The first 200 lines.
Lebih baik aku bunuh diri..
daripada menodai nama Aliansi Pemuda Joseon..
dan membiarkan diriku tertangkap olehmu.
Aku merindukanmu.
Su Hyeon.
Tuan Shin.
Tuan Shin, apa kau di dalam?
Tuan Shin.
Tuan Shin,
sampai kapan kau mau seperti ini?
Ayahmu sangat mencemaskanmu.
Ada sesuatu untukmu.
Aku tidak tahu apa ini,
tapi sepertinya dari Tuan Seo Hui Young, jadi aku membawakannya ke sini.
Kutinggalkan di sini, ya.
Hei, Yul. Apa kau masih hidup?
Apa kau membaca surat ini?
Selagi aku berkemas..
untuk persiapan ke Manchuria..
aku memutuskan untuk meninggalkan 3 barang paling berharga yang kumiliki..
untukmu.
Kau ingat hari di mana pertama kali kita melihat mesin ketiknya?
Mesin ketik ini bisa menulis dalam tulisan Joseon, bukan tulisan Jepang.
Mau kubelikan?
Pena saja sudah cukup untukku, Teman.
Orang bilang, "Pena ini mungkin saja lebih sakti dari pedang."
Jadi aku bisa menggunakannya sebagai senjata.
Terlebih, aku bisa mengubah dunia dengan pena.
Sejujurnya..
waktu aku bilang aku butuh stilograf, aku tidak sungguh-sungguh mengatakannya.
Itu hanya candaan.
Saat aku menerima mesin ketik hadiah darimu..
aku merasa sangat senang.
Aku menerima banyak hal darimu.
Sepertinya aku tidak akan bisa membalas..
semua kebaikan yang sudah kau lakukan di kehidupanku yang sekarang.
Saat ini,
selagi aku menuju jalan yang mungkin membawaku pada kematian..
maafkan aku karena hanya ini yang bisa kutinggalkan..
untukmu.
Tapi aku tidak bisa memberikannya padamu begitu saja.
Aku ingin meminta bantuanmu.
Tapi aku tidak yakin kau mampu menjalankannya.
Mohon gantikan aku menyelesaikan novel ini..
dengan mesin ketik..
yang kau berikan padaku ini.
Mohon gantikan aku menuliskan kisah kita.
Mohon tulis tentang bagaimana kita melalui masa-masa sulit itu.
Walaupun kita menghadapi kenyataan gelap yang menyulitkan..
kita tetap hidup dengan baik..
dan menerima semua rasa sakit itu.
Kita sudah menemukan harapan di tengah keputusasaan.
Kita menemukan kebahagiaan di tengah bahaya.
Kita semua...
mencintai dan sudah berjuang dengan segala kemampuan kita.
Aku menyerahkan padamu jam saku yang akan mengingatkanmu..
bahwa kau harus mencintai Su Hyeon setiap menit yang berlalu setiap hari.
Mohon jaga dia di sisimu...
dan jangan biarkan dia sendirian lagi.
Yang terakhir, Yul..
aku meyesal karena tidak mengatakan kepadamu..
seberapa besar aku memercayai dan mencintaimu.
Jadi..
mari berjanji untuk tetap hidup dan mari bertemu lagi.
Tidak.
Mari bertemu..
meskipun kita sudah mati.
Kalau langit bertanya padaku..
apakah aku menjalani hidup yang bahagia..
maka inilah yang akan kukatakan.
Aku merasa bahagia bisa bertemu dengan kalian semua.
Kalau langit..
mencoba menghiburku karena aku telah melalui banyak hal sulit..
dan menepuk bahuku..
lalu mengatakan padaku kalau aku sudah hidup dengan baik..
aku akan meminta satu hal pada langit.
Aku akan minta langit..
mengizinkanku..
untuk bersama dengan kalian lagi di kehidupan yang akan datang.
Aku menabrak seseorang.
Aku membunuh seseorang.
Penulis Baek yang menyuruhnya menculikku?
Tapi kenapa Penulis Han bisa terluka?
Aku tidak yakin,
tapi sepertinya mereka bertengkar.
Kemudian Penulis Han jatuh dari atap.
Aku sempat merasuki tubuhnya, jadi aku mencegahnya agar tidak jatuh.
Tapi sepertinya tubuhnya masih kaget.
Mohon jelaskan apa yang terjadi pada dokter.
Baiklah.
Terima kasih sudah memberitahuku.
Apa maksudmu dia jatuh dari atas gedung?
Aku akan menceritakan detailnya nanti.
Mohon minta dokter memeriksa kalau-kalau ada patah tulang, pendarahan otak..
Apa lagi, ya? Pokoknya minta dia..
memeriksa semua gejala yang bisa muncul..
kalau seseorang jatuh dari ketinggian.
Penulis Han.
- Se Ju. - Penulis Han.
Apa yang terjadi? Apa kau mati?
