Brothers of the Wind

Brothers of the Wind

Download Indonesian Subtitle

Release info

Brothers of the Wind 2015 720p BluRay x264-VETO
A Commentary by Sangkuni

Tags

BluRay
x264
720p
720
Published on: 2016-06-24
Downloads: 47
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Di suatu tempat di Pegunungan Alpen, tahun 1960-an

Pada suatu ketika ...

di atas angin ...

hiduplah seekor burung.

Kisah ini adalah tentangnya...

dan seorang anak laki-laki.

Aku hanya memainkan satu bagian. Tapi entah bagaimana ini adalah kisahku juga.

Aku Danzer,

ahli hutan.

Aku mengurus setiap mahluk liar yang menyebut pegunungan ini sebagai rumah.

Ada suatu waktu, ketika aku mengkisahkan kehidupan seekor burung.

Tapi aku terlalu cepat.

Ini melompat ke bagian akhir.

Mari kita mulai dari awal.

Brothers of the Wind

Diterjemahkan oleh Sangkuni

Dia lahir ke dunia ini sebagai pangeran,

begitulah aku menganggapnya.

Karena bagiku, orang tuanya adalah raja dan ratu lembah ini.

Waktunya akan segera tiba untuk mewariskan kerajaan mereka.

Tapi mungkin tidak untuk dia,

karena dia lahir kedua.

Yang lebih tua dan lebih kuat sudah menantinya.

Oleh karena itu, dari pertama, kuduanya bukan hanya bersaudara...

tapi juga rival untuk naik takhta.

Sang ayah juga punya lawan.

Seorang pria...

bernama Keller.

Scout!

Mereka berdua tak tahu apa-apa tentang dunia selain rasa damai dan berkecukupan.

Tapi, suatu hari datang bahaya. Dan perubahan...

untuk selamanya.

Dia tahu sang ayah tidak akan kembali.

Dan mereka berdua menjadi...

yatim.

Bagaimana mereka akan bertahan?

Aku akan bilang, mereka bahkan berada di luar perlindunganmu,

Danzer./ Mereka tak akan saling mengampuni.

Hidup itu kejam.

Untuk kita semua.

Bagaimana kabar Lukas?

Anginnya dingin.

Juga tidak wajar.

Lukas ...

Dia aneh. Dia...

hanya berbicara dengan alam.

Scout!

Lukas!

Kau mau kemana?

Mungkin anak itu seperti si elang kecil sebelum mereka akhirnya bertemu.

Rumah tidak memberi kenyamanan.

Selain itu, pertempuran antar saudara telah dimulai.

Dulu ini adalah rumah Lukas,

tapi sekarang ini adalah tempat rahasianya.

Tempat dia bersembunyi...

dari ayahnya,

dari dunia.

Tempat yang akan dia ingat.

Dimana kenangan hangus terbakar.

Lukas!

Menu spesial hari minggu.

Saat kita selesai membuat pagar.

Capercaillie.

Seperti yang biasa dimasak ibumu.

Telah tiba waktunya bagi sang induk untuk memilih,

ditinggal sendirian, dia hanya bisa membesarkan satu anak untuk menjadi raja.

Kemudian...

hari para gagak telah tiba.

Pertanda kemalangan.

Sang induk mendengarnya menangis, tapi...

ada panggilan tugas yang lain.

Hari ini seharusnya menjadi hari terakhirnya.

Tapi kenyataannya, ini adalah awal.

Scout!

Scout!

Jangan takut.

Kau pasti kedinginginan.

Aku tak akan menyakitimu.

Ayo.

Apakah saudaramu mengusirmu?

Jangan khawatir, akan kubuatkan sarang. Sarangmu sendiri.

Kau pasti lapar.

Kau tidak suka roti?

Cuma ini yang aku punya.

Aku akan segera kembali.

Dengan banyak makanan.

Tidak, tidak.

Tunggu, tunggu.

Tunggu.

Lihat!

Aku minta maaf.

Aku mulai...

Burung Elang terkenal sulit untuk diberi makan.

Sosis...

