The first 200 lines.
Sub bY VIU
Resynced == ANANG KASWANDI ==
"Semua lokasi, karakter, agama, organisasi"
"Dan kejadian dalam drama ini hanyalah fiktif"
"Episode 7"
"Pertanyaan untuk Pembunuhan Yoon Ji Sun dan Jang Jin Soo"
"Kang Do Chang, Kepolisian Incheon Seobu"
Detektif Kang.
Aku mendengar tentangmu di penjara.
Semua orang bilang kamu orang baik dan suka menolong.
Syukurlah.
Aku merasa lega
karena orang sepertimu menangani kasusku.
Hentikan omong kosong itu
dan jawab saja pertanyaanku dengan jujur.
Ya, tentu saja.
Akan kukatakan yang sebenarnya tentang semuanya.
Aku bersumpah atas nama putriku
bahwa aku tidak akan pernah berbohong.
Kurasa kita tidak perlu mengkhawatirkan saksinya.
Berita tentang para polisi yang harus kita khawatirkan.
Bagaimana dengan ini?
Aku sudah membahas ini.
Ya, aku menambahkan sesuatu.
"Aku percaya kepada Guk Hyun soal CCTV tanpa memeriksanya"
Aku ada di kantor kurir pada jam itu.
Kamu bisa memeriksanya. Aku berkata jujur.
Ada berapa orang di sana?
Aku percaya kepada Nam Guk Hyun
saat dia bilang sudah memeriksa CCTV kantor kurir.
Seharusnya aku memeriksanya sendiri.
Kenapa aku harus membawa pisau? Untuk apa?
Pisau yang kubawa
sangat kecil untuk membuka paket.
Itu bukan pisau yang kubawa.
Aku hanya menganggapnya sebagai kejahatan terencana.
Seharusnya aku memeriksa kemungkinan
bahwa itu adalah kejahatan yang tidak disengaja.
Maksudmu aku memerkosa seseorang di truk kurir
dan membunuhnya?
Aku harus mengembalikan truk kurirnya saat itu.
Jika tidak, perusahaan akan tahu.
Aku hanya memeriksa dengan perusahaan di telepon
dan memaksanya untuk mengatakan apa yang ingin kudengar.
"Aku hanya memeriksa dengan perusahaan di telepon"
Aku tidak pernah meludah di tanah sejak tinggal dengan Eun Hye.
Aku terlalu malu tentang masa laluku kepadanya.
Bagaimana orang sepertiku
bisa membunuh bukan hanya satu, tapi dua orang?
Apa menurutmu
aku akan bisa menatap mata Eun Hye?
Aku khawatir kebiasaan burukku akan kembali
dan aku selalu melihat foto Eun Hye di ponselku.
Aku meyakinkan diriku bahwa dia mengawasiku
tiap kali aku melihat ponselku dan aku berterima kasih kepadanya.
Aku berterima kasih karena dia putriku.
Aku melihat fotonya dan bicara dengannya ribuan kali sehari.
Bukan aku.
Bukan aku.
Aku
bersumpah kepadamu.
Aku bukan ayah seperti itu bagi Eun Hye.
Aku bukan ayah yang buruk seperti itu.
Aku yakin
Detektif Kang.
aku melihat ketulusan di matanya.
Namun,
aku sengaja menyingkirkan pikiran itu.
Aku meyakinkan diriku bahwa aku hanya memecahkan kasus dengan bukti.
"Aku mengabaikan ketulusannya. Aku harus fokus pada bukti"
- Detektif Kang. - Ya?
Ini
tidak akan banyak membantu dalam persidangan.
Terlalu subjektif.
Tetap saja...
Bukankah itu akan dipertimbangkan?
Setidaknya itu membuktikan satu fakta penting.
Detektif Kang,
detektif yang menangkap Lee Dae Chul,
yakin dia tidak bersalah.
Sungguh.
Baiklah.
Menurutku kita sudah siap
untuk memenangkan ini.
Astaga.
Kamu bisa berharap banyak sekarang.
- Pak So. - Ya?
Kumohon
biarkan aku mati dengan tenang.
Apa?
- Dia datang. - Ayolah.
- Minggir. - Yang benar saja.
Eun Hye.
- Menepi di sana. - Kenapa?
Menepi saja. Aku butuh udara segar.
Aku merasa mual.
Pasti karena makanan yang kumakan.
Kamu merasa tidak nyaman
dan merasa bersalah, bukan?
Kenapa aku merasa bersalah?