Apakah kau hantu? Siapa kau sebenarnya?
Maafkan aku,
tapi aku bukan hantu.
Aku mendapatkan bantuan dari hantu.
Dia merasuki tubuhku..
tepat saat aku akan jatuh dari atap.
Sekretaris Kang, mohon hubungi psikiater.
Halo? Aku ingin membuat janji dengan psikiater.
Ya.
Bagaimana.. Bagaimana kau..
Kau seperti baru saja melihat hantu.
Kenapa?
Apa kau takut setelah melihatku baik-baik saja dan tetap hidup meski kau sudah menabrakku..
dengan mobilmu?
Kau adalah pria yang memata-mataiku..
saat aku di rumahnya Se Ju, 'kan?
Siapa kau?
Siapa kau sebenarnya?
Itu adalah pertanyaan yang salah.
Kau harusnya tanya pada Penulis Han, pria yang sudah kau dorong itu apa dia baik-baik saja.
Hanya itu hal paling benar yang bisa kau lakukan.
Apa yang kau bicarakan?
Aku tidak mendorongnya.
Dia.. dia yang terpeleset.
Itu hanya kecelakaan.
Tetap saja, kau seharusnya memeriksa apakah dia masih hidup atau tidak.
Tapi kau tidak melakukan apa-apa.
Yang kau lakukan malah melarikan diri.
Itu..
Itu karena aku terlalu kaget.
Aku takut kalau aku akan disalahkan atas semua yang terjadi.
Aku mengatakan yang sebenarnya. Aku bukan sengaja melarikan diri.
Apa menabrakku dengan mobilmu..
juga adalah hal yang tak kau sengaja?
Demi menghindari kesalahanmu,
kau mencoba menyingkirkanku karena aku adalah saksi mata.
Hal itu membuatmu bertanggungjawab atas pembunuhan terhadap 2 orang.
Apa kau punya bukti?
Kau sama sekali tidak berubah.
Kau sama persis seperti dirimu yang hidup di masa lalu.
Kau sudah melakukan kesalahan besar.
Kemudian membuat kesalahan besar lainnya untuk menutupinya.
Alih-alih minta maaf, kau malah membuat alasan.
Alih-alih menyesal, kau malah melupakan.
Kau.
masih tidak tahu bagaimana merenungkan kesalahanmu.
Bukankah kau juga warga Joseon?
Tuan Baek Tae Min.
Kau ditahan karena tuduhan menjadi otak penculikan Nona Jeon Seol.
Se Ju, kau harus dirawat di rumah sakit.
Aku tidak patah tulang dan otakku baik-baik saja.
Hanya ada luka kecil di kepalaku.
Kenapa juga aku harus dirawat dan makan di sana?
Aku menyuruhmu ke rumah sakit bukan untuk makan.
Aku memintamu dirawat karena aku cemas.
Astaga, Hyung.
Semenjak aku membelikanmu jam mahal itu..
kau jadi over protektif padaku.
Astaga, kau anggap aku ini apa?
Seol, apa kau yakin soal semua kejadian ini?
Bagaimana bisa dia baik-baik saja..
sementara dia baru jatuh dari atap sebuah gedung?
Ada apa Seol? Apa ada masalah?
Apa kau baik-baik saja?
Ya.
Melihatmu baik-baik saja, sepertinya aku langsung lemas karena lega.
Astaga.
Hyung..
mohon proses dokumennya dan urus perawatannya di rumah sakit.
Siapa yang sedang over protektif sekarang?
Cepatlah!
Ya ampun. Ini sama sekali tidak perlu.
Berkat kau, aku juga harus diinfus sekarang.
Maafkan aku.
Aku hampir saja membunuhmu lagi.
Sudah kubilang bukan begitu.
Pokoknya kali ini Jin Oh yang menyelamatkan nyawamu..
bukan aku.
Aku tahu.
Kalau bukan karena pria tua itu, aku pasti sudah mati sekarang.
Tapi di mana hantu tak berhati itu bersembunyi sekarang?
Kau mencariku?
Dari mana saja kau?
Ada urusan yang harus kubereskan.
Penulis Han, apa kau baik-baik saja?
Tentu.
Bagaimana denganmu?
Kemarin kau berkedip-kedip terus. Apa kau baik-baik saja?
Apa maksudmu dia berkedip-kedip terus?
Memangnya dia kehabisan baterai?
Kau tidak tahu?
Ada baterai 24 alkalin di belakang punggungnya.
Benarkah?
Apa yang barusan kau katakan?
Kau bilang kau kehilangan kekuatanmu.
Apa kau kehilangan pendengaranmu juga?
Atau..
kau bersikap seperti pria tua karena aku sering memanggilmu begitu?
Benarkah?
Apa kau benar-benar ingat seluruh kehidupan masa lalumu saat kau jatuh?
No comments yet. Be the first to leave one.