The first 200 lines.
Apa yang kamu lakukan?
Kamu terlihat
secantik Putri Tidur saat sedang tidur.
Kamu mendengkur, menggertakkan gigi, dan mengiler.
Kamu sungguh sempurna.
Wanita macam apa yang tidur siang...
Tunggu sebentar.
Apa kamu tidak tidur setelah selesai sif malam?
Bagaimana orang bisa bertahan tanpa tidur?
Tapi aku harus datang ke sini hari ini, jadi, aku tidak bisa...
Astaga.
Apa yang harus aku lakukan?
Astaga.
Apa yang kamu lakukan?
Bisakah kamu melakukannya setelah aku melepasnya?
Lepaskan sekarang juga.
Apa masalahmu?
Kamu pergi ketika aku harus memakainya,
tapi kenapa kamu berdiri di sana ketika aku harus melepaskannya?
- Apa nodanya jelas? - Tidak.
Bisakah kamu melihat lebih dekat?
Aku harus membayar biaya penatu jika ketahuan.
Kenapa kamu melanggar janjimu?
"Episode 15"
Kapan aku melanggar janjiku?
Kamu bilang kamu tidak akan bertemu kakakku,
tapi aku dengar kamu mengancam akan membuatnya mimisan.
Si adik bergunjing dengan kakaknya,
dan si kakak mengadu kepada adiknya.
Kalian pasti dekat meskipun kaya.
Aku pikir semua orang kaya bertengkar dengan saudaranya
dan saling menjatuhkan karena warisan.
Kamu berpikiran negatif tentang orang kaya.
Aku belum pernah bertemu orang kaya yang bisa menghapus
pandangan negatifku terhadap mereka.
Baiklah kalau begitu. Aku akan menghapusnya untukmu.
Kamu yang memperkuat pandangan negatifku.
Tapi aku tidak pernah melakukan apa pun hingga perlu dicap begitu.
Penggelapan properti yang hilang.
Penggelapan?
Aku membicarakan barang sponsor yang aku hilangkan.
Kamu membagi-bagikannya di karaoke sebagai hadiah.
Jika aku mengajukan gugatan atas penggelapan properti yang hilang,
kamu akan berakhir di penjara.
Itu karena aku pikir itu milik kakakku.
Apa kamu ingin kesempatan untuk menebus perbuatanmu?
Kesempatan untuk menebus perbuatanku?
Dia adik Bu Choi Seo Hyung.
Begitu rupanya.
Dia sangat menyukai pakaian yang dia kenakan hari ini,
jadi, aku membawanya ke sini.
Senang bertemu denganmu. Semoga kamu sering memakai pakaian kami.
Bukankah kamu memberitahuku bahwa kamu sangat suka pakaian hari ini?
Ya.
Aku sangat menyukai semuanya, jadi, aku tidak bisa memilih.
Astaga.
Dua setelan
dan tiga sepatu. Apa aku benar?
Kami akan pergi sekarang.
Tunggu.
Apa kamu menumpahkan sesuatu di atasnya?
- Tidak. - Ya.
Sejujurnya, aku menumpahkan kopi.
So Yu, aku ingin bicara denganmu.
Baik.
Jadi, aku akan membelinya.
So Yu mengatakan kepadaku bahwa itu sudah sepantasnya.
Astaga, yang benar saja.
Bagaimana kita bisa melakukan hal buruk jika kita tidak kompak?
Kamu harus memiliki hati nurani.
Kamu tidak boleh memberinya pakaian yang aku tumpahkan kopi.
Aku bisa menghapus nodanya agar tidak ada yang memperhatikan.
Meski kamu menghapusnya,
kamu dan aku sama-sama tahu yang sebenarnya.
Kamu sangat polos dan naif.
Sudah waktunya kita kembali ke kehidupan kita.
Aku akan kembali tinggal di got,
dan kamu dapat kembali hidup di dasar lautan.
Kenapa kamu sangat marah? Aku membeli ini dengan uangku.
Karena itu membuang-buang uang.
Kamu seharusnya hanya membeli satu.
Uang itu cukup untuk...
Apa cukup untuk membelikanmu tas?
Aku terlambat untuk pekerjaan paruh waktuku.
Kamu tidak perlu buru-buru.
Kamu bukan bosku.
Aku sudah mencuci banyak rumput laut
dan merebus sup rumput laut dalam panci sebesar ini.
Jadi, kamu tidak perlu terburu-buru.
Siapa yang melakukan itu?
Eun Byeol, tunggu sebentar.
So Dam akan segera datang.
Ini.
"Untuk Eun So Dam."
Eun Byeol, tunggu sebentar.
So Dam akan segera datang.
Ini.
Pak.
Apa?
Aku pikir sesuatu mungkin terjadi pada bayi itu.
Dia bahkan tidak menangis lagi. Dia tidak punya kekuatan.
Cepat bawa dia ke ruang gawat darurat.
Apa?
Kamu mau pergi ke mana setelah mengirimiku video
untuk menunjukkan bahwa Eun Byeol sakit?
