Specials

Release info

강남 스캔들 Gangnam Scandal E16 NEXT VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT Version. Selamat menonton😊

Tags

other
Published on: 2018-12-18
Downloads: 14
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Aku akan mengurus masa depan Se Hyun.

Jadi, aku ingin kamu menjaga masa depan Seo Jun.

Aku ingin kamu memercayakan Seo Jun kepadaku dengan otoritas penuh.

Aku akan menggabungkan Tim Merek dan Tim Pemasaran.

Direktur Kepala Hong Se Hyun. Angkat dia ke posisi barunya besok.

Jika kita mundur, Grup LX akan berakhir

di tangan Hong Baek Hee dan Hong Se Hyun.

Mari singkirkan Hong Baek Hee!

Kamu bersikap seolah-olah kamu tidak akan masuk kerja

jika aku tidak memberi So Yu pekerjaannya kembali.

Aku sudah muak padanya sekarang.

Halo. Aku penata gayamu, Eun So Yu.

Apa kamu tahu bahwa itu si pria koper?

Kalian harus berhenti berkelahi dan lanjut ke tahap berikutnya.

Aku benar-benar tidak suka berurusan dengan pria itu.

- Apa So Yu berengsek? - Dia gila harta.

Maka kita perlu memberitahunya sekarang.

Apa maksudmu So Yu pembohong dan mudah berubah-ubah perasaannya?

Menurutku itu bisa terjadi, jadi, berhati-hatilah.

Haruskah kita membicarakan cinta pertamamu?

Apa dia juga selucu itu ketika bersamamu?

So Yu bersikap seperti itu?

Sudah waktunya bagimu untuk meninggalkan rumahku.

Apa ada yang salah dengan Eun Byeol?

Dia demam dan diare. Kondisinya sangat buruk,

jadi, sebaiknya kamu ke sini.

Ke mana kamu pergi setelah mengirim video

untuk menunjukkan bahwa Eun Byeol sakit?

Rumah sakit.

- So Dam. - Ibu.

Ibu, apa Ibu baik-baik saja? Astaga.

Ibu.

"Unit Gawat Darurat"

Tidak ada masalah serius.

Begitu rupanya. Terima kasih.

Astaga.

- Kamu bisa naik punggungku. - Tidak usah.

Percobaan pertama paling sulit, tapi ini kali kedua.

- Ibu. - Kamu membuatku merasa bersalah.

Ibu dari mana?

Ibu pergi ke kamar mandi.

Apa yang sedang kamu lakukan?

Apa kamu menganggap ini lelucon?

Kenapa ibuku membiarkanmu menggendongnya karena kamu tawarkan?

Tidak, bukan begitu. Ibu bilang ibu merasa pusing.

Dia pernah menggendong ibu tempo hari.

"Tempo hari"?

Hari itu, ketika kamu pergi ke kantor polisi,

dia menggendong ibu,

dan ibu bahkan memuntahinya dan mengotori pakaiannya.

Apa?

Kenapa Ibu tidak memberitahuku?

Ibu menyuruhmu untuk berterima kasih padanya.

Ibu tidak memberitahuku kalau Ibu muntah.

Aku dapat mendengarmu.

Aku minta maaf atas kesalahpahaman ini.

Apa?

Ayo pergi. Dokter bilang Ibu boleh pulang.

Jadi, itu bukan efek samping dari obatnya?

Tidak, Ibu hanya kram perut karena terlalu tegang.

Syukurlah.

Ibu pikir ibu menyia-nyiakan pengobatan senilai 5.000 dolar.

Apa suntikan itu baik-baik saja?

Ya, dokter menyuruh Ibu untuk tidur nyenyak dan makan lahap

seperti anak baik-baik.

Bagaimana aku bisa membalas kebaikanmu ini?

Terima kasih.

Jangan hanya berterima kasih kepadaku dengan kata-kata.

Aku baru saja menyimpan kupon ucapan terima kasih di hatiku.

Aku bukan produser yang paling berpengaruh di Korea.

Ibu, ayo pulang.

Dia sangat polos.

Dari mana saja kamu?

Kenapa kamu tidak menjawab teleponmu?

Apa kamu mencoba membuatku gila?

Kamulah yang meninggalkannya sendirian.

Astaga, jangan saling membentak.

Ibu dalam perjalanan kembali dari rumah sakit.

Kakakmu hanya marah karena ibu membuatnya terkejut.

Kenapa? Ada yang salah dengan obatnya?

Itu hanya kram perut.

Ibu harus berbaring sekarang.

Aku pulang.

Hei, Chae Young. Apa kamu sudah makan malam?

Tentu saja. Ini sudah lewat waktu makan malam.

Ada apa dengan dia?

- Apa terjadi sesuatu? - Kamu pikir kamu hebat,

tapi jangan memandang rendah aku karena membawanya ke rumah sakit.

Kamu marah tanpa alasan jelas.

Hei, ibumu akan mendengarmu.

Kamu harus masuk dan berbicara dengan tenang.

Aku ingin kalian berdua duduk.

Apa kamu marah padanya, So Yu?

Mari kita bicara nanti.

Apa masalahnya?

Dia marah karena aku tidak di sini

ketika ibu kami pingsan.

