The first 200 lines.
SEMUA TOKOH, ORGANISASI, TEMPAT, DAN KEJADIAN ADALAH FIKSI.
Di pagi tragedi Gedung Majelis Nasional,
aku dengar Anda dipecat dari jabatan
Menteri Lingkungan Hidup oleh Presiden Yang.
Benarkah itu?
Jika ini benar,
akankah masyarakat kita dapat menerima Anda
sebagai kepala pemerintahan?
Apa Pak Presiden...
Bu Jeong, apa dia tahu?
Itu tak mengubah apa-apa.
Dia sudah ditunjuk sebagai Presiden Interim.
Sentimen publik bisa lebih berpengaruh daripada hukum.
Mengakuinya sama dengan bunuh diri politik.
BENARKAH ANDA DIPECAT DARI JABATAN MENTERI LINGKUNGAN HIDUP?
BENARKAH ANDA DIPECAT?
BENARKAH ANDA DIPECAT?
Tolong jawab, Pak Presiden.
Benarkah itu?
JANGAN JAWAB DIA. SANGKAL.
Itu benar.
Maaf? Koran mana?
Video berita?
Pak.
Baik, kuhubungi nanti.
- Peringkatnya? - Ya.
Bagaimana?
- Benar. - Sangat tinggi.
Bukankah ini peringkat tertinggi dalam sejarah kita?
Kau reporter politik.
Apa tidak sebaiknya lebih ambisius?
Mendapat peringkat tertinggi tidak cukup.
Sepekan ke depan,
semua koran dan jaringan publik akan meniru tajuk kita.
"TBN sumber berita Anda."
Itu akan terukir di benak pemirsa.
- Mengerti? - Ya, Pak.
Apa reaksi publik?
Jelas, orang membicarakannya.
Semua tren topik pencarian dan berita terkaitnya
adalah tentang pemecatan Anda.
Tidak ada yang menduganya.
Kurasaa publik sangat terguncang dengan berita ini.
Sebagian besar tulisan di media sosial
adalah tentang Gedung Biru dan Presiden Park menipu rakyat.
Presiden dan semua anggota Kabinet tewas dalam pengeboman.
Hanya Presiden Interim yang selamat
dan penerus tunggal oleh Konstitusi. Namun kini,
kualifikasinya dipertanyakan.
Semua orang panik,
dari masyarakat
sampai kami, staf Gedung Biru.
GEDUNG BIRU AKAN MENJAWAB
Total petisi yang meminta pencopotan Presiden Interim
dari jabatannya sudah melebihi 15.000.
Hanya dalam...
satu jam sejak wawancara ditayangkan.
Ini respons terpanas yang pernah ada
sejak situs petisi Gedung Biru dibuka.
Takkan mudah menenangkan mereka,
bukan begitu?
Mestinya Anda menyangkal.
Jadi, itu akan dianggap pertanyaan kurang ajar reporter.
Tidak.
Woo Sin-yeong sudah tahu pemecatannya padahal kita sendiri tidak tahu.
Disiarkan langsung pula.
Itu sangat buruk.
Opini publik
akan mereda besok sore.
Aku meminta penafsiran akurat Kementerian Legislasi Pemerintah.
Anda tahu ditunjuk sebagai Presiden Interim
karena kematian Presiden
sebelum pemecatan Anda final.
Takkan ada masalah.
Karena itulah Anda mestinya menyangkal habis-habisan.
Orang lain tak perlu tahu soal itu.
Kini seluruh dunia tahu berkat pengakuan jujur Anda.
Publik akan meragukan kompetensi Anda.
Jadi, maksudmu
aku harus berbohong?
Kepada diriku
dan warga negara?
Aku...
tak mampu melakukan itu.
Karena itu bukan kebenaran?
Begini, hanya ada satu kebenaran.
Pilihan menguntungkan secara politis.
Karena inilah kita butuh Kepala Staf Kepresidenan
yang bisa merangkap sebagai pengawal politik Presiden.
- "Pengawal politik"? - Karena kita harus melindungi Presiden
dari si orang baik, Park Mu-jin, yang budi dan kejujurannya
selalu membahayakan kepresidenan interimnya.
ORANG BAIK EPISODE 5
Siapa mampu membuat jebakan ini untuk menjatuhkan Presiden Park?
Siapa pun itu, dia beri tahu Woo Sin-yeong
tentang pemecatan Presiden dan video dari Myung Hae-joon.
Dia pasti orang dalam di Gedung Biru
atau seseorang yang punya informan di sini,
bukan begitu?
Satu lagi.
Seseorang yang ingin Presiden dipecat saat ini.
TBN NEWS SHOW BAGIAN 2 WAWANCARA DENGAN PRESIDEN PARK
Ini Cha Yeong-jin.
