The first 158 lines.
Episode 3
Translator: fafari
Setoka
Naik.
Takane?
Berpikir kalau Setoka adalah gadis yang dia temui
Siapa itu? Siapa itu? Kau tahu siapa, Chiaki?
Tidak.
Eh, bukankah itu mobil kakakku?
Apa yang barusan kau bilang
Apa yang dilakukan kakakku dengan Setoka?
Itu mobilnya Takane?!
Ya.
Minggir.
Haruka?
Haruka, sepedaku!
Haruka!
Haruka
ini mobil baru, jadi jangan menyentunya.
Umm...
Kau kembali lagi ke Jepang?
Yeah, Minggu lalu.
Rumah sakit ayahku diserahkan kepadaku
Begitukah?
Selamat datang kembali!
Aku kembali.
Ya.
Setoka tambah gemuk.
Huh?
Kau baru dapat seragam itu tahun ini kan?
Ngomong-ngomong, Wajahmu terlihat lebih tua.
Oh my! Dia lebih istimewa dari yang lainnya
Apa?
Tidak, tidak ada apa-apa
Tapi, Kelihatannya Haruka tidak pernah berubah sedikit pun.
hem?
Kakak?
Apa yang sedang kau lakukan?
Aku dengar dari Kunimitsu mengenai Kakakmu
Dengar apa?
Dia memberitahuku agar jaga jarak dengan Setoka.
Beritahu kakakmu agar jangan mendekati Setoka!
Maaf.
Telah mengatakan yang sebenarnya...Ya Tuhan tolong aku!
aku yang lupa lebih dulu.
Itu benar.
Dia benar-benar tidak mengetahui situasinya.
Terima kasih atas kerja kerasnya.
Baji***n itu!
Kakakmu selalu mencintaimu seperti biasanya, ya?
Tidak.
Kedengarannya salah kalau disebut cinta.
Ini oleh-oleh.
Kau berikan pada siapa?
padamu.
Huh?
Kau tidak mau? -mau, mau Aku mau.
Boleh aku buka?
Silakan.
Wow!
Aku senang sekali!
dapat hadiah di saat sudah besar
ini adalah pertama kalinya bagiku.
Itu bukan hadiah.
Tapi sebagai pembayaran.
Huh?
Tidak.
Dia cinta pertamaku.
Takane, Aku menyukaimu.
Dan juga lelaki pertama yang menolakku
Aku tidak mau.
Aku akan selamanya merindukan hatinya
yang bermekaran untukku.
Oh, tidak ada...
Bagiku,
Dia orang yang spesial.
Kakak!
Kakak!
Ow!
Kakak!
Kakak! -Setoka!
Naik.
Huh?
Cepat.
Okay.
Maaf membuatmu menunggu, my lady.
Serikawa...?
Lama tidak berjumpa.
Siapa gadis itu?
Oh
Dia tunanganku.
Heh
Yah.
Aku tunangannya.
Itu benar.
Hmm...
Kenapa mereka bertemu di rumahku?
Lihat sini.
Ya
Aku
memikirkan bagaimana dia berciuman dan tidur
Ah, Ini pertama kalinya aku bersedih hati.
Aku menantikan saat bertemu dengannya lagi saat dia kembali ke Jepang, tapi
Karena kau ada disini. Kau bilang untuk tidak menemuinya lagi kan?
Hey,
Aku tidak berpikir untuk
mencuri tunanganmu.
Bisakah kau memaafkanku karena menjadi "teman main"nya?
Umm...
Eh...
Setoka
Seseorang yang aku suka adalah
cuma kamu.
Kau mengerti?
Jangan membodohiku!
Sudah cukup.
Kau juga tidak bodoh.
Maaf.
Ini salahku.
Apa ini resolusimu?
Tidak
Aku tidak bermaksud begitu.
buruknya aku.
Aku tidak ada disana untuk menghentikan wanita lain
Cokelat!
Takane!
Kau hanya perlu berkata manis, Lalu itu akan bekerja.
Maaf.
Bodoh!
Chiaki?
Sperti yang aku pikirkan, itu tidak mungkin kan?
Bagiku untuk menjadi pacarmu yang sebenarnya?
Maaf.
Aku
Tidak tertarik dengan cinta yang penuh gairah.
Setoka?
Hello!
Setoka
Kelihatannya kau baik-baik saja.
Ya.
Setoka
teman sekolah?
Ah
Dia kakaknya temanku.
Hmm...
Halo.
Aku tunangannya, Serikawa.
Huh?
ya, benarkan?
Ya.
Terima kasih sudah menjaganya dengan baik.
Tidak apa, sama-sama.
Aku kakaknya Chiaki Mioko.
Hey, Chiaki. Ayo pergi!
Ok, Sampai jumpa, Setoka.
Cokelat
Sangat menyesal, ya?
Hmm?
No comments yet. Be the first to leave one.