Release info

아씨두리안-Durian'sAffair-E07-NEXT-VIU
A Commentary by Anangkaswandi
Durasi 01:06:50

Tags

other
Published on: 2023-07-16
Downloads: 26
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Semua orang, organisasi, lokasi, dan kejadian"

"Dalam drama ini hanyalah fiksi"

"Hewan direkam sesuai panduan"

"Episode Tujuh"

Aku akan minum dahulu.

Boleh aku melakukannya?

Aku baik-baik saja.

Kamu sangat cantik.

Wajah yang kuinginkan.

Apa yang kamu lakukan?

Kamu pasti merasa sesak dengan semua pakaian itu.

Aku tidak keberatan.

Aku merasa sesak.

Maukah kamu melepas beoseon-ku untukku?

Bukankah itu yang kita lakukan?

Itu yang dikatakan pelayanku.

Kamu benar.

- Namun... - Kaki yang dibebat

menghambat sirkulasi darah.

Malam ini darah kita harus mengaliri tubuh kita dengan baik dan bebas.

Itu penting.

Kenapa kamu kaku sekali?

- Biar aku saja. - Tidak.

Jika pria dewasa bahkan tidak bisa melepas beoseon wanita...

Kamu baik-baik saja?

Aku baik-baik saja.

Kakimu tampak sangat lembut.

Ini memalukan.

Pasangan menikah menyatu dalam jiwa dan raga.

Kamu tidak perlu malu.

Kita hanya berdua.

Kita

belum menyatu dalam jiwa atau raga.

Kamu memprovokasiku juga?

Kamu tidak kepanasan?

Apa hanya aku?

Kamu bisa membuka jendela.

Tidak.

Kita bisa terkena flu.

Lebih baik merasa kepanasan.

Pispotnya.

Di sebelah sana.

Kamu merasa tidak sehat?

Di mana?

Ada di balik tirai lipat.

Aku harus buang air kecil.

Satu minuman itu terlalu banyak.

Kamu tidak perlu buang air kecil?

Aku cukup sering merasa perlu.

Kapan Ibu akan mandi?

Ibu tidak ingin tidur.

Kunci pintunya.

Wanita seperti makanan matang dan harus selalu berhati-hati.

Astaga.

Kalian belum tidur?

Ya.

Bisa buka pintunya?

Kamu bisa bicara.

Begini...

Kamu minum-minum?

Hanya segelas.

Kamu mau keluar?

Ke mana?

Di sekitar sini untuk berjalan-jalan.

Sudah gelap.

Tidak akan gelap setelah kamu keluar.

Ini belum tengah malam.

Ajak So Jeo juga.

Aku minum-minum,

dan sekarang aku ingin udara segar.

Kamu mungkin tidak memercayaiku,

tapi banyak wanita yang lebih tua mendekatiku.

Aku tidak suka mereka melirik dan membicarakanku.

Kamu hanya akan tetap di dalam ruangan?

Bagaimana jika kamu keluar dan tersesat?

Dia benar, Ibu.

Kita harus mengetahui lingkungan kita.

Apa dia hanya menginginkan Ibu yang menemaninya?

Kamu juga.

Kalau begitu, aku akan menjadi pengawal Ibu.

Jangan khawatir.

Ini bukan saatnya bercanda.

Ini bukan lelucon.

Hanya Ibu yang kumiliki,

dan hanya aku yang Ibu...

Aku juga punya suamiku.

Chi Gam.

Ayah Ohyiji tersayang.

Ini ibuku.

Halo, Ibu.

Ya, kami baik-baik saja.

Aku membaca kebakaran hutan sudah dipadamkan.

Ya. Kita tinggal di negara yang hebat.

Apa kalian cukup hangat?

Ya.

Hanbok berlapis-lapis dan ini hangat.

Ini seterang siang hari.

Ada banyak orang.

Apa mereka tidak malu?

Apa karena hidup lebih baik?

Atau ini akhir dunia?

Ada apa?

Bukan apa-apa.

Berdiri lebih dekat denganku.

