The first 200 lines.
Pelabuhan South Beach San Francisco, California
Korban bernama John Flynn.
Usia 48 tahun, sudah menikah. Cho sedang membawa istrinya.
Dia seorang direksi perusahaan yang bernama Symphony.
Symphony?
Menurut situs itu adalah layanan perjodohan tingkat tinggi.
Orang tua kaya mencari gadis muda yang seksi?
Benar. Flynn ditembak dua kali pada dadanya dalam jarak dekat.
Kemudian dibuang atau terjatuh ke dalam air.
Seorang wanita mendengar letusan dari perahunya.
Memastikan waktu kematiannya pukul 17.38 semalam.
- Wanita itu melihat sesuatu? - Tidak ada saksi mata.
- Memar seperti sudah beberapa hari. - Bagian koroner juga sependapat.
Sejauh ini dia dan bagian forensik belum temukan petunjuk apa pun.
Jane, ada yang ingin kau tambahkan sebelum kita pergi?
Ya, matahari dan lautnya indah, 'kan?
Ada yang ingin ditambahkan mengenai korban?
Orang kaya, direksi, mungkin dibunuh karena uang.
- Begitulah dunia. - Hanya itu?
Tahukah kau setiap tujuh tahun...
Setiap sel di dalam tubuhmu mengalami pembaruan?
Artinya pada dasarnya kau orang yang berbeda...
Dibandingkan saat pertama kita bertemu.
Lebih sedih, tapi lebih bijaksana.
Dia sangat basah. Pasti itu berarti sesuatu.
- Janda yang berduka? - Ya.
- Halo. - Hai
Kau terus memerhatikanku.
- Benar. - Kenapa?
Sudah menjadi tugasku.
- Suamimu terbunuh di pelabuhan. - Benar.
- Aku turut berduka. - Terima kasih.
- Kau terlihat sangat sedih. - Apa itu mengejutkanmu?
Sudah berapa lama kau dan suamimu menikah?
Maaf, aku tidak tahu namamu.
- Patrick. - Erica.
Sekitar satu tahun.
Apa yang kau lihat?
Kau wanita mandiri, ambisius, dan kompetitif.
Tapi kau punya cukup kehangatan untuk memikat Agen Cho yang kaku.
Itu bukan suatu hal yang sepele.
Kau mahir membuat orang bersikap terbuka padamu, percaya padamu.
Menimbulkan sebuah pertanyaan, entah kau gunakan kemahiranmu itu...
Untuk menolong orang-orang atau memanipulasi mereka.
Sedikit dari keduanya, jika aku bisa jujur.
Aku seorang penjodoh. Aku membantu orang-orang temukan cinta sejati.
Menurutmu itu konyol.
Tidak. Aku membayangkannya sebagai pekerjaan yang layak.
Menurutmu gagasan cinta sejati adalah sesuatu yang konyol.
Tidak.
- Tidak mengherankan. - Kenapa?
Kesedihan yang aku rasakan dalam dirimu.
Kami sudah selesai, Ny. Flynn.
Aku bisa mengantarmu keluar jika kau mau.
Terima kasih, Agen Cho. Kau baik sekali.
Aku akan mengantarnya jika kau tidak keberatan.
- Tidak sama sekali. - Tentu.
Senang bertemu, Patrick.
Aku harap kita bisa bertemu lagi dalam situasi yang lebih baik.
Kau tahu? Setiap hari wanita mendatangiku...
Mengharapkanku bantu mencarikan pria baik hati untuk mereka cintai.
Aku yakin siapa pun dari mereka ingin sekali menemuimu.
Apa maksud ucapannya?
Dia berterima kasih karena aku memberinya penghiburan.
Aku mengira kau benci berbincang dengan seorang janda.
- Yang ini sedikit berbeda. - Bagaimana bisa?
Dia membunuh suaminya.
Kau benar, biasanya si pembunuh adalah istri korban...
Tapi Erica Flynn punya alibi.
