Release info

My Lovely Liar S01E01 x265 720p WEB-DL-Phanteam
My Lovely Liar S01E02 x265 720p WEB-DL-Phanteam
My Lovely Liar S01E03 x265 720p WEB-DL-Phanteam
A Commentary by Belensky
VIU Retail. Thanks to Coffee_Prison.

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
720p
720
x265
Published on: 2023-08-08
Downloads: 70
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Kim So Hyun"

"Hwang Min Hyun"

"Yun Ji On"

"Seo Ji Hun"

"Lee Si Woo"

"My Lovely Liar"

"Semua orang, organisasi, lokasi, dan kejadian drama hanyalah fiksi"

"Para wali aktor cilik hadir saat syuting"

"Tahun 2018"

"Episode 1"

Pak, kenapa kamu tega melakukan ini kepadaku?

Sungguh bukan aku. Tolong ampuni aku.

Kamu.

Tolong ampuni aku. Bukan aku.

- Teruslah bicara. - Tolong ampuni aku.

- Tolong ampuni aku. - Dasar berandal.

Dasar kamu...

Seharusnya aku menghabisimu.

- Pak, maafkan aku. - Bagaimana Beruang Grizzly

tahu tentang lokasinya? Bagaimana mereka bisa muncul di sana?

Bagaimana?

Aku yakin salah satu dari kalian pasti tikusnya.

- Katakan. - Tolong ampuni aku.

Tidak?

Astaga. Akan menyenangkan melihatmu jatuh dari sini.

- Hei, mari kita potong. - Pak.

- Hei. - Tidak!

- Ampuni kami. - Kumohon!

- Apa yang kamu lakukan? - Ampuni kami!

- Jangan lakukan itu. - Tidak!

- Pak. - Ampuni kami!

Jangan potong talinya!

Hei, tunggu.

Siapa itu?

Hei, diam.

Ampuni kami.

Kamu pikir itu akan berhasil?

Yang benar saja. Astaga. Kalian sulit dipercaya.

Sebaiknya kalian bergadang. Mengerti?

- Baik, Pak. - Permisi.

Aku datang untuk menangani kasus. Siapa klienku?

Kamu Pemburu Pembohong?

Benar.

Ya. - "Ya?"

Astaga. Aku tidak percaya ini.

"Pemburu Pembohong yang melayani roh kebenaran."

Nak, tunggu sebentar.

Pimpinan Min. Apa anak ini Pemburu Pembohong?

Dia terlihat seperti anak-anak.

Jika kamu salah memasukkan alamat di GPS-mu, pergilah.

- Atau aku akan memarahimu. - Baiklah.

Lihat dirimu. Beraninya kamu memelototiku?

Singkirkan tanganmu darinya.

Mundur.

Maafkan aku.

Lewat sini.

Kamu membocorkan informasi ke Beruang Grizzly?

Tidak.

Kamu membocorkan informasi ke Beruang Grizzly?

Tidak. Aku sungguh tidak melakukannya.

- Tidak! Bukan aku. - Astaga.

Ini tidak adil.

Begitu rupanya.

Kamu seharusnya menunggu sampai aku tiba di sini.

Mereka tidak melakukannya.

Pak, kenapa memercayai anak itu? Kita belum pernah bertemu dengannya.

Tunggu.

Apa itu kamu? Orang yang membocorkan informasi ke Beruang Grizzly?

Apa maksudmu?

Jawab dia.

- Pak. - Hentikan. Jawab dia sekarang.

Tentu saja bukan aku.

Tentu saja bukan aku.

Tentu saja bukan aku.

Itu dia.

Apa maksudmu?

Kamu pikir kamu siapa? Kamu punya bukti?

Jika aku bilang begitu,

itu benar.

Pak, jangan. Ayolah. Saat Beruang Grizzly memukulimu,

kakiku patah karena melindungimu.

Kenapa lebih memercayai perkataan anak itu dari aku? Dia orang asing.

Kamu yakin kakimu patah?

Tutup mulutmu, Nak.

Jika kamu membohongiku, aku akan membunuhmu.

Berengsek. Kamu menusukku dari belakang.

- Tidak, Bos. - Beraninya kamu.

- Hajar dia. - Pak. Tidak.

Kamu tidak akan membunuhnya, bukan?

- Bukan begitu. - Tidak.

Kamu baru saja membohongiku?

Bos.

Akan kupastikan dia bernapas setelah aku selesai.

Ambillah.

Terima kasih atas bantuanmu.

Teman-teman.

