The first 200 lines.
BATTLE FOR HAPPINESS
TOKOH, ACARA, LOKASI, DAN KEJADIAN DALAM DRAMA INI HANYA FIKSI.
EPISODE 4
Terima kasih.
Ji-yul, kamarmu di mana?
Yu-jin! Astaga!
Kau...
Kau tahu...
Apa? Katakan lagi. Apa?
Kau tahu...
Kau tahu siapa pelakunya.
Aku tahu?
Siapa? Siapa yang melakukan ini kepadamu?
Kau.
Kau juga mati. Mati!
Kau juga harus mati. Mati.
Mati! Kau juga harus mati! Mati!
Bibi!
Bibi Asli, bangun.
Baiklah. Bibi akan bangun.
Hentikan itu.
Ini pagi yang menyegarkan, ya?
- Bibi. - Hei, Ha-yul.
Bisa beri Bibi waktu sebentar?
Bibi, aku sudah selesai.
Baik. Bercebok dan keluarlah.
Bibi harus mencebokkanku.
Mencebokkanmu?
Ayo pakai ini, Ji-yul.
Tidak. Aku mau pakai yang beruang.
Pakai ini hari ini saja.
Tidak mau! Tidak!
Makanlah.
Ikatkan rambutku gaya Jjong Jjong juga.
Rambut orang tidak bisa.
- Makanlah. - Ikatkan.
Aku sangat malu selalu dibantu olehmu.
Ini bukan apa-apa.
Pagi hari selalu paling sibuk.
Setiap bungkus adalah satu porsi, jadi cukup hangatkan dan makan.
Beri tahu aku saat sudah habis.
Tidak usah.
Aku tak boleh terus dibantu olehmu.
Aku sakit hati mendengar itu.
Aku sangat dekat dengan keluarga ini.
- Kau ingin jepit rambut di sini? - Ya.
Jepit rambut...
Ada di mana, ya?
Bu Song.
Aku sedang mencari ikat rambut.
Strukturnya berlawanan dengan rumahku.
Apa mereka merasa lebih baik sekarang?
Ya.
Terima kasih untuk hari itu.
Hari ini juga.
Tak perlu berterima kasih berkali-kali.
Kau saudari Yu-jin, jadi kau juga seperti saudari bagiku.
Tetapi kau tahu,
aku sudah mengenal Yu-jin selama lebih dari tiga tahun.
Kenapa aku tak pernah mendengar tentangmu?
Kami putus kontak selama bertahun-tahun.
Bertahun-tahun? Berapa lama?
Sejak tahun pertama kami di SMA.
Kami bertemu setelah 18 tahun.
Begitu rupanya.
Kalian akhirnya bertemu, tetapi Yu-jin meninggal.
Hatimu pasti sangat hancur.
Omong-omong, kau akan biarkan itu di sana?
- Kenapa? - Agak menakutkan
melihat wajah orang mati setiap hari.
Kita harus merelakan dan menerimanya.
Selesai.
Apa-apaan ini?
Sampai jumpa!
- Sampai jumpa. - Sampai jumpa.
- Selamat pagi. - Selamat pagi.
Selamat pagi.
Aku sekarat, Bu Jang. Bisakah kau angkat teleponku?
Versi final yang mana? "Final final" atau "Final sungguhan"?
Kau setidaknya harus memberitahuku apa yang harus kuambil alih.
Jika kau senggang, mau ikut sarapan siang?
Tidak, terima kasih.
Ayolah. Makan dengan kami. Kami semua sudah menantikanmu.
Saat Ji-yul dan Ha-yul hilang, para ibu ini membantumu menemukan mereka.
Kau belum berterima kasih kepada mereka, 'kan?
Belum.
Terima kasih atas bantuan kalian.
- Tidak masalah. - Kita harus saling membantu.
Jangan di sini.
Ayo kita mengobrol sambil makan siang bersama.
Baiklah.
Oh, ya.
Aku lupa tentang satu hal terpenting.
Kau harus membuat kunci kartu baru.
Aku sudah bilang.
Tanpa kartu keluarga, kami tak bisa memberinya kartu penghuni.
Pak, aku akan katakan sekali lagi juga.
Dia akan tinggal di sini menggantikan Bu Oh Yu-jin.
Aku mengerti itu.
Tetapi aku tak boleh membuat pengecualian seperti ini.
- Tak apa-apa, jadi... - Jangan ikut campur.
Kau bersikap seperti ini meski sudah tahu apa yang menimpa keluarga itu?
Bagaimana dengan anak-anaknya?
Dia bahkan berhenti dari pekerjaannya untuk menjaga anak-anak itu.
Tak bisakah komunitas apartemen kita melakukan itu untuknya?
Kau bicara tentang prinsip dan aturan,
tetapi kau hanya tak mau repot, 'kan?
