The first 200 lines.
- Astaga. - Dalam drama,
dia terlihat seksi dan hebat. Bukan begitu?
Menurutku dia terlihat sedikit mirip Jong Kook.
Dia sangat seksi. Itu maksudku.
Dia menjadi bintang besar.
Benar sekali.
- Bintang besar. - Dia memainkan peran kuat,
- tapi aslinya dia lembut. - Benar.
- Dia... - Dia jantan.
Dia jantan dan seksi.
Ada senyum lebar di wajah mereka.
Tubuhnya juga bagus.
Kenapa kamu terus bilang bahwa dia seksi?
Pikirkan soal usiamu.
Bukan berarti itu akan membuat kita muda.
Tapi dia seksi. Kita bisa apa?
Kita wanita tua konyol.
Menyebutnya seksi bukanlah masalah.
- Tidak masalah. - Boleh, bukan?
- Ya. - Dia seksi dalam drama.
Kita wanita tua.
Di kehidupan nyata, kamu terlihat sangat polos.
Kamu terlihat seperti pemuda dari kampung halamanku.
Aku berasal dari Pyeongchang.
Dia terlihat seperti pemuda dari kampung asalmu?
Ya, benar.
Itu artinya aktingnya sangat bagus.
- Aktingnya sangat bagus. - Omong-omong,
kamu bilang dia sangat seksi di kehidupan nyata.
Kamu bisa melihatnya dengan baik. Julukannya adalah
"Seksi Kotor".
Kenapa ada kata "Kotor"?
Dia "Seksi" saja.
Benar.
- Dalam drama... - Maksudnya dia sangat seksi.
- Kebanyakan perannya jahat. - Dia mainkan peran jahat.
- Itu sebabnya... - Dia memerankan penjahat.
Itu sebabnya dia mendapatkan julukan itu.
Ya, dia akan jadi bintang besar.
Aku bisa tahu.
Sebagai aktor terkenal.
Dia terlihat cukup muda
tapi usianya sudah 42 tahun.
- Astaga. - Benarkah?
- Usianya 42 tahun. - Dia terlihat muda.
Benar, usianya 42 tahun
tapi dia belum menikah.
Jadi, dia memenuhi syarat untuk masuk acara ini.
Dia sempurna.
- Dia memiliki segalanya. - Ya.
- Dia sangat memenuhi syarat. - Itu tidak bagus.
Menurutku dia terlihat sedikit mirip Jong Kook.
- Benar. - Memang mirip.
Kudengar kamu dari Anyang.
Ya, kota di dekat Anyang bernama Sanbon.
- Sanbon. - Dahulu aku tinggal di sana.
Aku tahu SMA Shinsung.
Benar.
Saat sekolah, kamu sangat mirip Kim Jong Kook.
Benarkah?
Kamu membuat banyak masalah
dan keluargamu menggila.
Maksudku wajahnya mirip Jong Kook.
Aku bukan membicarakan soal pembuat masalah.
Tapi dia mirip Jong Kook pada hal itu juga.
Jong Kook
tinggal di dekatku.
Sekolah yang dia masuki adalah sekolah bagus.
Ibunya mengatakan dengan singkat
bagaimana Jong Kook bisa masuk sekolah itu.
Waktu itu kamu mengatakannya dengan singkat, bukan?
Astaga, kamu harus membahasnya?
Semua orang yang menonton ini kini tahu.
- Itu bagus. - Muridnya tidak banyak.
Aku masuk ke sekolahku karena murid di sana tidak banyak.
Benarkah?
Ada sesuatu yang lain yang membuat mereka mirip.
- Ada yang lainnya? - Dia punya kakak dan adik.
- Ya. - Kakaknya
sangat pintar.
Mereka memiliki kesamaan itu juga?
"Kakaknya juga sangat pintar"
Dia terkenal akan itu dalam tingkat nasional.
Kamu tahu SMA Anyang, bukan?
- Dia lulusan Sekolah itu. - Kakak Jong Kook juga.
- Kakak Jong Kook? - Ya.
Jadi, mereka masuk sekolah yang sama.
- Benarkah? - Ya.
Kamu harus mengikuti tes untuk masuk sekolah itu?
Ya.
Dia pasti pintar.
Sekolah itu terkenal di tingkat nasional.
Di Anyang.
Apa kegiatannya saat ini?
Kini dia bekerja untuk perusahaan besar.
Saat masih muda, apa kamu merasa buruk
karena kamu diperlakukan berbeda dari kakakmu yang pintar?
