The first 197 lines.
Stasiun Kereta Bawah Tanah Narimasu
Pagi.
Batu
Eh?! Hei!
Rent-a-Girlfriend
"Kencan Dadakan dan Pacar"
Hei, Sumi-chan. Kamu tidak apa?
Lama tak jumpa sejak membagikan brosur. Terima kasih bantuanya saat itu
Maaf hanya memesan satu jam, ya.
Saat ini lagi ketat soal uang
Terjemahan: Apa penayangan filmnya berjalan dengan lancar?
Ah, iya. Berkamu, filmnya sukses besar.
Kok dia bisa paham?
Hari ini aku butuh saran darimu.
Ekspektasi
Kenapa jadi terharu begitu?
Eh? Ah, tu-tunggu!
Kekuatan gadis super polos
Te- Terlalu dekat!
Huff Puff
Yah, memberi saran kepada klien memang tugas pacar sewaan, sih.
Tetap saja, dia mempermasalahkannya
To-Tolong tenang sebentar, ya!
Ah, tidak. Kamu tidak salah, kok!
Justru, aku malah berterima kasih kamu sudah seserius itu!
Melihat sosokmu memang bikin tenang, deh.
Melihat sosokmu memang bikin tenang, deh.
Kalau begitu, ayo ke kafe sekitar sini.
Nangis
Malahan tidak tenang.
Sumi-chan memang suka membahas soal Nek Sayuri.
Dia Nangis!!
Dia bangun
Apa....
Tidak bisa bicara, ya?
Ah, tidak bisa, ya.
Apa Chizuru-chan baik-baik saja?
Aku baik-baik saja.
Aku tak tahu.
Dia berkata bahwa dirinya baik-baik saja dengan senyum yang biasanya.
Dia tetap seperti dirinya sendiri.
Tapi, yang meninggal itu neneknya.
Mustahil dia tidak sedih kehilangan sisa anggota keluarga satu-satunya.
Meski aku ingin membantunya semisal dia terluka dan ingin menangis, tapi
aku tak bisa melakukan apa pun jika dia tersenyum demikian.
Meski kami sudah membuat film bersama, tapi
hubungan kami hanya sebatas pacar sewaan.
Pacar sewaan dan klien.
Aku merasa tidak pantas berada di sisinya dan mendukungnya.
Di dunia ini tak ada wanita yang sanggup hidup seorang diri.
Belakangan ini aku diberitahu oleh teman
bahwa di dunia ini tak ada wanita yang sanggup hidup seorang diri.
Tapi, jujur aku bimbang itu nyata atau tidak.
ijika dia bisa setangguh itu sekalipun dalam situasi seperti ini,
aku merasa bahwa ada wanita yang sanggup hidup seorang diri.
Saat berpikir demikian, aku tertegun.
Kurasa kamu lebih mengerti perasaan Mizuhara yang sekarang dibanding aku.
Menenggak teh Darjeeling?!
Terima kasih sangat nikmat.
Su-Sumi-chan?!
Tu-Tunggu! Ma-Mau ke mana?!
Se-Setidaknya biar aku bayar dulu!
Aku tidak mau kita minum lalu kabur!
Stasiun Shinjuku
Shinjuku?
Kenapa Shinjuku? kenapa tiba-tiba ke kota besar?
Apa disana ada yang bisa membantuku?
Dia melewati gerbang tiket
Cepatnya!
Mau naik kereta ?
Sa-Satu? Jalur satu?
Zushi 15 mobil Fujisawa 15 mobil
Jalur Shonan-Shinjuku... untuk ke Fujisawa?!
Eh, kereta apa ini?!
Shonan... Fujisawa... Jangan bilang...!
Su-Sumi-chan, jangan bilang...
Dia mau ke pantai?!
Tidak, tidak, tidak, tidak bisa!
Lagian, kenapa mendadak mau ke pantai?!
Biar ombak laut menghilangkan kecemasanmu
Dia terlalu antusias!
Ti-Tidak bisa!
Lagian, hari ini rencananya hanya satu jam. Sudah mau habis waktunya.
Dia menyimpan HP nya ...
Aku juga ingin melakukan sesuatu untuk Chizuru-chan.
Sekarang kita hubungannya sebagai teman.
Apa?!
Tekadnya sudah bulat!
Menghabiskan uang untuk tiket Green Car untuk nuansa turis.
Gadis sebelah kiri di baris belakang kita itu tipeku!
Enaknya. Aku juga ingin kencan lewat rute Shonan.