Atau haruskah kupanggil kepala asosiasi dan mengajukan pemungutan suara penghuni?
Kau pikir aku tak bisa?
- Tolong menghadap ke kamera. - Baik.
Aku akan memotret.
Satu, dua, tiga.
KARTU DI SINI
Oh, ya.
Aku belum mengirimkan tautan klub ibu-ibu apartemen kita, 'kan?
- Aku tak butuh... - Aku jamin kau akan membutuhkannya.
KLUB IBU-IBU TRINITÈ99 UNDANG
Periksalah.
UNDANGAN KE TRINITÈ99
LAYANAN TIDAK TERSEDIA
Tertulis belum waktunya mendaftar.
Itu tidak mungkin.
Astaga.
Aku mengirim tautan yang salah.
KELUAR RUANG OBROLAN
Aku akan kirimkan yang benar.
ANDA DIUNDANG KE KLUB IBU-IBU APARTEMEN HIGH PRESTIGE
Dari mana kau mendapatkan kacamata hitam itu? Cantik sekali.
Suamiku memberikannya sebagai hadiah. Bukankah ini mewah?
Cantik sekali.
Kalian sedang membicarakan apa?
Kau sudah tiba. Halo.
Jangan berdiri saja.
Oh, ya, Jung-ah. Guru hoki es Kanada Min-sung...
Apa dia pernah bermain di NHL?
Kupikir begitu. Kenapa?
- Untuk Eun-han? - Aku sedang memikirkannya.
Kami berbeda darimu dan Na-young.
Kami tak bisa membiarkan anak kami bermalas-malasan.
Benar. Kami tak punya perusahaan atau bangunan untuk diwariskan ke mereka.
Gedung itu milik ayahku.
Itu tetap akan diwariskan kepada Min-sung dan A-rin.
Siapa suruh kau tidak kompeten?
- Ya, ampun, Jung-ah. - Astaga.
Aku tak percaya kau mengatakan itu.
Kau pasti kidal, Mi-ho.
Hanya saat makan.
Itu kebiasaan lama.
Apa sesama saudari saling mirip? Aku belum pernah mendengar itu.
Kurasa itu terjadi begitu saja saat yang satu meniru yang lain.
Siapa yang meniru siapa?
Apa menurutmu makan dengan tangan kiri terlihat istimewa?
Kenapa kau membuatnya malu?
Selain itu, apa gunanya menanyakan itu sekarang?
Dia sudah tiada sekarang.
Mari berhenti bersedih tentang itu dan mengenangnya saja.
Kita harus relakan dan menerimanya.
Itulah yang diinginkan Yu-jin dari surga.
Kau benar.
- Itu membuatku sedih. - Benar.
Aku harap seluruh komunitas merasakan hal yang sama.
Aku harap nila setitik tak akan merusak susu sebelanga.
Jung-ah. Kau tahu, itu...
Aku sibuk hari ini, jadi aku akan pergi sekarang.
Bisakah kau tinggal sebentar lagi? Makanannya akan segera disajikan.
Maaf. Jangan cemaskan aku dan lanjutkan saja.
Kenapa kau terus mempermalukannya?
Kapan aku melakukan itu?
Mereka benar-benar bersaudari.
Temperamen mereka mirip.
Aku harap nila setitik tak akan merusak susu sebelanga.
Mari berhenti bersedih tentang itu.
Kita harus relakan dan menerimanya.
KASUS PEMBUNUHAN BANNAE-DONG MASIH MISTERI
Aku tak punya waktu untuk berpikir.
DAFTAR BELANJA SUSU
HIGH PRESTIGE
KLUB IBU-IBU
Nasihat mengasuh anak.
Aku butuh saran membesarkan anak perempuan berusia tujuh dan lima tahun.
Karena alasan pribadi, aku mengurus dua anak perempuan.
Tetapi aku tak punya pengalaman, jadi ini cukup sulit.
Aku akan menghargai saran apa pun,
khususnya soal kesehatan dan pendidikan anak.
HALO. SENANG BERTEMU DENGANMU.
SERINGLAH MENGUNJUNGI KLUB IBU-IBU.
Pertama, makanan adalah yang terpenting.
Beri protein dua kali sehari.
Sebaiknya berikan daging dengan sedikit lemak.
TENDERLOIN SAPI 92.200 WON
Begitu mereka bangun,
berikan mereka probiotik dengan air hangat.
Beri mereka seng, vitamin D, vitamin C,
dan propolis sebelum tidur juga.
Jaga kelembapan antara 50 dan 60 persen.
Selalu periksa konsentrasi debu halus
dan jaga mereka di rumah saat cuaca buruk.
Ada baiknya membuat mereka membentuk kebiasaan kerja pagi.
Tiga kuis bahasa Inggris atau tiga halaman matematika sudah cukup.
Kenapa tak mau lepas?
No comments yet. Be the first to leave one.