Release info

Episode 3 Indonesia
A Commentary by LeeLeeAnn
Resync saja. Video nya ambil di yutub dengan resolusi 240p

Tags

other
Published on: 2020-05-28
Downloads: 40
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Episode 3

^_^ LeeLeeAndo ^_^

Kau banyak sekali makannya

Tidak seperti rupamu, sepertinya perutmu rupanya dapat menampung lebih banyak

Kecuali nasi dan sup di pagi hari, aku belum makan apa-apa.

Maaf, Bibi.

masalah lapar bukanlah hal yang harus dimintai maaf

Tapi apa yang salah? Apa kau tidak merasa sehat?

Kupikir aku makan terlalu cepat. Aku mungkin alami sedikit gangguan pencernaan.

Gangguan pencernaan?

Apa yang terjadi?

Aku ingat mengirim dia pulang,...

...jadi mengapa dia kembali ke sini mencuri makanan kita?

Masalahnya adalah... kalau dijelaskan akan terlalu panjang.

Aku tidak peduli mau itu panjang, jelaskan perlahan.

Dari awal sampai akhir, tanpa ada rincian yang hilang.

Apa jangan-jangan kau tidur dengan gadis itu?

Kakak! Bisa-bisanya mengatakan kata-kata seperti itu?

Apa itu benar, Dal Bong?

Kau tidur dengan dia?

Tidak! Ini tidak seperti itu!

Kalau tidak, lalu hubunganmu itu karena uang?

Apa kau mempunyai utang padanya?

Apa— Mengapa hubunganku dengannya karena uang! Tentu saja tidak benar!

Kalau bukan uang, kau tidur dengannya.

Kau melakukan sesuatu yang tak bisa kau tangani akibatnya!

Aku bisa jadi gila.

Kau, jangan sembunyikan apapun dan katakan dengan jujur

Kau tidur? Kau tidur dengan dia?

Tidak, Ayah!

Aku masih perjaka

Jangan buat aku yang normal ini menjadi tidak normal dengan semua tuduhanmu

Itu sungguh tidak benar, Ayah.

Lalu mengapa kau membawa dia pulang?

Kalau hubunganmu tidak seperti itu, juga bukan berutang uang, itu tidak masuk akal!

Jadi, masalahnya...

Dia bilang dia tidak punya tempat tujuan.

Dia datang ke Seoul denganku dan tidak punya uang.

Dia bilang dia tidak kenal siapa pun di Seoul ini.

Jadi dia seorang gadis yang aneh?

Seorang gadis datang ke Seoul, dan terutama kalau dia berencana tinggal sementara,...

...dia datang begitu saja tanpa rencana dan mempersiapkan semua?

Bukan itu. Dia tadinya membawa serta 1,5 juta...

Dia ‘tadinya’...

Ya, dia tadinya punya...

Lihat ini, lihat, dia menyembunyikan sesuatu.

Apa jangan-jangan kau pakai semua uang itu dari dia?

Kau menganggapku apa?

Apa kau gila? Mengapa aku mengambil uang itu! Bukan itu.

Kalau bukan, lalu apa yang terjadi dengan uang itu?

Pe... Perampok!

Apa? Dia dirampok?

Ya, Ayah. Dia bilang dia dirampok.

1,5 juta itu semuanya?

Ya, semua uang yang dibawanya.

Kasihan sekali.

Itulah yang terjadi...

Dia datang ke Seoul demi aku, dan dia dirampok karena aku...

Keadaannya yang seperti itu, bagaimana aku bisa mengabaikannya?

Untuk orang sepertimu yang keadaannya sendiri tidak bisa dia tangani, kau merasa kasihan pada siapa?

Apa kau dalam posisi untuk mengurus orang lain?

Aku tidak meminta bantuanmu.

Kalau kau seorang pengangguran, lakukan itu dengan diam tanpa menyebabkan masalah.

Apa yang kau lakukan, membuat semua anggota keluarga terkejut setiap kali?