Situasi gila macam apa ini?
Kenapa tiba-tiba aku ke pantai bersama Sumi-chan?
Terlebih, ucapan, Sebagai temannya yang terus terngiang...!
Teman ?!
Aku berteman dengan gadis cantik sepertinya?!
Ombak laut bisa menghilangkan kecemasanku? Benaran hanya itu?!
Jangan bilang dia akan ganti baju renang?
Kalau ingin mengobrol, yang terbaik itu pergi kencan tanpa reservasi
Jangan-jangan! otakku jadi liar lagi, deh!
Jangan memangsa gadis polos ini!!
Yah, bicara soal pantai dan kecemasan....
Seperti ini?
Kesuraman
Meski begitu, kami saling diam-diaman.
15 menit hening
Bukannya aku berharap, sih
Yah, toh sudah mode privat. Dia jadi tak perlu memaksakan diri untuk bicara.
Ah, tambah-tambahan.
Gim Tambah-Tambahan
instruksi
Tambah-tambahan.
Permainan jari di mana dua orang pemain saling berhadapan...
... mengacungkan jari telunjuk dan mengincar jari lawan yang terbuka.
Mereka bisa menyentuh jari lawannya dengan jarinya sendiri.
Terus mengulangi tambah-tambahan ...
... dan yang dapat lima duluan itu kalah.
Kalah
Menang
Kalian sudah besar, pasti tahu, 'kan?
Begitu.
Permainan ini tidak memerlukan obrolan
Dia mencari cara untuk menghabiskan waktu.
Silakan kamu duluan.
Jadi begitu, ya?
"Jadi begitu, ya"? Itu langkah awal. Semuanya masih sama
Lalu bagaimana, ya?
Lembut
Sensasi apa ini?
Padahal sudah pernah gandengan dan melakukan banyak hal, tapi ini berbeda!
Seolah sedang saling colek
Kalau begitu ... nih!
Ahaha
Yah, syukurlah Sumi-chan bersenang-senang.
Dunia lembut macam apa ini?
Ternyata tidak mengobrol bukan akhir dari segalanya.
Itu kesimpulanmu?
Itu kesimpulanmu?
Jelas tidak boleh berenang.
Hanya berselancar
Sudah pertengahan September, pula.
Sedih...
Dia kecewa terang-terangan!
Jangan bilang dia benaran mau ganti baju renang?!
Oh, iya, aku pernah merepotkan Mizuhara juga di pantai.
Sumi-chan, mau ke mana?
Sekian untuk pantainya!
Dia cepat sekali
Tu-Tunggu, Sumi-chan!
Jangan bilang dia mau naik Lilin Laut Enoshima!
Apa kaitannya dengan kecemasanku?
Menikmati pemandangan laut dari sana atau bagaimana?!
Seperti biasa, aku tak tahu niatnya. Sekarang aku hanya bisa mengikutinya.
Dia tampak sangat serius
Stasiun Escar
Eskalator ke atas
Terlebih, naik tangga?!
Tu-Tunggu sebentar!
Serius? Naik berapa anak tangga sampai ke puncak, nih?!
huff huff
Jalannya juga cukup curam.
Serius..
Sumi-chan kenapa, sih?
Aku akan jalan di depanmu!
Dasar angin laut sialan!
Sekarang disini
Hanya mendaki saja sudah serasa mati!
Kenapa dia tampak biasa saja? Apa dia sering berolahraga?
Motivasinya memberikan tenaga
A-Ah, teropong?
Dia sedang bersenang-senang.
Ah, iya ... Indah sekali.
Eh, apa ini?
Aku tidak tahu apa yang mau dia lakukan
Ooh
Ada banyak sekali pasangan, ya?
Lihat gadis itu. Imut sekali!
Hah, kamu bilang apa?
Apa maksudmu?
Meski begitu, Sumi-chan sangat mencolok di antara semua orang.
Aku tak bermaksud apa-apa hanya kebetulan lihat.
Ayo cepat perigi!
Nyewa pacar memang mantap!
Meski kini sedang jadi teman
Yaho!
kenapa kamu teriak?
Lo, bukannya kamu yang nyuruh?
Haha, semangat sekali.
Ah, masa muda
Eh, tunggu!
Sumi-chan?!
Sumi-chan, jangan bilang...
Ya...
ho ....
Kaget,
Kukira dia benaran akan teriak.
Seperti, "Yaho!"
No comments yet. Be the first to leave one.