Release info

키스 먼저 할까요?---Should We Kiss First? E03 NEXT
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT Version. Selamat menonton😊

Tags

other
Published on: 2018-02-21
Downloads: 11
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Episode 3"

Aku memang baru mengatakannya sekarang.

Aku

sudah tahu sejak pandangan pertama.

Kamu teman kencan yang buruk.

Bertemu denganmu sangat tidak menyenangkan.

Selamat tinggal.

Pak, ini milik wanita yang bersama Anda tadi.

Dia meninggalkannya di konter.

Anda kedinginan? Anda gemetaran.

Ya, sedikit.

Astaga, mantel itu tidak berguna.

Mantel itu tidak bisa menghangatkan Anda.

Ke mana tujuan Anda?

Turunkan aku di stasiun.

Kenapa tidak naik taksi sampai ke rumah?

Anda bahkan tidak membawa payung.

Turunkan saja aku di stasiun.

Maaf, aku tidak berkendara jauh.

Tidak masalah. Anda butuh bonnya?

Tidak.

Astaga, deras sekali.

Dingin sekali.

"2.000 dolar per mata"

"130.000 untuk jantung, 8.000 untuk hati, 7.000 untuk ginjal"

"Angkat saja ginjalmu"

"Maka utangnya akan lunas"

"Silakan pilih. Aku tahu agen Tiongkok"

"Hubungi aku!"

Sedang apa dia? Kenapa dia berdiri di sana?

Kenapa kamu membawa ini?

Kamu harus meninggalkannya di hotel.

Kenapa kamu memperumit ini?

Sedang apa dia?

Astaga.

Pintunya tertutup.

"Kereta meninggalkan stasiun"

Untuk apa tatapan dramatis itu?

Kenapa dia ingin menemuiku di stasiun berikutnya?

Apa dia akan membunuhku?

Dengan tatapan dramatis itu?

Apa dia sosiopat?

Astaga.

Ini dingin sekali.

Stasiun Mujin.

Pintu yang terbuka ada di sebelah kanan Anda.

Ya?

Aku akan segera ke sana.

Aku akan tiba dalam 30 atau 40 menit.

Baiklah.

Pemberhentian berikutnya

Mujin.

Pintu yang terbuka ada di sebelah kanan Anda.

Stasiun Mujin.

Pintu yang terbuka ada di sebelah kanan Anda.

Pintu ditutup.

"Keluar"

Kenapa kamu tidak menyuntik mati dia?

Dalam kondisi ini, lebih menyakitkan baginya jika tetap hidup.

Berapa lama lagi waktu yang tersisa?

Maksimal satu bulan.

Mengidap penyakit memang sulit. Lebih sulit lagi bagi pemiliknya.

Tapi anjing ini beruntung.

Banyak anjing lain yang mati sendirian dan menyedihkan.

Banyak yang mati tanpa diketahui.

Bagaimana jika Byeol ingin hidup?

Bagaimana jika

dia belum ingin pergi?

Jika dilihat, memang menyakitkan,

tapi mereka tidak sadar telah disuntik mati.

Jika terus seperti ini...

Tidak.

Byeol tetap ingin sadar bahkan di situasi seperti ini.

Dia tidak ingin mengakhirinya seperti ini.

Dia akan kujemput saat pulang

dan kuantar saat aku ke kantor.

Jangan cemas. Kayu bakar kering akan terbakar lebih baik.

Tetap harus terbakar untuk membuktikannya.

Pasti terbakar. Aku yakin.

Itu harus didampingi.

Tubuh kami harus terbakar dahulu, maka jantung akan sehat.

Tubuh kami? Tubuh siapa?

Wanita yang tidak lagi muda.

Wanita yang menjadi rumput liar, bukan bunga.

Wanita tua yang ingin dipetik seperti bunga,

tapi malah diinjak seperti rumput liar.

Kamu belum tua.

Kamu benar, aku belum tua.

Tapi aku menua setiap menitnya,

karena dunia tidak melihatku seperti itu.

Kamu mengatakan itu kepadaku?

Selama ini, Soon Jin bersikap acuh.

Agar bisa bicara dengannya, dia harus dibuat nyaman dahulu.

Saat ini lebih sulit baginya untuk membuka hati.

Jadi, pastikan temanmu menjaga sikapnya.

Jika dia mempermainkan temanku,

aku tidak akan membiarkannya.

Dia bukan pria seperti itu, dan aku yakin itu.

Sungguh.

Lantas kenapa dia mendaki gunung

di cuaca dingin ini?

Dia tidak ingin bertemu siapa pun.