Pemburu Pembohong akan pergi.

Ucapkan selamat tinggal kepadanya.

Itu sangat menakutkan.

Grup F Piala Dunia Rusia 2018.

Pertandingan Korea dan Meksiko akan segera dimulai tengah malam.

Meskipun pertandingan dijadwalkan larut malam...

Saat aku tiba di Gwanghwamun, pertandingan akan berakhir.

Bagi tim kita,

pertandingan melawan Meksiko ini akan menjadi titik balik.

- Apa? - Jika kita juga kalah dari Meksiko,

kita tidak akan bisa lolos melewati babak grup.

Jadi, kita harus berusaha maksimal karena tidak ada jalan lain.

Sudah kuduga. Ada penggemar sepak bola bahkan di pedesaan.

Kita harus menunjukkan semangat juang kita...

Mereka harus melakukan itu. Atau mereka akan mengacaukannya.

- Mereka harus menghentikannya. - Benar.

Astaga.

"Meksiko: 2, Korea: 1"

Kita tidak akan lolos ke Babak 16 besar.

Baiklah. Wasit sudah meniup peluit.

Sampai jumpa.

"Motel Mountain Park"

Nak.

Aku akan membunuhmu hari ini.

Sial.

Nak, kamu pikir bisa kabur sejauh apa?

Ayolah.

Astaga.

Hei!

Sial.

Kembali!

Kembali!

Maafkan aku.

Tolong bus paling awal ke Seoul.

Kumohon. Mulailah mengemudi.

Jangan bunuh aku.

Sedang apa kamu di sini?

- Aku akan pergi ke Seoul. - Lihat.

Eom Ji mengirimiku pesan saat fajar bahwa dia akan bunuh diri.

Namun, aku tidak bisa menghubunginya.

Ada apa dengannya?

Kami putus.

Kalian bertengkar lagi?

Lupakan. Kita bicarakan ini nanti. Ayo kita cari dia.

Tidak. Aku tidak mau pergi.

Bagaimana kamu bisa begitu kurang ajar?

Dia memaafkanmu karena berselingkuh saat kamu di Seoul.

Apa dia lelucon bagimu?

Aku tidak pernah berselingkuh darinya.

- Astaga. - Apa yang terjadi?

Kamu bertemu gadis baru di Seoul? Begitukah?

Tidak!

Hentikan dia. Berengsek.

Berdiri. Kamu ikut denganku.

- Berdiri. - Sial. Hentikan.

Bus tidak bisa berangkat karenamu. Turun dari bus.

Kamu membawa pacar barumu dari Seoul?

Astaga. Baiklah. Aku pacar barunya.

Dia milikku sekarang. Jadi, pergilah!

Sial.

- Jangan halangi aku! - Ayolah.

Pak, ayo.

Duduklah, Semuanya.

- Astaga. - Ayo.

Kita harus pergi sekarang.

"Terminal Bus Umum Hakcheon"

Kamu tidak perlu berterima kasih.

Aku hanya perlu segera tiba di Seoul.

Seharusnya kamu melawan.

Membiarkan dia memukulmu seperti itu membuatmu terlihat seperti penipu.

Kamu tahu apa?

Jika aku bilang begitu, itu benar.

Ini yang kulakukan.

"Pemburu Pembohong yang melayani roh kebenaran"

"Tahun 2023, lima tahun kemudian"

Astaga, aku bukan anak kecil.

Memalukan melakukan ini di depanmu.

Apa itu memalukan?

Kenapa? Aku menyukainya.

Hentikan.

Bagaimana keadaan di ranjang?

Apa?

Kalian juga pasti tidur bersama.

Kamu puas secara seksual?

Ayolah. Aku juga penasaran. Kenapa kamu tidak menjawabnya?

Ya.

Aku puas.

Begitu rupanya. Itu benar.

Apa?

Astaga. Kamu yakin kalian berdua sepupu?

Kalian sama sekali tidak mirip.

Kalian berdua sama sekali tidak mirip.

Kudengar orang-orang mirip setelah mereka jatuh cinta.

Apa karena kalian tidak saling mencintai?

Apa?

Jujur saja. Kamu memacarinya karena uangnya, bukan?

Ji Hye, haruskah aku menjawab pertanyaan konyolnya?

Begini, dia cukup berterus terang.

Dia hanya mengkhawatirkanku.

Katakan saja dia tidak perlu khawatir.

Mengerti?

Ya, aku akan jujur.

Aku memang memulai hubungan ini karena daya tarik uangnya.

Namun, sekarang,

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left