The first 200 lines.
Paruh Pertama Hidupku
Episode 29
Aku..aku akan menghancurkan barang-barangmu. - Silahkan! Tetap lakukan jika kau berani! Hancurkan segalanya yang yang di dalam tokoku!
Bahkan jika kau menghancurkan semuanya, Ah Hui tidak kemari.
Petugas, dia harus membayar! Lihatlah, dia menghancurkan semuanya! - Bai Guang, marilah pulang. Aku akan mengatakan padamu semuanya yang kau ingin ketahui, mengerti?
Aku tidak akan menatakn apapun yang kau katakan!
Kau memiliki nomornya, kan? Hubungi dia! Katakan Ah Huimu atau si bedebah Hui untuk menunjukkan wajahnya!
Kemarilah! Apa gunanya menangis? Apa yang kalian berdua lakukan di sini?
Dengarkan, Bai Guang. Lihatlah kau sekarang. Orang yang kau cari tidak di sini. Bahkan jika dia ada, akankah dia keluar?
Keluar dari sini! Kau tahu segalanya! Kalian berdua membuatku dalam kegelapan! Awas atau aku akan berurusan denganmu juga.
Katakan itu lagi.
Diam!
Katakan padaku apa yang terjadi.
Dia..dia mulai menhancurkan barang-barang segera dia datang. Dia gila! Dia menghancurkan semua barang-barangku.
Seperti ini, petugas. Mereka hanya pasangan suami istri yang sedang bertengkar. Itu saja.
Dan siapa kau?
Tunggu! Hei, lihatlah ini.
Mereka bertengkar dan menganakan pewarna rambut pada tasku. Ini tidak bisa dicuci. Tas seharga 30,000 Yuan. Ini tidak bisa digunakan sekarang. Apa yang akan dilakukan dengan ini?
Pewarna...berikan padanya. Apakah yang harus dilakukan denganku?
Tentu saja di lakukan. Bukankah kau kakaknya? Dia orang yang berkelahi
dan membuat tasku menjadi seperti ini. Siapa yang akan bertanggung jawab jika bukan kau?
Semuanya dirusak olehnya.
Kenapa kau tidak pergi ke suatu tempat untuk mencoba mencucinya?
Ini pewarna rambut, bukan kapur. Bagaimana bisa ini dicuci?
Sialan! Aku merusak barangmu?
Petugas, Luka ini ini adalah salahnya. Lihatlah apakah ini luka ringan atau sebuah luka serius. Aku pusing dan mual.
Kapan aku memukulmu? - Ganti rugi pembayaran pengobatanku!
Ganti rugi biaya pengobatanku! Minggir kau! Aku akan berurusan denganmu di rumah!
Kalian semua, diam! Berhenti bergerak!
Siapa yang akan membayar tasku?
Berapa harga tasmu? Aku akan membayarnya.
Kenapa kau datang?
Ping'er telah tenang. Aku khawatir, jadi aku datang untuk memeriksamu.
Kau bilang kau akan bayar. Ambilah tas ini. Kapan kau akan membayarkan aku dengan uang?
Jangan khawatir dengan ini. Ini bukan hanya 30,000 Yuan, bukan hanya 30 Yuan. Cepat pergi. Ini bukan urusanmu.
Kalau begitu mari pergi ke kantor polisi. Aku akan mengambil gambarmu dan memasangnya online. - Baiklah, cukup.
Ambil tasmu dan ikuti aku untuk mengambil uangnya.
Tunggu, tunggu! Ambilah.
Apa maksudmu dengan ini?
Untuk membayar tasmu.
Ini adalah cincin pernikahanmu!
Aku sudah bercerai. Untuk apa aku memerlukan cincin pernikahan? Apakah kau ambil atau tidak? Jika tidak, aku tidak membayar apapun.
Pergilah cepat. - Tapi Bai Guang...
Biarkan dia yang mengurus kekacauannya sendiri. Pergilah.
Berhenti disana! Jelaskan semuanya.
Tunggu...
Pergilah, pergilah. Pergi.
Berhenti melihat. Cepat pergi. Kenapa ibu di sini?
Saat Bai Guang menhubungiku, dia kebetulan ada di sana. Aku menyuruhnya untuk mengawasi Xiao Bao.
Kau membawanya kemari? - Kenapa kau membawanya ke sini?
Dia tidak bisa di tanggalkan di rumah sendirian. Aku datang untuk melihat keadaan.
Luo Zijun! Kemana kau membawa istriku? - Ambilkan mobil dulu.
Kau orang mengajarkan Ziqun hal yang salah!
Mohon jauhkan dia. - Kenapa kau menahan diriku?
Diam! - Aku adalah korban!
Luo Zijun!
Cepat, cepat.
Ziqun!
Junjun, kenapa He Han di sini?
Cepat naik!
Kenapa kau peduli alasan dia di sini? Dia sudah di sini.
Awas kepalamu dan kakimu.
Tidak, aku adalah korban! - Kau lebih baik menurut!
Lebih lembut. Aku pusing.
