The first 200 lines.
Lari, lari, lari. Dia akan menangkapmu.
Bagus, dia mati.
Itu Keith si culun. Hai, jelek.
- Hai, sayang. Bagaimana kerjamu? - Semuanya baik.
Kau masih belum bilang kapan kau akan mencukur rambutmu.
Sudah kucukur, Bu.
Ibu, percuma Ibu bilang begitu. Keith membual.
Keith! Keith, kaukah itu?
- Yep. - Hey, kawan.
Sedang mengecek beberapa kampus.
Ayah, kau ingin kuliah?
Bagus sekali.
Kalau aku kuliah, aku takkan menjual ban 6 hari seminggu.
Itu yang akan terjadi padamu kalau kau tak paham dengan jurusannya.
Kemari, lihatlah ini semua. Tumpukan baru datang dalam bentuk surat.
"Co-ed Phys Ed."
Bisakah aku menundanya?
Jesus, Keith, aku...
Aku tak bermaksud menyulitkanmu, kawan.
Aku tahu.
Aku hanya ingin kau berpikir tentang masa depanmu.
Kau berkesempatan menjadi lelaki pertama di keluarga ini...
...yang tak perlu lagi mencuci tangannya setelah bekerja seharian.
"Co-ed Phys Ed."
Hey.
Aku mencari lagu tentang pria yang membunuh dirinya sendiri...
...demi wanita yang membenci keberaniannya.
Kau tahu lagu yang kumaksud?
Apa kau mengerti konsep dari kata "privasi"?
Aku mengerti, dan itulah kenapa aku tak pernah biarkan siapapun ada di kamarku.
Keluar dari sini sebelum aku melemparmu keluar jendela.
- Oh Tuhan, apa suasana hatimu bagus hari ini? - Aku bilang, keluar!
Apa ini efek samping menjadi orang yang sangat dibenci atau apa?
Kulitku memar, Awas kau nanti!
Ibu!
Lihat ini. Ibu lihat apa yang dia lakukan padaku?
Minggirkan kepalamu sedikit.
Sayang, Ibu tak melihat apa-apa. Kalau ada, pasti akan terasa sakit.
Ibu, mungkin Ibu perlu kacamata.
Dari sekarang jika aku ingin berbohong aku tak akan memakai busana mandi lagi.
Kau tahu, berjemur di bawah sinar matahari akan membuatmu tua sebelum waktunya...
...dan akhirnya kau akan terlihat seperti kismis mentah.
- Terima kasih, Cindy. - Sama-sama.
- Jauhi kamarnya. - Yeah.
Dan kau...
...cari aku jika kau bermasalah dengannya sebelum kau coba-coba mengganggunya.
Apa dia punya hak untuk menyusup ke dalam kamarku?
Dan aku bahkan tidak mengganggunya.
Aku seperti hampir tidak dapat merasakan lenganku lagi.
Diamlah!
Kau tahu, bisa jadi ada masalah dengan peredaran darahmu.
Aku akan tambahkan serat dalam makananku dan mengurangi waktu meneleponku.
- Tolong diam. - Dengan senang hati.
Aku harap kalian mengerti betapa malunya aku...
...memiliki seorang lelaki paling culun di sekolah yang ternyata dia kakak kandungku.
Ayahmu bilang diamlah.
Semua orang di sini tertuju pada Keith, dan aku sudah muak.
Laura, itu tidak sepenuhnya benar, dan kau tahu itu.
Permisi.
Sayang, kau belum menyelesaikan makanmu.
Kau tahu, aku merasa di sini aku tidak mendapat asupan makanan yang seimbang.
Aku pikir aku melewatkan satu makanan yang penting.
Hey, Keith, Bagaimana dengan kampus-kampus ini?
Aku mengharapkan jawabanmu.
Apa kau sudah minum suplemen hari ini?
Apa kau sadar tadi itu nyaris saja?
Ayolah, Mr. Sunshine.
Kemampuan melebihi kemampuan.
Teknik.
Bayangkan apa yang bisa kulakukan kalau saja SIM-ku kembali.
Mana buku-bukumu?
Tidak, tidak kubawa. Aku lupa.
Kau tidak pernah belajar.
Pasti kau dibuat tertekan oleh ayahmu lagi tentang kuliah.
Itu yang selalu dia pikirkan.
Mungkin lebih baik memiliki ayah yang mengomelimu tentang masa depanmu...
...daripada tidak punya ayah yang tidak pernah mengomelimu sama sekali.
Sesuatu terjadi di rumah?
Hey, itu tidak penting. Selama kau bersamaku, aku tak apa.
Mau kemana aku kalau kau tak ada?
Di saat aku menjemputmu ke sekolah tiap hari, mungkin kau masih di rumah...
...tidur pulas.
Bisa lebih sopan?
Tentu.
Aku pikir itu mendorongmu untuk melukis. Aku pikir itu mendorongku bermain drum.
Dorongan.
Sungguh ideal bahwa kita adalah teman baik.
Kau tahu, aku mulai berpikir...
Permisi.
Permisi.
Terima kasih.
Sungguh orisinil. Sudah berapa lama kau seperti ini?
- Watts. - Tidak, tunggu.
Sudah berapa lama kau menjadi lesbian?
Apa?
