The first 200 lines.
Bajingan. Bajingan.
Bajingan. Ya Tuhan.
Oke. Sialan. Tidak.
Demi Tuhan.
Hei?
Sialan.
Ya Tuhan.
Ayah
Tidak.
Maaf, nomor yang Anda hubungi...
...sudah terputus atau tidak lagi digunakan.
Silakan periksa nomornya dan coba hubungi kembali.
Halo.
Bagaimana kau mendapat nomor ini?
Aku diberitahu jika aku butuh bantuan, bantuan serius,
- Agar menghubungimu. - Biar aku tanya sekali lagi.
Bagaimana kau mendapat nomor ini?
Dia bilang kau akan tanyakan itu,
Orang yang berikan aku nomormu, dan dia melarang untuk memberitahu.
Itu sangat tak masuk akal, bukan?
Bagaimana aku tahu jika aku bisa memercayaimu...
...jika kau tak mau beritahu aku siapa yang memberimu nomor ini?
Dia bilang hanya ada satu orang di kota ini...
...yang bisa melakukan apa yang kau lakukan.
Dia bilang, "Dia seorang ahli."
"Seorang profesional."
Dan berkata kau takkan bisa meramal masa depan,
Dan jika mungkin suatu hari, aku mungkin butuh orang itu.
Dan orang itu adalah kau.
Kau di mana?
Dan apa yang terjadi?
Oke. Kau yakin?
Baiklah.
Sekarang, apa yang akan aku minta untuk kau lakukan akan sulit,
Tapi kau bisa melakukannya, oke?
Aku mau kau aktifkan lampu "jangan diganggu" di kamarmu,
Lalu jangan lakukan apapun hingga aku sampai. Mengerti?
Bagus. Jangan keluar dari kamar.
Jangan melakukan panggilan telepon.
Jangan sentuh apapun. Jangan membuka pintu.
Jangan tuangkan dirimu miras untuk tenangkan sarafmu.
Kau mengerti? Ulangi lagi untukku.
Oke. Itu bagus. Kau melakukannya dengan baik.
Ya, aku ke sana secepatnya.
Bagaimana kau tahu itu aku?
Ini caramu untuk tahu jika itu aku.
Semua akan baik saja.
Aku akan datang sebelum kau menyadarinya.
Bndr ST
Masuklah.
- Kau bicara dengan orang lain? - Tidak.
- Menghubungi orang lain? - Tidak. Tidak seorangpun.
SMS? Bentuk komunikasi apapun?
Tidak ada. Aku hanya duduk di sana seperti yang kau katakan.
Oke. Bagus. Sekarang kau bisa tuangkan dirimu minuman.
Ya. Jenis apapun?
Minuman terkeras mungkin yang terbaik.
Oke. Kau mau sesuatu?
Tidak, terima kasih.
- Apa ada yang tahu kau di sini? - Aku rasa tidak.
- Kau rasa tidak? - Tidak. Tak ada yang tahu.
Bagaimana dengan kamar ini?
Apa ada yang mengenalimu saat kau memesan kamar?
Tidak. Aku gunakan nama samaran. Aku selalu begitu.
Setiap aku pesan kamar hotel. Bukan saat aku...
Aku mengerti. Itu bagus.
Aku pesan kamar ini tepat setelah aku bertemu...
Aku minta dia menunggu dekat lift agar tak ada yang akan...
Aku tidak melakukan ini.
Ini bukan sesuatu yang aku lakukan.
Baik, dengar. Aku mau kau melihat waktu sekarang.
Apa ada orang yang akan khawatir...
...jika mereka masih belum dengar kabar darimu?
- Ya Tuhan. Aku tidak... - Pikir.
Tidak. Aku biasanya pergi dan bertindak semauku.
Bagus. Aku mengerti.
- Dan kau bisa buat semua ini lenyap? - Itu sebabnya kau menghubungiku.
Dia melompat di kasur.
Lalu jatuh dan menghantam kaca.
Aku akan tamat.
- Semua yang aku bangun susah payah. - Oke.
Dan kami diambang melakukan sesuatu yang sangat penting.
Kita tak ada waktu untuk itu. Kita sama sekali tak punya waktu.
Itu bukan salahku. Aku tak melakukan apa-apa...
Itu semua tidak penting. Itu tidak penting, oke?
Tidak, tidak. Dengarkan aku. Kau harus tahu ini.
Aku tidak melakukan apa-apa. Kami hanya...
Seandainya kau sekarang tak di sini, kau akan berada di mana?
- Apa? Apa maksudmu? - Jika ini malam yang normal,
Dan kau tak berada di griya tawang seharga $10,000,
Bersama PSK mati telungkup...
...di genangan darah dan pecahan kaca,
- Kau akan berada di mana? - Dia bukan PSK.
Di rumah. Aku akan kerja di rumah, menonton TV bersama anakku...
Oke. Bagus. Aku mau kau di sana sekarang.
- Oke. - Oke. Kau di rumah.
Kau duduk di sofa. Siapa nama anakmu?
