takt op.Destiny

takt op.Destiny

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

Takt Op Destiny S01E01 Ani One Asia id
A Commentary by furosty
Ani-One Asia Retail

Tags

other
Published on: 2021-10-05
Downloads: 7
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 129 lines.

Di jaman dahulu kala,

di malam yang penuh dengan meteor,

batu dari langit yang indah dan berkilauan

jatuh ke planet ini.

Batu itu memiliki tenaga yang sulit untuk diungkapkan.

Orang-orang mulai meneliti rahasia batu tersebut.

Beberapa waktu kemudian,

sebuah komet melintasi langit malam,

kali ini, adalah sebuah batu warna hitam.

Banyak monster yang menyeramkan bermunculan dari batu itu.

Manusia, binatang, rumput dan pepohonan

hampir musnah semuanya.

Di saat semuanya kehilangan harapan

dan merasa akhir jaman telah tiba,

"Mereka" muncul.

Mama, apa ini?

Ini adalah Musika,

dan orang ini adalah Konduktor.

Mereka memiliki kemampuan yang sangat hebat,

yaitu musik.

Musik?

Maaf, kamu belum pernah belajar tentang musik.

Namun nantinya, kamu pasti akan mendengar musik.

Kita akan terus tinggal di kota ini?

Iya…

Kalau begitu, aku pergi sebentar.

Jangan pergi terlalu jauh.

Aku hanya ingin lihat pasar lokal di sini.

Apa ini?

Ini bernama Piano.

Piano…

Benar. Suara yang bagus.

Piano ini memiliki nada yang unik.

Begitu? Kamu telah lama menunggu?

Menunggu saat kembalinya musik.

Musik…

Apa itu musik?

Mama, ini… Apa ini?

-Dia hebat sekali! -Mustahil!

-Cepat kabur! -Itu D2!

Jimmy!

Simfoni Kelima

Takdir

Konser dimulai!

Itu Musika!

Mainkan musik!

Jimmy!

Ini adalah…Musik.

Kakak!

Sudah cukup, Maestro Takt.

Baru mengalahkan seekor D2 tingkat menengah saja sampai seperti ini,

bagaimana bisa sampai ke New York?

Kamu harus melatih tubuh dan jiwamu lebih lagi.

Cara bertempurmu yang terlalu kasar!

Kamu sedang menyia-nyiakan nyawaku!

Saat berburu kelinci, singa juga akan menggunakan seluruh tenaganya.

Kamu hanya tidak dapat mengontrol tenaga sendiri!

Aku juga tidak menginginkan itu terjadi.

Secara objektif, memiliki tubuh sebagai senjata adalah kelemahanku.

Makanya bantu aku berlatih

sebelum tiba di Orkestra Simfoni New York.

Tolong bantu aku berdiri dulu!

Dasar Musika bodoh!

Takt, apa yang telah kamu lakukan?

Anna…

Aku pergi belanja 10 menit saja tidak bisa?

Sulit untuk dipercaya.

-Karena dia! -Karena Maestro!

Diam!

Bubar!

Maaf semuanya,

silakan kembali ke hidup normal kalian.

Cosette, ayo!

Iya, Kak Anna.

03 SEPTEMBER, 2047

Takt,

kamu masih belum paham ya?

New York masih sangat jauh, perjalanan kita masih panjang.

Kita tidak tahu apa yang akan kita temui,

kalau kamu begitu ceroboh, kita akan sulit untuk mencapai tujuan.

Kamu dilarang bepergian sendirian lagi!

Tolong berhenti mengetuk.

Aku masih ingin main.

Kamu bisa buat aku emosi!

Itu sebuah piano sungguhan,

apalagi nadanya begitu indah.

Kamu tahu sudah berapa lama aku tidak main piano?

Kamu dengar tidak?

Kalau enggak main bisa mati?

Maestro, dilihat dari kondisi sekarang,

mungkin kedepannya juga akan sulit untuk dapat main piano seperti tadi.

Kamu sama sekali tidak membantu.

Dasar Musika bodoh.

Saat D2 muncul,

seharusnya dapat kamu hadapi sendiri.

Bisa saja,

namun aku membutuhkan lebih banyak asupan kalori...

Habis.

Maafkan aku, Cosette,

hanya itu yang dapat kutemukan di kota kecil itu.

Begitu?

Uang makan anak ini boros sekali.

Kamu terlalu memanjakan dia.

Kasih dia makan ubi saja cukup.

Dia adalah adikku satu-satu.

Bukankah di New York masih ada Charlotte?

Lotte adalah kakakku.

Aku hanya ada satu adik, yaitu Cosette.

Kenapa kamu masih belum paham?

Betul tidak, Cosette?

Iya, kakak.

Kembali ke topik semula, kita harus bergerak cepat,

kamu juga ingin agar Cosette segera diperiksa, bukan?

Juga butuh makanan manis.

Benar, tentu saja.

"EPISODE 01 MEMAINKAN CREED" Kenapa bawa kami ke tempat ini?

-Jujur saja, kalian datang di waktu yang salah. -Silakan.

Bukankah ini jalan pintas ke New York?

Tidak bisa lewat sini.

Awalnya jika terus menelusuri pinggiran pantai timur,

akan sampai di sebuah kota kecil.

Namun D2 telah membuat sarang di sana.

Kota itu telah dibangun dengan susah payah,

namun tiba-tiba diserang oleh D2.

Hampir semua orang melarikan diri,

dan kota itu kembali terlantar.

Makanya yang datang kemari juga semakin sedikit.

Jika terus seperti ini, restoran kecil ini juga akan tutup.

Sungguh memusingkan.

More Indonesian subtitles for takt op.Destiny

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left