Mengingat kembali sebagai orang yang lebih tua, menurutku
ibuku tidak akan
memperlakukan kami berbeda.
Sepertinya aku tidak senang karena rendah diri.
Benar.
Ada hal lainnya.
Kakakku tidak hanya pintar.
Dia terkenal karena ketampanannya.
Dia tinggi dan sangat tampan.
Jadi, aku tidak senang soal segalanya.
Menurutku dia sangat mirip dengan Jong Kook.
Itu mirip juga.
Benar. Kakak Jong Kook tidak terlalu mirip Jong Kook.
Benar, kakak Jong Kok tidak terlalu tampan saat ini
tapi saat dia masih muda, dia terkenal
karena ketampanannya.
Itu sangat lucu.
Banyak orang bilang padaku aku mirip Jong Kook.
Dan orang bilang pada kakakku kalau dia mirip Soo Hong.
Ya, kami tidak mirip.
- Sedikit. - Dia sangat rajin.
Dia ingin membuat In Sook senang.
Dia bilang kakaknya tampan
- dan mirip Soo Hong. - Terima kasih.
Saat aku muda
kakakku tampan dan pintar.
Adikku juga pintar dan cantik.
Aku si anak bebek jelek.
Itu yang kurasakan soal diriku sendiri.
Aku sering menyebabkan masalah.
Tapi tiap aku buat masalah
ibuku memarahiku dengan sangat kasar.
Aku diusir dari rumah dengan hanya mengenakan celana dalam.
Jika bukan karena itu, aku tidak akan jadi orang berpikiran lurus.
Benar.
Kenapa orang tua suka mengusir anak saat kenakan pakaian dalam?
- Kulakukan itu pada Jong Kook. - Aku juga mengalaminya.
- Benarkah? - Tentu.
Aku melepas pakaiannya dan mengusirnya.
Dahulu, aku muda juga.
Ibuku mengusirku dan aku hanya mengenakan celana dalam.
Setelah itu terjadi, aku menjadi lebih populer di antara anak-anak.
"Sebelumnya"
"Sang Min dan Soo Mi berkunjung ke rumah Jae Hoon di Pulau Jeju"
"Kamu menang lotre?"
- Tidak. - Episode sebelumnya
sangat populer. Jae Hoon.
Katanya itu sangat lucu.
"Mereka mulai memainkan go-stop dalam bahasa Inggris"
"Berhenti"
Berapa?
- Apa? - Berapa?
- Itu sangat menyenangkan. - Tidak.
Ya.
"Letakkan keningmu di sini"
"Sakit"
"Tertawa"
"Aku tidak mau dijentik"
"Malam pertama di Pulau Jeju sudah berlalu"
"Memimpikan Pernikahan Kedua"
Memimpikan Pernikahan Kedua.
Judulnya sangat...
"Memimpikan Pernikahan Kedua"
"Apa yang dia lakukan saat masih pagi begini?"
"Memotong"
- Indahnya. - Sangat indah.
"Dia memetik bunga di taman dan bawa ke suatu tempat"
Indah.
"Dia mengisi gelas dengan air"
"Dan memasukkan bunga ke sana"
Bunga memang indah.
"Dia menghias meja makan"
Dia meletakkannya di meja dapur.
Kini terlihat lebih bagus.
Kamu membuat sesuatu?
Ya, makanan.
- Sarapan? - Ya.
Bunga apa ini?
Bunganya terlihat segar.
Terasa seolah-olah kita sedang sarapan di hotel.
- Sang Min masih tidur? - Ya.
Dia harus tidur.
Dia sering bekerja dan lelah.
Ya, dia harus tidur.
Soo Min pasti menyiapkan sarapan untuk mereka sendirian.
- Dia mahir masak. - Masakannya lezat.
- Dia sangat mahir masak. - Benar.
"Dia memindahkan beras yang sudah direndam"
"Ke mangkuk batu"
- Kamu buat nasi mangkuk batu? - Ya.
Astaga.
- Aku menyukainya. - Nasi mangkuk batu.
Aku akan buat nasi mangkuk batu.
"Dia bahkan membawa mangkuk batu untuk putra-putranya"
Ini kompornya?
"Sang Min bangun dan datang ke dapur"
- Mulai dengan api besar? - Soo Mi.
Kamu sudah bangun.
Kamu terlihat menawan.
Aku ingin mengejutkan kalian
dengan sarapan. Kenapa kalian sudah bangun?
Kamu membawa...
Kamu membawa semua ini?
No comments yet. Be the first to leave one.