Apa lagi yang harus kulakukan?
Aku sudah berusaha semampuku.
Aku bisa menemuinya sendirian.
Tunggu sebentar. Aku hanya merasa mual.
Sudah berapa lama?
Kapan kamu mulai berpikir aku mungkin tidak bersalah?
Setelah hampir tidak memberiku ruang untuk bernapas saat itu.
Dengar.
Kamu pasti salah paham,
tapi kami tidak yakin kamu tidak bersalah.
Namun, bukti baru ditemukan,
dan kami hanya menyelidiki ulang kasus ini
setelah menilai kaitannya dengan kasus ini.
Jika bukti itu
tidak bisa membuktikan bahwa kamu tidak bersalah di sidang ulang,
kami akan menerima vonis ini.
Benar.
Namun, kami akan melakukan semua yang kami bisa.
Kita akan menemukan semua bukti yang ada.
Lupakan saja. Batalkan kasusnya.
Kenapa kamu menolak sidang ulang?
Aku tidak akan menyalahkanmu, jadi, hentikan ini.
Aku telah
membunuhmu dan para detektif lainnya
berkali-kali dalam mimpiku.
Jadi, kamu bisa berhenti melakukan ini.
Jangan bicara lagi dan pergilah.
Aku sering bertemu Eun Hye.
Putrimu, Lee Eun Hye.
Jangan khawatir. Detektif Kang merawatnya dengan baik.
Lee Dae Chul, bukankah kamu harus menemui putrimu, Eun Hye
sedikit lebih lama?
Aku tidak bisa berjanji akan membebaskanmu dari sini sekarang,
tapi setidaknya,
aku bisa memberimu hukuman yang lebih ringan.
Dengan begitu, kamu bisa hidup untuk menemui Eun Hye.
Kenapa?
Kenapa kalian melibatkan gadis polos itu ke dalam masalah ini?
- Lepaskan dia. - Beraninya kamu...
Kamulah yang membuat dia terlantar di jalanan!
- Apa yang kamu lakukan? - Jawab aku!
Kenapa Eun Hye berakhir seperti itu, Bedebah?
Itu karena aku.
Bunuh saja aku.
Kenapa?
Eun Hye meminta bantuanku.
Dia memintaku menyelamatkanmu.
Mari kita lalui ini.
Meskipun itu hanya untuknya,
kamu harus hidup, Lee Dae Chul.
Lepaskan dia.
Tidak apa-apa. Kami akan bertanggung jawab.
Kamu mendengar soal Eun Hye belakangan ini?
Siapa bilang
dia berada dalam situasi yang buruk?
Tidak ada.
Aku hanya mengkhawatirkannya.
- Lee Dae Chul. - Jangan menanyakan apa pun.
Kamu tidak perlu melakukan apa pun untukku.
Detektif Kang.
Ya? Ada apa?
Ada satu hal yang bisa kamu lakukan untukku.
Tentu. Katakan apa itu.
Saat Eun Hye menikah,
kumohon
dampingilah dia berjalan menuju altar untukku.
Hanya itu
permintaanku kepadamu.
Pasti soal Eun Hye.
Anda mengenal Oh Jong Tae?
Ya.
Enam bulan lalu,
dia diberi izin untuk memulai REIT.
Anda juga tahu itu?
Ya, saya mendengarnya.
REIT dianggap sebagai angsa emas.
Tapi Oh Jong Tae yang tidak punya pengalaman keuangan,
menjadi satu-satunya orang yang memulai REIT di Incheon.
Menurut Anda, siapa dalangnya?
Apakah karena Oh Jong Tae tinggal di daerah pemilihan Anda?
Latar belakang saya adalah hukum.
Saya bahkan tidak tahu banyak tentang dunia keuangan.
Saya juga tidak punya koneksi.
Dahulu, Komisi Perlindungan Keuangan dipimpin oleh Geum Jang Ho.
Dahulu, dia rekan sesama aktivismu, bukan?
Selama rezim militer yang menakutkan,
kalian terus bersama dalam suka dan duka.
Itu hanya kebetulan.
Ya.
Baiklah.
Sesuai dugaan,
namamu muncul di sidang
mengenai izin untuk Dana Taktis Jeil.
Pimpinan Komite Legislasi dan Kehakiman
memerintahkanmu untuk menemaninya.
Apa yang harus kulakukan?
Haruskah aku kabur ke suatu tempat?
Tidak.
Kamu bisa menolak.
Ini tidak wajib.
No comments yet. Be the first to leave one.