The first 199 lines.
Accidentally in Love Episode 19
Bahasa By Yulia [email protected]
Xiao Feng, ekspresimu sangat bagus.
- Sudah kubilang kamu bisa melakukannya. - Tepat sekali.
untuk syuting ini, yang mulia menggunakan semua emosinya
terima kasih, presiden Wang.
lakukan dengan baik, oke? Prospekmu tidak akan terukur
Presiden Wang, aku akan mengantarmu keluar.
Oke
Si Tu Feng.
kamu benar-benar luar biasa
bagaimana kamu tiba-tiba bisa mengatasi rasa takutmu pada air?
kota Jingchen
kamu bilang kamu ingin mengobrol denganku
tapi kamu langsung tidur setelah kita tiba diluar
katakan
bukankah kakek bilang bahwa kakek sedang sakit waktu ditelepon?
kakek sudah membuatku menghabiskan waktu sepanjang malam untuk datang ke sini dari Yuncheng.
aku tidak percaya ternyata ini hanya flu biasa
sekarang kamu bahkan tidak membiarkanku tidur siang
bukankah ini karena aku sangat merindukanmu?
aku hanya melihatmu sekali di Yuncheng.
sampai sekarang kamu belum telepon rumah
karena sepanjang hari
kamu menghabiskan seluruh waktumu bersama teman sebangkumu Si Tu Feng
jadi kamu sudah melupakanku?
kakek, apa yang kamu bicarakan?
kami berdua hanya teman biasa
juga
bagaimana anda tahu bahwa dia teman sebangkuku?
apakah anda sudah mengirim seseorang untuk menyelidikinya?
Apa yang harus diselidiki?
bukankah dia hanya seorang penyanyi kecil?
dan kamu menyangkal tidak melakukannya
baiklah
bukankah aku sudah kembali padamu sekarang?
aku sudah meminta cuti, seminggu ini dengan sepenuh hati aku akan tinggal di rumah bersamamu
benarkah?
kakek sangat senang
kakek
bisakah kamu memberitahuku sekarang
tentang apa yang sudah terjadi kepada orang tuaku?
tahun itu
ibumu melarikan diri ke Yuncheng untuk belajar
begitu dia lulus, dia membawa ayahmu pulang bersamanya
dan bahkan dia bilang ingin menikah dengannya
harus aku akui, kepribadianmu sama persis seperti ibumu
aku, Chen Xiao Tian, hanya memiliki seorang putri
bagaimana aku bisa membiarkan dia menikah dengan seorang guru sekolah dari kota kecil?
aku menentangnya, tapi dia tidak mau mendengarkan
dia dan ayahmu pergi ke Yuncheng,
mereka menikah dan memilikimu
apa yang terjadi setelah itu?
tidak lama setelah itu
suatu hari ayah dan ibumu membawamu keluar
dan bertemu dengan ketidakberuntungan
ibumu
meninggal di tempat kejadian
ayahmu jatuh ke tebing gunung
dan menghilang
aku segera pergi ke Yuncheng untuk mencarimu
saat itu kamu masih kecil
kamu tidak tahu apa yang terjadi kamu merengek
dan terus meminta ibu dan ayahmu untuk memelukmu
tidak lama setelah aku membawamu pulang
aku menerima berita bahwa mayat ayahmu sudah ditemukan
kakek
selama ini
kenapa kamu tidak memberitahuku yang sebenarnya?
awalnya aku terus berpikir keras
karena ayahmu membawa ibumu untuk melarikan diri,
sehingga kemalangan itu terjadi pada mereka
aku membencinya
aku tidak pernah ingin mengingatnya lagi
sekarang saat aku memikirkannya
aku terlalu egois
kamu punya hak untuk mengetahui semua kebenarannya
Qing Qing,
kamu tidak menyalahkan kakek,kan?
kakek
kamu adalah kakekku
Satu-satunya keluargaku yang tersisa sekarang.
bagaimana aku bisa menyalahkanmu?
