The first 200 lines.
Cashback 7% Rollingan Casino 1%
Di sana kau rupanya.
Hei.
Kau akan beritahu aku apa yang kita lakukan di sini?
Ayo.
Baiklah.
Wow.
Itu lebih banyak dibanding terakhir kali.
Kau yakin kita boleh diam-diam mendekati sarangnya seperti ini?
Ini sarang persalinan, bebatuan menjaga mereka hangat.
Membantu anak-anaknya tumbuh.
Mereka begitu cantik.
Kau yang cantik.
Mara, aku benci melakukan ini.
Diam dan tersenyumlah, Dilly.
Hei, kami butuh tumpangan ke kota.
Kemari. Bo. Kemari, Bo.
Hei, bagaimana kabarmu?
Aku baik.
Hai, Saudari Slaughter.
Pastor tahu kau di sini?
Kami tidak akan lama.
Itu harusnya di sekitar sini.
Ketemu.
Kau baik-baik saja?/ Ya.
Hanya bersiap untuk besok.
Hanya itu saja?
Kau sebaiknya juga membeli ini.
Juga ini.
Kalian akan terlambat untuk kebaktian.
Kalian jalan kaki ke sini?
Ya, tapi itu tak begitu jauh.
Aku akan mengantarmu, aku akan tutup toko.
Kami membawa anjing di luar.
Aku akan menemuimu di parkiran.
Aku tak percaya pestanya besok, apa kau bersemangat?
Ya.
Tentu saja.
Dia terlambat.
Kami tak keberatan menunggu.
Hei, kalian mendapat masalah dengan Ibuku?
Hei, Augie.
Ayo, kawan.
Sini, biar kupegang tasmu.
Aku merindukanmu.
Hei.
Kau baik?
Ya, kau?
Kurasa baik.
Baiklah, geser.
Siap?
Sini, hati-hati.
Kau bisa bergabung dengan kami hari ini.
Terima kasih, Bu, tapi aku sudah kenyang hari ini.
Benarkah?
Jika ditambah lagi aku akan semakin serakah.
Mara! Cepat, kita akan terlambat!
Yesus berkata, pergilah ke dunia dan berkhotbah.
Selamat datang, saudari-saudari./ Sampaikan ajarannya.
Amin. Amin. Amin./ Amin.
Amin.
Ia berkata, mereka yang beriman kepadaku dan telah dibaptis,
Akan diselamatkan. Amin?/ Amin.
Tapi mereka yang tak beriman akan dikutuk,
Harus dikutuk!/ Amin! Amin!
Puji Tuhan.
Tanda-tanda ini harus mengikuti mereka yang kabur dengan nama-Ku,
Dengan nama-Ku, itu akan mengusir para Iblis.
Mereka akan bicara dengan lidah baru, amin?
Mereka akan mengambil ular./ Amin!
Dan jika mereka meminum setiap hal yang mematikan,
Itu takkan kembalikan mereka, amin?/ Amin!
Lalu apa yang terjadi?
Anak itu digigit di lehernya.
Keluarga berdoa semalaman,
Tapi dia tak bisa melawan racunnya.
Dan setelah dia meninggal, hukum tak lagi berlaku di atas sana.
Aku paham.
Dan karena yang meninggal masih di bawah umur,
Itu juga takkan berhenti dengan dia.
Mereka keluar untuk darah.
Maaf, Ayah, ada banyak yang harus dibersihkan malam ini.
Tak apa. Garret dan ayah beru saja berbincang.
Kau lapar?/ Ya, Pak.
Kalau begitu mari makan./ Baiklah.
Baiklah.
Akhir pekan besar menantimu.
Menanti kita semua.
Ya, Pak.
Aku sebaiknya beristirahat.
Dia orang baik.
Cobalah untuk tidak membuat dia menunggu terlalu lama.
Tidak, Ayah.
Kalian beristirahatlah.
Ya, Pak, aku akan bersih-bersih dulu.
Mara?
Aku hanya ingin bilang...
Aku tak pernah akan mengalami ini.
Kau tahu, gadis sepertimu, menerimaku.
Tapi kau di sini.
Kau cantik, Mara.
Aku tak hanya bicara tentang wajah cantikmu.
Kadang aku khawatir kau terlalu menganggapku berlebihan, Garret.
Itu kejujuran dari Tuhan.
Terima kasih, Garret.
Baik.
Aku sebaiknya pergi.
