Meteor Garden

Meteor Garden (流星花园)

Download Indonesian Subtitle

Specials

Release info

電影倉庫〜〜Meteor Garden E17
A Commentary by gudangfilmserial
ORIGINAL VIU

Tags

other
Published on: 2019-10-15
Downloads: 64
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Shen Yue sebagai Dong Shan-cai

Dylan Wang sebagai Dao Ming-si

Darren Chen sebagai Hua Ze-lei

Liang Jing-kang sebagai Feng Mei-zuo

Wu Xi-ze sebagai Xi-men Yan

Shan-cai, kamu lihat.

Setelah foto kita di Kanada dibagikan ke media sosial, banyak yang klik suka.

Aku juga. Tapi sepertinya Qing-he kurang senang.

Benarkah? Dia bilang apa?

Coba aku lihat. Ada yang tidak menganggapku sebagai teman.

Aku yang balas saja./ Kamu balas apa?

Kamu hewan peliharaan.

Begini Qing-he akan lebih marah lagi./ Xi-men.

Aku sangat merindukan Kanada.

Sekarang dipikir kembali, di sana sangat indah.

Kamu gadis yang sangat polos, jangan sampai ditipu Xi-men.

Aku tahu. Dalam hal ini, kamu lebih cerewet dari ibuku.

Kakimu masih sakit?/ Sudah tidak apa-apa.

Sudah hampir sembuh./ Kita duduk sebentar di depan.

Sudah tidak apa-apa.

Oh ya, apa kamu dapat kabar Da-bao mau mengadakan…

…acara reuni dan makan bersama?/ Tentu saja dapat.

Dia mengundang kita dan beberapa teman baiknya,'kan?/ Benar.

Sejak lulus SMA, aku tidak pernah bertemu dengan semuanya lagi.

Aku sangat menantikannya./ Aku juga.

Aku sangat menyukai masa-masa kita di SMA.

Saat itu kita hanya tahu membaca buku dan tidak tahu semuanya.

Aku sangat merindukan semuanya.

Aku lihat mereka bilang di grup kebanyakan orang mau datang.

Kebanyakan orang? Siapa saja?

Kamu masih ingat dulu kita dihukum berdiri, ada satu orang melapor…

…kepada Guru bahwa aku mau ke toilet?/ Dia? Tidak apa-apa.

Lagipula banyak teman yang datang.

Sudah lama tidak melihat Yan Zhi-bu.

Yan Zhi-bu? / Aku ingin tertawa begitu teringat dia.

Yan Zhi-bu adalah badut di kelas kita.

Setiap kali melakukan kesalahan dia selalu bilang aku tidak apa-apa,

…aku sangat baik. Aku tidak masalah.

Kamu menirunya dengan sangat mirip.

Dia memang seperti itu./ Tidak tahu semuanya menjadi seperti apa.

Aku rasa hanya kita berdua yang berubah menjadi cantik.

Yan Zhi-bu melihat kita pasti akan menindas kita./ Benar.

Mungkin dia akan suruh kita main permainan minum sampai habis.

Astaga, jangan./ Kamu pasti tidak bisa menghindar.

Aku sudah menemukan cara untuk menang. Kali ini aku akan mengeluarkan jurus pamungkas.

Sebelumnya kamu juga pernah bilang seperti ini./ Jangan omong kosong.

Kalau berani jangan pakai jurus pamungkas./ Kenapa aku tidak boleh pakai jurus pamungkas?

Aku kalah lagi./ Karena aku bisa meramal.

Jangan omong kosong, jelas-jelas kamu main curang.

Atau selanjutnya aku tidak pakai jurus pamungkas./ Kamu sendiri yang bilang.

Sekali lagi.

Tunggu sebentar./ Ada apa?

Jing./ Lei, kamu baik-baik saja?

Jing, aku juga di sini. Kamu mau pulang?

Aku tidak mungkin pulang secepat itu dan bertemu dengan semuanya.

Tidak apa. Kamu tenang saja, aku menjaga semuanya dengan baik.

Oh ya Jing, bagaimana hubunganmu dengan orang Paris itu?

Hubunganku dengan Shan-cai berkembang pesat.

Benarkah? Kalau begitu selamat.

Aku sudah membatalkan pernikahan./ Benarkah?

Kalau begitu bukankah Lei ada kesempatan?

Lepaskan./ Sakit./ Cepat.

Apakah karena masalah pekerjaan?/ Ya.