Ziqun, bawalah bayi denganmu ke rumah ibu. Aku akan datang menemuimu setelah aku menjemput Ping'er.
Aku khawatir jika kau pulang ke rumah sendiri dan tinggal dengan Bi Guang.
Zijun, mari pergilah ke rumahmu gantinya.
Mari diskusikan apa yang harus adikmu lakukan dari sekarang.
Marilah pergi ke rumahmu, ibu.
Benar. Bai Guang tidak mengetahui rumah Paman Cui. Dia tidak akan dapat menemukan Ziqun.
Rumahku...marilah pergi ke rumahmu saja.
Apa ada masalah? Apakah kau bertengkar dengan Paman Cui?
Tidak, tidak. Tidak ada pertengkaran. Paman Cuimu dan aku tidak bertengkar.
Lalu apa itu?
Putranya kembali dari luar negeri. Dia tinggal di rumah.
Jadi, aku tidak bisa tinggal di sana untuk sementara.
Kau bukan tinggal di sana? Lalu dimanakah kau tinggal ?
Hotel.
Kau tinggal di hotel?
Iya, hotel. Ini cukup bagus, Bintang empat.
Ini juga cukup dekat dengan rumah Paman Cuimu. Dia yang memesan tempat untukku.
Putranya tidak membiarkan kau tinggal di rumah mereka? Apakah dia tidak menyukaimu?
Bukankah semua orang kaya seperti itu? Mereka berpikir orang yang baik pada meraka adalah yang mengejar uang mereka. Kau--
He Han, dengarkan. Aku tidak menyiratkan apapun. Aku...
Aku tidak membicarakan tentangmu. Jangan diambil ke hati.
Dengarkan, tinggal di hotel bukanlah solusi.
Baiklah, baiklah. Aku akan mengurus masalahku sendiri.
Kau...khawatirkan saja adikmu.
Kamarnya cukup bagus. Kau sudah tinggal di sini?
Ini bukanlah solusi jangka panjang. Apakah kau ingin membereskan barang-barangmu dan pindah denganku?
Tidak, aku tidak akan. Aku tinggal di sini.
Tinggal di sini akan tekanan Cui Bao Jian.
Aku harus bertahan pada kehidupan dan cintaku sendiri. Itu apa yang yang dikatakan putranya.
Jaga-jaga, aku tidak bisa menyerah. Sebagaimana umurku, semua yang aku tinggalkan dengan kehidupan ini. Meresikokan semua masih akan menjadi sesuatu yang layak.
Baiklah, bukankah kau harus menjemput Ping'er. Cepat pergi. ini terlambat.
Baiklah. Aku akan pergi dahulu kalau begitu. Tinggallah di sini untuk beberapa hari.
Jangan Khawatir. Semuanya terlewati.
Aku merasa sepertinya kau adalah pilar di keluarga kita. Apa yang akan kita lakukan tanpamu?
Cukup, Berhenti pemalasan. He Han menunggumu.
Aku tahu.
Sejujurnya. - Selamat tinggal.
Lihatlah, dia tidak ingin kau pergi. Cepatlah.
Katakan selamat tinggal pada bibi. Jangan menangis.
Aku minta maaf sekali. Waktumu berharga, dan aku sudah menyia-nyiakan banyak membuatmu menyaksikan drama konyol itu.
Pelayan, pembayaran. - Mohon tunggu sebentar.
Drama konyol?
Bukankah begitu?
Kau bahkan melihat banyak cucian kotor keluargaku. Ini memalukan sekali.
Aku sudah menyaksikannya sebelumnya, Jadi aku secara mental siap kali ini.
Saat aku kecil, aku selalu berpikir setiap orang memiliki keluarga segarau dan sesumbang keluarga kita.
Ini kemudian bahwa aku sadar ada banyak orang yang bisa hidup dalam keharmonisan.
Aku ingin keluargaku memiliki hubungan harmonis saat aku dewasa. tapi lihatlah.
Sesungguhnya, aku pikir keluargamu cukup menyenangkan. Ini terasa seolah-olah semua dilakukan dengan banyak usaha untuk hidup.
Aku sesungguhnya berlawanan.
Aku tipe orang yang kau bicarakan tentang yang dewasa dengan benar dan keluarga bangsawan.
Kita pasti selalu mempertimbangkan orang lain, berperilaku baik, dan berhati baik.
Jadi, aku dewasa dengan kemegahan perilaku setelah aku berumur 14 tahun.
Aku bersikeras meninggalkan rumah dan pergi ke luar negeri sendiri, dan menjadikan diriku menjadi siapa aku yang sekarang.
Terima kasih.
Apa ini?
Aku tidak berpikir kau memiliki banyak masalah juga.
Rumput-rumput selalu lebih hijau di sisi lain.
Jadi saat kau tiba-tiba kehilangan orang-orang dan acara di sekitarmu, kau sesungguhnya akan merindukan mereka.
Banyak sekali yang telah terjadi di keluargamu belakangan ini.
Jika kau sungguh terlalu sibuk, kau bisa meminta Su Manshu untuk beberapa hari libur.
Tidak, aku akan baik-baik saja.
