Release info

도둑놈, 도둑님---The Good Thieves---E 32
A Commentary by SULTAN_KHILAF
[VIU Version] Perfectly synced for all versions. || Follow IG: @sultan_khilaf_sub

Tags

other
Published on: 2017-08-28
Downloads: 22
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Siapa yang dibunuh Joong Tae?

Kejadiannya 25 tahun lalu.

Di vilamu,

dia membunuh ayah kandungku.

Benar.

Aku adalah Kim Soo Hyun.

Tahukah kamu bagaimana perasaanku sekarang?

Seperti Yoon Joong Tae yang berusaha membunuhmu,

sekarang aku ingin mengurusmu.

Kumohon.

Kumohon jangan bunuh aku.

Kamu menculik tiga orang.

Kamu menculik ayah kandungku,

ayahku yang membesarkanku,

dan Nenek yang menjadikanku seperti saat ini.

Kamu masih ingin aku menyelamatkanmu?

Pak Choi.

Temuilah Pak Choi.

Jika Joong Tae yang membunuh ayah kandungmu,

dia akan membantu.

Kamu masih percaya Choi Tae Seok memihakmu.

Pikirkanlah bagaimana petamu bisa sampai ke tangan Yoon Joong Tae.

Apakah pelakunya

Tae Seok?

Benar.

Mereka di pihak yang sama.

Kurasa kamu sudah menemui Choi Tae Seok.

Berarti Joong Tae mengetahui bahwa kamu baik-baik saja.

Dia akan berusaha membunuhmu lagi.

Aku hanya perlu diam dan menunggu untuk membalas kalian berdua.

Menantumu akan membunuhmu,

dan aku akan menangkapnya atas pembunuhan.

Sungguh efisien.

Kumohon...

Kumohon selamatkan aku.

"Episode 32"

Aku punya pertanyaan.

Kamu menculik ayah kandungku,

tapi kenapa Yoon Joong Tae membunuhnya?

Kenapa dia membunuhnya saat kamu mengambil peta itu?

Aku tidak tahu.

Aku tidak tahu kenapa,

tapi Joong Tae

menghalangiku

saat aku mencari peta itu.

Kurasa kakek Joong Tae adalah

pengkhianat Korps Heroik.

Dia mengkhianati mereka?

Sebagian harta karun yang hilang

ditemukan di rumahnya.

Kumohon tolong aku.

Joong Tae adalah musuh kita berdua.

Aku tidak bisa memercayai polisi

maupun kejaksaan.

Seperti katamu,

jika Joong Tae mengetahui aku telah sadar,

dia akan membunuhku.

Aku akan melakukan

apa pun yang kamu katakan.

Kumohon tolong aku.

Ayah.

Kenapa kamu di sini?

Mereka sedang mengganti kantong urinenya.

Bagaimana dengan Ayah?

Itu...

Ayah datang untuk menjenguk kakekmu saat tidak ada orang.

Mereka tidak ingin ayah di sini.

Omong-omong, kondisinya agak aneh.

Dia sudah sadar tempo hari.

Dia mengatakan sesuatu kepadaku.

Dia bilang apa?

Dokter bilang pikirannya bisa kacau.

Kenapa kamu baru memberi tahu ayah sekarang?

Ibu melarangku memberi tahu Ayah.

Apakah terjadi sesuatu antara Ayah dan Kakek?

Tunggu.

Kenapa kamu memakai masker?

Lepaskan maskermu.

Ini untuk kebersihan. Ada yang salah dengan ini?

Tidak ada. Kamu boleh pergi.

Ayah, ada apa?

Ayah sangat sensitif dengan keselamatannya.

Bagaimana perasaan Ayah?

Menurut Hwa Young Ayah bisa berbicara.

Tolong katakan sesuatu.

Kakek.

Kesadaran Kakek sudah pulih tempo hari.

Kakek bisa mengenaliku?

Tidak.

Siapa kamu?

Terima kasih.

Tidak usah.

Kamu sudah membayarkan biaya medis anakku. Itu sudah cukup.

Tetap saja, tadi itu bisa berbahaya.

Aku tahu kamu tidak melakukan kejahatan.

Beri tahu aku jika kamu membutuhkanku lagi.

Kamu tidak menjawab teleponku. Kamu di mana?

Ini data yang kamu minta.

Kurasa

kakek Joong Tae adalah

pengkhianat Korps Heroik.

Sebelum meninggal,

Nenek Kim berkata bahwa Yoon Jae Hong adalah pengkhianat.