Aku tidak mau ada hal apa pun yang menghambat impianku.

Aku rasa akan segera ada beritanya, jadi aku telepon memberitahu kalian duluan.

Baiklah. Kamu sendiri hati-hati.

Baik. Kalian juga hati-hati.

Kami menunggu kepulanganmu, Jing. Sampai jumpa./ Sampai jumpa.

Apa yang kamu pikirkan?

Tidak ada./ Jangan membohongiku.

Jika ronde berikutnya aku yang menang, kamu harus beritahu aku.

Tunggu kamu menang baru dibicarakan lagi./ Aku memang kalah bermain game denganmu,

…tapi aku bisa mengalahkanmu dengan kekuatanku./ Baik… Lepaskan.

Bagaimana?/ Jika kamu masih tidak mau melepaskannya,

...aku suruh Shan-cai jangan memedulikanmu.

Shan-cai pacarku, mengapa dia harus mendengarkanmu?

Kamu minta ampun. Panggil aku kakak maka aku akan melepaskanmu.

Kakak kepalamu.

Terus memandang matamu Mana ada salah paham

Hati terus berdebar Meniup warna putih, kuning, dan merah jambu

Semua datang sangat cepat./ Lama tidak bertemu.

Shan-cai sudah datang./ Apa kabar?/ Apa kabar?/ Apa kabar?

Sudah datang./ Apakah kamu?

Mau menangkap setiap rasa haru

Bukan pemilik akun./ Siapa yang masuk...

Ke akunmu.

Dong Shan-cai./ Yan Zhi-bu.

Lama tidak bertemu./ Lama tidak bertemu.

Tidak disangka kamu masih ingat akun kita main game bersama.

Tentu saja. Sekarang aku dan Qing-he membentuk tim main bersama.

Kami berdua sering membicarakan hewan peliharaan yang dulu dipelihara olehmu.

Benar. Hewan peliharaan Zhi-bu itu sangat langka…

…dan sudah dilatih sampai level 70./ Kalian bilang aku tidak pandai main,

...jelas-jelas kalian berdua juga tidak bisa diandalkan.

Siapa yang setiap hari hanya tahu menangkap hantu?

Siapa yang datang membantu tapi tidak bawa obat? Masih harus aku yang kasih.

Sudahlah, jangan ungkit masa lalu lagi./ Benar…

Shan-cai, kamu semakin cantik.

Jangan pura-pura, kamu paling suka menyindirku.

Aku tidak menyindirmu. Dulu di sekolah banyak laki-laki yang mengejarmu.

Siapa?/ Banyak sekali.

Semua yang dulu dihukum denganmu itu sangat menyukaimu./ Benar.

Aku juga. Qing-he juga.

Mereka juga./ Benar…

Kamu jangan bilang lagi.

Xiao-you, dia terlalu suka cari masalah. Beri dia pelajaran./ Baik.

Kamu menyerangku.

Ayo…

Baik… Aku mengaku kalah, cukup?

Kita seperti ini apakah akan diusir pemiliknya?

Kalau begitu hukum yang membuat keributan dulu. Yan Zhi-bu.

Aku tidak masalah. Qing-he juga harus dihukum.

Tidak. Dihukum apa?

Hukuman itu.

Sudahlah…/ Minum sampai habis…

Minum sampai habis./ Aku tidak masalah, ayo./ Minum sampai habis.

Tentu saja sudah tidak ada yang lain, hanya ada A Si dan yang lain.

Kalau tidak percaya kamu tanya dia saja.

Ada apa?

Yang aku bilang itu benar dan apa adanya.

Halo, aku Dao Ming-si. Yang dia katakan itu benar.

Halo? Ucapan yang sama diucapkan belasan kali.

Kamu tidak bosan?/ Apa boleh buat?

Kita ke Kanada tidak bawa siapa-siapa. Xin-hui dan Bai-he ke sana.

Banyak orang yang mengeluh padaku./ Pasti gadis-gadis kurang kerjaan itu.

Tidak, Chen Qing-he juga.

Qing-he juga bisa digolongkan sebagai gadis yang kurang kerjaan?

Qing-he berkumpul dengan teman SMA. Xiao-you mengirimnya ke media sosial.

Ekspresi Shan-cai sangat bodoh./ Coba aku lihat...

Kamu lihat, sangat bodoh,'kan?

Ini di mana?/ Restoran yang ada di jalan Hua Shan.

