin melihat air mata para wanita.
Karena akulah pria terakus di dunia.
Kita harus menemukan benih dari langit.
Senku, bersiaplah
untuk menemukan lahan pertanian.
Lagi pula, setelah bertani, pasar makanan akan segera muncul.
Lalu, uang yang kau dapatkan akan makin banyak.
Ketahuan olehmu.
Sebenarnya, kau itu orang baik atau jahat?
Gen saja sudah sangat berlebihan, Ryusui lebih parah lagi darinya.
Dia hanyalah orang terakus di dunia.
Aku hanya tidak ingin menyerah atas hal apa pun.
Tidak ingin menyerah atas diri sendiri dan orang lain.
Apa itu?
Kohaku bilang, ada semacam rumput yang tumbuh di sepanjang pantai.
Ryusui,
kau tidak perlu mengomel. Pada akhirnya, kita akan membutuhkannya.
Jika memikirkan sisi lain dunia, kita harus memproduksi besar-besaran...
Makanan yang ringan dan tahan lama untuk bisa dimuat di kapal.
Tumbuh di daerah sana.
Rumput ekor anjing yang berkilauan seperti warna emas.
Tempat ini sangat subur sehingga banyak kambing hutan.
Kalau mencari dari langit, kita bisa segera temukan tanaman dalam waktu singkat.
Gandum.
Mau membuat roti, tidak?
Benar. Selanjutnya, dengan kedua tangan ini,
kita bisa membuat lebih banyak makanan.
No comments yet. Be the first to leave one.