Qing Qing,
aku hanya punya satu cucu sekarang dan itu kamu
kamu bahagia, maka aku juga bahagia
aku sudah memikirkannya
Aku tidak akan membuatmu menikahi Jing Yang lagi.
benarkah?
benar.
tapi kamu harus ingat
walaupun tidak menikahi Jing Yang,
bukan berarti kamu bisa melakukan apapun yang kamu mau
pengantin pria Chen
harus menjadi pasangan yang baik,
dan layak untukmu
Halo
Apa?!
bisakah kamu mengatakannya lagi?
aku bilang, aku sedang di bandara Jingchen
Si Tu Feng,
ini masih sangat pagi kenapa kamu tidak tidur di rumah,
tapi malah datang ke Jingchen?
aku mengambil penerbangan paling awal untuk kesini
Qing Qing, kirimkan aku alamatmu, aku akan datang menemuimu
tidak
maksudku
tunggu sebentar, oke
kakek, Si Tu Feng ada disini, apa yang harus aku lakukan?
kakek
Halo, Si Tu Feng...
aku ingin memberitahumu
kakekku benar-benar jahat
sangat kejam
dan juga, kondisi hidupku tidak begitu baik
aku tidak ingin kamu melihat bagaimana kondisiku sekarang
kakek
halo
apa kamu Si Tu Feng?
kamu..kamu adalah teman sebangku Qing Qing di Yuncheng?
Halo tuan Chen
begini
alamat rumah kami
Desa Tan Lan di pinggiran utara. Bena..benar
kita akan bertemu denganmu sesampainya kamu disini
Oke
Qing Qing, kenapa kamu sangat ketakutan saat anak itu kesini?
kakek, apa yang akan kita lakukan sekarang?
dia sudah berpergian jauh untuk datang ke sini
dan juga, apa yang baru saja kakek katakan?
apa maksudnya dengan desa Tan Lan ?
jangan khawatir
kamu hanya perlu mengikuti petunjukku
kali ini, aku akan membiarkanmu melihat wajah asli Si Tu Feng
ikutlah denganku
Halo, Qing Qing. Kenapa aku belum sampai-sampai?
aku sudah pergi sangat jauh
Apa?
masih di depan lagi?
baik
aku mengerti
Desa Tan Lan
Si Tu Feng!
Chen Qing Qing?
- Qing Qing. - Ya?
kamu datang menjemputku dengan ini?
kenapa?
bagaimanapun, aku masih publik figur
ini..tidak bagus untuk imejku
apa buruknya dengan ini?
di pinggiran gurung seperti ini, ini adalah barang terbaik yang bisa didapat
kamu tidak menyukainya?
bukan aku tidak menyukainya, hanya saja aku pikir ini
adalah barang antik jika aku duduk di atasnya, itu akan pecah
pengelihatanmu sangat baik, aku akan memberitahumu
ini sebenarnya adalah barang antik
ini adalah warisan dari kakek buyutku.
- kakek buyut? - benar
ini..
ayo
naiklah
- naik - tidak perlu
aku akan mengayuhnya
- kamu tahu cara mengayuhnya? - tentu saja
silahkan
- hati hati - pegang itu
oke
ayo pergi
- kemana? - kesana
putar gerobaknya
Ini sulit bagimu, superstar.
ini luar biasa!
- semangat, Si Tu Feng! - aku bisa mengayuh selama sisa hidupku!
semangat
semangat
semangat
setelah kita melewati persimpangan di depan kita akan sampai
semangat
Si Tu Feng, semangat
Si Tu Feng, semangat!
- Si Tu Feng, semangat! - Chen Qing Qing.
- Chen Qing Qing. - Apa?
Barang antik ini
akan hancur berantakan.
Lalu apa yang harus kita lakukan?
begini saja
kamu dorong dari belakang dan aku akan mengayuh dari depan?
sudah diputuskan, cepat turun
- hati-hati - bantu aku turun
- hati-hati - Oke
oke
- ayo pergi - oke 1, 2, 3.
Go.
Jalan
tidak peduli apa, aku tidak pernah membayangkan
akan datang suatu hari, dimana aku harus mendorong gerobak ke atas gunung
Si Tu Feng, aku masih belum bertanya
kenapa kamu tiba-tiba datang ke Jingchen?
kamu tidak mengatakan sepatah katapun dan pergi begitu saja
No comments yet. Be the first to leave one.