Aku sudah menduganya.
Kini salah satu kliennya sedang bersama Rigsby.
Dia bersumpah sedang bersama Erica pada saat waktu kematian.
Kalau begitu, mungkin aku telah keliru.
Dia sempat berkata suaminya terlibat perkelahian belum lama ini.
Dia pulang dengan memar-memar.
Erica tak tahu dengan siapa suaminya berkelahi.
Ada tebakan?
Kenyataannya John Flynn mengelola perusahaan bernilai jutaan dolar.
Dia punya uang melimpah, karyawan yang banyak...
Dan sejumlah saingan yang kejam.
Menurut data juga dikatakan Flynn menyerahkan setengah juta...
Kepada acara amal tahun lalu. Itu pertama kalinya baginya.
- Jadi? - Itu pertanda.
Apa hubungannya amal dengan pertanda?
Memberi amal bukanlah pertanda.
Memberi amal setengah juta dolar tiba-tiba barulah sebuah pertanda.
Itu pertanda jelas adanya rasa bersalah.
Itu jauh dari fakta.
Bayangkanlah orang-orang mendonasikan uang sebanyak itu.
Eksekutif Wall Street, politikus korup, selebriti bermasalah.
Semuanya dilakukan demi menenangkan batin seseorang.
Kau jahat.
Sudah berapa lama kau menjadi anggota Symphony?
Sebenarnya baru beberapa hari.
Dua malam lalu adalah wawancara pertamaku dengan Erica.
- Saat itu pukul berapa? - Dari 17.00 hingga setelah 18.00.
Dan kau yakin Erica Flynn di sana sepanjang waktu?
Ya.
Ada yang bisa menguatkan pernyataanmu?
Kurasa karyawan lainnya sudah pulang dari kantor saat kami mulai.
Aku adalah pengacara, jadi saat itu pertama kalinya aku temui Erica.
Mungkin itu alasannya aku bergabung dengan layanan jodoh itu.
Bukan karena aku tipe orang yang tertutup atau semacamnya.
Aku bisa menemui orang lain. Aku sering bertemu banyak orang.
- Tidak? - Tidak.
Tapi ada DVD.
- DVD? - Rekaman wawancara.
Sudah menjadi bagian dari pelayanan Symphony.
Wawancara klien, konsultasi penampilan, pelatihan kencan.
Sebenarnya ini pendekatan secara menyeluruh dalam perjodohan.
Erica yang mewawancaraiku sepanjang waktu. Lihat sendiri.
Tolong jangan tunjukkan pada orang lain karena ini memalukan.
Dan mereka belum menyunting wajah dan komentar bodohku.
Astaga, tidak apa-apa. Kau boleh menyaksikannya.
Maksudku untuk kepentingan penyelidikan.
Bukan karena alasan lain.
Baik.
Kami akan hubungi kembali dengan pertanyaan lainnya.
- Terima kasih atas waktunya. - Tidak, terima kasih.
Aku punya pertanyaan.
Aku akan...
- Kau berhubungan dengan seseorang? - Sebenarnya tidak.
Bagus.
- Senang bertemu, Agen Rigsby. - Senang bertemu, Sarah.
Lewat sini.
Bos, kau harus lihat ini.
Ini video mantan istri John Flynn, Kim Cartwright.
Aku temukan di internet saat mencari latar belakangnya.
Tiga bulan lalu, suamiku selama 21 tahun...
Bernama John Flynn, berkata akan menceraikanku.
John berkata dia ingin sendiri dan tidak ingin menikah lagi.
John, ini pendapatku mengenai perjanjian perceraian.
Semua orang akan mengenalmu, John.
Aku akan beri tahu semua orang seperti apa dirimu sebenarnya.
Kau berengsek! Kau pengecut.
Aku merekam video itu tahun lalu. Aku marah.
Kau lebih dari marah, Ny. Cartwright.
Kau mengancam akan membuat hidup mantan suamimu menderita.
