Ballers

Ballers

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

Ballers S01E03 All HDTV
A Commentary by AlphAbuAbu
Terjemahan Manual Visit www.cinemaindo.com for faster sub release

Tags

HDTV
hdtv
HD
Published on: 2015-07-11
Downloads: 29
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Astaga, ini sebesar kapal induk.

Aku pernah lihat yang lebih besar.

Apa kita harus datangkan penari telanjang?

Untuk memeriahkan pesta.

Dengar, aku harus bertanya padamu sebelum kita naik.

Saat kau bilang bos besar tak mau mempekerjakanku,

kau serius atau hanya bercanda?

Spence, jangan memperumit masalah itu.

Aku hanya ingin tahu./ Dia menyukaimu.

Percaya padaku. Dia penggemar beratmu.

Aku melakukan itu hanya untuk membuatmu bersemangat.

Kau malah membuatku kesal.

Bagus, berarti aku berhasil.

Hai, kalian.

Naiklah ke atas.

Apa kalian terbakar matahari?

Lepaskan sepatu kalian dan letakkan di sana.

Pertama kali naik yacht?

Pertama kali di yacht sebagus ini, Bos.

Ya, aku sangat senang.

Dia indah sekali, bukan?

Dibuat sesuai pesanan, sama seperti setelanmu.

Senang bertemu denganmu. Kau ingat Spencer?

Tn. Anderson, terima kasih mau menemui kami.

Aku ingat, si Pria Futbol.

Kau tidak sebesar dugaanku.

Apa kalian membawa sesuatu untukku?

Atau kalian kemari hanya untuk memoles kapalku?

Kami putuskan membuat dorongan.

Kami akan mengadakan acara perusahaan.

Dan membawa lebih banyak atlet berpenghasilan tinggi.

Sudah saatnya.

Dan kukira kau bergabung ke NFL Network.

Tidak, itu bukan gayaku.

Kami baru tanda tangani kontrak Vernon Littlefield.

Kesepakatan itu akan bernilai besar. Dia pria populer di liga.

Ricky Jerret, pesohor setempat, banyak teman.

Benarkah? Seperti siapa?

Seperti aku.

Jadi di antara mereka berdua dan kenalanku,

kita bisa membuat merek yang unik dan mengembangkan perusahaan.

Boleh aku tanya? Kenapa aku malah dengar hal ini...

dan bukan melihat hasilnya?

Kami perlu memakai yacht-mu.

Apa?

Kami perlu memakai yacht-mu.

Kesayanganku?

Kebanggaan dan kesenanganku?

Bertanya apakah kalian boleh mencumbu istriku?

Lebih baik kalian pikir lagi. Apa kalian sinting?

Dengar, Tn. Anderson, kami menyewa rumah di Star Island.

Rumah besar. Kami gunakan semua yang tersedia.

Tn. Anderson, para pemain suka dengan barang mewah.

Kesayanganmu ini akan menyempurnakannya.

Kau ingin lihat hasil? Ini yang dibutuhkan.

Mereka suka barang mewah.

Apa bisa kupercayakan pada kalian?/ Tentu saja.

Ini hanya untuk kepentingan perusahaan.

Kau bisa pegang janji kami.

Jangan sepatuku.

Jangan sepatuku. Jangan sepatuku.

Jangan sepatuku. Astaga, kalian semua bercanda..

Kalian semua bercanda. Coba lihat ini.

Ponselku juga?

Kalian memasukkan semua barangku di bak mandi air dingin.

Omong kosong ini...

Lelucon ini lucu. Kalian berhasil mengerjaiku.

Rasakan sepatuku!

Bedebah sialan!

Bedebah negro sialan!

Jangan main-main denganku.

Bagaimana kabarmu?

Apa spanduk itu penting?

Mungkin tidak untukmu.

Kau baik-baik saja?/ Aku merasa hebat.

Tapi aku tidak yakin semuanya akan datang.

Semuanya akan datang demi Spencer Strasmore.

Lihat semua klien yang berpontensi ini.

Kau lihat bokong atau para atlet?

Apa ada atlet di sini?

Ini dia tamu kehormatan kita.

Dan Spencer bilang kita terlalu boros? Persetan dengan dia.

Reg, jangan berpikiran negatif.

Lihatlah sekelilingmu.

Apa kau pernah mimpi kita ada di tempat seperti ini?

Aku tidak pernah menyangka kita melewati usia 19 tahun.

Kita jauh dari kampung halaman.

Ini kampung halaman kita.

Ayo kita ambil koktail.

Ayo kita lakukan. Ayo, Kawan.

Lalu bola meluncur dengan cepat.

Aku yang pertama menangkapnya. Bagaikan ada gedung yang menimpaku.

Kukira aku akan pingsan.

Mereka kerahkan semua cara untuk merebut bola itu, Pelatih.

Kemaluanmu dihantam atau matamu dicolok?

Keduanya. Dihantam dan dicolok.

Ada yang pernah coba meludahiku.

Aku hampir merobek bibirnya.

Dia memancingmu./ Aku ingat pertandingan itu.