Dia mungkin akan mengejar kalian jika terlalu mabuk.

Ya.

Kamu bekerja di mana, Nona?

Aku akan menemanimu.

Ini tempat yang sulit dan menakutkan bagi seorang wanita muda.

Kalian akan baik-baik saja denganku.

Dia hanya mabuk.

Tidak ada angin sepoi-sepoi. Ini pas.

Bintang-bintang di langit.

Aku tidak boleh melihatnya karena terlalu terang?

Astaga.

Kenapa langit malam terlihat sangat sepi?

Di mana semua bintang?

Kalian hampir tidak makan malam. Kalian lapar?

Aku baik-baik saja.

Kamu seperti adik bagiku, jadi, aku akan bicara dengan bebas.

Tentu.

Aku lebih seperti putrimu daripada adikmu.

Kamu pasti sudah mencerna makan malamnya.

Saat aku seusiamu, begitu aku meninggalkan meja...

Ada toserba.

Masuklah.

Kemarilah.

Pilih yang kalian mau.

Ini enak.

Bisa masukkan kartumu ke pemindai?

Kamu membayar dengan itu?

Astaga.

Apa yang kulihat?

Setiap saat, setiap hari dipenuhi dengan keajaiban.

Tidak apa-apa makan es krim sambil berjalan.

Makanan ini disebut "es krim"?

Sungguh nama yang bagus.

Bagaimana kami bersikap seperti pengemis?

Itu akan meleleh.

Sesuatu yang hanya kamu harapkan di musim dingin melapisi mulutku.

Para dewa. Apa yang kumakan ini?

- Enak sekali. - Benarkah?

"Enak sekali?"

Apa maksudnya?

"Enak sekali."

Sesuatu sangat lezat.

Aku kesal sekali. Sungguh tidak berguna.

"Tidak berguna"?

Itu artinya seseorang sangat berani.

Apa aku salah?

Tidak semua slang itu positif.

Kamu menghabiskan seluruh hidupmu di gubuk pedesaan?

Aku sangat penasaran.

Di sana ada taman.

Seperti apa suamimu?

Wanita menyombongkan suami mereka dengan menyamarkannya bak ejekan.

Aku tidak ingat.

Kamu tidak ingat?

Tidak.

Kenapa kamu tidak ingat?

Jalannya berpasir, Ibu.

Tempat ini cukup indah.

Kalian yakin tidak kedinginan?

Di malam hari dingin.

Aku baik-baik saja.

Aku juga.

Mereka menutup diri.

Lebih menyenangkan seperti ini.

Apa dia menyelamatkan desanya di kehidupan sebelumnya?

Apa ada orang di sini yang bisa membaca wajah?

Dengar.

Orang-orang akan menganggapmu aneh.

Katakan hal-hal secara alami. "Apa orang di sini membaca wajah?"

Tidak akan ada yang percaya kamu dari Joseon.

Mereka bukan pembaca wajah. Itu yang dikatakan orang yang iri.

Mereka bertanya-tanya apakah aku menyelamatkan desa saat perang,

mendapatkan berkat besar.

Aku tidak bilang kalian harus tetap diam.

Coba bicara normal agar orang lain tidak menganggapmu aneh.

Aku akan mengusahakannya.

"Aku akan berusaha."

Aku akan berusaha.

Itu jauh lebih baik.

Apa yang mereka rekam di sini?

Siap, action!

Kami sedang syuting. Tolong diam.

- Ada apa? - Di sana.

- Apa? - Aku lihat wanita berambut panjang.

Ke mana dia pergi?

Siapa yang peduli? Seorang wanita berambut kusut...

Maafkan aku.

Baiklah, kita akan mencobanya lagi.

Semuanya, kembali ke posisi kalian.

Siapa yang peduli? Seorang wanita berambut kusut...

Seorang wanita berambut kusut... Kusut.

Siap, action!

- Ada apa? - Di sana.

- Apa? - Aku lihat wanita berambut panjang.

Siapa yang peduli?

- Seorang wanita berambut... - Cut!

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left