Kau menghubungiku lebih cepat dari dugaanku.
Ya...
Aku tak bisa menyangkal bahwa tawaran itu menarik.
Ini Yun Chan-gyeong.
Ada sesuatu yang mungkin menarik bagimu.
Mungkin ini akan jadi kesempatan baik.
Aku tak yakin ini kesempatan baik bagiku.
Kau akan tetap di Gedung Biru
bahkan setelah peralihan pemerintahan 60 hari dari sekarang.
Aku sudah berjanji. Apa tidak cukup?
Sepertinya aku tak bisa bergabung...
dengan kubumu, Bu.
Jangan bilang ini masalah loyalitas.
Apa kau berusaha tetap loyal pada pemerintahan lama
atau tetap setia kepada mendiang Presiden?
Begitu?
Aku tak menyangka kau sekuno ini.
Itu menjadikanku bernilai.
Itu sifat yang langka di bidang ini.
Benar. Kudengar semua staf Gedung Biru
sibuk menjilat para kandidat partai mayoritas
demi kelangsungan posisi mereka.
Begitulah kabar pemecatan Presiden Park bisa sampai tersebar.
Itu diberikan kepada calon unggulan dari partai penguasa
seperti rampasan perang.
Kau bilang "partai penguasa"?
Mulai sekarang, kau takkan mudah memasuki Gedung Biru.
Apa pendapatmu?
Jadilah penembak jituku.
Berkat berita yang kau dapat, aku bisa dibilang
calon tunggal dari partai penguasa.
Kau harus bertanggung jawab, sampai aku menang pemilu.
Mari kita berkampanye hebat dan...
bergabunglah denganku untuk bersama ke Gedung Biru.
Kali ini,
sebagai Sekretaris Pers Gedung Biru. Mau?
Pak Wali Kota, aku...
Kata siapa kau bisa merekrutnya tanpa seizinku?
Sekretaris Pers?
Itu jabatan temporer untuk maksimal lima tahun.
Apa yang membawamu kemari?
Dia memujimu setinggi langit.
Katanya, kau ambisius dan berani.
Dia bilang kau reporter bersisi liar
yang sekarang sudah langka.
Karena aku ambisius dan berani,
mungkin aku menggigit tanpa memikirkan akibatnya.
Karena itu aku mendapat beritanya?
Karena itu juga aku diberi bocoran?
Astaga,
dengan bodohnya aku berpikir akan dapat berita besar,
padahal sebenarnya, aku membantu kampanyemu.
Aku tak boleh minum lagi.
Aku takut
aku mungkin menggigit tanpa memikirkan akibatnya lagi.
Hei, Sin-yeong.
Ini ongkos taksimu.
Aku ditawari Sekretaris Pers. Kau?
Menteri Budaya, Olahraga, dan Pariwisata?
Kau tolak jabatan temporer itu?
Lalu apa? CEO dari TBN?
Aku malu sekali.
Mestinya kau jujur sejak awal.
Apa kau masih mau melakukannya?
Kau akan mengatakan hakmu dilanggar oleh para atasan,
seperti sekarang.
Fokus pada faktanya, ya?
Kau dapat berita,
dan TBN News dapat peringkat tertinggi.
Bukankah itu menguntungkan kita?
Kau boleh pulang besok pukul 08.00.
Kau ingin pulang dahulu, kemudian ke acara peringatan?
Bu Yun memintaku memastikanmu ditemani dengan sebaik-baiknya.
Aku tak tahu caranya.
Bagaimana aku bisa membalas semua kebaikan yang kuterima?
WALI KOTA SEOUL KANG SANG-GU, YUN CHAN-GYEONG
Izinkan aku menginvestigasi Anggota Majelis Oh Yeong-seok.
Apa?
Anggota Majelis Oh mungkin sudah tahu tentang serangan itu.
Hei, apa maksudmu?
Anggota Majelis Oh, yang mestinya mendengarkan pidato,
terlihat keluar dari ruangan di pukul 15.15,
tepat sebelum ledakan.
Hasilnya, hanya dia yang selamat dari serangan itu.
Itu mustahil.
Anggaplah dia tahu tentang serangan itu.
Mestinya dia pergi demi keselamatannya.
Kenapa mau menderita seperti itu?
Dia pasti punya alasan tetap berada di gedung itu.
- Melalui investigasi... - Dia penyintas ajaib.
Dia dicintai rakyat.
Ya, kau bisa curiga kepadanya.
Namun, kau butuh bukti kuat yang tak terbantahkan
jika ingin mengangkat kecurigaan itu.
Atau ini akan dianggap persekusi.
PEMERINTAH REPUBLIK KOREA
RENCANA KUNJUNGAN SITUS SEJARAH
No comments yet. Be the first to leave one.