The first 200 lines.
Apa?
Tidak apa-apa. Aku akan ke sana.
Ada apa, Jake? Kenapa rambut Amy seperti itu?
Dia mengepang rambutnya saat gugup. Hari ini dia ikut ujian sersan.
- Amy suka ujian. - Tidak juga.
Dia ingin jadi kapten termuda di NYPD.
Jika tak lulus, dia harus menunggu tiga tahun lagi.
Itu mengganggu kalendernya.
- Serius? - Ada di ranjang kami.
Dia mengepang karena stres. Itu masih panik tingkat satunya.
Dia langsung ke tingkat dua...
bernyanyi seram lagu-lagu dari Great American Songbook .
Kau adalah bendera yang megah
Kau adalah bendera yang berkibar tinggi
Keadaan sulit, tapi yang terburuk sudah lewat.
Kenapa lama sekali memasak bubur gandumku?
Ya.
Dia akan baik-baik saja.
Hai, Sayang.
Kau melepas kepangnya dan rambutmu bagus.
- Ini siap dikepang lagi. - Baik.
Jangan salah mengerti, tapi kau harus tenang.
Kau pasti lulus!
Ucapan itu didasari cinta, cinta membuatmu bodoh.
Cinta mencerdaskanku. Ingat saat aku merebus telur pekan lalu?
Ya, aku bangga padamu.
Ya, biarkan rambutmu itu!
Akan kubuktikan bahwa kau tak perlu cemas. Ikuti aku!
Latihan ujian. Tenang, kau pasti lulus ujian aslinya, jadi sersan,
bercinta 14 jam denganku.
- Jake. - Baik. Sejam, 15 menit, delapan menit.
- Tiga menit! - Sudah kubilang...
- Kau tak mau lebih dari tiga menit! - Ini sia-sia!
Keadaan latihan ujian ini terlalu sunyi, tanpa pengganggu. Lihat saja!
Anak kecil pun bisa lulus tes MCAT!
Sudah kuduga kau bilang begitu, maka kusuruh petugas
untuk kerja di sini selagi kau ujian.
Dia berisik saat menulis. Dia menguap.
Dia flu berat.
Dia sakit perut.
Dia suka meregangkan lengan.
Sakit perut.
Hitchcock dan Scully membawa keripik kentang.
Astaga, ini pasti berantakan.
Jake mengizinkan kami makan di sini.
Hari yang indah!
Latihanlah, kau akan tahu kalau kau sudah siap.
Baik, sampai jumpa dua jam lagi.
Ada saksi datang membawa anak.
Saat diwawancarai, anaknya kubawa ke ruang santai, tapi mainannya buruk.
- Itu opinimu atau anak itu? - Aku.
Semua opini soal mainan adalah opini anak.
Kita hanya punya mainan dari film Kazaam, tapi Kazaam-nya tak ada.
Aku punya kalkulator, akan kuberikan padanya.
Bagaimana kalau kita menambahkan beberapa mainan di sana?
Bagaimana kalau kereta mainan? Saat kecil aku suka.
Saat kecil aku juga pengagum kereta.
Rel miniatur itu memberiku kenangan indah.
Penumpang harap naik! Kereta berangkat 45 menit lagi!
Aku suka ide ini. Aku akan membantumu membuatnya.
Bagus! Ini pasti menyenangkan!
Semoga tidak, ini hanya kereta.
Gina, kau tahu Nenek Buyut Boyle baru saja meninggal.
Aku menyaksikan siaran langsung pencabutan alat kehidupannya.
Wasiatnya sudah dibacakan. Kau tahu aku mendapatkan apa?
- Tak tahu. - Seprai sutranya.
Sangat istimewa. Dia ingin mati di sana.
Jangan cemburu, kau juga mendapatkan sesuatu.
Astaga, dia baik sekali!
Stoples besar lumpur cokelat! Ini beraroma kematian!
Kau mendapatkan adonan biang!
Apa ini berasal dari tubuhnya?
Astaga, ini jorok sekali!
Bukan, itu adonan roti keluarga Boyle. Turun-temurun 140 tahun.
Hasil rotinya sangat empuk dan lembut, tahan berhari-hari!
Aku benci sekali kata-katamu itu.
Kenapa diberikan padaku? Aku tak begitu mengenalnya.
Dia mengira kau sepupuku, Tina. Dia cicit kesayangannya!
- Tina itu laki-laki? - Ya, namanya Christina.
Ini memang jorok. Kau tak suka membuat roti, untukku saja.
Tunggu, Charles!
Kau sudah ketahuan!
Kau sangat menginginkannya, jadi kau harus bayar.
- Ayolah, Gina! - Sepuluh ribu dolar.
- Apa? Kau sudah gila? - Mungkin.
- Kau bilang jijik dan beraroma kematian! - Tadinya, tapi sekarang...
Ini beraroma peluang!
Astaga, aroma busuknya membuat mataku sakit.
Kenapa kau?
Aku berpikir tentang hubungan, cinta,
dan betapa mahirnya aku di sana. Haruskah kubuat presentasi?
- Sama bodohnya dengan yang lain. - Amy panik dan aku menenangkannya.
Aku begitu mencintainya sampai aku tak mau menyombongkannya.
- Ya. - Kau paham.
- Dua hal. Satu, keripiknya habis. - Apa?
Keripiknya sedikit! Kedua, Amy pergi dan menitipkan ini.
Apa katanya? Dia membeli keripik?
Tidak, latihan membuatnya takut.
Dia tak jadi ikut ujian itu.