Aku belum selesai. Apa yang akau ingin katakan berikutnya adalah, jika kau berpikir tidak membutuhkan waktu libur dan bisa melanjutkan bekerja
maka tolong biarkan masalah keluargamu mempengaruhi pekerjaanmu. baik tidak bekerja, atau melakukan kerja bagus.
Baiklah, aku mengerti. Apakah kau tidak melihat Tang Jing saat kau di Hong Kong?
Tidak, kita berdua terlalu sibuk.
Siapa pria Ah Hui itu?
Penata rambut.
Berhentilah memberiku itu, penata rambut...
Tukang cukur mana yang sekarang tidak menyebut diri mereka sebagai penata rambut?
Berapa penghasilannya sebulan?
Bagaimana kau terus bertanya berapa banyak yang dia dapatkan?
Aku tidak tahu itu. Terlalu memalukan untuk menanyakan hal itu.
Tentu saja, aku harus bertanya.
Aku harus melihat apakah dia mampu menyediakan untukmu dan Xiaobao.
Atau, apakah kau hanya berencana untuk berpindah dari satu Bai Guang ke Bai Guang yang lain?
Apakah kau merasa itu bermakna? Apa artinya?
Kau bahkan tidak bertanya tentang hal ini dan kau sudah melarikan diri bersamanya?
Tidak bisakah kau mengatakannya yang tidak menyenangkan? Apa melarikan diri dengannya?
Tidak ada yang terjadi di antara kita.
Kami hanya saling menyukai. Aku tidak sepertimu.
Apa yang kau katakan?
Bukan sepertiku?
Aku lebih kuat darimu.
Paling tidak aku lebih bijak darimu.
Aku bisa melihat jauh ke depan.
Benar? Tidak apa-apa denganku untuk tidak mencarinya tapi jika aku mencari, aku pasti akan mencari seseorang yang layak.
Benar. Kau bisa melihat jauh ke depan.
Kau bisa melihat jauh ke depan sehingga kau tinggal di hotel.
Apa salahnya tinggal di hotel?
Aku hidup dengan nyaman.
Ziqun, biar aku beritahu kau.
Aku tidak memintamu untuk memandang rendah orang miskin dan menjadi materialistis.
Aku hanya mengatakan bahwa kau harus berpikir jernih tentang apa yang kau dan kehidupan anakmu
mulai sekarang.
Tidak ada gunanya memikirkannya.
Bukankah mereka semua hanya sampah? Mengapa tidak hanya mencari seseorang yang kau sukai?
Angkat. Siapa yang menelepon?
Bai Guang.
Biarkan aku yang menjawabnya. - Baiklah. Baik. Mari kita tidak menjawabnya.
Aku akan mematikan teleponku. Kau juga mematikannya.
Aku tidak dapat mematikan teleponku.
Paman Cuimu nanti tidak akan bisa menemukanku.
Biarkan aku memberitahumu. Jika kau tidak akan menjawab panggilannya, maka jangan repot-repot mengangkatnya selamanya.
Jangan melemah kembali padanya setelah dua hari. Paham?
Seluruh kehidupan seorang wanita hancur karena percaya bahwa seseorang akan mengubah jalannya.
Kau mengerti?
Baiklah. Aku tidak akan mengangkatnya, oke?
Aku tidak akan mengangkatnya lagi selamanya. Oke.
Baiklah. Telepon saudaraku.
Beritahu dia untuk tidak membawa Ping'er ke sini malam ini.
Langit akan segera gelap.
Apalagi, tidak baik membicarakan hal itu di depan Ping'er.
Baiklah.
Apakah Bai Guang akan mengganggu kakakmu?
Dia tidak akan melakukannya. Dia pikir aku bersama Ah Hui.
Dimana Ah Hui sekarang?
Aku menyuruhnya untuk bersembunyi di asrama dan tidak keluar.
Dimana?!
Asrama?!
Dia masih tinggal di asrama? Dia masih belum punya rumahnya sendiri?
Kau... gadis bodoh!
Kau... benar-benar membuatku marah.
Aku...
Luo Zijun!
Kau wanita tak tahu malu!
Kau siapa? Kenapa kau mengutuk orang?!
Siapa aku?!
Akulah istri orang yang kau rayu. Katakan padaku, haruskah kau dikutuk atau tidak?!
Omong kosong apa ?! Siapa yang mengenalmu? - Jangan bergerak! Apa yang sedang kau coba lakukan?!
Aku akan memanggil polisi sudah jika kau terus seperti ini - Kau akan memanggil polisi? Silahkan lakukan.
Begitu polisi ada di sini, tetanggamu ada di sini, aku akan memberitahu mereka semua
bahwa kau adalah orang yang menggoda suamiku, seseorang yang menggoda ayah anakku.
Apakah kau tidak masuk akal? Siapa yang tahu siapa suamimu?
Biarkan aku bertanya kepadamu. Apakah kau dan Duan Xiaotian makan di luar hari Selasa yang lalu?
Sepertinya ada satu minggu lalu.
No comments yet. Be the first to leave one.