The first 200 lines.
THE INTEREST OF LOVE
AHN SU-YEONG
AHN SU-YEONG BANK KCU, CABANG YOUNGPO
SURAT PENGUNDURAN DIRI
Sudah semua?
- Ya. - Tutup.
AHN SU-YEONG
Nomor yang Anda tuju sudah tidak aktif.
THE INTEREST OF LOVE
AGEN REAL ESTAT
Aku tak tahu ke mana perginya.
BANK KCU
AHN SU-YEONG
AHN SU-YEONG BANK KCU, CABANG SINDO
Aku memberi tahu mereka kau bekerja di luar kantor.
Kau pergi mencari Su-yeong, 'kan? Berhasil menghubunginya?
Tidak.
Kurasa kau juga tak tahu dia mengundurkan diri.
Aku tahu ada yang aneh.
Sepertinya dia tak mau pindah.
Sepertinya dia mau pergi selamanya.
Ny. Seo. Aku butuh bantuanmu.
Bisakah kau memberi tahu Tn. Noh bahwa Su-yeong menelepon?
Dengan begitu, Tn. Noh bisa memberi tahu mereka…
Dia punya waktu sepuluh hari jika mengambil cuti.
Benar. Tapi aneh jadinya jika aku yang memberi tahu Tn. Noh.
Jadi, bisa beri tahu dia?
Meski begitu, apa menurutmu dia akan kembali?
Kurasa dia bertekad untuk pergi.
Soal perubahan ketentuan produk pinjaman bank,
anggota Konsultasi Umum harus tahu.
Tim Deposito, jangan lupa kirim pesan ke nasabah
yang rekeningnya akan kedaluwarsa.
Setiap anggota tim juga harus mencari nasabah baru.
Acara besok bagaimana?
Di bawah kepemimpinan saya, persiapan selesai.
Kami sudah kirim pesan ke nasabah
soal acara besok setelah jam kerja.
Bagus.
Mari pulang lebih awal hari ini dan makan malam bersama
di tempat BBQ dekat perempatan.
Dalam rangka apa kita berkumpul malam ini?
Untuk menyambut Tn. Hwang dan Nn. Shin
serta melepas Nn. Park.
Itu benar.
Dia akan pindah ke cabang kita di Washington.
itu atas permintaannya, jadi kuharap semua hadir malam ini.
Ada apa? Kau menungguku?
Kenapa?
Apa kau pikir aku pergi karenamu?
Apa itu alasannya?
Bukan.
Semua orang ingin bekerja di luar negeri.
Aku beruntung.
Apa yang terjadi pada Su-yeong?
Apa kau tahu?
Aku tak tahu.
Aneh.
Setelah semua ini terjadi, rasanya tak sepuas yang kukira.
Kita sering lembur, jadi habiskanlah.
Baik.
Jadi, siapa yang mengajak Tn. Ma Du-sik?
aku belum pernah menikmati pesta perpisahan,
jadi aku datang saja.
Jangan terlalu picik soal makanan.
Kenapa dia menghadiri pesta cabang kita?
Kau mengabaikan panggilanku begitu pindah.
Hei, apa kalian tak menyadarinya?
Jelas dia menyukai seseorang di cabang kita.
Kau merindukanku begitu pindah, 'kan?
- Apa? - Aku bos terbaikmu, 'kan?
Ya. Tentu saja.
Ini.
Ini sedikit mendadak. Kenapa tak beri tahu kami?
- Maaf. - Kapan kau mendaftar?
Sudah lama.
Tak kusangka akan benar-benar pindah.
Jadi, itu sebabnya Sang-su bermuka masam.
Nn. Park tinggal jauh.
Begitu kau ke Washington, kalian akan berhubungan jarak jauh?
Kudengar hubungan jarak jauh itu berat.
Kami sudah putus.
aku harus berada di sana setidaknya tiga tahun,
dan kurasa aku tak sanggup.
Jadi, tolong jaga Tn. Ha untukku.
- Tentu. - Baiklah.
- Ayo minum. - Ini.
- Habiskan, Sang-su. - Habiskan.
Melajang itu tak buruk.
Apa kau senang…
karena aku dan Su-yeong sudah tak ada?
Itu bukan salahku.