Aku punya dua putri.
Julia. Itu yang akan aku...
Baiklah. Kau menonton TV bersama Julia.
Oke.
Aku akan pastikan semua ini tak akan bisa dilacak kembali kepadamu.
Seolah ini tak pernah terjadi. Apapun yang dibutuhkan.
Tak peduli apapun.
Terima kasih.
Itu tugasku.
Saat aku diberikan nomormu, aku pikir itu lelucon.
Aku tidak tahu orang sepertimu benar-benar ada.
Itu tidak benar.
Tak ada yang bisa melakukan apa yang aku lakukan.
Apa itu?
- Katakan, "Halo." - Apa?
- Katakan, "Halo." - Halo.
Lebih keras.
Halo?
Tidak ada layanan kamar. Terima kasih.
Ada yang bisa aku bantu?
Aku rasa tidak.
Kau siapa?
Aku di sini untuk mengurus masalahmu.
- Dia siapa? - Aku memanggil dia.
Siapa yang memanggilmu?
Bajingan.
Apa yang terjadi?
Ya.
Baik.
Itu benar. Ya. Itu aneh. Oke.
Apa?
Halo? Ini siapa?
Oke.
Oke. Ya.
Aku sangat mengerti.
Dan aku yakin kita bisa membuat semacam kesepakatan...
...yang memuaskan kita berdua.
Aku rasa kau tidak di posisi untuk negosiasikan sesuatu.
Ada benarnya. Itu ada benarnya.
- Beritahu aku, - Ada kamera ilegal di sana?
Apa yang kau sarankan?
Memasang kamera tersembunyi. Itu pengintaian ilegal.
Itu kejahatan kelas D di negara bagian New York.
- Tindak kriminal kelas D. - Kau sangat boleh untuk pergi, pak.
Jasamu tidak lagi dibutuhkan.
Ayolah. Apa permainannya?
Aku tidak tahu apa yang kau bicarakan, pak.
Apa?
Kau memeriksa untuk melihat seandainya...
Oke, kau tersambung ke pengeras suara.
Halo? Apa mereka di sana? Kau bisa mendengarku?
- Ya, mereka di sini. - Bagus.
Baik, kita jelas menemui sebuah situasi di sini,
Dan waktu sangat penting. Jadi aku takkan bertele-tele.
Namaku Pamela Dowd-Herdry.
Ini hotelku. Ini sangat baru. Ini sangat mahal,
Dan aku sangat bertekad untuk meminimalisir...
...setiap jenis kontroversi yang mungkin bisa melekat.
Aku sangat sadar akan stigma...
...yang bisa melekat pada sebuah gedung,
Dan aku tak tertarik menjadi pemilik hotel...
...dimana jaksa wilayah yang sangat aku kagumi...
...yang kinerjanya sangat aku percayai,
Ditemukan bersama PSK tewas.
- Dia bukan... - Jadi intinya adalah,
Aku membawa orang yang aku tahu melalui teman terpercaya...
...untuk mengurus masalah ini. Dia seorang ahli.
Dia yang terbaik.
Sederhananya,
Tak ada orang lain di luar sana yang bisa melakukan apa yang dia lakukan.
Terima kasih, Pam.
Sekarang, tentu saja, tamuku...
...memiliki pertaruhan kepentingannya pribadi,
Dan merasa perlu untuk memastikan kepentingan itu dilindungi,
Dan itu sebabnya dia bersikeras pertahankan orang barunya sendiri...
...untuk memastikan masalah kecil ini ditangani.
Dan kami menemui jalan bunti...
...tentang orang siapa yang lebih cocok untuk selesaikan tugas ini,
Jadi kami putuskan bahwa satu-satunya tindakan yang tepat...
...yaitu agar kalian berdua bekerja sama...
...untuk membereskan kekacauan ini.
Halo?
- Tidak. - Tidak.
Pam, aku mau bicara.
- Tolong, tunggu. Tolong. - Tidak.
- Tunggu dulu. - Tidak.
Kau bercanda, 'kan? Ini lelucon.
- Kau tak bisa pergi. - Bukan seperti ini cara kerjaku.
Bagaimana aku tahu aku bisa percaya dia?
- Aku tidak... - ...Kenal orang ini.
Tentu, mungkin. Atau mungkin dia hanya orang bodoh.
Kau tidak kenal aku. Bagaimana kau tahu bisa percaya aku?
Memang tidak, tapi aku percaya orang yang berikan aku nomormu, karena...
- Hati-hati. - Karena saat dia mengatakan sesuatu,
Itu bernilai, dan dia bilang aku bisa memercayaimu.
Pam, aku rasa itu tak ada kaitannya denganku, bukan?
Apa kau menyinggung rasa hormatku?
Karena bukan ini cara kerjanya.
Bukan ini caraku bekerja.
Dia bilang jika kau terima pekerjaannya,
Kau memberikan janjimu. Dan itu tolok ukur seorang pria
Tidak seperti ini.
Kau juga ada didalam rekaman itu.
No comments yet. Be the first to leave one.