Nenek Kim juga meninggalkan kata "pengkhianatan"

di ruangan rahasia itu.

"Pengkhianatan"?

Mungkin seorang pengkhianat. - Diam.

Ada pengkhianat?

Kurasa kakek Joong Tae adalah

pengkhianat Korps Heroik.

Orang yang merahasiakan identitasnya untuk melindungi anak-anaknya

mengatakan ini sebelum tewas.

Ada

seorang pengkhianat di antara mereka,

dan dia menguburkan bukti pengkhianatannya

bersama harta karun itu.

Kurasa aku tahu kenapa kamu sangat menginginkan peta itu.

Kamu tidak tertarik dengan harta karun itu.

Kamu hanya tidak ingin kebenaran tentang kakekmu terungkap.

Diam. - Kamu kira

kamu bisa menyembunyikannya hal ini selamanya?

Semua kebenaran sejarah akan terungkap.

Kamu membuat kesalahan.

Karena kamu menculik anakku,

aku akan mencari tahu siapa kamu dengan cara apa pun.

Sudah kubilang diam.

Kamu sudah tiba.

Duduklah.

Biar kuisi gelasmu. - Terima kasih.

Apakah terjadi sesuatu?

Aku ingin meminta tolong kepadamu.

Aku mencemaskan wasiat Pimpinan Hong

yang akan dibacakan setelah kematiannya.

Aku yakin sebagian besar propertinya

akan diwarisi oleh Mi Ae dan Yoon Ho.

Kita tidak bisa membiarkan orang itu menjalankan perusahaan utama.

Itu juga termasuk tragedi nasional.

Terkait itu,

aku sedang menyelidiki pemilik rekening pinjaman milik Yoon Ho.

Itu masih kurang.

Jika saham si Pak Tua itu diberikan kepada Mi Ae,

maka mulai dari sana,

permainan ini tidak akan adil lagi.

Lalu apa yang sebaiknya kulakukan?

Dokumen-dokumen tentang pengacara Pimpinan Hong dan saksi wasiatnya.

Aku ingin mengubah wasiat Pimpinan Hong.

Pak Kepala Jaksa,

itu tindakan kejahatan.

Hidupnya sudah melakukan berbagai tindak kejahatan.

Adalah kejahatan lebih besar

jika orang-orang kaya raya yang tidak kompeten itu

mewarisi perusahaan itu.

Aku ingin mengubah Grup Cheonmun menjadi perusahaan sosial.

Aku tidak ingin orang-orang kaya yang menjalankan perusahaan.

Setelah aku menciptakan lingkungan yang membuat semua orang senang,

aku berniat melepaskan jabatanku tanpa penyesalan.

Kenapa?

Karena impianku berada di tempat lain.

Joon Hee,

aku ingin memercayaimu.

Kamu sudah telanjur terlibat dalam hal ini.

Kita harus tetap bersama.

Kita harus bersama-sama menyukseskan ini.

Kamu dari mana saja?

Kamu bilang ingin berkencan.

Maaf. Aku lupa.

Aku menunggu di kantormu dan meninggalkan data itu di sana.

Aku tahu. Aku sudah melihatnya.

Kamu menunggu lama? - Ya.

Aku membuatmu takut, ya?

Aku hanya bercanda.

Tapi kenapa? Ada apa?

Sebenarnya

ingatanku yang terakhir sudah kembali.

Jika ketiga peta itu disatukan,

aku bisa menemukan harta karun nasional yang dicuri Korps Heroik,

tapi ada hal yang lebih penting di dalam harta karun itu.

Apa itu?

Bukti bahwa Yoon Jae Hong mengkhianati Korps Heroik.

Untuk menyembunyikan bukti itu,

Yoon Joong Tae membunuh ayah kandungku.

Maksudmu Kepala Jaksa Yoon Joong Tae?

Ya, aku mengingat dengan jelas

momen terakhir bersama ayahku.

Berarti

mungkinkah ayahku...

Entah itu Yoon Joong Tae

atau anteknya.

Pak.

Pak.

Apa maksud Anda soal tempo hari?

Benarkan Kepala Jaksa Yoon mencoba untuk...

Beraninya kamu!

Kamu kemari untuk membunuhku?

Yoon Joong Tae yang menyuruhmu?

Pak. - Dasar...

Beraninya kamu bersekongkol dengannya

dan mencuri peta itu dariku.

Dasar berengsek. Kamu pikir aku akan membiarkanmu lolos?

Tenanglah. Itu tidak benar.

More Indonesian subtitles for The Good Thieves

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left