Release info

[Parasit - Sang Bidal] 09 Melebihi Kebaikan maupun Kejahatan
A Commentary by Inisial ZA
https://www.facebook.com/ZainuddinAri

Tags

other
Published on: 2015-04-11
Downloads: 25
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Eh?

Mitsuo?

Apa-apaan dia?

He, tak perlu!

Berisik!

Aku mau berantem sama siapa juga, bukan urusanmu, 'kan?

Shimada?

Aku tak mau masalah ini berkelanjutan,

jadi, aku menahan diri.

Tapi, kalau kau cari masalah lagi tanpa alasan yang jelas...

Kubunuh kau.

you guys do not notice that we are gifted just by being humans

kalian tak sadar bahwa sebagai manusia, kita diberi banyak berkah

we are absolute predators

kita adalah predator alami

we do not even have any enemies

kita pun tak mempunyai musuh

maybe there are other animals watching us

mungkin ada hewan lain yang memerhatikan kita

and thinking that someday "we will beat them down"

dan suatu saat berpikir, "kita akan kalahkan mereka"

Parasit

ZainuddinAri

mempersembahkan

Parasit

ZainuddinAri

mempersembahkan

Parasit

ZainuddinAri

mempersembahkan

Parasit

ZainuddinAri

mempersembahkan

Parasit

ZainuddinAri

mempersembahkan

Parasit

ZainuddinAri

mempersembahkan

Parasit

ZainuddinAri

mempersembahkan

Parasit

ZainuddinAri

mempersembahkan

Parasit

ZainuddinAri

mempersembahkan

Parasit

ZainuddinAri

mempersembahkan

Parasit

ZainuddinAri

mempersembahkan

Parasit

ZainuddinAri

mempersembahkan

Sang Bidal

oh, we have the brains to think hard

oh, kita punya otak 'tuk berpikir keras

Sang Bidal

Parasit

Parasit

ZainuddinAri

mempersembahkan

Sang Bidal

ZainuddinAri

ZainuddinAri

mempersembahkan

mempersembahkan

Parasit

Sang Bidal

ZainuddinAri

mempersembahkan

Parasit

Sang Bidal

Parasit

Sang Bidal

Parasit

Sang Bidal

Parasit

Sang Bidal

Parasit

Sang Bidal

Parasit

Sang Bidal

Parasit

Sang Bidal

Parasit

Sang Bidal

Parasit

Sang Bidal

Parasit

Sang Bidal

wear our favorite clothes

dengan berpakaian sesuka kita

we are at no doubt human beings

tak ada lagi keraguan menjadi manusia

many small lives

akan banyaknya kehidupan kecil

they were born with the fate of dying for someone

takdir mereka saat lahir adalah mati untuk orang lain

a human baby

bayi manusia

when will they find out

kapankah mereka 'kan mengetahui

that at the point they were born, we are

di saat semuanya dilahirkan, maka kitalah

winners of earth

sang penguasa bumi?

aa hitori naiteita

ah, diriku menangis seorang diri

tonari no kimi ga tooikakeru

karena dirimu di sampingku, terasa begitu jauh

dakara bokura yorisoi ikiru

maka dari itu, kujalani hidup ini

kirameku made

segemerlap mungkin

for what have I been living for?

untuk apa aku hidup selama ini?

when will I find out the answer?

kapan 'kan kutemukan jawabannya?

an answer that is only for you

jawaban yang hanya untukmu

what will myself and (the) first scenery I saw

akan jadi apa diriku di lingkungan sekitarku kelak

Melebihi Kebaikan maupun Kejahatan

Sip!

Izumi?

Kau, Shinichi Izumi, 'kan?

Eh?

Ah, anu...

Ah, maaf. Mungkin aku salah orang.

Ah, bukan begitu! Aku memang Izumi, kok!

Eh, kalau kau?

Murano.

Satomi Murano.

Waktu tes masuk, kita seruangan.

Oh, ya. Maaf.

Pas itu, aku terlalu tegang, jadi, tak sadar sama keadaan di sekitarku.

Sampai ketemu lagi di bulan April.

Semoga saja kita sekelas, ya!

Ya.

Lagi-lagi gelombang tangan kanannya terasa lemah.

Kenapa bisa, ya?

Apa dia sedang tidur?

Kalau aku kirim gelombang kuat ke arahnya secara mendadak,

pasti dia akan langsung beri respons.

Terutama, kalau aura membunuh!

Dia terlalu polos.

Si Hide memang ganteng banget, ya.

Eh? Ah, biasa saja, kok.

Jangan sok-sokan terus, ah.

Dari sketsa wajah yang kaugambar saja, sudah kelihatan, kok.

Eh, kau mengintip, ya?

Dia keren banget.

Baru kali ini aku lihat cowok ganteng kayak dia.

Hasil operasi plastik kali, ya?

Wajah buatan.

Ah, mana mungkin juga, sih.

He, nanti gambarkan wajah dia buatku juga, ya.

Jangan sampai lupa, lo!

Wajah buatan?

Kenapa masih belum bisa dipublikasikan?

Yang kami khawatirkan adalah,

nantinya akan memicu kepanikan global akibat kurang banyaknya informasi.

Saat orang-orang mulai tak saling memercayai,

bisa timbulkan diskriminasi serta ketakutan berkepanjangan,

selain itu, akan muncul keresahan juga kepanikan massal.

Dia adalah putraku, Shinichi.

Halo, selamat malam.

Intinya,

kami belum bisa tetapkan kalau mereka adalah spesies yang berbeda.

Kalau dibeberkan dalam waktu dekat ini, nantinya justru akan jadi bumerang.

Kami juga ikut berduka atas kematian istri Anda.

Tapi, kalau perlu kuterangkan,

di saat seperti ini, kemungkinan jumlah makhluk bengis tersebut

hanya sekian ratus atau bahkan kurang, di sekitaran Jepang ini.

Lalu, bagaimana dengan rekayasa gambar yang sekarang?

Benar, kurang lebih seperti ini.

Begitu, ya.

Jadi, dia bisa meniru segala hal?

Pasti ada kemungkinan begitu.

Kelihatannya, rumor tersebut mulai menyeruak.

Tampaknya begitu.

Tapi, awalnya juga sudah kita duga akan jadi seperti ini.

Kalau kita hanya terus memangsa layaknya serangga,

kita akan diburu,

lalu dibinasakan.

Apa selemah dan secacat itukah makhluk hidup seperti kita?

Kemungkinan, yang memikirkan sampai sejauh itu

hanya kau seorang saja, ya.

Aku hanya ingin cari tahu satu jawaban.

Sebenarnya, untuk apa kita ini hidup?

Jawabannya sudah pasti.

Karena manusia terlalu banyak racuni bumi,

jadi, sudah sepantasnya kalau diperlukan penengah.

Berarti, yang ada di dalam kandunganku ini adalah racun, ya?

Apa tamunya sudah pulang?

Makhluk bengis, ya?

More Indonesian subtitles for Parasyte -the maxim-

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left