Lalu apa yang membuatnya berubah pikiran?

Dia pasti menyukai profil Soon Jin.

Baru mendengar profilnya sudah ingin menemuinya?

Jadi, dia ingin menemui orang,

tapi bukan sembarangan orang.

Tepat sekali.

Berapa harta yang dimiliki temanmu?

Entahlah, mungkin 10 juta dolar?

10 juta dolar?

Jika ditambah dengan tunjangan, mungkin 20 juta dolar.

Apa? Kenapa dia mendapat tunjangan?

Orang tua istrinya pemilik perusahaan besar.

Mereka pemilik Konstruksi Gwanghee.

Dahulu dia menantu mereka?

Dia orang yang tepat.

Dapatkan pria itu.

"Melewati Tenggat Pembayaran"

Astaga.

Kamu tidak pernah menjawab jika kuhubungi.

Seolah-olah kamu dikejar rentenir.

- Ini. - Apa ini?

Lihatlah sendiri.

Kamu harus mengurus ini bersamanya.

Kenapa kamu selalu melibatkanku?

Seolah-olah kalian tinggal di pulau berbeda.

Mereka teliti memeriksa kamar mandi saat merenovasi.

Ternyata, kamar 501 tidak bermasalah.

Justru kamar mandimu yang bermasalah.

Jadi, kamu harus membereskannya sendiri.

Penghuni 501 memintaku memastikan ini kepadamu.

Dia sama beracunnya dengan "radioator" Fukushima.

Maksudmu radiasi Fukushima?

Aku memang akan memanggil pekerja, jadi, ayo periksa lagi.

Lihat kamar mandi siapa yang sebenarnya bermasalah.

Apa ini masuk akal?

Air bocor dari langit-langit.

Pipa kamar mandiku yang bermasalah, katamu?

Jika kamu ragu, masuklah dan lihat kamar mandiku.

Aku berharap semuanya diselesaikan dengan baik.

Tapi apa yang dia katakan?

Dasar pengecut.

Kamu tidak bisa membiarkannya melakukan ini.

Dia sungguh tidak sopan.

Kita harus berpegang teguh pada ini.

Aku bertekad membuatnya menyerah.

Sial.

Tunggu sebentar.

Dia tidak percaya dan ingin memeriksa kedua kamar mandi.

Aku sudah memeriksanya. Kamar mandiku tidak bermasalah.

Agen konstruksi yang kuhubungi sangat ahli.

Kamu harus memeriksa kamar mandinya.

Aku yakin kebocoran itu dari kamar mandinya.

Bukankah itu berat?

Kamu memang menyayangi anjingmu, tapi kenapa menggendongnya?

Lebih baik kamu memperlakukan orang lain seperti anjingmu.

Katakan kepadanya aku menolak.

Aku tidak mau merombak kamar mandiku lagi.

Astaga.

Mereka egois.

Mereka sangat egois.

Mebel sudah tersedia dan kertas dindingnya bagus.

Bagus. Berapa harganya?

Depositnya 30.000 dolar dan sewanya 700 dolar per bulan.

30.000 dolar deposit dan 700 dolar per bulan?

Ini sangat bersih karena dahulu ditinggali wanita.

Ini lebih bagus daripada yang depositnya 20.000 dolar.

Kamu benar.

- Untuk siapa tempat ini? - Apa?

Untuk temanku yang diceraikan.

Rumahnya dilelang, jadi, dia harus segera pindah.

Apa boleh?

Tanggal kontraknya tertulis 25 Februari,

tapi bisa kubicarakan dengan pemiliknya.

Bilang padanya agar membantuku. Aku akan membayar biaya pindahannya.

Kenapa kamu membayar itu?

Temanmu yang bercerai

dan kehilangan rumahnya yang harus membayar.

Istrimu akan marah jika dia tahu.

Hei, 401. Jangan lupa aku mengatakan ini.

501 bilang dia tidak mau merombak kamar mandinya lagi.

Halo?

Halo?

Ya.

Begini...

Maaf, tapi itu ponselku. Kamu siapa?

Aku Son Mu Han.

Apa? Kenapa...

Kenapa ponselku ada padamu?

Kamu meninggalkannya di kafe hotel

setelah membayar.

Maksudmu itu salahku?

Bagaimana aku harus mengembalikannya kepadamu?

Menurutmu bagaimana? Kembalikanlah ke hotel.

Apa?

Jangan bilang

kamu sengaja membawanya agar bisa bertemu denganku lagi.

Kamu bukan tipe orang yang memedulikan orang lain.

Jelas lebih mudah meninggalkannya di hotel.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left