Aku dan Sang-su tak akan bertemu lagi.
Begitu aku ke Washington, semua berakhir.
Jadi, katakanlah.
Kenapa kau melakukannya dengan Su-yeong?
Haruskah aku memberitahumu?
Kejadian antara aku dan dia tak ada kaitannya denganmu.
Lantas, waktu itu…
kenapa kau melakukannya padaku?
Kenapa kau tersentak?
Aku tak tersentak.
Kau tersentak.
Kau sering tersentak tiap kali itu dibahas.
Apa pun itu, kau yang memutuskan…
tapi aku begitu lama terluka akibat perbuatanmu.
Aku tanya bukan karena masih ada rasa.
Aku cuma…
Aku selalu bertanya-tanya…
apa alasanmu…
melakukannya.
Karena aku menyukaimu.
Tapi…
mereka bilang aku tak pantas.
Harga diriku jatuh,
tapi aku tak berani tetap bersamamu.
Kupikir lebih baik merusak segalanya.
Cuma itu.
Cuma itu?
/Kita sama-sama masih muda.
Sepertinya kau awet muda.
Tingkahmu masih sama seperti dulu.
Gyeong-pil.
Apa kau menikmati hidup seperti itu?
Berhentilah pura-pura tak peduli.
Kau jadi terlihat putus asa.
Keputusasaan itu akan terlihat.
Lihatlah aku
Aku tak ingin melihatmu menangis
Aku tersiksa melihatmu terluka
Tiap kali aku melihatmu seperti itu
- Jadilah milikku - Milikku!
Aku jatuh cinta padamu
- Ya - Ya!
Aku…
Hei. Jadilah milikku!
- Apa yang terjadi? - Astaga!
Selamat untuk kalian!
Ya!
Apa?
- Selamat! - Bagus.
- Astaga. - Hei!
- Selamat, Tn. Ma! - Selamat!
Pesanlah kamar!
Sejak kapan mereka pacaran?
- Dasar bajingan! - Tak apa-apa.
AHN SU-YEONG BANK KCU, CABANG SINDO
Tak ada diskon yang lebih besar lagi. Aslinya lebih mahal…
Seluruh hasilnya akan disumbangkan, jadi tujuannya mulia.
Ini untuk rekening deposito tetap,
tapi biar kuurus.
Terima kasih. Sampai jumpa.
- Coba dulu. - Baiklah.
Hati-hati. Panas.
Ada konsultasi gratis.
DONASI LIMA JUTA WON
Sekali lagi.
Lihat kemari.
Senyum.
Apa acaramu setelah ini?
Kenapa?
Ayos makan malam.
Aku ingin bicara.
Nafsu makanmu tinggi.
Tujuan kita makan.
Kau menyalahkanku?
Apa menurutmu semua ini salahku?
Soal kejadian antara aku dan Su-yeong…
Kurasa itu bukan salahmu.
Tapi aku tak ingin…
kau menyebut nama itu.
Atau kejadian itu.
Jika sudah selesai, ayo pergi.
- Kami mau bayar. - Ya.
- Ini. - Terima kasih traktirannya.
Sama-sama.
Bibi, supnya enak.
- Hampir habis sekaligus. - Sungguh?
Enak sekali, Bibi.
Boleh kupanggil Bibi?
- Mulai kini, aku pelanggan Bibi. - Tentu.
Bibi tahu apa yang terjadi pada pemilik sebelumnya?
Kurasa mereka kembali ke tempat asal. Sepertinya Tongyeong.
Aku tak tahu detailnya.
- Ini kembaliannya. - Terima kasih.
- Kemarilah lagi. - Ya.
Kami akan kemari.
- Sering-sering. - Baiklah.
GOMTANG AYAM YEONGJINSAN
SELAMAT ATAS PEMBUKAAN USAHA BARU ANDA
Ayo minum. Aku belum selesai bicara.
Sang-su!
Kurasa mereka balik ke tempat asal. Sepertinya Tongyeong.
RESTORAN TIRAM GUPO
- Sampai jumpa. - Ya, hubungi aku.
Di mana Su-yeong?
Mari beri dia waktu.
KONTAK
SU-YEONG
Nomor yang Anda tuju sudah tidak aktif.
No comments yet. Be the first to leave one.