The first 200 lines.
Sebelumnya dalam SEAL Team...
Tak penting yang Nate inginkan.
Aku yang memutuskan.
Dimana asalnya darah ini? Fakta kamu menolak
bicara soal kematian Nate memberitahu
itulah persisnya yang kita harus bicarakan.
- Kematian Nate bukan kesalahanmu. Aku mengerti
bahwa sejak operasi Desember tahun lalu,
kamu dan istrimu berpisah.
Kamu tahu dia tidur di halaman kami?
Aku kangen kalian. Menyebalkan beginilah jadinya.
Dan jika ada yang mengira ada peluang
kalian tak melalui ini, kita semua akan tidak ikhlas.
- Hey, Ayah. - Hai.
Akan bagus jika kamu bisa datang semalam saja.
Aku tak tinggal disana lagi, jadi itu tidak penting, kan?
- Aku Clay. - Stella.
Kapan aku bisa menemuimu lagi?
Jika kamu seperti yang kukira,
kamu harusnya tidak sulit menemukanku.
Sampai kamu lulus Tim Hijau,
kamu anggota Chalk 2,
Pleton Alpha, Tim SEAL 3.
Serius, dia tidak siap.
Daftar urutan kandidat 5 besar
kelas Pelatihan dan Seleksi ini.
Di sisi lain, daftar lima terbawah.
Kami akan umumkan lima terbawah di ruang tim.
Orang yang paling terbawah akan gugur
dari kelas ini.
Jelas, Mr. Spenser?
Uh, Dr. Clark?
Sudah kubilang jangan lagi menelponku disini.
Dan sudah kubilang jangan terlalu dalam.
Kamu menghampiri 40 meter.
Yang, jika kamu ingat, dimana kita prediksikan
akan menemukan tingkat tertinggi deplesi alga.
Lain kali pakai drone saja.
Pasti, jika aku mau sampel terkontaminasi.
Kamu dekompresi sekali saja, percayalah,
kamu tak mau mengalaminya lagi.
Sebaiknya berhenti sekarang, Vince,
atau aku mulai memikirkan kamu sayang padaku.
Percayalah, ini bukan soal kamu.
Ini deposit yang kucemaskan. Dan kuenya.
Rasanya ini seperti momen yang pas
mengatakan aku tak pernah menyukaimu.
Namun kamu menikahiku.
Tentang itu, apa kamu menanyakan...
S01E03 Boarding Party
Okay.
Mungkin pemahaman kita beda
- tentang kata "siap" ini. - Aku pada dasarnya siap.
"Pada dasarnya." Tidak.
Ayo. Buruan. Mengerti?
Mengerti? Dan mereka bilang generasimu
punya jenis berbeda pada etika kerja?
Bukan salah kami... salah piala partisipasi.
Okay, serius, Emma, bukan "telat untuk sekolah,"
seperti, satu hal lagi?
Guru wali kelas menyayangiku.
Aku akan kembali.
Kuyakin dia akan lebih sayang jika kamu tepat waktu, benar?
Ayo. Ayo, jalan, jalan.
Hey. Sudah kubilang kamu tak harus mengantarnya.
Ayolah. Aku ayahnya, kan?
Aku suka berkendara.
Tak dengar bel pintu tadi.
Pakai kunciku.
- Cukup. Aku mengubah kuncinya. - Ayolah, serius?
Ini tak seperti aku merampok rumah.
Aku bisa masuk.
Ada apa dengan kotak peralatan itu?
Kamu sudah tahu?
Tahu apa?
Maaf, kamu harus menjelaskan.
Baiklah, aku mulai membersihkan
garasi Nate dan Molly kemarin...
Sudah kubilang akan membersihkan garasi.
Nate menyembunyikan ponsel sekali pakai.
Menurutku dia menyimpannya di kotak peralatan.
Nate menyembunyikan ponsel itu dari istrinya.
Hanya memperjelas disini,
menurutmu karena Nate punya ponsel, dia selingkuh
dari Molly?
Menurutku ada banyak alasan
kenapa orang memakai ponsel.
Tidak penting apa menurutmu.
Baiklah, begitu juga dia?
Entahlah. Apa dia, selingkuh?
Bagaimana menurutmu?
Kamu temannya.
Oh, benar. Maaf, kamu tak bisa.
Sebab aku di klub para istri, benar?
Ini kamu dan anak buahmu. Kamu tak mau bilang
- walau kamu tahu. - Aku tak bisa debatkan ini sekarang.
Emma, ayolah!
Ada saatnya kamu harus mengatakannya.
Kuperiksa riwayatnya.
Semua panggilan masuk keluar dari satu nomor.
Kamu menelpon nomor itu?
- Terputus. - dengar, akan kuurus ini.
