The Wind in Your Heart

The Wind in Your Heart (心に吹く風)

Download Indonesian Subtitle

Release info

The Wind in Your Heart 2017 JAPANESE 1080p BluRay H264 AAC-VXT
A Commentary by ch4nk-san
Berteman di Twitter yuk: @ch4nk_san ^_^

Tags

BluRay
1080
Published on: 2021-06-29
Downloads: 37
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Di saat angin berhembus, angin itu juga akan berhembus di hatimu.

Bagaimana kita bisa tau kalo angin berhembus di hati kita?

~ The Wind in Your Heart ~ Alih Bahasa oleh ch4nk-san

Permisi...

Permisi...

Permisi...

Ya?

Apa mungkin...?

Baik. Kalo gitu, mohon bantuannya.

Katanya mereka akan segera mengirimkan truk derek nya.

Sudah 23 tahun...

...benar kan?

Ya.

Apa kamu tinggal disini selama ini?

Tidak.

Aku tinggal di Tokyo selama beberapa saat...

...dan pindah kesini 5 tahun lalu.

Suamiku dibesarkan di sini.

Begitu ya.

Apa kamu sedang bepergian ke tempat ini?

Tidak.

Aku mengunjungi seorang teman disini sambil mengurus beberapa kerjaan.

Aku sudah di sini selama beberapa minggu.

Begitu ya.

Apa kamu masih ingat?

Ya.

Kita...

...akhirnya ketemu lagi, ya.

Tali kipas nya sudah longgar ini.

Tali kipasnya, ya?

- Biar saya perbaiki dulu ya. - Mohon bantuannya.

Aku sudah tau ini bakalan terjadi. Soalnya udah lama sekali tak kukendarai.

Bagusnya kau tak jadi pulang hari ini.

Oi! Kau mendengarku?

Ah, maaf.

Aku tau waktumu tak banyak, tapi apa kau tak terlalu memaksakan diri?

Mukamu terlihat pucat tuh..

Aku baik saja.

Gimana mobilnya?

Gak ada masalah. Katanya gak ada yang parah.

Itu benar-benar kebetulan yang hebat.

Truk usang itu berguna juga.

Sepertinya gitu.

Reunian dengan cinta pertamamu di tempat yang jauh, setelah 20 tahun.

Ini mungkin takdir.

Emang ada sebutan lain yang lebih baik? Coba pikirkan!

Kita teman sekamar di London. Lalu aku pindah ke tempat ini, dan kau datang berkunjung.

Lalu truk tua itu mogok di dekat rumahnya.

Semua kejadian ini menciptakan sebuah kebetulan ini.

Kenapa kira-kira menurutmu kenapa kebetulan ini bisa terjadi?

Kebetulan itu...

- ..hanya kebetulan saja. - Tidak, kau salah!

Takdir lah yang mencoba menyatukan kalian lagi.

Berhentilah menjadi kurator dan jadi penulis novel saja.

Ini seperti novel, kan?

Apa yang kau rasakan setelah ketemu dia lagi?

Apa kau merasakan hal yang sama seperti dulu?

Kau terlalu mudah dibaca!

Aku iri sekali...

Makasih.

Aku sudah menyerah untuk jatuh cinta sejak lama.

Lagian cinta itu sebenarnya apa, ya?

Dia ikut-ikutan "Hm" juga!

Istrimu bisa sedih mendengar nya loh...

Ini bukan seperti itu!

Ini bukan seperti cinta yang membuat jantungmu berdebar kencang.

Aku tau waktumu tak banyak, tapi bagaimana kalo kau pergi ke tempat yang kau suka?

Apalagi kau, sejak dulu tak pernah pergi kemana-mana, kan?

Sudahlah, ayo makan!

Maaf membuatmu menunggu lama.

Tidak.

Aku jadi sempat merekam sesuatu yang bagus, jadi tak masalah.

Oh, wow!

Kalo tak keberatan, kita naik mobilku saja.

Terakhir kali kita ketemu...

saat itu di stasiun Mihana, kan?

Itu saat Hidaka-kun mau pergi ke Tokyo.

Aku tak menyangka kalau...

...itu hari terakhir kita ketemu.

Saat itu, aku tak punya pilihan lain.

Ada banyak yang terjadi di keluargaku.

Aku baru mendengar setelahnya kalo kamu ada masalah.

Tapi, aku selalu berpikir untuk menghubungi mu suatu hari nanti.

Saat itu kamu baru saja mulai kuliah, kan?

Aku tak ingin mengganggumu.

Kita tak bisa bicara?

Maaf.

Apa istrimu ada di London?

Aku masih lajang.

Maafkan aku.