Mengapa aku tidak tahu tempat ini?

Tidak bisa, aku ke sana sekarang.

A Si, mereka sedang reuni. Untuk apa kamu ke sana?

Kurang begitu pantas./ Mengapa tidak pantas? Menurutku sangat pantas.

Benar. Sama sekali tidak mirip orang yang tidak waras dan penguntit.

Apanya tidak waras dan penguntit? Kebetulan aku ada di dekat sana.

Dua kilometer juga termasuk dekat?

Mengapa kamu tidak katakan saja gembala dan gadis penenun tinggal di sebelah?

Aku tidak boleh pergi lihat pacarku?

Semoga Shan-cai juga berpikir seperti itu.

Kita mau coba ke sana?

Astaga.

Astaga. Shan-cai, menurut kamu ini manis atau asin?

Sangat menjijikkan. Aku tidak mau main./ Aku juga.

Tidak bisa. Kita jarang berkumpul. Siapa pun jangan pikir mau kabur.

Baiklah… Semua siap-siap. Hompimpa.

Minum…/ Sudah…

Aku mengaku kalah, aku minum.

Aku dulu./ Zhi-bu seperti pendekar menolong wanita cantik.

Tidak bisa. Yang kalah harus minum./ Benar.

Minum…

Aku yang minum.

Minum...

Kamu berani minum arak yang begitu menjijikkan?

Apakah ini arak?

Dao Ming-si, untuk apa kamu kemari?

Aku tidak boleh datang jemput pacarku?

Shan-cai sudah punya pacar?/ Ya…

Aku tidak tahu. Kapan? Kapan pacaran?

Pacar Shan-cai sangat tampan./ Shan-cai, ternyata kamu sudah punya pacar.

Bukan. Dia kakak kelasku.

Dia tidak mengaku kamu pacarnya. Jangan mengusik Shan-cai.

Dia temanku, Dao Ming-si. Kami adalah F4./ Apa itu F4?

Apa itu? Tidak pernah dengar./ Nama yang sangat kolot.

Benar, sangat kolot./ Apakah tombol F4 yang di komputer?/ Benar.

F4.

Mau apa? Untuk apa kamu datang mengacau?/ Aku mengacau?

Aku sengaja datang melihatmu.

Aku baik-baik saja, kamu mau lihat apa?

Sudah selesai lihat, pergilah./ Benar.

Kami berkumpul di sini, apa hubungannya denganmu?

Atau kamu mau bayar untuk bergabung? Kamu boleh tidak bayar.

Minum ini maka kita termasuk teman.

Shan-cai, ayo kita pergi.

Mengapa aku harus pergi?

Acara kumpul yang begitu tidak berkelas,

…kamu kumpul terlalu lama dengan mereka juga bisa menjadi tidak berkelas.

Siapa yang tidak berkelas?/ Kalau begitu kamu jangan kemari.

Kamu mengatai siapa?/ Kamu bilang siapa tidak berkelas di depan temanku?

Benar… Tidak sopan./ Baik. Aku tidak berkelas, tidak cocok denganmu.

Shan-cai, jangan seperti ini. Semua sedang melihatmu.

Jika kamu tidak menyukai reuni kami, kami juga tidak menyambutmu.

Sekarang kamu bisa pergi.

Shan-cai, siapa orang ini? Berani mengusirku.

Kamu minum arak yang menjijikkan dengan orang-orang menjijikkan ini…

…dan sembarangan bersikap mesra dengannya.

Aku tidak peduli kamu Dao Ming-si atau Shan Lin-si.

Jika kamu masih berani mendekati Shan-cai, aku akan memberimu pelajaran.

Kamu sudah bisa pergi.

Mereka berkelahi…/ Astaga, kamu tidak apa-apa?

A Si terlalu tergesa-gesa. Hubungan dia dan Shan-cai baru sedikit baik,

...dia langsung tergesa-gesa ke sini mengumumkan posisinya.

Instingku mengatakan padaku A Si sudah mau keluar.

Mengapa bilang seperti itu?

Bagaimana jika A Si bermain dengan gembira di dalam?

Kalau begitu mengapa kamu tidak masuk?

Instingku mengatakan padaku di dalam sangat berbahaya.

Cepat, rumah sakit ada di depan.

Cepat ke rumah sakit./ Tidak apa-apa?/ Berdarah./ Cepat…

More Indonesian subtitles for Meteor Garden

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left