Aku pikir kau agak berlebihan membuat dirimu terlihat seperti lelaki, pasti kau lesbian.
Apa kau bilang?
Kau tahu, agak sedikit bulat di sini...
Diam!
Bajingan. Ayo!
Cukup. Hentikan kalian.
Sudah cukup.
- Dasar binatang! - Bubar.
Pengecut.
Oh sayang...
Dengar, tunggu sebentar, oke?
Mereka mengeroyokku. Kenapa kau tidak menyalahkan mereka? Aku tidak melakukan apapun.
Itu bukan milikku.
Ayolah, itu cuma untuk pamer.
Aku tidak...
Sepertinya, itu pemberian dari istrimu.
Kau dihukum, tuan.
Karena apa? Karena apa?
Ayo. Kita bicarakan di aula hukuman.
Apa ini?
Isabella dari Spanyol.
Wanita yang menjadi pemimpin.
Bukankah itu membuat kita bersemangat?
Apa?
Yo, apa kau sedang duduk?
Tidak, aku sedang menuju aula. Kenapa?
- Aku punya berita buruk untukmu. - Apa?
Belum dikonfirmasi, tapi aku dengar dari sumber terpercaya.
- Apa? - Sepertinya ayahmu datang ke sekolah.
Apakah Keith sudah memutuskan kampusnya?
Kami telah fokuskan beberapa.
Dia menunjukkan bahwa dia tertarik dengan beberapa kampus seni.
Aku tak yakin itu akan terjadi.
Katakanlah jika dia lulus, Apa yang bisa dia lakukan setelahnya?
Aku mencari jurusan bisnis yang baik. Aku pikir dia mempunyai bakat dalam bisnis.
Petunjuk yang saya simpulkan adalah dia tipe pemuda yang cenderung lebih kreatif.
Baiklah. Namun kami tetap mencari kampus bisnis.
Dia bisa kreatif dalam waktu luangnya.
Bagaimana kelakuannya selama ini?
Baik.
Nilai-nilai pelajarannya baik?
Sangat baik.
Jadi...
...terima kasih atas bantuannya.
Hubungi saya jika ada pertanyaan. Jangan sungkan.
Tentu. Terima kasih. Aku hargai itu.
Sama-sama.
Keith Nelson.
Bisakah saya bertanya tentang pertanyaan nomor 5 di halaman 3?
Hai, sayang!
Bisakah saya izin ke UKS?
Kepercayaan adalah dasar dari semua hubungan.
Aku mempercayaimu.
Sekarang, aku ingin kau mendekatiku, tapi jangan terlalu dekat.
Menjauhlah saat aku suruh. Oke?
Kedua orang tuamu sedang bekerja?
Yeah?
Mungkin aku akan mampir suatu hari sepulang sekolah minggu ini.
Amanda.
Hai.
Kau mau pulang?
Ada apa?
- Bisa diam? - Ya. Aku ingin tahu ada apa.
Dia temannya adik perempuanku.
Kakaknya kecelakaan mobil dan dia sedang sedih.
Aku tahu kau akan datang, jadi kenapa juga aku harus mendekati gadis lain?
Bagaimana kau bisa sangat cantik dan berprasangka buruk di waktu yang sama?
Kepercayaan adalah dasar dari semua hubungan.
Aku mempercayaimu.
Aku ingin memberikanmu ini.
Sekarang pergilah ke mobil dan akan kutemui kau secepatnya.
Hey, hey, jangan.
Itu milik tuan tanah pemilik tempat ini.
Mobil kesayangannya.
Keren.
Bagaimana rasanya berdiri di bawah Mercedes-Benz yang asli?
Apakah sama seperti berdiri di bawah Ford? Kenapa? Apa kau tertarik?
Boleh aku bertanya?
Kau tahu gadis bernama Amanda Jones?
Di sekolah?
- Ada apa dengannya? - Apa pendapatmu tentangnya?
Menggoda. Kenapa?
- Penasaran saja. - Tentang?
Dia. Seperti apa dirinya.
Karena dia cantik, benar?
Lelaki memang menjijikkan.
Benar saja, pasti merepotkan menjadi lelaki penurut karena dorongan seks.
Aku tidak bilang apapun soal seks.
Jadi kau ingin mengencaninya?
Aku tidak bilang aku ingin berbuat sesuatu dengannya.
Aku hanya berpikir dia gadis yang menarik.
Jangan salah mengartikan surga demi sepasang kaki jenjang.
Maksudnya?
Jangan pergi ke tempat yang tidak seharusnya kau datangi. Sekedar opini.
Aku tertarik dengan seseorang yang aku belum tahu, dan kau mulai tidak nyaman.
Bukan karena tidak nyaman. Ini ada alasannya.
Bagaimana gadis ini dan kekayaannya, memandang rendah masyarakat bawah...
...sungguh sangat tidak penting, malah menyedihkan.
Dia bukan orang kaya. Kau tahu dimana dia tinggal?
Yeah, di daerah kita.
Tapi dia senang bergaul dengan anak orang kaya dan rupawan...
...itu sudah membuat dia terlihat bersalah.
Kedengarannya basi bagiku.
Kau mau pesan makanan?
Tidak. Kau pesan saja kalau mau.
No comments yet. Be the first to leave one.