Release info

香ㅡㅡ하나뿐인 내편 My Only OneㅡㅡE51-52 NEXT VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT Version. Selamat menonton😊

Tags

other
Published on: 2018-12-10
Downloads: 24
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Tayangan ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 15 tahun"

"Pemirsa diharap bijak"

Do Ran, kamu tidak memberi tahu siapa pun

aku meneleponmu, bukan?

Bahkan Yoo Jin.

Ya, aku tidak memberi tahu siapa pun.

Omong-omong, ada apa?

Do Ran.

Jangan terkejut.

Do Ran.

Ayah kandungmu

masih hidup.

Apa?

Ayah kandungku

masih hidup?

Nenek.

Apa maksud Nenek?

Aku ribuan kali ragu

entah harus memberitahumu atau tidak.

Tapi jika operasiku tidak berjalan lancar,

aku akan menyesal tidak memberi tahu bahkan setelah aku tiada.

Itulah alasanku memberitahumu.

Nenek.

Orang tua kandungku

sudah lama meninggal.

Itu tidak benar.

Hanya ibumu yang meninggal.

Ayahmu masih hidup.

Apa Nenek

serius?

Ya.

Tapi bagaimana Nenek

mengenal ayah kandungku?

Saat kamu masih bayi,

orang tuamu tinggal di rumahku.

Ayah angkatmu datang mengambilmu.

Jadi, begitulah aku mengenal ayah angkatmu

dan ayah kandungmu.

Nenek.

Di mana

ayah kandungku sekarang?

Tapi ayahmu bilang

dia akan menghilang

jika aku memberitahumu.

Katanya dia akan pergi

ke tempat yang seorang pun tidak bisa menemukannya.

Nenek.

Apa maksud Nenek?

Di mana ayahku?

Siapa dia?

Kata Nenek dia masih hidup.

Lantas, Do Ran.

Berjanjilah kamu tidak akan bilang siapa pun.

Bahkan ke suamimu atau Yoo Jin,

atau ke ibu angkatmu. Jangan pernah membeberkan ini.

Berjanjilah kepadaku.

Hanya dengan begitu aku bisa memberitahumu.

Aku berjanji.

Aku tidak akan memberi tahu siapa-siapa.

Bahkan sampai mati.

Baik.

Do Ran.

Ayah kandungmu

hadir di pernikahanmu.

Dia berada di sisimu.

Apa...

Apa Nenek bilang?

Taksi!

Beri tahu segalanya.

Semua yang Nenek ketahui.

Siapa nama ayahku?

Siapa namanya?

Aku tidak tahu namanya.

Kurasa nama belakangnya Kim.

Tapi aku tidak mengingatnya dengan jelas.

Aku memanggilnya ayahnya Do Ran

alih-alih namanya.

Tapi,

aku ingat wajahnya.

Aku berpapasan dengannya di pasar

dan berbicara dengannya juga.

Aku yakin dia hadir di pernikahan.

Nenek yakin?

Ya.

Dia berada di sisimu. Aku yakin itu.

Di sisiku?

Tidak mungkin.

Nenek.

Apa menurut Nenek,

Nenek bisa mengenalinya jika melihat fotonya?

Tentu saja.

Bisakah lebih cepat sedikit?

Tentu.

Coba pikirkan.

Dia pemuda, tapi tidak tertarik dengan wanita?

Itu tidak masuk akal sama sekali.

Ada apa dengannya?

Apa yang Kakak lakukan di kamar Go Rae?

Bukan apa-apa.

Mejanya berdebu.

Kakak sebaiknya menyuruh pembantu membersihkannya.

Apa yang Kakak sembunyikan di belakang Kakak?

- Biar kulihat. - Bukan apa-apa.

Kembalikan kepada kakak.

Astaga.

Kak, ini pasti alasannya

Go Rae tidak tertarik dengan wanita.

Apa yang harus kita lakukan?

Bukan begitu.

Mereka berteman, jadi, apa salahnya foto ini?

Hadapilah kenyataan.

Tidak peduli segigih apa Kakak menyangkalnya,

kenyataan tidak akan berubah.

Perawat Kim di rumah sakitnya bilang

Perawat Park berusaha

menggoda dan merayunya bertahun-tahun,

tapi Go Rae tidak pernah meliriknya sekali pun.

- Benarkah? - Ya, sudah sewajarnya

tertarik dengan seseorang yang menyukaimu,

tapi Go Rae tidak pernah meliriknya.

Jadi, Perawat Park menyerah

dan mendapat pacar lain.

Go Rae pasti menderita sendirian.

Perawat Park. Di sini.

Halo, kenapa tidak masuk?

Begini,

ada sesuatu yang mau kutanyakan secara pribadi.

Silakan, Bu.

Begini,

maaf membuatmu terkejut dengan bilang begini,

tapi

tahukah kamu

apa Go Rae sedang mengencani seseorang?

Pacar?

Aku bertanya

apa dia punya masalah dengan wanita.

Go Rae ditawari banyak kencan buta

di sana-sini belakangan,

jadi, dia sebaiknya tidak mengencani wanita lain.

Begitu rupanya.

Apa kamu pernah menerima telepon

dari wanita yang mencarinya?

Atau

pernahkah kamu melihatnya bertelepon dengan wanita?

Tidak sama sekali.

Tidak sama sekali?

Tidak sekali pun?

Kamu belum pernah melihatnya sekali pun?

Belum, Bu.

Aku sudah bekerja di sini lebih dari tiga tahun,

tapi aku belum pernah melihatnya mengencani wanita

atau bicara dengan wanita di telepon.

Begitu rupanya.

Anda tahu di mana Sekretaris Kim?

Sekretaris Kim?

Dia tidak di ruangannya? Ke mana dia?

Dia memegang laporan riset pemasaran

dan kami harus menyerahkannya ke Pimpinan.

Jadi, Sekretaris Yang ingin dia segera kembali,

tapi kami tidak bisa menghubunginya.

Dia mungkin menjawab telepon Anda,

jadi, bisakah Anda mencoba meneleponnya?

Aku permisi dahulu.

Sekretaris Hong.

Kamu masih dendam kepadaku?

Maaf.

Orang yang kusukai dirampas dariku,

jadi, terkadang aku kesal.

Mohon pengertiannya.

Dia pergi ke mana?

Nomor yang Anda tuju sedang tidak aktif.

Panggilan akan dialihkan ke kotak suara.

Apa?

Ponselnya mati?

Ada apa ini?

Do Ran?

Kenapa kamu di rumah pukul sebegini?

Apa? Dia mengabaikanku?

Astaga. Aku tidak percaya ini.

Siapa dia?

Siapa ayahku?

Sekretaris Kim.

Kamu kira aku bisa ditindas?

Kamu menganggapku apa?

Bagaimana bisa kamu mengabaikanku

dan langsung masuk ke kamar?

Kamu lancang sekali.

Maaf, Ibu.

Aku ada urusan mendesak

sampai tidak mendengar Ibu.

Kenapa kamu mencari album pernikahanmu

padahal bilang ada urusan mendesak?

Ini...

Maaf, Bu.

Ini urusan yang amat mendesak.

Permisi.

Astaga. Hei, Do Ran.

Astaga. Bagaimana bisa dia...

Apa dia kira aku gampangan?

Aku tidak bisa percaya ini.

My Only One subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left