Si ayah harus merawatnya jika ibunya tidak bisa.
Eun Byeol.
Ke mana kamu pergi dengan bayi yang sakit?
Rumah sakit.
Kenapa kamu menangis?
Si pelayan mengatakan kepadaku bahwa Eun Byeol tampak aneh.
Bagaimana kalau dia mati?
Bisakah kamu menyetir?
Jika kamu tidak bisa, mari kita naik taksi saja.
Aku bisa menyetir.
Aku tidak percaya kamu membalasku hanya dengan kue beras pedas
padahal aku sudah mencuci rumput laut untukmu.
Itu porsi ketigamu.
Ini kesempatan sekali seumur hidup, jadi, aku harus makan semampuku.
Berapa semuanya?
Jangan bayar.
Apa kamu tidak suka ketika wanita membayar?
Aku mengatakan itu karena aku belum selesai makan.
Kamu makan 2 porsi sundae, 3 porsi kue beras pedas.
Dan lihat berapa banyak kue ikan yang kamu makan.
Kenapa kamu tidak membeli seluruh truk saja? Kamu cukup kaya.
Kami mau dua porsi kue beras pedas
dengan beberapa gim mari, cumi-cumi, dan kentang goreng.
- Campur dengan kue beras pedas. - Baik.
Kamu cukup mengatakan, "Aku ingin itu dicampur."
Aku juga ingin sayuran goreng.
Juga pangsit.
- Aku ingin mereka dicampur. - Baik.
Menjadi ceria dengan naifnya merupakan suatu bakat.
Bersulang.
Selamat.
Sudah lama aku tidak melihat Ibu tersenyum seceria itu.
Apa maksudmu?
Ibu tersenyum setiap kali melihatmu.
Ibu sayang padamu.
Ketika ibu mendengar ketua pergi ke kantormu,
hati ibu pun gembira.
Tentang penggabungan Tim Merek dan Tim Pemasaran...
- Ibu. - Ya?
Maaf,
bisakah kita bicara tentang kita saat kita di rumah?
Aku yakin kita berdua cukup tertekan dengan apa yang terjadi di kantor...
Haruskah kita bicara tentang cinta pertamamu?
Astaga, Ibu. Aku sedang lengah.
Dia tampak sangat dekat dengan Seo Jun hari ini.
Dia pasti sangat ramah.
Ibu melihat Seo Jun dan So Yu hari ini?
Ibu rasa kamu tidak tahu.
So Yu datang untuk mendandani Seo Jun untuk wawancaranya.
Apa dia mulai bekerja lagi?
Kenapa kamu menanyakan itu kepada ibu?
Kudengar dia hanya datang sebagai pengganti hari ini.
Seo Jun mungkin terlihat mudah didekati,
tapi dia tidak seperti itu dengan semua orang.
Namun sepertinya dia cocok dengan So Yu.
Saat kami sarapan siang bersama tempo hari...
Sarapan siang?
Bukankah seharusnya kalian lebih terbuka?
Ibu pikir kamu sudah tahu meski ibu tidak memberitahumu.
Apa Ibu mengundangnya sarapan siang?
Maka aku akan mengundangmu juga.
Ibu pergi ke rumah Seo Jun untuk menjemputnya,
dan Seo Jun memaksanya masuk mobil.
Lalu mereka mulai bertengkar.
Apa dia selucu itu ketika bersamamu?
So Yu membalas setiap kata yang dia ucapkan,
dan ibu seperti menonton acara ragam.
So Yu bertingkah seperti itu?
Hei, Se Hyun.
- Bisakah kamu bicara sekarang? - Ya, aku bisa.
Apa kamu ingin bekerja paruh waktu di Tim Desain perusahaan kami?
Kerja paruh waktu?
Aku telah memikirkannya cukup lama
karena kamu memiliki lisensi dalam bidang promosi visual.
Itu? Aku bahkan tidak memiliki pengalaman di bidang itu,
jadi, si atasan tidak menganggapnya ketika mewawancarai aku.
Benar. Gunakan kesempatan ini untuk mendapatkan pengalaman kerja.
Bukankah lebih baik daripada bekerja sif malam di sauna kering?
Apa kamu pikir aku mampu melakukannya?
Kamu akan menampilkan pakaian kami dengan Tim Desain.
Aku yakin kamu akan berhasil.
Dan jika kamu berhasil, kamu bisa menjadi magang.
Kamu harus mencobanya.
Aku akan menjadwalkan wawancara untukmu besok pagi.
Tapi aku harus pergi ke rumah sakit begitu ibuku memulai perawatannya.
So Dam bisa melakukan itu. Ibumu akan turut bahagia untukmu.
Kalau begitu aku akan menemuimu besok pagi.
Baik.
Mo Eun Byeol.
Halo.
Dia hanya demam, jadi, jangan terlalu khawatir.
Terima kasih.
Berikan dia teh barli agar dia tidak mengalami dehidrasi.
Di sini tertulis kamu memberinya ASI.
Ya.
No comments yet. Be the first to leave one.