Dan pernah ada bebedah yang coba menusuk pantatku.

Periksa pelumasnya!

Periksa pelumasnya!

Kami tidak ingin kalian hidup kekurangan.

Tidak memiliki simpanan sampai musim berikutnya.

Kau ingat larangan kerja `kan, Beas?

Ya, keadaan sangat berat, Kawan./ Ya ampun.

Terlalu banyak waktu luang, tapi tidak dapat penghasilan.

Ini kebenarannya. Ingin tahu?

Uang yang kalian dapat sekarang

tidak akan tahan lama kecuali disimpan dan diinvestasikan.

Bersulang!

Jadi aku berpikir jika kalian...

Silakan berbaur. Aku akan menyusul.

Aku punya Molly!

Legs./ Hei, superstar.

Jika kau mendengar ceritaku tadi, kau tidak akan menyerangku dari belakang

Tusukan di 50 yar Cleverland./ Ternyata kau ingat.

Itu cerita yang selalu kau ceritakan di pesta.

Sangat menarik./ Kemari.

Kau cantik./ Terima kasih.

Ini hari besar untukmu.

Ini pertemuan bisnis sederhana.

Ada separuh atlet Miami elit yang datang.

Bagaimana kabarmu?/ Bagus.

Apa kau minum vicodin untuk mengurangi rasa sakit?

Aku sadar, bersih, dan bersenang-senang.

Aku mengerti. Jadi kau masih melakukan itu.

Tampak dari luar, tapi di dalam otakmu gila.

Sudah sebulan sejak kau kabur.

Aku kabur?/ Dan aku sudah semakin dewasa.

Benarkah?/ Ya.

Jadi kau baik-baik saja sekarang?

Sangat baik.

Walau dengan semua masalah Ricky?

Dia bersitegang dengan Alonzo Cooley saat latihan.

Pemain muda itu mungkin terancam dengan kehadiran Ricky.

Entahlah. Menurut kabar burung,

ada hal yang lebih daripada itu.

Apa kau akan mengejar burung itu?

Dan kehilangan kredibilitasku dengan tim? Tidak mungkin.

Tapi cerita ini sudah menyebar.

Jika publik tahu, dia harus menyelesaikan karirnya di Saskatchewan.

Apa kau pernah ke Saskatchewan?

Apa kabar?

Belum pernah./ Di sana buruk, Spence.

Spence, apa kabar?

Vern, Kawanku.

Senang bertemu denganmu.

Terima kasih atas kedatangan kalian.

Maaf aku tak bisa menghubungimu pekan ini.

Aku habis berlatih seperti orang gila.

Tak apa-apa. Kau terlihat berotot. Lihat ini.

Lihat ototmu.

Lihat ini, Kawan.

Dengar, kau dan Reg, kalian harus sependapat.

Jadi berbaikanlah kalian. Ayolah.

Baiklah, Reg.

Kita mulai dengan cara yang salah dan sebagian adalah salahku.

Bukan, semua salahmu.

Aku mengerti kenapa kau merasa seperti itu.

Karena memang seperti itu, Kawan.

Kau tak pernah bertanya apa rencanaku untuk masa depan Vernon.

Atau bagaimana aku akan membangun citra dirinya di masyarakat.

Menjadi wajah dari waralaba.

Kau selalu menganggapku pencuri

yang memoroti sahabatnya. Padahal tidak.

Reg, aku tidak bohong.

Vernon sudah tidak punya uang. Itu terjadi di bawah pengawasanmu.

Aku tidak pernah bilang keuangan adalah keahlianku.

Tapi kau, Spencer, berpura-pura jadi orang lain.

Berlagak santai dan tenang pada setiap orang

padahal dalam hatimu, kau juga orang yang berambisi.

Nikmati pestamu. Seperti yang akan kulakukan.

Hai, Vernon. Teman baikmu adalah bedebah.

Itu terakhir kali kau boleh ajak teman ke pesta. Persetan dengannya.

Apa kabar, Kawan?

Bagaimana kabarmu, Vern?

Aku berharap bisa dapat kesepakatan baru ini.

Aku tak ingin berstatus bebas transfer tahun depan.

Kau tahu bagaimana rasanya.

Ya.

Bagaimana rasanya pensiun?

Rasanya enak.

Setiap hari semakin baik dari kemarin.

Kau membencinya.

Buruk sekali.

Aku punya karier yang hebat, Vern.

Juara Superbowl. Pro-Bowl delapan kali.

Punya rumah nyaman, pekerjaan bagus,

istri berbokong indah yang selalu ingin aku pukul.

Ditambah, aku pensiun tanpa cidera.

Seharusnya aku bahagia.

Tapi tetap saja, di lapangan aku nomor 71.

Charles Greane. Kau mengerti maksudku?

Setelah melepas helm dan seragam itu,

aku hanya pria biasa yang kerja

di tempat penjualan Chevy.

Kau membuatku sedih, Kawan.

Ayo, mulai.

400 dolar./ Kalahkan mereka.

More Indonesian subtitles for Ballers

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left