Memangnya sekarang ini aku jadi pengangguran dan bermain-main karena mauku?

Aku mencoba yang terbaik mencari pekerjaan sekarang!

Jadi tempat terbaik yang kau temukan setelah mencari pekerjaan,...

...akhirnya tempat seperti itu?/ Mengapa tiba-tiba percakapan ini mengarah ke sana?

Apa kau ingin berkelahi sekarang?

Ada apa dengan kalian berdua ini! Hentikan!

Kalian selalu saja berkelahi.

Putraku, Ayah akan bereskan kekacauan ini,...

...jadi kau pergilah dan selesaikan apa yang kau kerjakan tadi.

Pergi sana dan persiapkan pekerjaanmu. Cepat, pergi.

Apa ini?

Mengapa dia marah-marah karena masalahku?

Aduh!

Kakak!

Aku minta maaf atas gangguan di tengah malam.

Dia bilang dia merasa lapar dan tidak punya apa-apa untuk dimakan.

Seleranya pada gadis sangatlah...

Ada apa denganmu?

Kamar mandi!

Ka-kamar mandi!

Oh, kamar mandi! Sebelah sana, di sana!

Oh, tidak. Bagaimana ini?

Tidak mungkin itu, kan, Kang Jae?

Apa jangan-jangan, benar itu?

Kang Jae!

Apa yang sedang kau lakukan?

Kalau kau lakukan sesuatu yang harus dipertanggungjawabkan, akuilah dan bertanggung jawablah.

Apa yang kau bicarakan? Apa yang sudah aku lakukan?

Kau berisik, tutup mulutmu.

Aku merasa malu karena seseorang sepertimu adalah adikku.

Apa?/ Kang Jae!

Benar-benar.

Kau pikir kau saja yang malu? Aku juga!

Pakai jubah dokter itu segalanya, ya?

Sejak kapan kau pernah mengenakan jubah dokter?

Hentikan! Seluruh lingkungan jadi berisik.

Hentikan, Ayah. Bukan berarti dia akan berhenti kalau Ayah menyuruhnya.

Ayah juga dengar, kan? Dia bilang aku memalukan!

Apa yang aku lakukan sampai dia malu?

Dal Bong!/ Apa kepalaku drum umum saja, ya?

Mengapa terus memukulku?

Kau dipukul karena kau layak menerimanya.

Bocah tengik. Ada hal-hal yang disembunyikan dan tak disembunyikan. Dan kau memilih untuk menyembunyikan itu?

Apa?

Menyembunyikan?

Menyembunyikan apa?

Sudah berapa bulan sekarang?

Dari bagaimana dia muntah-muntah, mungkin 2-3 bulan?

Apa...?

Munt...ah?

Brengsek.

Itu bukan aku.

Tidak mungkin.

Hei, mengapa kau seperti ini?

Aku tidak tahu. Kupikir aku mengalami gangguan pencernaan.

Apa...?

Kau masih menyangkalnya, Dal Bong?

Ayah akan tinggal diam saja?

Dal Bong, bocah tengik!

Bukan aku!

Aku bilang itu bukan aku!

Apa Dokter tidak pulang?

Aku sedang dalam perjalanan.

Aku harus mempersiapkan diri untuk konferensi dan aku merasa sepertinya aku akan bekerja semalaman.

Bagaimana pasiennya?

Hemoglobinnya 7 jadi aku memerintahkan mereka untuk melakukan transfusi padanya.

Kau tidak tahu dia baru saja menjalani operasi?

Aku tahu, tapi...

Kau memerintahkan transfusi ketika kau tahu itu? Bodoh kau!

Jangan lakukan transfusi untuk pasien Oh Min Gi. Aku membatalkannya.

Baik. Aku mengerti.

Lee Young Jin, ikuti aku.

Semuanya pergi!

Kau tidak bisa luruskan kepalamu, ya?

Aku tidak tahu persisnya salahku itu apa.

Aku pelajari kalau hemoglobin pasien adalah 7, aku harus lakukan transfusi. Dan aku melakukan apa yang kupelajari.

