The first 181 lines.
Ingin bertahan hidup dari bencana ini,
maka harus dilahirkan kembali.
Cepat lihat.
Aku tahu ini.
Patung Takdir.
Lihatlah benang merah di patung ini,
katanya bisa membuka pintu takdir.
Takdirku ditentukan oleh omong kosong ini?
Mekanismenya sudah diaktifkan.
Semuanya hati-hati.
Kalian baik-baik saja?
Untungnya ada Maha Dewa Thay Siang yang memberkati kita.
Untungnya tak terjadi apa pun.
Xiao Xia!
Jangan kemari!
Xiao Xia!
- Gawat! - Jangan bergerak.
Nomor 2614, kerja.
Ayo.
Suara apa itu?
Semuanya bersiap.
Kita akan kabur pada siang hari.
Baik.
Cepat jalan.
Kunci.
Apakah ini aman?
Berikutnya, cepat.
Berikutnya.
Punyamu.
Terima kasih.
Apa kalian sudah kenyang?
Perhatikan.
Ini adalah satu-satunya peta area penambangan.
Pintu keluarnya adalah eskalator ini.
Di sini dijaga ketat.
Hanya ketika pekerja laki-laki selesai bekerja,
para prajurit akan mengawal para tahanan kembali ke sel mereka.
Waktu antara pergantian kerja mereka
adalah satu-satunya kesempatan kita.
Namun,
setiap kali kita selesai kerja,
para pekerja wanita belum mulai keluar untuk bekerja.
Itu sebabnya kita harus berpisah menjadi dua tim.
Satu tim untuk menolong mereka keluar.
Satu lagi untuk menguasai eskalator.
Salah.
Saat ini, akan ada Burung Kayu Pengawas di udara.
Kita masih tetap akan ditemukan.
Burung Kayu hanyalah burung.
Aku dan Kak Shen akan menyelesaikannya.
Burung Kayu adalah ciptaan Mekanisme Mo.
Ia bergantung pada roda gigi di dalamnya untuk bergerak.
Salah satu gigi utamanya
ada di bagian bawah sayapnya.
Selama kita memikirkan cara
untuk bisa menghentikan roda gigi yang berputar,
maka Burung Kayu akan berhenti menembak.
Ingat.
Hanya selama setengah jam.
Kita hanya ada waktu setengah jam.
Sudah tak ada waktu lagi.
Ayo cari Jiang Ren dulu.
Cepat.
Cepat pergi.
- Shen Tuo, kau masuklah dulu. -Cepat.
Shen Tuo.
Jiang Ren di mana?
Jawab aku.
Tuan, ini liontin yang Anda cari.
Ini milik wanita yang di kandang bawah itu.
Semuanya bersiap-siap, kita akan kabur di siang hari.
Baik.
Nona Jiang.
Apa orang ini dapat diandalkan?
Dia adalah kekasihku.
Dia juga pewaris Teknik Mekanisme Mo.
Kau sudah bebas.
Hei!
Hentikan! Jangan sentuh dia!
Jangan impulsif, dia sengaja membuatmu kesal.
Kau adalah Shen Tuo,
pewaris Teknik Mekanisme Mo.
Apa kau tahu siapa aku?
Mo Shouxin.
Kau menyalahgunakan kekuasaanmu
untuk menyiksa orang yang tak bersalah.
Kau sudah berpenyakit dari muda.
Hanya saja Langit belum mencabut nyawamu.
Apa lagi yang kau tahu?
Kau membangun kandangmu sendiri.
Tak peduli pada rakyat yang meninggal,
memaksa mereka menggali sepanjang hari.
Tujuannya untuk menemukan
lebih banyak jalan pintas ke Benteng Mekanisme
untuk menemukan Harta Karun Mo.
Sayang sekali tak ada yang bisa membawa harta karun itu hidup-hidup.
Demi keegoisan dirimu,
sudah berapa banyak orang yang meninggal.
Dulu, aku terkena penyakit jantung,
oleh karena itu aku memasang mesin jantungku.
Tak disangka, aku dikelabui orang.
Alat pengendali yang dibuat untuk menghubungkan jantungku,
ditempatkan di Benteng Mekanisme Mo.
Selama aku berada di luar lima kilometer dari sini,
jantungku akan berhenti berdetak.
Hanya dengan mendapatkan alat pengendalinya,
baru aku bisa keluar dari penjara bawah tanah ini.
Ternyata kaulah tahanan yang sebenarnya.
Nama ayahmu adalah Shen Gong.
Dia meninggalkanmu saat kau berumur empat tahun.
Apa kau tahu alasannya?
Kau mengenal ayahku?
Dialah
yang menempatkan alat pengendali jantungku di Benteng Mekanisme.
Katanya ini adalah hukuman untuk Raja tirani.
Jadi, aku membunuhnya.
Aku mau membunuhmu!
Aku mau kau memasuki Benteng Mekanisme
dan bawakan alat pengendali itu keluar.
Kau bermimpi saja!
Jiang Ren!
Shen Tuo!
Shen Tuo!
Jiang Ren!
Jiang Ren!
Jiang Ren!
Lepaskan dia!
Tutup mulutmu!
Shen Tuo!
Bagaimana kalau kita membuat kesepakatan?
Shen Tuo.
Butuh empat jam untuk mengisi tangki dengan air.
Daun ini meninggalkan tanah untuk menjadi merah sepenuhnya
juga butuh empat jam.
Waktu yang tersisa untukmu tak banyak.
Shen Tuo!
Jangan pergi, kau jangan pergi!
Jangan pergi, Shen Tuo!
Jangan pergi!
Jangan pergi, Shen Tuo!
Lepaskan dia!
Shen Tuo!
Aku mau masuk ke Benteng Mekanisme.
Kalian tak perlu menungguku.
Bagaimana kau bisa pergi sendiri?
Kami ikut denganmu.
Tak boleh.
Apa kau meremehkan kami?
Karena ini adalah urusanku.
Aku demi menyelamatkan Jiang Ren.
Kalian tak boleh ikut denganku.
Ini terlalu berbahaya.
Kalian tinggal saja di sini.
Pikirkan cara untuk melarikan diri.
Aku masuk ke Benteng Mekanisme,
ini adalah perjalanan hidup dan mati.
Selama itu layak,
untuk apa takut mati.
Lebih baik daripada hidup lebih menyedihkan daripada kematian di sini.
Setelah aku datang ke sini,
hal yang paling membahagiakanku
adalah bertemu dengan wanita yang kusuka.
Nomor kodenya 9951.
Aku akan pergi ke mana pun dia pergi.
Kak.
Aku hanya ingat,
saat aku hampir mati karena kelaparan,
kau yang memberiku makan.
Sejak hari itu,
aku sudah bertekad ikut denganmu.
Shen Tuo.
A-Bao, belajar sedikit bela diri saat dia berakting dalam opera.
Ma Guan menjadi pencuri yang bisa memanjat tembok.
San Jin pernah bekerja sebagai tukang daging.
Aku membuat anak panah seumur hidup.
Benteng Mekanisme begitu berbahaya,
bagaimana kau bisa tak membawa kami?
Pembohong Besar.
Kau tak tinggal di sini untuk menipu orang lagi,
kau bisa apa jika ikut dengan kami?
Tukang daging, apa yang kau pahami?
No comments yet. Be the first to leave one.