9-1-1: Lone Star

9-1-1: Lone Star

Download Indonesian Subtitle

Season 2

Release info

9-1-1 Lone Star S02E06 Everyone and Their Brother-DSNP-WEBDL
A Commentary by Sh1Ft3R
𝗗𝗶𝘀𝗻𝗲𝘆 𝗛𝗼𝘁𝘀𝘁𝗮𝗿

Tags

webdl
web
WEBDL
Published on: 2022-01-24
Downloads: 65
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

911, apa keadaan daruratmu?

Ya, tolong.

Adikku, dia tersedak.

Sial. Muntahkan, Brad!

-Dari mana kau menelepon, Pak? -Kami di rumah.

Greenbriar 2362.

Cepat!

Paramedis sedang menuju ke tempatmu sekarang.

Kau bilang nama adikmu Brad?

-Ya. -Baik, siapa namamu?

-Scott? -Scott, namaku Grace.

Bisa beri tahu aku adikmu tersedak apa?

Apa yang dia makan?

Apa yang tidak dia makan?

-Baik, adikmu duduk tegak? -Ya.

Kami berdua di sofa.

Baiklah, aku ingin kau ke belakangnya.

Kita akan melakukan manuver Heimlich.

Tidak bisa.

Tidak apa-apa, aku akan memandumu.

Tidak, aku tak bisa ke belakangnya, kami kembar siam!

Baiklah, aku mengerti.

Berapa usia kalian?

Kami 34 tahun. Sebenarnya ini hari ulang tahun kami.

Scott, dengar.

Kita harus buat adikmu bernapas sampai paramedis tiba.

Kita ingin membersihkan saluran pernapasannya.

Aku ingin kau raih ke mulutnya,

masukkan jarimu ke tenggorokannya, jika kau bisa.

Jangan bergerak, Brad.

Ada sesuatu!

Itu selai kacang.

Kurasa dia tersedak selai kacang.

-Itu akan mempersulit kita. -Lebih sulit?

Kenapa ini lebih sulit?

Ya, jika tenggorokannya tersumbat oleh sesuatu yang kental,

akan lebih sulit untuk dikeluarkan.

Brad, dasar babi.

Tak apa-apa, apa ada permukaan keras di dekatnya?

Seperti kursi atau susuran?

Bagaimana dengan meja dapur?

Bagus, itu sempurna.

Kita akan lakukan dorongan abdomen.

Kita akan berdiri.

Ayo, Brad, satu, dua, tiga.

Ayo!

Ini dia.

Ayo, Brad!

Ayo!

Brad?

Dia tidak bersuara.

Astaga, dia berat.

Brad, tidak!

Scott?

Scott, kau masih di sana?

Gawat. Dia pingsan.

Kurasa dia sudah mati.

Kita tak tahu itu.

Jika dia berhenti bernapas, mungkin setidaknya ada tiga menit.

Seharusnya aku mengucapkan selamat ulang tahun.

Hei, tidak apa-apa. Kau akan bisa mengucapkannya.

Tidak, kami sudah dua tahun tak bicara.

Kau tidak akan tahu jika melihat kami.

Tapi kami tidak sedekat itu.

Kini sudah terlambat.

Kita tidak akan berhasil, bukan?

Ini

menyebalkan.

Penyedot.

Scott, kau punya penyedot debu di rumah?

-Apa? -Penyedot debu.

Yang ada sambungannya.

Kau punya?

Ya!

Bisakah kau meraihnya?

Entahlah.

Scott, dengar, aku ingin kau mencoba.

Waktu kita dua menit dan kita akan menggunakannya, ya?

Baiklah.

Modal recehan jadi jutawan! Visi Misi Foya Foya, cuma di RECEH88

Aku tiba di sana.

Baik, bagus. Sudah tersambung?

Tunggu.

Scott, apa itu tadi?

Aku harus membalikkan badan untuk meraihnya.

Kabelnya tersambung!

Bagus, aku ingin kau pasang pembersih celah.

Itu yang panjang dan kurus.

Aku berusaha.

-Sudah. -Baik, bagus.

Aku ingin kau ambil ujungnya dan masukkan ke mulut adikmu.

Perlahan. Jangan terlalu dalam. Hati-hati dengan giginya.

Astaga. Kulitnya dingin sekali.

Tidak apa-apa, jangan cemaskan itu.

Lihat saja apa kau bisa masukkan itu ke mulutnya.

Lalu genggam di sekitarnya untuk menyegelnya.

Sudah.

Baik, bagus. Jalankan dengan kecepatan penuh.