Semalam malam.
Tuhan yang maha pengampun, ampunilah aku,
Dan bawa pergi seluruh keburukanku.
Basuh aku, bersihkan aku dari rasa bersalah ini.
Biar aku murni kembali.
Karena aku akui perbuatan tercelaku, itu menghantukui siang dan malam,
Berikan aku hati baru bersih yang dipenuhi dengan pemikiran bersih,
Serta hasrat yang tepat dan tidak menjatuhkanku.
Menghilang selamanya dari kehadiranmu.
Atau membawa Roh Kudus-mu dariku.
Tapi kembalikan padaku suka cinta akan keselamatanmu,
Dan buat aku secara sukarela mematuhimu.
Kau bimbang tentang Garret?
Perasaan bukanlah dosa, kau dengar aku?
Kau cukup ikuti rohnya sedekat yang kau bisa,
Ia akan memandu jalanmu.
Karena setan akan berusaha semampunya...
...untuk merusak kebaikan yang datang ke arahmu.
Hei, kawan!
Bagaimana kabarmu?
Bagaimana kabarmu, anjing manis?
Kemari untuk membantu?
Sampa jumpa.
Maaf, Mara, kupikir masih ada lagi.
Tak apa.
Masih belum ada kabar dari Ibumu?
Maaf, Dilly.
Mari jangan bicarakan tentang dia. Tidak hari ini.
Oke.
Baiklah. Kita sebaiknya bergegas,
Mari lihat apa yang wanita tua itu punya di toko untuk kita.
Baiklah.
Dua kolik pada bayi.
Dia takkan memberinya susu, jika kau bertanya padaku.
Dan Casey Jay.
Kasihan pada Ibunya.
Baiklah, lamaran telah diajukan.
Dan sebagai saudari dari komunitas ini,
Kita ditugaskan dengan masalah serius,
Sebuah keputusan penting.
Memikirkan kau ingin menjadi wanita seperti apa,
Dan temukan pria yang akan membantumu melakukan itu.
Kurasa Connie Ray melewatkan titik itu yang terakhir.
Baiklah, diam.
Harold tak begitu buruk.
Kita akan habiskan pagi ini membuat selimut,
Dan saat matahari terbenam,
Pikiran Mara harus sudah bulat terhadap Garret Booner.
Yang muda yang sebaiknya diwaspadai.
Mereka hanya menggigitku, tapi ibu jariku harus diamputasi.
Roh Kudus semakin menyinariku.
Itu tidak diragukan.
Bagaimana dengan putra yang kau besarkan?
Baiklah.
Mari kita tangkap itu.
Musim semi lalu ada beberapa di bawah sini.
Kau dengar itu?
Sembunyi di bebatuan itu. Entah berapa banyak.
Aku takkan biarkan kau pergi dengan tangan kosong.
Pergilah.
Ingat, kita menghormati ular itu,
Tapi kita tidak takut dengannya.
Lakukanlah, Nak.
Jadi ke sini kau lari.
Kurasa aku butuh waktu.
Aku bisa berhenti dari kebiasaan ini.
Satu-satunya kebiasaan burukku.
Tapi kita semua memiliki dosa, bukan begitu?
Kau tahu, aku menjalani hidup panjang...
...sebelum menemukan tempat ini.
Aku tersesat selama bertahun-tahun dan tak ada yang mencariku.
Tapi seperti itulah rasanya di gunung ini.
Sekumpulan domba bodoh berkeliaran di kegelapan.
Dan saat itulah Zeke temukan aku dan membawaku ke sini.
Dia menemukanmu seorang gembala.
Karena siapa yang kau pilih, pilihan seumur hidupmu.
Karena itu sebabnya aku berputar-putar.
Karena ketika iblis merangkak masuk,
Membuatmu menyusut, merenggut cintamu,
Kau butuh seseorang untuk melihat yang sebenarnya...
...bahkan ketika kau tidak bisa.
Aku akan meninggalkanmu.
Augie?
Kau tak seharusnya di sini.
Jangan, Mara.
Jangan apa?
Jangan bicara padaku seolah aku orang lain.
Maafkan aku, aku hanya tak tahu kenapa kau di sini.
Membuat ini lebih sulit.
Membuat apa yang lebih sulit?
Mara.
Kau sering bilang kita seperti angin, ingat?
Tak ada awal dan tak ada akhir.
No comments yet. Be the first to leave one.