Aku pikir kamu pasti sudah menikah.

Semua orang juga pasti akan berpikir begitu.

Lagipula, aku sudah seperti ini selama bertahun-tahun.

Kalo gitu, bukannya ibumu pasti mencemaskanmu?

Bagaimana kabar orang tuamu?

Di hari itu...

Aku kehilangan segalanya.

Kenapa hanya aku yang masih hidup?

Aku meninggalkan Jepang tanpa pikir panjang. Sekarang sudah enam tahun berlalu.

Kita berdua telah melewati banyak hal, ya.

Ngomong-ngomong, apa yang kamu rekam?

Jadi, kayak gini tampilannya kalo dilihat dari kamera?

Benar-benar seperti lukisan abstrak.

Tercipta dari waktu dan kebetulan.

Benar sekali.

Tak ada yang bisa membuat yang seperti ini dengan sengaja.

Warna dari karat ini benar-benar indah.

Pewarnaan yang ada disebelah sini seperti angin yang berhembus.

Seperti padang bunga matahari.

Bekerja keras seperti biasa, ya?

Selamat siang. Dalam perjalanan pulang, ya?

Soalnya akan turun hujan.

Hari ini datang sama istri, ya?

Ah, yah...

Sampai ketemu lagi.

Hati-hati di jalan!

Ini.

Hebat..

Gambarnya berubah karena hujan.

Rasanya seperti masa lalu yang bertemu masa sekarang.

Lewat hujan ini.

Mungkin sudah waktunya kita berteduh...

Tunggu sebentar.

Ah, kameranya...

Mari berteduh di dalam sini!

Ah, maaf..

Ini pake saja.

Hujannya cukup deras ya...

Benar.

Ini bunga saat bersepeda itu.

Aku juga berpikir seperti itu tadi.

Aneh sekali...

23 tahun telah berlalu...

tapi sama sekali tak terasa seperti itu.

Kalo gitu..

Mari kita kembali ke hari-hari kita saat masih SMA.

Haruka.

Aku benar-benar senang bisa ketemu kamu lagi.

Aku selalu ingin ketemu kamu lagi, bahkan hanya sekali saja.

Aku juga kadang-kadang bertanya gimana kabarmu.

Aku pikir...

Hidaka-kun akan jadi seorang seniman.

Dan ternyata aku benar.

Semuanya berkat Haruka.

Aku?

Aku menulis untuk membuat Haruka senang.

Aku mengambil foto untuk ditunjukkan pada Haruka.

Dan menulis lagu untuk kamu dengarkan.

Dan semuanya terbayarkan sekarang.

Kamu juga membuat lagu buatku saat itu, kan?

Kamu masih ingat?

Aku lupa bagaimana lagunya, tapi aku ingat saat kamu menyanyikannya.

~ Musim semi tiba ~

~ dengan hembusan angin yang lembut ~

~ Menyelimutiku... ~

~ dengan aroma mu ~

~ Senyumanmu yang cerah ~

~ bagaikan sinar mentari ~

~ Aku ingin melindunginya ~

~ selalu dan selamanya ~

~ Hanya bersama saja ~

~ dengan tangan saling menggenggam ~

~ Hati kita berdoa ~

~ agar waktu berhenti ~

~ Senyumanmu yang cerah ~

~ bagaikan sinar mentari ~

~ Aku ingin melindunginya ~

~ selalu dan selamanya ~

Halo?

Ya.

Gak apa-apa kok...

Ayah?

Ya, dia akan datang setelah dia pulang.

Nenek bilang mungkin dia juga. Nanti Ibu coba tanyakan lagi.

Ibu akan datang minggu depan, nanti kita rayakan disana, ya?

Baik.

Sampai nanti...

Dari putrimu, ya?

Ya.

Nama dia Yoko.

Dia baru saja pindah ke Sapporo sendirian.

Dia sudah sebesar itu, ya?

Berarti kamu menikah sangat muda, ya?

Dia sekarang mahasiswa baru.

Minggu depan adalah hari ulang tahunnya.

19 tahun lalu, dia masih sangat kecil.

Kamu pasti bangga padanya.

Dia adalah segalanya bagiku.

Bagaimana dengan suamimu?

Dia ada di Taiwan karena urusan pekerjaan.

Seperti apa dia?

Gimana ya..

Aku tak terlalu yakin juga...

Aku sudah harus pulang.

Aku pikir kita mungkin bisa mampir makan di suatu tempat.

Aku harus makan di rumah.

Begitu ya...

Terima kasih sudah mau menemaniku hari ini.

Aku juga senang.

Kalo gitu, hati-hati di jalan pulang nya, ya!

The Wind in Your Heart subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left