Itu sangat buruk baginya.

Lihatlah apa yang kubawa.

Hati bebek.

Ini bagus untuknya.

Ambil!

Ayahmu pasti bertanya-tanya di mana kau berada.

Kenapa kau membuatnya gusar, Lukas?

Keenggananmu bicara membuatnya cukup marah.

Namun dia...

Dia tidak menyadari diamnya sendiri.

Aku tidak pernah mendengarnya berbicara tentang hari itu.

Dia menguburnya dalam-dalam.

Dan kau pun begitu.

Tapi suatu hari kau akan bicara.

Kau suka membaca.

"Saudara di atas Angin"

Sinar matahari...

sangat penting untuk perkembangan bulunya.

Hei! Kau mau kemana?

Kau lupa capercaillie kita?

Ayo!

Hei, Lukas!

Aku bicara padamu!

Apakah kau tidak lapar?

Kau butuh lebih banyak pekerjaan untuk meningkatkan nafsu makan! Ayo!

Ambil ini!

Lukas!

Lukas!

Makan sudah siap!

Sialan!

Lukas!

Lukas!

Pergi!

Pergi!

Aku melakukan hal buruk. Tapi itu mendatangkan hal baik.

Ini untukmu.

Kau tumbuh cepat!

Mungkin halaman Alkitab itu terbuka secara kebetulan,

tapi jari-jarinyalah yang menemukannya.

Kisah tentang dua bersaudara,

terjebak dalam persaingan.

Yang lebih tua Cain, bertekad untuk mengalahkan saudaranya Abel.

Dan burung itu akhirnya mendapatkan sebuah nama.

Dia akan memanggilnya Abel.

Dan kali ini, Lukas akan memberinya akhir cerita sendiri.

Abel akan bertahan hidup.

Di suatu tempat di luar sana,

Lukas tahu bahwa Cain diberi makan,

diajari dan dilatih untuk menjadi raja pegunungan ini.

Abel, ini.

Ini. Lihat.

Kemarilah. Ayo!

Kau harus belajar untuk terbang.

Dia masih terlalu muda.

Dia perlu mengembangkan bulunya.

Naluri akan membimbingnya.

Aku sudah bicara dengan ayahmu.

Kau tahu,

dengan musim panas yang akan datang ...

Aku butuh bantuan untuk melaluinya.

Kau bisa tinggal denganku.

Menemaniku di rumah tua yang besar.

Dan aku punya makanan lebih banyak dari yang kubutuhkan.

Cukup untuk berdua.

Cukup untuk semua.

Lukas!

Ikat ini di kakinya. Kau akan bisa menangkapnya!

Kau berhasil melakukannya!

Lalu...

seperti ini!

Kau bisa tidur di sini, kalau mau.

Kurasa kau bisa menggunakannya untuk melatih elang itu.

Lukas,

kau bebas untuk tidur dimana pun kau mau!

Aku mendapatkannya.

Ini untukmu, Abel.

Ini.

Itu untukmu. Ayolah. Kau bisa memakannya.

Kau harus mengambilnya.

Abel, kau harus lebih cepat.

Atau kau tidak akan makan.

Untuk belajar membutuhkan keberanian.

Dan untuk mengajar butuh kesabaran seorang ibu.

Dia tahu, untuk membuat anaknya ke udara, godaannya harus kuat.

Aku sering melihatnya,

selalu merasa kagum.

Dia tidak akan berhenti sampai dia melihat anaknya mengambil lompatan.

Lukas mungkin kurang memiliki naluri.

Tapi, dia seorang anak laki-laki.

Dan karena itulah dia melakukan penemuan.

Abel.

Abel!

Ayo.

Ayo, melompatlah!

Lompat.

Ayo Abel, lompat!

Abel,

kau harus melakukannya.

Kau harus melompat!

Kau harus menggerakkan sayapmu dengan cepat,

atau kau tak akan pernah belajar terbang.

Ayo Abel,

buka sayapmu!

Ya, seperti itu.

Ayo,

kau harus terbang.

More Indonesian subtitles for Brothers of the Wind

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left