Kurasa itu berhasil!

Kurasa dia bernapas!

Brad. Kau bernapas?

Kita bicara lagi?

Ya, Bodoh, kita sedang bicara.

Scott, ucapkan selamat ulang tahun ke adikmu.

Selamat ulang tahun, Adik.

Selamat ulang tahun juga.

Paramedis sedang menuju ke atas sekarang.

Grace, terima kasih.

Kau menyelamatkan kami berdua.

Aku dan adikku yang bodoh.

Akuilah, kau tidak bisa hidup tanpaku.

Baiklah.

Kau sudah berkeliling?

Semua pintu kompartemen aman dan keenam rodanya seratus psi.

Baiklah.

Kau tahu harus apa, Kapten?

Jadi, sakelar starter?

Lalu tombol "Mulai".

Ini rusak.

Tanya dirimu, "Apa yang kau lupakan?"

-Sakelar aki. -Sakelar aki.

Baiklah, aku bisa.

Sakelar aki. Sakelar starter.

Lalu tombol "Mulai".

Apa selanjutnya?

Tekanan oli bagus. Lalu kita jalan.

-Sial! -Baiklah, santai saja.

Tarik napas.

Tanya dirimu, "Apa yang kau lupakan?"

Inti dari semua ini.

Intinya, kau memohon agar aku membantumu

dapat sertifikasi spesialis kebakaran.

Kau bilang ingin tantangan. Kau ingat?

Maaf, Judd, aku hanya...

Aku dapat kabar semalam.

Aku agak terguncang.

Apa itu kabar buruk?

Kabar baru.

Tunggu sebentar.

-Kau hamil? -Benar.

Bukankah itu bagus?

Kau akan menjadi kakak.

Apa ini mungkin?

-Sudah dipastikan. -Oleh sains.

Sial.

Jadi, ayahmu cukup kuat.

Benarkah?

Itu pendapatmu?

Tidak, maksudku itu mengesankan.

Itu juga menunjukkan, kau harus selalu memakai kontrasepsi.

Karena entah kau berpikir bisa atau tidak, kau bisa.

Ya, menurut mereka begitu.

Itulah maksudku, itu kuat.

-Baiklah. -Tapi aku mengerti perasaanmu.

Benarkah?

Seumur hidupmu, hanya ada kau.

Benar, bukan? Jadi, kau anak sulung dan anak bungsu.

Kau akan selalu menjadi anak sulung, tapi tak bisa menjadi anak bungsu lagi.

Apa maksudmu aku terancam? Karena itu konyol.

Tidak, seperti Injil.

Ada Kain dan Habel.

Kakak dari Anak Ajaib yang kurang terkenal.

Sepuluh saudara Yusuf, mereka seusiamu saat dia datang,

lalu mereka melemparnya ke sumur.

Aku tak akan melempar siapa pun ke sumur.

Maksudku, wajar saja membenci bayi itu.

Percayalah, aku punya tiga saudara.

Kau pikir kedamaian di rumah setiap kali anak Ryder datang?

Bagaimana kau mengatasinya?

Tidak perlu. Karena aku anak bungsu.

Tugas mencuci pakaian yang terburuk.

Bagaimana satu rumah bisa menghasilkan sebanyak itu?

Kita membuat banyak kekacauan.

Pertanyaannya adalah bagaimana aku bisa membawa 32 kg pelindung di punggungku,

sepanjang hari, tanpa masalah,

tapi sepuluh menit melipat kaus dalam, dan bahuku kaku?

Itu karena teknikmu payah.

Kau memakai variasi lipatan dada tradisional.

Tidak efisien dengan lipatan inkonsisten.

Itu sebabnya tumpukanmu menggumpal.

Tumpukanku tidak menggumpal.

-Menggumpal sedikit. -Kau lihat punyaku?

Bagus dan rapi.

Rahasianya adalah lipatan cubit.

Percayalah, itu akan mengubah hidupmu.

Itu hal terbodoh yang pernah kudengar.

Selesai.

Sihir apa ini?

Apa-apaan ini? Hei!

-Hei! -Apa yang kau lakukan?

-Hei! -Hei!

Kau tidak boleh parkir di sini.

Hei.

Hei, berhenti!

Hei! Berhenti!

Nyonya, jangan parkir di sini.

Kenapa tidak? Kosong, bukan?

Sudah kubilang kita seharusnya parkir di jalan, Ibu.

-Ibu? -Putraku.

Sedang apa kalian di sini?

More Indonesian subtitles for 9-1-1: Lone Star

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left