L: Lakad

L: Lakad

Download Indonesian Subtitle

Release info

L Lakad 2025 WEBRip id
A Commentary by Kudalumping
Durasi: 01:10:04

Tags

webdl
manually_transcribed
Published on: 2025-08-31
Downloads: 146
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Ayahku dan aku mewarisi kerajinan membuat tempat tidur bambu dari Kakek Daniel.

Itulah yang membuat keluarga kami tetap bertahan.

Orang sering bilang karyanya adalah yang terbaik, berkelas, dan berkualitas tinggi.

Aku sudah berhubungan dengan banyak perempuan di ranjangku,

tapi Laura-lah yang akan kunikahi.

Ouch!

- Apa-apaan? - Setan kau!

Pegadaian baru mengirim pesan teks!

Dasar binatang! Jangan bilang kau menggadaikan cincin kawin kita.

Sialan, aku bersumpah akan membunuhmu!

- Ya... hanya saja... - Apa?

Hei, maafkan aku.

Aku sungguh tidak mau berjudi lagi.

Tapi aku mencoba mengambil kesempatan.

Aku setidaknya mau memberi kontribusi untuk pernikahan kita.

Janji, aku akan mendapatkannya kembali.

Aku akan menemukan caranya.

Maksudku baik.

Kau tahu betapa berartinya cincin itu bagiku!

Itu kenang-kenangan terpenting yang kupunya dari nenekku.

Nenekku yang membesarkanku!

Kau sudah lupa?

Aku bersumpah aku tidak bermaksud melakukan itu.

Aku mengira aku bisa mendapatkannya, tapi ternyata aku kurang beruntung.

Percayalah, itu bukan niatku.

Aku akan menebusnya.

Kau sungguh penjudi!

Nenekku menghargai semua perhiasannya,

dia bahkan meleburnya untuk membuat cincin kawin kita.

Dan ini yang kau lakukan?

Hmm?

Maafkan aku, oke?

Aku tidak bermaksud itu terjadi.

Sejujurnya kupikir aku akan menang, tapi ternyata aku kurang beruntung.

Niatku tidak buruk.

Itu hanya perjudian daring!

Kenapa harus diambil pusing?

Sialan!

Aku akan menjualmu.

Apa?

Hei, bantu aku.

Sekarang ambilkan kaos dan celana pendek.

Cepat.

Dijual tempat tidur!

Dijual tempat tidur!

Ayahku bilang aku diberi nama Lennon karena ibuku

menyukai The Beatles saat ia mengandungku.

Hampir semua orang di lingkungan kami menyukai The Beatles.

Tapi aku tidak menyukai namaku... Aku tidak menyukai musik.

Aku suka basket.

- Untukmu, bro! - Oh, terima kasih, bro!

- Aku perlu waktu 30 menit untuk peregangan. - Hanya 30 menit!

Aku akan cepat, hanya 30 menit.

- Kalau sudah selesai, jangan lupa bereskan. - Tentu saja.

- Sepuluh peso untukku, bro. - Oke.

Apa fungsi tempat tidur kayu ini?

Oh, aku menjualnya, Pak.

Ah, benarkah?

Kau yang membuatnya?

Ya.

Berapa harganya?

Hanya 2500 peso, Pak!

- Pesananmu selesai, Pak! - Tunggu sebentar.

Aku akan memberimu diskon jika kau menawarnya.

Ayo, ambil saja!

Orang itu minta 2500?

Eh...

Tidak jadi.

Tunggu, biar kulihat dulu.

- Kelihatannya kokoh. - Mhm!

Kau yang membuatnya?

Ya, Pak!

Aku membuatnya sendiri.

Mantap!

Tapi sepertinya ini sudah digunakan!

Tidak, Pak...

Hanya saja, kau tahu, hampir setiap hari.

Cuma bercanda!

Tapi kau tahu, tempat tidur siang seperti ini bisa digunakan untuk banyak hal.

Kau bahkan bisa menggunakannya sebagai meja makan.

Aku ingat, aku dan saudara-saudaraku dulu tidur di tempat tidur kayu seperti ini.

Tapi anak-anak zaman sekarang tidak mau tidur di atasnya!

Mereka tidak menyadari itu sebenarnyabaik untuk tubuh.

Mereka mungkin tidak tahu mereka dibuat di atas tempat tidur kayu.

Kau punya keluarga?

Ah! Aku akan segera menikah, Pak.

Itu sebabnya aku buru-buru menjualnya.

Oh! Selamat!

Terima kasih.

Tapi menikah itu mahal.

Ceritakan tentang itu.

