異世界でチート能力を手にした俺は、現実世界をも無双する ~レベルアップは人生を変えた~
The first 167 lines.
Baiklah.
Saatnya menjelajah.
Sebentar.
Kalau tak salah, tempo hari...
Sepertinya Anda belum mengenal tempat ini,
tapi Sarang Iblis Agung adalah zona paling berbahaya
dari deretan wilayah berbahaya yang diwaspadai berbagai negara.
Monster yang Anda kalahkan dengan mudah itu
adalah monster yang bisa menghancurkan kota besar
jika mereka muncul bergerombol.
Sarang Iblis Agung adalah tempatnya monster-monster mengerikan itu.
Tuan Mahardika,
kenapa kamu tinggal di tempat berbahaya seperti itu?
Kukira ada monster yang lebih kuat jika aku menjelajahi bagian dalam hutan,
tapi ternyata monsternya tak sekuat kata-kata Owen.
Ya sudah. Cukup sampai di sini dulu.
Akan kulanjutkan di lain hari.
Apa itu?
Monster apa itu?
Daya serangnya mencapai 20.000?
Yang benar saja?
Aku kasihan padanya,
tapi dengan levelku yang sekarang...
Dalam keadaan seperti ini,
jika Kakek ada di sini, dia tak mungkin membiarkannya.
Selain itu...
Aku juga ingin menyelamatkannya!
Walau seranganku tidak mempan,
yang penting perhatiannya beralih kepadaku!
Ayo!
Hei, hadapi aku!
Apa? Yang benar saja?
Aku mengalahkannya?
Tunggu, bagaimana dengan persiapan hatiku tadi?
Aku sudah terlanjur muncul sambil teriak lantang.
Ah, malu banget!
Dari awal, aku yang punya statistik kemampuan satu semua
berhasil mengalahkan Bloody Ogre berlevel tinggi.
Sebenarnya siapa Tuan Mahardika yang menciptakan senjata ini?
Aku hampir lupa.
Bagaimana ini?
Ah, aku tahu.
Hei, mungkin kamu tidak suka,
tapi minuman ini bisa memulihkanmu.
Jadi, apa kamu mau minum?
Hei!
Untung saja masih sempat.
Hei, di mana indukmu?
Bukankah sendirian di sini terlalu berbahaya?
Apa kamu tersesat?
Apa indukmu tidak ada?
Hei, apa kamu mau ikut aku?
Aku punya tempat tinggal untukmu.
Itu pun jika kamu mau.
Bagaimana?
Oh?
Ternyata ada skill khusus untuk menjinakkan monster.
Coba kulihat.
Kamu kuat banget.
Su-Sudahlah.
Aku harus memberimu nama untuk mempererat hubungan kita.
Kalau dari bulu hitam itu...
Baiklah.
Sesuai warna bulumu, namamu adalah "Night".
Ayo kita pulang.
Sekarang mulai dapat benda penunjang kehidupan sehari-hari.
Oh, iya. Kemarilah, Night.
Apa terasa nyaman?
Lo, ternyata belum bertambah.
Aneh sekali.
Kukira levelku akan meningkat setelah mengalahkan musuh kuat.
Percuma memikirkannya sekarang.
Aku pasti akan segera tahu cara kerja meningkatkan level.
Aku berangkat dulu.
Toko hewan?
Iya.
Aku mulai pelihara anjing kemarin.
Oh?
Apa? Kamu pelihara anjing?
Seperti apa anjingnya? Mana fotonya?
Eng, Kaede...
Kamu terlalu dekat.
Ma-Maaf!
Maaf, tapi aku tak punya fotonya.
Aku juga tak punya ponsel pintar.
Apa?
Menurutku, orang tanpa ponsel pintar di zaman modern itu lebih mengejutkan.
Be-Benar.
Apa itu tak menyulitkan?
Selama ini aku tak terlalu membutuhkannya.
Biar kupertimbangkan.
Yah, kalau kamu mau mencari toko hewan di sekitar sini,
bukankah ada satu toko hewan di distrik perbelanjaan dekat akademi?
Ya.
Ada klinik hewan juga di tempat itu.
Sebaiknya kamu mampir ke sana untuk berjaga-jaga.
Oh?
Ada tempat seperti itu, ya?
Biar kuperiksa sepulang sekolah.
Sebenarnya, aku ingin menemanimu,
tapi maaf, aku tak bisa hari ini.
Ah, maaf. Aku juga ada urusan hari ini.
Begitu, ya? Sayang sekali.
Aku bisa menemanimu, kok.
Aku tak ada kegiatan ekskul hari ini.
Itu pun jika kamu mau, sih. Bagaimana menurutmu?
Apa aku boleh minta tolong?
Ya, tentu saja.
Tunggu, bukankah ini semacam kencan?
Mantap!
Apa?
Bu-Bukan apa-apa, kok!
Aku pulang!
Maaf, aku meninggalkanmu di rumah sendirian.
Mulai sekarang, kamu akan sering kutinggal.
Ah, aku ingat.
Aku beli ini untukmu.
Aku memilih ini bersama temanku.
Kamu bisa bebas saat di dalam rumah,
tapi kamu harus memakai kerah dan tali kekang ini saat kita ke luar.
Paham?
Bagaimana rasanya?
Tidak sesak, kan?
Baiklah! Ayo kita jalan-jalan!
Lihat itu!
Siapa cowok itu?
Keren banget!
Dia tampan banget!
Lihat anjingnya juga!
Imut banget, ya!
Selamat sore!
Selamat sore!
Mengajakmu jalan-jalan saja membuatku disapa orang begini.
Kamu memang hebat, Night.
Lo, Yuya?
Ah, Kaori.
Selamat sore.
Eh, anjing itu...
Ah, biar kuperkenalkan.
Namanya Night. Dia anggota keluarga baruku.
Menggemaskan sekali.
A-Apa boleh kusentuh?
Boleh, kan, Night?
Bulunya sangat halus dan lembut!
Lihat itu!
Kombinasi cowok tampan, cewek cantik, dan anjing imut?
Saking silaunya, mataku sampai sakit!
Anjing ini sangat menggemaskan!
Apa jenisnya?
Ah, sebenarnya, aku tak tahu jenisnya.
Aku cuma memungutnya.
Begitu, ya?
Namun, dilihat dari keadaannya,
dia terlihat sangat senang karena kamu memungutnya.
Kamu sangat pintar, Night.
Kamu seperti memahami kata-kataku.
Yuya?
Mi-Miu?
Miu, kenapa kamu di sini?
Sebenarnya, aku tinggal di sekitar sini,
dan sering jalan-jalan saat sore.
Yuya, apa dia adalah model terkenal itu?
Eng, benar.
Dia adalah model fesyen, Miu.
Aku mengenalnya karena sempat bekerja dengannya.
Miu, dia temanku, Kaori, dan ini keluargaku, Night.
Ha-Halo, senang bertemu denganmu.
No comments yet. Be the first to leave one.