The first 200 lines.
Apa ini?
Tempat apa ini?
Halo?
Halo?
Halo?
Halo?
Siapa disana?
Apa ini?
Sial.
Sial.
Hei. Hei. Hei.
Kau dengar itu?
Apa itu?
Sial.
Hei.
Halo?
Keluarkan aku.
Halo?
Ada yang bisa mendengarku?
Halo?
Keluarkan aku dari sini.
Kau siapa?
Apa ini?
Hei?
Apa yang terjadi?
Di sana ada seseorang.
Aku tahu itu.
Hei?
Ayolah, Bung. Gunakan kakimu.
Lebih keras.
Hei, dengarkan aku.
Kita harus keluar dari sini.
Sekarang.
Jadi bangunlah.
Buka ikatakanku, oke?
Ayo.
Hei, percaya aku.
Kita terjebak di sini. Jadi kita harus saling bantu.
Ayo. Lakukan.
Sial. Cepat.
Apa?
Buka ikatanku.
Hei, aku tidak bercanda.
Dia datang untuk membunuh kita berdua.
Tolong!
Keluarkan aku dari sini.
Halo?
Ada yang bisa mendengarku?
Keluarkan aku dari sini.
Tolong!
Tolong!
Hei... Kau siapa?
Apa?
Dengar, kita tak punya waktu. Kita harus keluar dari sini.
Apa? Apa maksudmu?
Buka ikatanku.
Tunggu, apa yang terjadi di sini?
Buka ikatanku terlebih dahulu.
Tidak. Hingga aku tahu apa yang terjadi,
Dan apa yang kita lakukan di sini?
Kau tak ingat apa-apa, ya?
Apa yang kau bicarakan?
Siapa kau sebenarnya?
Dan tempat apa ini?
Bung, kau tak mengenalku, aku tak mengenalmu, mengerti?
Tidak penting jika kita saling kenal.
Kita harus pikirkan cara keluar dari sini. Buka ikatanku.
Tidak... Aku tidak memercayaimu.
Sial. Tidak lagi.
Apa?
Apa itu?
Itu adalah kematian kita.
Apa? Apa maksudmu, kematian kita?
Hei, hei, hei, hei. Buka ikatanku.
Dari mana itu berasal?
Aku tidak tahu. Bersiaplah.
Ada yang datang.
Siapa?
Aku tidak tahu. Tapi dia datang untuk membunuh kita.
Lakukan seperti yang aku lakukan.
Apa?
Asap.
Aku tak melihat asap.
Asap apa?
Seharusnya ada asap di sini.
Bagaimana kau tahu itu semua?
Kita pernah di sini sekali.
Maksudku dua kali.
"Kita"?
Ya.
Itu kau.
Kau bagian dari mereka.
Bajingan.
Bajingan.
Ya.
Tolong, tolong. Tolong, jangan bunuh aku.
- Diamlah, berengsek. - Tolong jangan bunuh aku.
- Tolong jangan bunuh aku. - Kenapa aku melakukan itu?
- Aku punya keluarga. - Aku juga.
Apa yang kau inginkan dariku? Uang?
Aku tak menginginkan uangmu.
Mari kita pergi dari sini.
Apa maksudmu?
Hei, dengar.
Kau harus sangat berhati-hati. Dan kali ini jangan membunuhku.
Apa?
Dari mana suara itu berasal?
Itu bukan sekedar suara.
Banyak hal yang terjadi di sini.
Kau tahu tempat ini?
Kita pernah di sini.
Kita? Tidak, tidak.
Kita belum pernah di sini. Aku tak pernah di sini.
Ada yang datang.
Tunggu... Siapa yang datang?
Aku tidak tahu. Dia terlihat seperti dokter atau sesuatu.
Hei, Bung, aku tak melihat ada pintu di sini.
Ya, aku juga.
Jadi bagaimana doktermu masuk ke sini?
Dia bukan dokterku.
Aku tidak tahu dia siapa,
Atau dari mana asalnya.
Tapi kau bilang kita pernah di sini sebelumnya.
Ini dia.
Ke mana kita pergi?
Apa itu?
- Halo? - Halo. Namaku Simon.
- Aku butuh bantuan. - Itu aku.
Aku rasa seseorang menjebol masuk rumahku.
Tolong. Dia datang. Kau harus bantu aku.
Apa itu?
Itu aku.
Aku tak melihat ada nomor di sini.
- Apa? - Tak ada nomor?
Apa-apaan?
Tempat apa ini sebenarnya?
Tak ada jendela, tak ada pintu,
Tunggu dulu, kau bilang kau pernah di sini sebelumnya.
Ya.
Lalu bagaimana kau keluar dari sini?
Ini tidak seperti itu.
Ini seperti pengulangan waktu.
Maksudku, itu mengulang dengan sendirinya.
Seperti mimpi, tapi ini terasa begitu nyata.
Aku tidak mengerti.
Aku juga tidak mengerti.
Bagaimana dengan doktermu?
Dokter yang kau bilang kau lihat di mimpimu,
- Atau apapun itu. - Ada apa dengan dia?
Bagaimana dia masuk ke sini?
Aku tidak tahu.
Asap memenuhi tempat ini.
Asap?
Dari mana asapnya berasal?
Bung, kenapa kau berikan aku semua pertanyaan ini?
Karena kau tahu semuanya.
Astaga. Aku tak tahu apa-apa.
Kau tahu.
Sekarang beritahu aku, bagaimana aku keluar dari sini?
Mudah. Temukan pintu, lalu keluar.
Pesan suara.
Hei, sayang, aku hanya ingin memeriksa.
Aku sudah di rumah tapi kau belum.
Beritahu aku kapan kau akan pulang, oke?
Aku mencintaimu. Dah.
Jenny?
- Apa? - Itu dari Jen.
- Kau kenal dia? - Ya.
Dia istriku.
- Apa yang kau lakukan? - Kau dalangnya.
Telepon itu milikmu.
Itu tidak benar.
Itu benar.
Sekarang, tunjukkan aku jalan keluarnya,
Aku bersumpah demi Tuhan.
Aku akan membunuhmu.
Ayolah.
- Mundur. - Ini bukan teleponku.
Aku tak tahu apa yang terjadi di sini.
Seseorang pasti permainkan kita.
Tidak, kau yang permainkan aku di sini.
Sekarang hentikan seluruh bualan ini,
Dan biarkan aku keluar dari sini.
- Apa yang kau lakukan? - Menghubungi 911.
Berikan teleponnya padaku.
Kau tak maukeluar?
911. Apa kau menemui situasi darurat?
Ya, aku menemui situasi darurat.
Seseorang menculikku.
Tunggu, sebelum kau mengatakan sesuatu,
Biar aku sambungkan kau pada orang yang bisa membantumu.
Tolong jangan tutup teleponnya.
Itu bukan 911.
- Halo? - Ya, halo?
Simon, apa itu kau?
Ya, ini aku. Ini siapa?
Ini aku. Sara.
Apa? Sara?
Terima kasih Tuhan. Aku senang kau menelepon.
Aku khawatir. Kau ke mana saja?
No comments yet. Be the first to leave one.