Tenang. Akan kuurus, mengerti?
Jangan bilang-bilang, sebab aku tak mau
- kembali ke Molly, paham? - Percayalah,
Aku tak minat membicarakannya, apalagi dengan Molly.
Membicarakan soal apa?
Urusan orang dewasa?
Urusan orang dewasa. Tepat, huh?
Bicara soal itu. Lekas, ayo.
Kita akan bahas di mobil, karena kamu telat.
Aku harus bergegas. Banyak Urusan orang dewasa.
Terlalu banyak.
Keluar, aku saja.
- Aku saja, Clay. - Tidak usah.
Ganti Jonesy, dia butuh istirahat, Lekaslah!
Ganti Jonesy karena dia butuh istirahat.
Kamu pasti bercanda, kan?
Kamu tak bisa sangkal bakat anak ini.
atau egonya.
Egonya menyebabkan dia menolak untuk keluar.
Yeah, mencegah teman se-timnya muntah.
Tidak, kurasa dia terlalu menebusnya
karena dia di lima terbawah.
Itu sebabnya. Tahu tidak?
dia terus menekan tombol merah seperti itu,
tahu yang dia mau lakukan?
Dia akan menabrak dinding, menghambat
seluruh timnya.
Kamu yakin tak terancam
- sebab dia lebih cepat darimu? - Terancam?
Yang benar saja. Melipat ranselku 3 kali,
dan aku masih mengalahkannya di bukit itu, Ray.
Apa menurutmu tadi soal ego?
- Tak ada. - Jason Hayes,
kamu katakan hal soal ego sesaat tadi.
Ayolah, Ray-dawg.
Lekas, ayo. Jangan lemah, ayo!
Kamu lewatkan jendela pelarian
dan kini di tangan musuh.
Selamat,
kamu menang kesempatan menjalankannya lagi.
Mr. Spenser, ada hal
seperti terlalu tidak egois.
Tim hanya secepat orang terlambatnya.
Centaurus, kapal penelitian yang ditandai AS
melakukan survey oksigen di Laut Cina Selatan.
Kami pikir itu dibajak tadi pagi.
Sebentar, kamu pikir?
- Apa maksudmu, kamu tak tahu? - Siapapun pelakunya
belum menghubungi.
Bagaimana kita tahu ada yang mengambilnya?
Ini Dr. Vincent Barbour,
diatas kapal penelitian Centaurus.
Kira-kira 100 mil lepas pantai Iloilo.
Kami disandera oleh semacam geng...
Oh, Tuhan! Tidak, tidak!
Tidak, kumohon!
Apa maumu?
Apa maumu? Siapa kamu?
Dr. Vincent Barbour, Profesor Sains Iklim dan Kelautan
di Stanford.
Kami yakin ini suaranya di rekaman satelit.
Dr. Julia Clark, juga dari Stanford.
Dua ini akan menikah bulan depan.
Ada foto lagi di laptopmu,
plus biodata lengkap para ilmuwan.
Mereka tak meminta anggota kru memposting biodata
- di situs fakultas. - Kamu tahu itu benar.
Mm-hmm. - Kalian sebaiknya lihat
perbincangan "eksploitasi pekerja".
Orang-orang mungkin tahu kamu komunis.
Oh, ayolah. - Apa katamu tadi?
Jadi itu sanderanya, dan kini kita datang
mengambil sandera, dan untuk itu,
ini rekanku, Sam Roberts.
Sam ini analis top Agensi di pembajakan Asia Tenggara.
Wow, kamu lebih dari seorang ahli
di pembajakan Asia Tenggara.
- Okay. Jangan tersinggung. - Nggak lah.
Uh, sebenarnya, meski
Tanduk Afrika masih mendapat banyak perhatian,
perairan Asia Tenggara itu paling berbahaya di dunia.
Kabar bagusnya bahwa,
tak seperti Tanduk, wilayah ini dikelilingi area
yang relatif stabil.
Tak banyak pelabuhan untuk bajak laut
untuk berlindung dan nego tebusan.
Kebanyakan pro setempat memakai Pulau Anambas.
GPS Centaurus menunjukkan dia di 400 mil timur
Vietnam, menuju selatan-barat daya.
Menempatkan dia di Anambas besok lusa.
Okay, bagus. Berapa lama sampai kami diperbolehkan?
Mengerjakannya sekarang.
Rupanya, mereka ada masalah politik
di salah satu kantor CentCom.
Pasangan "dua bintang" coba menunjukkan siapa yang dapat jus banyak.
- Kamu becanda, kan? - Harapnya.
- Perang dalam teror. - Perang dalam teror.
Kita harusnya di udara saat ini.
No comments yet. Be the first to leave one.