Apa kau benar-benar melakukannya untuk pasien? Dan bukan untuk kemudahanmu?

Dokter!/ Dalam kasus pasien itu, kau harus sediakan dulu dia cairan dan kemudian oksigen.

Kemudian berikan zat besi melalui pembuluh darahnya, periksa denyut nadi dan tekanan darahnya. Bukankah kita berjanji ini sebelumnya?

Kalau kita terus seperti itu selama dua sampai tiga minggu, hemoglobin akan meningkat 2 sampai 3.

Tapi kau transfusi dia karena kau tidak bisa menunggu dua minggu?

Tapi aku mengikuti buku teks.

Baca lagi. Di mana ada dikatakan dua pint?

Maafkan aku. Aku melewatkannya.

Kalau kau akan memainkan dokter seperti itu dengan bagaimanapun sesukamu,...

...maka kemaslah barang-barangmu dan pergi sekarang juga, anjing kampung.

Aku bukannya bermalas-malasan.

Dan apa maksud Dokter dengan anjing kampung? Kata-kata Dokter terlalu kasar.

Kalau kau makan dan buang air dan tidur dan melakukan apa pun sesukamu, lalu apa bedanya dengan anjing kampung?

Benar! Aku melakukan kejahatan besar dan aku pantas mati!

Aku melewatkan itu karena tiga jam tidur saja setiap hari tidak bisa kudapatkan.

Aku berhak untuk mendapatkan malu di depan semua perawat.

Tapi aku tidak melakukan itu untuk kemudahanku sendiri. Jangan berasumsi seperti itu.

Dan anjing kampung apa? Aku tidak bisa menerima perlakuan diskriminasi seperti itu.

Kalau kau tidak bisa menerimanya?/ Tolong minta maaf.

Apa kau ingin mati?/ Tolong katakan maaf!

Kalau aku tidak melakukannya, apa yang akan kau perbuat? Apa?

Apa itu? Aku pikir seseorang melemparkan sesuatu.

Bagaimana ini dengan Young Jin?

Dia pasti mendapatkan banyak masalah.

Kau sedang berbuat apa ini? Kau sedang bertugas!

Aku tidak bisa?

Aku pikir situasinya semakin serius.

Apa yang kau lakukan di sini?

Lee Young Joon sementara terlibat dalam kesulitan.

Tapi aku pikir situasinya menjadi serius.

Benarkah?

Dokter Cha Kang Jae, ada masalah apa?

Apa yang terjadi?

Bukan apa-apa.

Dia mendapat masalah pada akhirnya.

Apa kau merasa lebih baik?

Ya. Aku pikir aku bisa hidup sekarang.

Lihat? Aku bilang bukan itu.

Kalian tidak pernah mendengar kata-kata orang...

Siapa pun yang melihat itu akan salah paham.

Maafkan aku. Aku menyebabkan kekacauan.

Aku tidak biasanya mendapatkan gangguan pencernaan.

Kau lapar, kan?

Kau memakannya terburu-buru. Kau terkejut, bukan?

Kau terjebak dalam tiga keperluan yang membuatmu mendapatkan gangguan pencernaan.

Kita harus bagaimana dengan semua uang yang dicuri?

Polisi...

Apa kau melaporkannya kepada mereka?

Maaf?

Ya! Tentu saja, kami melaporkannya ke polisi.

Tidak apa-apa. Aku sudah bilang ke semua anggota keluarga.

Tentang uangmu...

Bahwa uangmu dirampok.

Karena situasimu sedang tidak beruntung, sementara waktu kau bisa menghabiskan waktu di rumah kami.

Aku meminta pada ayahku.

Pokoknya, aku keberatan.

Aku tahu itu karena situasi tersebut,...

...tetapi kau tidak bisa membawa masuk seseorang yang tidak kau kenal baik.

Kau bilang kalian bahkan tidak menjalin hubungan.

Kak, janganlah tidak bertoleransi.

What Happens to My Family? subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for What Happens to My Family?

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left