Katakan bagaimana rasanya saat mantan suamimu menikah lagi...
Dengan seseorang 10 tahun lebih muda dan dua kali lebih kecil.
Libby, jangan menggonggong.
- Ada di mana kau malam itu? - Aku di rumah sendirian.
Aku tidak membunuh John jika itu yang kau pikirkan.
Astaga, ternyata itu yang kau pikir. Tidak masuk akal.
John dan aku sudah berdamai berbulan-bulan yang lalu.
Kami sering berbincang-bincang.
Termasuk pada sore kematiannya. Kau ingat yang kalian bincangkan?
John tidak bahagia dalam pernikahannya.
Dia butuh seseorang untuk mendengarkannya.
- Jadi dia hubungi mantan istrinya? - Ini memang rumit.
Anjing nakal. Jangan menggonggong.
Kau berkata dia tidak bahagia. Kenapa?
John mencintai perusahaannya, tapi hanya ingin menikmati hidupnya.
Dan Erica tidak sependapat.
Dia terus menekan John mengembangkan Symphony.
Hal itu menimbulkan masalah bagi mereka berdua.
Saat kami menemukan John, ada memar di mata kirinya.
John mengatakan dia terlibat sebuah perkelahian...
Dengan mantan kliennya, Henry Cliff.
- Kau tahu apa sebab pertengkarannya? - Tidak, dia selalu menghindar.
Disebabkan sesuatu yang dia tidak ingin ceritakan.
Kau tahu Erica Flynn menandatangani perjanjian pranikah sebelum nikah?
Analisismu salah.
Pengaturan waktu menunjukkan rapat dimulai pukul 17.00...
Selesai setelah pukul 18.00 sesuai pernyataan Sarah.
Artinya Erica Flynn berada di kantornya pada saat pembunuhan.
Usahakan lihat ke arah kamera.
Akan membuat pasangan jiwamu nanti bisa terhubung dengan lebih baik.
Bagaimana pendapatmu tentang layanan kencan ini?
- Tidak dan ya. - Apa?
Aku tidak pernah ikuti dan ya, kau harus ikuti.
Karena kau keren dan aku tidak?
Apa pun yang diperlukan untuk mencegahmu kencani rekan kerja.
Bagaimana teman terdekatmu gambarkan dirimu pada orang lain?
Kurasa mereka bisa mengatakan...
Kami sudah menjadwalkanmu Selasa pekan depan.
Bagus. Sampai nanti.
Selamat datang di Symphony. Silakan isi formulir profilnya.
- Seseorang akan menemanimu. - Profil?
- Patrick. - Aku lihat kalian sudah kenal.
Peter adalah petugas resepsionis, meski entah berapa lama lagi.
Dia musisi yang berbakat, menulis lagu yang indah.
Patrick adalah konsultan untuk CBI. Dia menyelidiki pembunuhan John.
Aku akan menahan teleponmu.
Kami merasa sedikit kerepotan sebagaimana kau bisa bayangkan.
Seharusnya aku tidak di sini.
Tapi sejujurnya aku tidak punya banyak pilihan lain.
Dengan John yang telah tiada, kau tentu paham.
- Ada perkembangan soal penyelidikan? - Tidak.
- Kau punya pertanyaan lain untukku? - Tidak juga.
- Kurasa aku paham. - Paham apa?
Alasan kau ada di sini.
Awalnya aku tidak yakin saat melihat cincinmu...
- Tapi kau masih lajang, 'kan? - Bukan itu alasanku ke sini.
Tidak perlu malu, Patrick.
Aku telah membantu banyak klien hebat dalam situasi sepertimu.
Aku tidak berada dalam situasi. Tidak ada situasi apa-apa.
Aku paham perasaanmu. Aku pernah mengalaminya.
Kurasa tidak.
Kau pernah menjalin hubungan, saat itu kau jatuh cinta...
No comments yet. Be the first to leave one.