Berengsek!
- Ruang istirahat nihil. - Ruang bukti juga sama.
Toilet wanita juga.
Aku akan memeriksa lagi.
Aku tak pernah melihatnya semangat begitu. Dasar mesum!
Aku tak menyangka dia meninggalkan latihan ujian itu!
Masih ada tiga jam sebelum ujian.
Kita cari tahu di mana dia. Jika kau Amy, kau akan pergi ke mana?
Toko pantsuit membosankan? Pabrik teka-teki silang?
Museum penahan gigi dan topi? Atau mungkin ke luar kota?
Astaga! Aku akan menghubunginya dari telepon sersan!
Dia tak mungkin menolak telepon atasan!
Semuanya diam!
Aku mendengar nada dering ponselnya! Dia masih di ruangan ini!
Dia ada di dalam laci mejanya!
Tidak ada, hanya tasnya.
Ponselnya di dalam tas.
Ponsel, dompet, kunci. Dia tidak membawa apa-apa!
Itu artinya dia dekat. Ayo!
Sersan bilang dia keluar ke sini lalu...
Dia tidak ada! Berengsek!
Jika dia penjahat, apa langkahmu?
Bermain peran, melihat dunia lewat matanya.
Bagaimana jika kulihat diriku dan jatuh cinta pada diriku sendiri?
Waktu terus berjalan, Jake!
Baik, aku akan jadi Amy.
Semua ucapanku akan kukatakan dengan cinta.
Baiklah, sekarang aku berada di luar.
Suhunya 25 derajat, tapi aku masih kedinginan.
Aku akan ke jalan yang cerah.
Tunggu, apa aku sudah memakai tabir surya? Berpikir dulu.
Ya, aku memakai tabir surya dan menyombongkannya sepagian ini.
Amy bergerak dan aku berjalan.
Lokomotif Diesel GP40 dengan roda berpegas,
lampu sesuai peraturan, dan komponen bawah yang lengkap.
Kau akan jadi primadona.
Terry adalah Tuhanmu.
Sembah sujud untuk Tuhan Terry, pemberi kehidupan.
Sembah sujud untuk Tuhan Terry!
Ini Stasiun Jeffords.
Ada toko es krim, rumah makan kuno, restoran Meksiko dengan sombrero.
Apa jadinya bila hujan?
Atasnya akan dipenuhi air, bangunannya roboh, dan orang akan mati.
Faktanya di Stasiun Jeffords tak pernah hujan.
Jadi, pohon itu tumbuh hanya karena irigasi?
Entahlah, aku hanya membangun dunia menyenangkan.
Begitulah kereta mainan ini, imajinasi.
Bukan, tapi akurasi. Orang lebih suka yang sama persis, hanya lebih kecil.
Baik, ada bagian yang akurat dan ada juga bagian yang kreatif.
- Aku setuju. - Demikian juga aku.
Bisa ambilkan alat ukur delapan milimeter di ruanganku?
Tentu saja.
Maaf.
Gina, aku benci sekali denganmu!
Kau mendapatkan warisan keluarga dan memintaku 10.000 dolar untuk itu?
Itu jumlah yang besar! Aku mengumpulkannya sepagian ini!
- Aku pikir kau menolakku. - Aku mendapatkan apa? Kebanggaan?
Itu tak bisa dibuat roti!
Aku berubah pikiran. Aku simpan adonannya untuk membuat roti.
Aku paham. Kau menaikkan harganya. Kau sungguh memalukan.
Aku juga punya ini! Tambahan 2.000 dolar!
Kau tak akan mendapatkan tambahan lagi setelah yang ini!
Charles, turunkan kakimu dari mejaku!
Aku tak menginginkan uangmu!
- Ada apa? - Tak ada.
Aku baru sadar kalau aku sangat menyukai roti asamnya!
- Ayolah, Gina! - Baik!
Aku meletakkannya di bawah meja dan pemanasku menghanguskannya!
Dasar pembunuh!
Lupakan saja! Ini hanya adonan tua dan banyak noda hitamnya.
Itu spora rotinya dan dari sanalah kelezatan rotinya berasal!
Aku berjalan dan melihat toko kertas.
Apa mereka menjual map musim panas?
Kau hebat. Dia memang membicarakan map.
Itu karena mereka punya warna yang cocok untuk mengatur liburan.
Hebat sekali.
Astaga, tokonya tutup!
Hari burukku semakin parah!
Saatnya merokok diam-diam.
Saat merokok malu-malu, aku melihat...
Perpustakaan!
Apa kau membuang restoran sombreroku, Kapten?
Mungkin tak sengaja terbuang ke tempat sampah.
Aku ingat mengucapkan, "Maaf".
Aku akan jujur.
Kau merusak model kita dengan sampah itu!
Ini hanya untuk anak-anak!
Kaupikir mereka akan suka kotak cokelat dengan satu rumah kecil?
Maaf, ini model stasiun induk menengah.
Ini bukan "rumah kecil",
tapi tempat istirahat petugas delapan jam di antara sif!
Menurutku anak-anak akan menyukainya!
Ada saksi akan datang dengan anaknya pada pukul 15.00.
Kita buat model masing-masing dan lihat model mana yang lebih dia sukai!
Setuju.
Kau tak akan menang!
Aku akan mengubah Stasiun Jeffords jadi kota paling menyenangkan di sini!
Ya, paling menyenangkan!
Berhentilah menari!
Ini perintah langsung, berhenti menari!
Tentu saja aku kenal Amy Santiago!
No comments yet. Be the first to leave one.