Release info

My Dear Lady Episode 07-08
A Commentary by JinHan_27

Tags

other
Published on: 2020-08-01
Downloads: 5
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 195 lines.

=Wanita Kesayanganku=

=Ulasan Sebelumnya=

Ini cara terbaik

yang kupikirkan untuk kedua perusahaan.

Menghindar adalah caramu?

Ling Xunxun.

Masalah di pernikahan,

kabur dengan cerai.

Masalah pekerjaan,

kabur dengan resign.

Dengan pikiranmu ini masih mau berkarir.

Dalam pekerjaan, kau bisa katakan apapun,

kenapa kau menilai kehidupanku?

Baik, Ling Xunxun.

Kuterima resignmu.

Aku dengar kau resign.

Zhou Quan bilang karena aku.

kami perlu lini produk terpisah,

pola mengurangi biaya tenaga kerja,

dan Yu Meiling

sesuai dengan keinginan kami.

Tapi Cheng Li ingin,

memasarkan merek dia dan kamu

bersamaan.

Kau juga tahu hal ini?

Tahu.

=Episode 7= =Aku tak punya pacar=

Beraninya tak angkat telepon.

Xun Xun, ponselmu terus berdering.

Ponsel.

Siapa?

Cheng Li.

Cheng Li?

Kenapa kau tidak ngomong lebih awal?

Kau ngapain pergi?

Kau sudah resign,

Dia adalah mantan bosmu.

Kau tidak apa-apa kan?

Oh iya.

Tiga kali telepon.

Kalau dulu, dia pasti menggila.

Coba kau telepon balik.

Tapi perasaan harus tenang.

Jangan seperti budak,

seumur hidup tak bisa angkat kepala.

Sini!

Kau ke sini, bantu aku.

Kau coba telepon.

Aku telepon ya.

Cobalah.

Ling Xunxun,

Kenapa kau tidak angkat telepon?

Aku... Aku lagi mandi.

Saat kau mandi

tidak tahu bawa di sisimu?

Itu...

Apa mandi perlu bawa ponsel?

Apakah satu telepon bisa kehilangan berapa ratus juta?

Tanya dia ada apa?

Ada apa?

Ada apa?

Layar tv ku rusak,

tidak tahu bagaimana perbaikinya.

Terakhir kau menyetelnya,

langsung tak bisa pakai.

Malam ini aku harus nonton,

Aku tak peduli,

kau harus ke sini perbaikinya.

Tutup.

Tutup.

Tutup!

Aku sekarang bukan karyawanmu lagi,

aku tak perlu dipanggil langsung datang.

Malam ini sudah larut,

jika tidak

besok saja.

Besok akhir pekan,

besok akan kubantu.

Halo?

Aku senang sekali.

Aku akhirnya... Aku akhirnya menutup teleponnya.

Menutup teleponnya.

Biasanya tak mungkin.

Pak Ling fotogenik juga ya.

Ling Xunxun.

Ling Xunxun.

Ling Xunxun.

Kau kurang kerjaan ya!

Kau semalaman gugup tak bisa tidur,

pagi-pagi bangun pergi perbaiki tv orang,

Kenapa kau tak sekalian bersihin toiletnya,

lalu buatin sarapan?

Ling Xunxun.

Kau benar-benar buatin sarapan?

Sarapan juga sudah disiapin.

Aku...

Lain kali tak mau mengurusmu lagi. Benar-benar.

Kau layak disiksa olehnya. Siksa mati!

Zhou Quan.

Aku rasa

kau harus jadi asistennya.

Aku selalu berpikir

Penjahat akan dijahati orang yang lebih jahat.

Benar juga.

Bukan... Apa?

Kau bilang siapa penjahat? -Aku tidak...

Kau bilang siapa penjahat?

Kenapa aku jadi penjahat?

Kau bilang!

Presdir Cheng.

Apa yang perlu dilakukan?

Produk barumu sudah berhasil dikembangkan.

Beritamu cepat juga ya.

Tak heran dia diberi pekerjaan yang bagus.

Aku sudah bilang padamu.

Pabrik ini harus segera diurus.

Aku tak ingin merek ini

menghabiskan banyak tenaga manusia dan material.

Kau malah berinvestasi

mengembangkan produk baru?

Kau bukannya dari awal sudah tahu?

Dalam waktu dekat aku pasti

tidak bisa meneliti hasilnya.

Benar.

Sekarang aku menyesal sudah melonggarkanmu.

Awalnya ingin kau mencoba

proses berbisnis dan kegagalan.

Beri kau uang belajar untuk pengalaman saja.

Presdir Cheng.

Jadi bagaimana ini?

Uang sudah dihabiskan,

hasilnya juga cukup bagus.

Jika tidak lanjut,

uang yang sudah dihabiskan akan sia-sia.

Jika dilanjutkan,

anda harus dukung aku sepenuhnya.

Kau menyuruh Mike berbohong kepada saya

buat produk baru dulu

hanya untuk melawanku.

Ibu,

ini belajar darimu.

Bukankah selalu merasa aku

emosional dan bodoh?

Kau sekarang pasti disatu sisi marah,

disatu sisi mengagumiku.

Kirim rencana proyek ini ke asisten Yuan.

Ling Xunxun itu

tidak pergi ke tempat kerja yang sudah kuatur.

Tapi

kau memecatnya,

aku cukup senang,

sekalian bantu.

Kau coba cek,

Ling Xunxun kerja di perusahaan mana?

Melihatnya tidak senang bekerja, aku cukup senang.

Lihat dari mata mana dia tidak senang?

Saya rasa kerjanya memuaskan,

sangat dihargai.

Kau lihat dia,

lakukan tugas sepele itu.

Siapapun boleh menyuruhnya.

Disuruh kau sama orang lain ada bedanya?

Aku malah merasa, sekarang dia sangat rileks.

Wang Dong.

Bukankah sudah mau pergi,

merasa boleh berbuat seenaknya?

Bagaimanapun aku itu bosmu.

Aku sepertinya tak mengambil gajimu,

gratis.

Apakah kau sering

ngobrol berdua dengan Ling Xunxun?

Kenapa kau tahu dia kerja di sini?

Aku rasa kau segera mengetahuinya.

Xun Xun, pergilah denganku

ke pesta direktur Jin.

Setengah dari talenta muda akan pergi,

kau anggap saja menemaniku menggaet cowok kaya.

Aku paling benci ikut pesta seperti ini.

Terakhir kali menemani Shi Shaozu ikut acara perusahaannya,

hanya make up aja sampai sesore itu.

Oh iya.

Bukankah Cheng Li ada penata rambut yang hebat?

Kau memintanya datang untuk menata rambut,

pilih-pilih baju.

Xun Xun.

Baiklah,

kau jangan begini.

Aku menelponnya.

Halo, asisten Wang?

Bolehkah kasih aku kontak

penata rambut yang dipakai Cheng Li kepadaku?

Minggu depan bersama temanku

menghadiri pesta direktur Jin.

Baik.

Aku akan kasih kau wechatnya.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left