- Kau mau? - Tidak, terima kasih, Pak.

Tapi kau tahu, Pak, lebih sulit tanpa uang.

Ya, kau benar.

Jadi... Pak, silakan beli.

Dengan cara itu aku akan punya uang untuk mengembalikan cincin pada calon istriku.

Apa?

Kau menggadaikan cincin kawinmu?

Kenapa?

Aku membuat diriku dalam kesulitan.

Yah...

Aku tetap bertaruh, bahkan saat aku tidak punya apa pun untuk dipertaruhkan.

Aku mencoba ambil kesempatan, kau tahu?

Ternyata kesalahanmu cukup besar.

Aku tahu.

Itu sebabnya setiap kali aku membawa tempat tidur ini,

Aku makin merasakan kesalahanku.

Tapi apa yang bisa kulakukan... Sobat?

Kau tahu, aku sudah mencoba menjual sepanjang hari, dan tidak ada hasil.

Nasib buruk, kawan.

Wah, itu pasti melelahkan.

Kau mungkin sudah keliling kesana kemari.

Bagaimana kau akan mendapatkan cincin itu kembali?

Dijual tempat tidur!

Dijual tempat tidur!

Dijual tempat tidur!

Aku sudah ke mana-mana,

aku sudah bertemu dengan berbagai macam orang.

Dijual tempat tidur!

Hai, bro!

- Apa itu? - Keberatan kalau aku meminjam tempat tidurmu?

- Ayo! - Kusewa?

Gatal sekali! Cepat, aku telanjang.

Disewa?

- Kemari! - Berapa?

- Hei! Apa yang kau... - Ayo!

- 275 peso! - Ya, tentu.

Ayo.

Oh! Siapa itu?

Itu bukan bagian dari rencana, mengajak orang bergabung.

Bianca!

Ini pacarku, Bianca.

Siapa namamu?

- Lawin. - Namanya Lawin. Oke, ayo!

- Kita mau ke mana? - Ke sini.

Dia akan meminjamkan tempat tidurnya.

Tunggu. Pinjam? Kau bilang kau menyewanya.

Iya, iya! Cepat, berat sekali!

Ayo! Ke sana!

- Di mana? - Ya, di sana.

Terus maju, terus maju.

Taruh di sana.

Ya, sana, sana, dorong sedikit ke belakang, sedikit lagi.

- Di sini. - Ya, letakkan.

- Pindahkan ke sisi yang lain. - Ke mana?

Ya, letakkan saja. Di sana!

Baiklah, aku akan mengangkatnya.

Oke, sedikit lagi.

Itu saja!

Kenapa di sini dari semua tempat?

Jangan ikut campur!

Aku muak dengan motel, aku benci baunya...

Ayo, terus gerakkan.

- Oke! - Geser ke samping!

Sedikit lagi! Itu dia!

Oke.

Sabun cuciannya bahkan tidak bisa menghilangkannya.

Masih ada noda sperma di seprai.

Ayo, geser saja.

Seharusnya dicuci dengan benar!

Setidaknya di sini, kita berada di alam.

Aku merasa seperti Adam dan Hawa.

- Serius, kau luar biasa! - Ayo lanjutkan.

Ayo, ke sana dan berjaga-jaga.

Pergi!

Apa yang kau lakukan di sana?

Pergi kesana!

Kubilang, jaga.

Jadi, penis lelaki itu besar?

Berapa banyak yang pasangan di semak-semak itu membayar?

Apa cukup membayar cincinmu?

Dasar Ka Ellie!

Kau baru kembali dari pasar dan kau sudah mau bergosip.

Cukup satu kemenangan loterenya, semua masalahku akan hilang.

Mungkin aku bahkan bisa mengatasi masalahmu juga!

Tapi aku sungguh tidak mau bertaruh lagi.

Itu terlalu banyak.

Aku mungkin mempertaruhkan masa depan kami, masa depanku dan masa depan Laura.

Tidak, itu tidak akan terjadi.

Kali ini, aku memastikan aku menang.

Dijual tempat tidur!

Dijual tempat tidur!

Tempat tidur paling kokoh dijual!

Dijual tempat tidur!

- Tempat tidur? - Oh! Nona!

Nona!

Berapa harganya?

Uh, 2500 peso.

Aku akan memberimu diskon jika kau menawar.

Aku tidak meminta diskon.

Coba kuperiksa.

Tampaknya kokoh.

Warnanya bagus. Aku suka.

Kokoh?

Hmm...

Taruh di dalam.

Nona?

Tempat tidurnya.

Ayo, ikuti aku.

Aku akan memeriksanya lebih dulu.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left