Ibumu pingsan?

Tidak ada yang serius. Dia mengalami kram perut.

Tidak ada yang serius?

Aku mencoba menenangkan Chae Young

agar dia tidak berpikir itu efek samping dari obatnya.

Apa kamu tahu bagaimana perasaanku saat aku pulang

dan melihat Ibu di lantai ruang tamu?

Dan kamu mengatakan bahwa itu tidak serius?

Bukan hanya kamu yang terkejut. Bagaimana denganku?

Aku melihat Ibu tertidur dan keluar sebentar.

Saat aku kembali, Ibu tidak ada, dan tidak ada yang jawab teleponku.

Apa kamu sengaja tidak menjawab teleponku?

Ya, aku sengaja tidak menjawab agar kamu khawatir

seperti aku.

Astaga, jangan mengatakan sesuatu yang tidak diinginkan.

Kamu juga, So Dam.

Kenapa kamu asal bicara? Kamu tahu So Yu tidak akan begitu.

Apa kamu menelepon 119?

Aku bahkan tidak berpikir sejauh itu.

Aku menggendongnya dan membawanya keluar karena takut.

Bagaimana kamu menggendongnya?

Entahlah. Aku menggendongnya begitu saja.

- Jadi, apa yang terjadi? - Aku menggendongnya

dan keluar, dan saat itulah aku sadar apa yang sedang terjadi.

Lalu?

Jadi, aku memohon padanya untuk menyelamatkan ibuku.

Bisakah kamu menyelamatkan ibuku?

Bisakah kamu menyelamatkan ibuku?

"Dia"?

Ya, aku bertemu dengannya di depan gerbang kami.

Dia penyelamatmu.

Ya.

Astaga, Bu.

Jika bukan karena dia...

"Kemoterapi Ibu. 5.000 dolar per perawatan"

"Chae Young. 5.000 dolar, Bu Hong. 5.000 dolar"

"Nama Pasien. Oh Geum Hee"

Aku perlu uang.

Aku akan menerima ini,

dan aku ingin 5.000 lagi. Setuju?

Karena itu buang-buang uang.

Kamu seharusnya hanya membeli satu.

- Uang itu cukup untuk... - Apa cukup untuk membelikanmu tas?

"Nama Pasien. Oh Geum Hee"

Kamu masak apa?

Apa? Aku akan memasak bubur nasi.

Apa kamu tidak perlu pergi ke sauna kering hari ini?

Benar juga. Astaga, apa yang harus aku lakukan?

Aku pasti sudah gila. Aku benar-benar lupa tentang itu.

Astaga.

Pemilik restoran bahkan meninggalkan lima panggilan tidak terjawab.

Apa kamu mengatakan kepadanya bahwa kamu mungkin berhenti?

Ya.

Halo, Bu. Aku minta maaf.

Ibuku pingsan.

Baik, syukurlah.

Baik, aku minta maaf.

Aku akan meluangkan waktu untuk mampir.

Baik, sampai jumpa.

So Dam.

Aku tidak mau.

Astaga, kamu menyimpan dendam yang sangat besar.

Dahulu kamu sering minum,

jadi, aku tahu kamu ingin minum.

Aku pikir kamu tidak menginginkannya.

Aku tidak bisa membiarkannya tumpah.

Maafkan aku karena berpikiran sempit.

"Berpikiran sempit." Permintaan maaf yang sangat bagus.

Ada apa dengan kalian? Aku bilang aku tidak menginginkan apa pun.

- Apa masalahnya? - Biarkan saja.

Dia mungkin merasa malu karena membentakmu.

Bersulang.

Ini enak.

Aku sudah selesai. Mari tidur.

Bobotmu turun banyak karena merawat bayi kita.

Aku pikir kamu akan menjadi ayah yang tidak bertanggung jawab.

Jadi, aku terkejut melihatmu merawatnya dengan baik.

Tentu saja, aku harus merawatnya.

Aku berjuang sangat keras untuk mendapatkan Eun Byeol.

Bila kuingat lagi, semuanya terasa seperti mimpi.

Ya, rasanya juga seperti mimpi.

Sayang, aku akan membelikanmu mobil baru.

Tolong jangan memintaku untuk punya bayi.

Satu saja.

Aku juga ingin menjadi ayah yang tergila-gila dengan putrinya.

Aku trauma karena hal yang menimpa ibuku,

jadi, aku tidak bisa punya bayi.

Aku melihat ibuku meninggal

saat melahirkan Seo Jun.

Jadi, bagaimana kamu berharap aku bisa melahirkan?

Kumohon, Sayang. Bisakah kamu berhenti membahasnya?

Aku akan melakukan segalanya untukmu kecuali memiliki bayi.

- Tidak. - Kumohon, Sayang. Sekali saja.

Aku akan melakukan segalanya untukmu.

Ibu, apa Ibu baik-baik saja?

Kenapa tidurmu begitu tidak nyaman?

Karena aku tidak ingin siapa pun mencuri Ibu.

Siapa yang menelepon sepagi ini?

Halo?

Ya, aku Eun So Yu.

Benarkah?

Baik, terima kasih.

Hari ini? Ya, aku bisa mulai hari ini.

Gangnam Scandal subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Gangnam Scandal

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left